Você está na página 1de 15

KOMUNIKASI BISNIS

TEKNOLOGI DAN INFORMASI DALAM KOMUNIKASI BISNIS

OLEH:

KELOMPOK 11

I GEDE AGUS DANA ISWARA (1306205163)

I PUTU EKA BINAWA (1306205 )

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS


UNIVERSITAS UDAYANA
2015
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Dewasa ini, teknologi terus berkembang dan semakin memudahkan pekerjaan manusia

Teknologi di bidang komunikasi turut berkembang dengan sangat pesat sehingga memudahkan

komunikasi jarak jauh dan menghilangkan batas-batas antar daerah dan bahkan batas-batas

negara. Perkembangan teknologi yang memudahkan komunikasi ini sangat berguna dalam segala

bidang kehidupan, salah satunya dalam kehidupan bisnis.


Perkembangan teknologi di bidang komunikasi bisnis berkembang semakin pesat sejak

eksistensi dan penggunaan internet meningkat. Komunikasi bisnis menjadi semakin mudah

dengan penemuan email, video call, aplikasi chat, dan lain-lain. Komunikasi bisnis berbasis

internet menjadi sangat penting dan membawa keuntungan yang sangat besar bagi suatu

perusahaan apabila para pebisnis dapat menggunakan internet sesuai dengan fungsi yang

ditawarkannya dan sesuai dengan etika penggunaan teknologi yang ada.


Perkembangan teknologi dalam bisnsi juga memudahkan dalam penemuan dan penggunaan

informasi. Pebisnis dapat menemukan informasi yang dibutuhkan untuk bisnis dengan cara yang

lebih mudah. Selain itu, suatu departemen dengan departemen lain dalam suatu perusahaan dapat

berbagi informasi dengan lebih mudah. Namun dalam penggunaan teknologi harus diperhatikan

bagaimana cara menemukan informasi yang dibutuhkan, kemudian bagaimana mengevaluasi

informasi tersebut sesuai kebutuhan, dan memproses informasi tersebut menjadi keluaran atau

output yang diinginkan.


Perkembangan teknologi juga memungkinkan klomunikasi data dengan cara-cara yang lebih

menarik dan efisien. Data dapat dikomunikasikan dalam bentuk grafik yang semakin mudah

dibuat, atau dengan teknologi visual lainnya yang dapat mendukung pengkomunikasian data.
Berdasarkan paparan tersebut, penulis menyusun makalah yang berjudul “Informasi dan

Teknologi dalam Komunikasi Bisnis”.


1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas, dapat dibuat rumusan masalah antara lain sebagai

berikut.
1.2.1 Bagaimanakah mengkomunikasikan informasi lewat internet dan teknologi lain?
1.2.2 Bagaimanakah menemukan, mengevaluasi, dan memproses informasi?
1.2.3 Bagaimanakah mengkomunikasikan informasi lewat grafik dan alat visual lainnya?

1.3 Tujuan
Berdasarkan rumusan masalah tersebut, tujuan pembuatan makalah ini adalah sebagai

berikut.
1.3.1 Untuk mengetahui cara mengkomunikasikan informasi lewat internet dan teknologi lain
1.3.2 Untuk mengetahui bagaimana menemukan, mengevaluasi, dan memproses informasi
1.3.3 Untuk mengetahui cara mengkomunikasikan informasi lewat grafik dan alat visual

lainnya.
BAB II

ISI

2.1 Mengkomunikasikan Informasi Lewat Internet dan Teknologi Lain

2.1.1 Pengertian internet

Internet telah mengalami perubahan drastic di dunia computer dan komunikasi dewasa

ini. Penemuan telegraf, telepon, radio, dan computer merupakan serangkaian tahapan

pengembangan bidang komunikasi yang dalam perkembangannya dapat terintegrasi dalam

sebuah jaringan internet.

