Você está na página 1de 3

A.

Analisis

Dari kasus tersebut diperoleh data bahwa sebagian besar penyebab terjadinya fenomena
HIV/AIDS di Tasikmalaya sebagian besar bersumber dari adanya prilaku LGBT. Perilaku
LGBT adalah suatu kelainan sexual, yang tidak dapat dipungkiri lagi keberadaanya. Di
indonesia sendiri sudah banyak contoh kasus LGBT, dan saat ini sudah banyak terbongkar ke
ranah publik. Salah satu penyebab LGBT, karena faktor lingkungan yang memaksa untuk
berubah prilaku seperti itu.

Perilaku merupakan seperangkat perbuatan atau tindakan seseorang dalam melakukan respon
terhadap sesuatu dan kemudian dijadikan kebiasaan, karena adanya nilai yang diyakini.
(Mubarok,2011, hal-79)

Proses perubahan perilaku mencakup lima fase berikut, fase pertama yaitu

fase pencairan (unfreezing phase), yaitu individu dimulai mempertimbangkan

penerimaan terhadap perubahan. Fase kedua yaitu fase diagnosis masalah (problem

diagnosis phase), yaitu individu mulai mengidentifikasi segala sesuatu, baik yang

mendukung maupun menentang perubahan. Fase ketiga yaitu fase penentuan tujuan

(goal setting phase), yaitu individu menentukan tujuan sesuai dengan perubahan

yang diterimanya. Fase yang keempat yaitu fase tingkah laku baru (new behavior

phase), yaitu individu mulai mencoba. Dan fase yang kelima yaitu fase pembekuan

ulang (refreezing phase), yaitu tingkah laku individu yang permanen (Mubarak,

2011, hlm. 88).

faktor yang menjadi penyebab LGBT tersebut, di antaranya :

1. Faktor keluarga
2. Faktor Lingkungan dan pergaulan
3. Faktor akhlak dan moral

B. Target Assesment
Dilihat dari data analisis diatas serta maraknya prilaku LGBT di kalangan
remaja dapat disimpulkan bahwa pergaulan remaja saat ini sangat mengkhawatirkan,
maka dari itu mereka membutuhkan perhatian dan pengarahan agar mereka bisa
dengan bijak menentukan pergaulan yang baik sehingga dapat terhindar dari berbagai
pengaruh negatif. Maka dari itu sasaran yang kami fokuskan dalam upaya promosi
kesehatan ini adalah siswa sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah
atas (SMA).

C. Program Plan Development

Berdasarkan analisis dan target yang telah ditentukan kami memiliki suatu
program yaitu dengan memberikan Promosi Kesehatan mengenai berbagai
pengetahuan tentang bahaya dari prilaku LGBT tersebut.

D. Implementasi
No Susunan Acara Kegiatan Penyuluhan Kegiatan Sasaran
1 Pendahuluan 1. Mengucapkan salam 1. Menjawab salam
5 menit 2. Menyampaikan tujuan 2. Mendengarkan
penyuluhan
2 Penyajian materi 1. Menyampaikan materi 1. Mendengarkan,
30 menit 2. Menekankan hal-hal memperhatikan.
yang penting
3 Tanya Jawab 1. Menyimak pertanyaan 1. Bertanya
15 menit yang diajukan oleh 2. Menyimak jawaban
siswa
2. Menjawab pertanyaan
4 Penutup 1. Evaluasi 1. Menjawab dan
5 menit 2. Ucapan terimakasih menyatakan
3. Ucapan salam persetujuan
2. Menjawab salam

E. Evaluasi
a) Evaluasi dilaksanakan selama proses dan pada akhir kegiatan penyuluhan dengan
memberikan kesimpulan dari Promosi Kesehatan yang telah diberikan.
b) Kriteria Evaluasi
1) Evaluasi Struktur
 Menyiapkan SAP
 Menyiapkan materi dan media
 Kontrak waktu dengan sasaran
 Menyiapkan tempat
 Menyiapkan pertanyaan
2) Evaluasi proses
 Sasaran memperhatikan dan mendengarkan selama penyuluhan
berlangsung.
 Sasaran aktif bertanya bila ada hal yang belum dimengerti.
 Sasaran memberi jawaban atas pertanyaan pemberi materi.
 Tanya jawab berjalan dengan baik.
3) Evaluasi hasil
 Penyuluhan dianggap berhasil apabila sasaran mampu memahami
materi yang telah disampaikan 80% lebih dengan baik.

F. Kesimpulan
Perilaku LGBT adalah suatu kelainan sexual, yang tidak dapat dipungkiri lagi
keberadaanya. Di indonesia sendiri sudah banyak contoh kasus LGBT salah satunya
di Tasikmalaya.
Program ini dikatakan berhasil apabila sasaran dapat merubah perilakunya
menjadi lebih baik dan benar. Keberhasilan dari promosi kesehatan ini dapat dilihat
dengan waktu yang tidak singkat karena setiap orang mempunyai niat dan karakter
yang berbeda-beda.
Diharapkan program promosi kesehatan ini dapat berpengaruh besar dalam
merubah perilaku remaja saat ini ke arah yang lebih baik.