Berikut ini disajikan beberapa defnisi internet :

 Menurut Internet Society (ISOC), internet didefinisikan seagai kemampuan

menyampaikan informasi global yang cepat, mekanisme penyebaraan informasi dan

media kolaborasi dan interaksi antara individu dan computer mereka tanpa melihat lokasi

secara geografis.
 Menurut Federal Networking Council (FNC), internet merujuk pada sistem informasi

global yang secara logis dihubungkan dengan alamat yang unik secara global yang

didasarkan pada internet protocol (IP), yang dapat mendukung komunkasi dengan

menggunakan standar transmission control protocol/internet protocol (TCP/IP) atau IP

lain yang kompatibel serta memudahka public dan individu melakukan akses komunikasi

tingkat tinggi serta berkaitan dengan infrastruktur.


2.1.2 Bisnis menggunakan Internet untuk Berkomunikasi
Banyak perusahaan dewasa ini menggunakan situs Web untuk mengiklankan produk,

menerima pesanan produk, meminta umpan balik pelanggan, dan menerima karyawan. Mereka

juga menggunakan intranet untuk berkomunikasi dengan kelompok yang terpilih.


Intranet
Intranet adalah sebuah jaringan privat (private network) yang menggunakan protokol-

protokol Internet (TCP/IP), untuk membagi informasi rahasia perusahaan atau operasi dalam

perusahaan tersebut kepada karyawannya. Kadang-kadang, istilah intranet hanya merujuk kepada

layanan yang terlihat, yakni situs web internal perusahaan. Untuk membangun sebuah intranet,

maka sebuah jaringan haruslah memiliki beberapa komponen yang membangun Internet, yakni

protokol Internet (Protokol TCP/IP, alamat IP, dan protokol lainnya), klien dan juga server.

Protokol HTTP dan beberapa protokol Internet lainnya (FTP, POP3, atau SMTP) umumnya

merupakan komponen protokol yang sering digunakan.


Umumnya, sebuah intranet dapat dipahami sebagai sebuah "versi pribadi dari jaringan

Internet", atau sebagai sebuah versi dari Internet yang dimiliki oleh sebuah organisasi.
Ekstranet
Ekstranet adalah jaringan pribadi yang menggunakan protokol internet dan sistem

telekomunikasi publik untuk membagi sebagian informasi bisnis atau operasi secara aman

kepada penyalur (supplier), penjual (vendor), mitra (partner), pelanggan dan lain-lain.
Extranet dapat juga diartikan sebagai intranet sebuah perusahaan yang dilebarkan bagi pengguna

di luar perusahaan. Perusahaan yang membangun extranet dapat bertukar data bervolume besar

dengan EDI (Electronic Data Interchange), berkolaborasi dengan perusahaan lain dalam suatu

jaringan kerjasama dan lain-lain.


2.1.3 Teknologi Komunikasi Lain
Sistem Telepon
Sistem telepon bisnis semakin lama semakin berbeda dari telepon yang dipakai dirumah,

banyak yang berfungsi seperti computer dengan telepon melekat pada penggunanaya. Sistem

call-management memberikan kendali yang lebih baik pada perusahaan atas telepon yang masuk
dan keluar. Untuk telepon masuk, sistem PBX (private branch exchange) dapat menyaring dan

memindahkan saluran telepon. Beberapa dilakukan oleh operator manusia namun yang lain

dilakukan oleh computer. Untuk telepon keluar, computer dapat melacak siapa menelpon siapa,

memutar nomor secara otomatis dari daftar pelanggan potensial, dan melakukan tugas lain yang

menghemat waktu dan uang.


Voice Mail dan Perangkat Lunak Pengenal Suara
Kombinasi telepon dan computer juga meningkatkan pemakaian voice mail di tempat

kerja. Dengan voice mail seseorang dapat mengirimkan, menyimpan, dan memutar ulang pesan

lisan ke nomor “kotak pos” berapapun dalam sistem. Pesan dapat dibuat beberapa menit

panjangnya, dan bisa dikaji ulang rekaman sebelum dikirimkan. Untuk mendengarkan voice

mail, seseorang akan memasukkan kode rahasia kemudian pesan akan dapat dimainkan atau

dihapus atau dapat dibagikan kepada orang lain dalam sistem.

2.2 Menemukan, Mengevaluasi dan Memproses Informasi


2.2.1 Menemukan dan Mengakses Informasi
Dalam menentukan sumber informasi tebaik yang akan digunakan dalam riset dan

mengumpulkan semua informasi yang diperlukan untuk menjawab pertanyaan. Pada umumnya

akan dimulai dengan menemukan sumber informasi sekunder yang ada dan telah dikumpulkan

oleh orang lain. Bila informasi sekunder belum ada atau tidak bermanfaat, maka kita dapat

mengumpulkan informasi primer.


Informasi Sekunder
Sumber sekunder dapat dipahami sebagai sumber informasi yang menyajikan penafsiran,

analisis, penjelasan, ulasan dari pengarang terhadap topik tertentu. Sumber sekunder bisa juga

berupa analisis atau paparan yang mengambil sumber primer sebagai objek pembahasannya,

sehingga dapat dikatakan bahwa sumber sekunder merupakan reproduksi dari sumber primer.

Seringkali, sumber sekunder ditulis atau direkam bertahun-tahun setelah suatu peristiwa

bersejarah terjadi. Pada beberapa kesempatan, sumber sekunder juga digunakan sebagai sarana
untuk mengajukan pendapat ataupun mengungkapkan pernyataan yang mendukung pendapat

penting dari seseorang maupun kelompok tertentu.


Menemukan informasi sekunder merupakan proses yang sederhana. Jika dulu untuk

mencari informasi sekunder dapat dilakukan dengan mengunjungi perpustakaan dan mencari di

indeks tentang suatu hal yang ingin kita cari, maka dimasa sekarang kita dapat menemukan jauh

lebih banyak informasi dalam jangka waktu yang lebih singkat.


Salah satu tempat terbaik untuk memulai pencarian adalah perpustakaan umum atau

universitas terdekat. Disana akan menemukan banyak buku, database, majalah bisnis dan materi

yang bermanfaat lain. Menemukan informasi bisnis dalam perpustakaan kita dapat mencari

informasi melalui berbagai hal, diantaranya :


 Buku bisnis
 Database elektronik
 Surat kabar
 Majalah
 Direktori
 Sumber refrensi tahunan dan statistic
 Publikasi pemerintah
Jika informasi yang akan dicari adalah melalui internet. Hal penting yang harus kita ingat

adalah bahwa siapa saja dapat memasang apapun di situs Web. Tidak ada orang yang

menyaringnya. Tidak seorangpun yang memeriksa keakuratannya dan tidak ada orang yang dapat

mengetahui dengan pasti siapa yang menghasilkan informasi itu atau mengapa mereka

menempatkannya di internet. Untuk itu lebih baik tidak melakukan penjelajahan Web untuk

mencari informasi bisnis secara serius sebelum kita mempunyai peluang untuk mempelajari

sedikit mengenai topik dari jurnal, buku, dan database komersial. Dengan demikian kita dapat

mengetahui informasi yang menyimpang atau salah, dan dapat lebih selektif dalam memilih situs

Web serta dokumen untuk digunakan sebagai sumber. Melaksanakan pencarian database yang

efektif dapat dilakukan dengan berbagai cara, diantaranya :


 Pilih salah satu database yang cocok
 Gunakan beberapa search engine
 Pilih istilah pencarian dengan menerjemahkan konsep menjadi kata kunci dan ungkapan
 Jangan menggunakan ungkapan panjang ketika ungkapan pendek atau istilah tunggal

dapat digunakan
 Jangan menggunakan kata-kata yang diabaikan (stopwords)
 Jangan menggunakan kata-kata yang berisi nama database
 Memasukkan berbagai variasi dari istilah anda
 Tentukan hubungan yang logis antara kata-kata kunci
 Evaluasi penelitian dan mutu dari hasil pencarian anda serta pertajam atau ulang

pencarian bila perlu

Informasi Primer
Sumber informasi primer, atau disebut juga sumber primer merupakan sumber informasi

yang memuat informasi asli yang dapat dituangkan dalam bentuk kata, gambar, ataupun objek

lainnya. Informasi yang terkandung di dalam sumber primer seringkali tidak mengalami proses

penyuntingan, sehingga informasi yang disajikan murni apa adanya. Dengan kata lain, sumber

primer merupakan sumber informasi yang tidak dilengkapi oleh penafsiran, evaluasi, analisis,

peringkasan, atau berbagai jenis komentar dari si pengarang. Namun demikian, sumber primer

tidak diterbitkan hanya dalam bentuk tertulis. Memoar dan sejarah lisan juga dapat dikategorikan

sebagai sumber primer. Lima cara utama untuk mengumpulkan data primer adalah memeriksa

dokumen, melakukan pengematan, melakukan percobaan, mensurvei orang orang, dan

melakukan wawancara.

2.2.2 Mengevaluasi dan Menentukan Hasil Akhir Sumber


Langkah berikutnya adalah mengevaluasi manfaat dari informasi yang ditemukan dan

memilih sumber yang dapat diandalkan. Untuk itu terdapat beberapa pertanyaan yang harus

dijawab dalam mengevaluasi dari informasi yang didapat, diantaranya :


 Apakah sumber mempunyai reputasi yang jujur dan dapat diandalkan?
 Apakah sumber itu secara potensial bias?
 Dari mana sumber memperoleh informasi?
 Dapatkah kita menguji materi secara independen?
 Apakah materinya mutakhir?
 Apakah pengarangnya dapat dipercaya?
 Apakah tujuan dari materi tadi?
 Apakah materi itu lengkap?
 Apakah pernyataan dari sumber ini dapat bertahan untuk pemeriksaan yang seksama?

2.2.3 Memproses Informasi


Membaca Materi dan Membuat Catatan
Sebelum membaca materi dengan tujuan untuk membuat catatan, atur materi agar

urutannya logis. Misalnya, ketika membagi meteri menurut sub-pertanyaan dan kemudian secara

kronologis mengurutkan dalam setiap pengeompokan. Dengan demikian ketika membaca materi

dapat difokuskan pada topik spesifik dan membaca terlebih dahulu informasi yang paling

mutakhir. Setelah itu kita dapat membaca dokumen yang lebih tua untuk mengisi sejarah,

mengumpulkan materi latar belakang, atau mencari statistik yang lebih tua untuk menganalisis

kecendrungan. Ingat bahwa kalau membaca dokumen dengan tujuan membuat catatan, kita tidak

perlu membaca setiap kata. Sebaiknya baca kalimat topik dulu untuk memutuskan apakah

paragraph ini berisi informasi yang bermanfaat.


Mengutip dan Membuat Parafrasa
Terdapat dua macam catatan : mengutip langsung atau parafrasa. Gunakan kutipan

langsung julukan jika bahasa aslinyaakan meningkatkan argumen atau apabila mengubah kata-

kata dalam kalimat akan mengurangi dampak. Akan tetapi cobalah untuk tidak mengutip sumber

tidak terlalu panjang. Terlalu banyak kutipan akan menciptakan gaya penulisan yang terputus-

putus, dan terlihat seperti kehilangan kendali atas materinya.


Salah satu menghindari kesan terputus-putus dari sederetan kutipan adalah dengan

membuat parafrasa materi, atau menyatakan dengan kata-kata sendiri. Jika membuat parafrasa,

menyajikan informasi bagi pembaca dengan cara yang segar dan ringkas serta menunjukkan

bahwa kita memahami sepenuhnya materi yang disajikan.

2.3 Mengkomunikasikan Informasi Lewar Grafik dan Alat Visual Lainnya


2.3.1 Merencanakan Alat Bantu Visual
Menyampaikan gagasan penting adalah alasan utama pelaku bisnis untuk menggunakan

grafik dan alat-alat bantu visual lain dalam laporan dan proposal mereka. Walau menyisipkan alat
bantu visual pada teks yang sudah selesai masuk akal. Banyak pelaku bisnis berpengalaman

memilih untuk memulai dengan alat bantu visual. Pendekatan ini mempunyai tiga kelebihan.
 Banyak fakta hasil temuan dan analisis sudah dalam bentuk tabel atau grafik, jadi kita

mempunyai titik awal visual. Memilah-milah dan memperbaiki visual akan membantu

kita memutuskan dengan tepat apa yang akan dikatakan.


 Dengan memulai menggunakan alat bantu visual, kita mengembangkan alur cerita grafik

yang dapat dipakai untuk laporan tertulis dan presentasi lisan.


 Karena teks atau naskah menjelaskan dan merujuk pada tabel, bagan, dan grafik, kita

dapat menghemat waktu dengan menyiapkan sebelum mulai menulis, terutama bila kita

merencanakan untuk menggunakan sedikit visual.


Ketika mulai menyusun laporan atau presentasi, kita biasanya mempunyai banyak data

mentah yang dapat dijadikan pesan berapapun jumlahnya. Ketika mensortir informasi yang kita

kumpulkan dalam fase’riset, kita mulai meneliti hubungan dan menarik kesimpulan. Proses ini

membantu mengambil keputusan mengenai pesan anda.


 Mengambil keputusan mengenai pesan
 Mengenlai hal yang memerlukan dukungan visual
 Mempertahankan keseimbangan antara ilustrasi dan kata-kata

2.3.2 Memilih Grafik yang Tepat Untuk Pekerjaan


Tabel
Digunkan untuk menyajikan sekumpulan besar nilai numeric atau informasi teks yang detail.

Grafik Garis dan Permukaan


Grafik garis menggambarkan kecendrungan dalam perubahan kurun waktu atau hubungan antara

dua variabel.
Grafik Balok, Piktogram, dan Bagan Gantt
Grafik balok menggambarkan angka melalui tinggi atau panjang dari balok segi empat membuat

sederetan angka mudah dibaca atau dipahami.

Pictogram adalah grafik yang menggunakan

symbol sebagai ganti dari angka atau kata.

Grafik garis waktu menunjukkan berapa lama

waktu yang diperluka untuk menyelesaikan

setiap tugas dalam proyek tertentu. Bagan


gantt menunjukkan aktivitas yang diperlukan dalam mendesain prototype dan melakukan riset

pemasaran untuk produk.


BAB III
PENUTUP

3.1 Simpulan
Berdasarkan pembahasan di atas, dapat ditarik beberapa kesimpulan, antara lain sebagai

berikut.

1. Internet telah mengalami perubahan drastic di dunia computer dan komunikasi dewasa

ini. Penemuan telegraf, telepon, radio, dan computer merupakan serangkaian tahapan

pengembangan bidang komunikasi yang dalam perkembangannya dapat terintegrasi

dalam sebuah jaringan internet.

2. Dalam menentukan sumber informasi tebaik yang akan digunakan dalam riset dan

mengumpulkan semua informasi yang diperlukan untuk menjawab pertanyaan. Pada

umumnya akan dimulai dengan menemukan sumber informasi sekunder yang ada dan

telah dikumpulkan oleh orang lain. Bila informasi sekunder belum ada atau tidak

bermanfaat, maka kita dapat mengumpulkan informasi primer.

3. Menyampaikan gagasan penting adalah alasan utama pelaku bisnis untuk menggunakan

grafik dan alat-alat bantu visual lain dalam laporan dan proposal mereka. Walau

menyisipkan alat bantu visual pada teks yang sudah selesai masuk akal. Banyak pelaku

bisnis berpengalaman memilih untuk memulai dengan alat bantu visual.


DAFTAR PUSTAKA

Primary & secondary sources. Texas A&M Univeristy Corpus Christi. Mart and Jeff Bell library.

Purwanto, Djoko. 2006. Komunikasi Bisnis. Jakarta: Erlangga.

Bovee, Courtland L. dan Thill, John V. (2003). Komunikasi Bisnis,Edisi. Keenam, Indeks.

Jakarta.

http://4.bp.blogspot.com/VeDhSI2qHY8/UdaVFb5Uq5I/AAAAAAAAASA/UIQ3npmJN54/s14

36/Picture2.png

http://www.dehoga-sh.de/sites/default/files/piktogramm_kat_a.jpg

http://1.bp.blogspot.com/m6bxVi7r_vE/UBPI2ihdo3I/AAAAAAAABVw/boxrO6oElGY/s1600/

x-grafik-change-type1.jpg