Você está na página 1de 13

ASUHAN KEBIDANAN PADA NY “ R “ GI PI A0 GESTASI 39

MINGGU 6 HARI DENGAN PRE- EKLAMSIA RINGAN


DI RSUD SYEKH YUSUF GOWA
TANGGAL 21 JUNI 2014

No. Register : 36 69 66
Tanggal masuk POLI KIA : 21 Juni 2014, pukul 10.00 WITA
Tanggal pengkajian : 21 juni 2014, pukul 10.15 WITA
Nama pengkaji : Maria Matildis Hoar Nahak

STANDAR I. IDENTIFIKASI DATA DASAR


A. Identitas istri / suami
Nama : Ny “ S ” / Tn “ B “
Umur : 20 tahun / 21 tahun
Nikah / lamanya : 1 kali / ± 1 tahun
Suku : Makassar / Makassar
Agama : Islam / Islam
Pendidikan : Mahasiswi / mahasiswa
Pekerjaan : Pelajar / Pelajar
Alamat : Jln. Rembu
B. Data biologis
1. Keluhan utama : sering pusing
2. Riwayat keluhan
a) Sifat keluhan : hilang timbul
b) Ibu sering pusing sejak 2 minggu yang lalu disertai dengan
adanya oedema pada kedua tungkai kaki
c) Usaha untuk mengatasi keluhan dengan berbaring
C. Riwayat kehamilan sekarang
1. Ibu mengatakan ini kehamilan pertama dan tidak pernah keguguran
2. HPHT : 15 september 2013
3. HTP : 22 juni 2014
4. Umur kehamilan ibu 9 bulan
5. Ibu merasakan pergerakan janinnya disebelah kanan
6. Ibu mendapatkan suntikan TT 2x di RSUD Syekh Yusuf
7. Ibu tidak pernah mengkonsumsi obat-obatan tanpa resep dokter
D. Riwayat penyakit yang lalu
Tidak ada riwayat penyakit jantung, asmah, hypertensi, dan DM.
E. Riwayat haid
1. Menarche : 15 tahun
2. Siklus haid : 28 – 30 hari
3. Lamanya : 5 – 7 hari
F. Riwayat ginekologi
1. GI P0 A0
2. Ibu tidak pernah keguguran
3. HPHT : 15 september 2013
4. HTP : 22 juni 2014
G. Data psikologi, spiritual dan ekonomi
1. Kehamilan ini direncanakan bersama suami dan mereka senang
dengan kehamilannya
2. keputusan dalam keluarga adalah suami berdasarkan musyawarah
dengan istri
3. Ibu dan keluarga berserah diri kepada Tuhan Yang Maha Esa
H. Riwayat pemenuhan kebutuhan dasar
1. Nutrisi
sebelum hamil
a) Frekuensi makan : 3x sehari
b) Jenis makan : nasi, sayur, lauk kadang buah
c) Minum : 7 – 8 gelas air putih
selama hamil
a) Frekuensi makan : 3x sehari
b) Jenis makan : nasi, sayur, lauk kadang buah
c) Minum : 8 gelas air putih
2. Eliminasi
BAK : sebelum hamil
a) Frekuensi : 4 – 5x sehari
b) Warna : kuning
c) Bau : aseton
BAK : selama hamil
a) Frekuensi : 5 – 6x sehari
b) Warna : kuning
c) Bau : aseton
BAB : sebelum hamil
a) Frekuensi : 1- 2x sehari
b) Warna : kuning
BAB : selama hamil
c) Frekuensi : 1- 2x sehari
d) Warna : kuning
3. Personal hygene
a) Sebelum hamil
Mandi : 2 kali sehari, menggunakan sabun mandi.
Keramas : 4 kali seminggu, menggunakan shampo
Sikat gigi : 3 kali sehari, menggunakan pasta gigi.
Mengganti pakaian 2 kali sehari
b) Selama hamil
Mandi : 2 kali sehari, menggunakan sabun mandi.
Keramas : 4 kali seminggu, menggunakan shampo
Sikat gigi : 3 kali sehari, menggunakan pasta gigi.
Mengganti pakaian 2 kali sehari
4. Pola istrahat / tidur
a) Sebelum hamil
Tidur siang : ± 2 jam/hari
Tidur malam : ± 8 jam/hari
b) Selama hamil
Tidur siang : ± 1 jam/hari
Tidur malam : ± 6 jam/hari
5. Aktivitas
a) Sebelum hamil
Ibu mengerjakan pekerjaan rumahnya sendiri
b) Selama hamil
Ibu mengerjakan pekerjaan rumahnya sendiri dan Ibu sering
begadang pada malam hari karena mengerjakan tugas kuliah
I. Pemeriksaan fisik
1. Keadaan ibu cemas
2. Kesadaran komposmentis
3. BB sebelum hamil : 50 kg
BB sekarang : 63 kg
TB :158 cm
LILA : 25 cm
4. TTV
TD : 150/90 mmhg
N : 84x/i
S : 36,50c
P : 24x/i
5. Inspeksi, palpasi dan auskultasi
a) Kepala
Inspeksi : Kulit kepala bersih, rambut hitam dan lurus dan tidak
rontok Tidak ada benjolan
Palpasi : tiadak ada nyeri tekan.
b) Wajah
Inspeksi : ekspresi wajah sedikit cemas.
Palpasi : tidak ada nyeri tekan
c) Mata
Palpasi : Conjungtiva sedikit pucat, sclera putih
d) Hidung
Inspeksi : Tidak beringus
Palpsi : tidak ada nyeri tekan
e) Mulut dan gigi
Inspeksi : Lidah dan gusi bersih, bibir lembab dan merah muda
f) Telinga
Inspeksi : Simetris kiri dan kanan, keadaan telingah bersih.
g) Leher
Inspeksi : Tidak tampak pembesaran kelenjar tyroid, kelenjar
limfe dan vena jugularis
h) Abdomen
Inspeksi : terdapat linea nigra, tidak ada luka bekas operasi,
pembesaran perut sesuai umur kehamilan
Palpasi : tidak ada nyeri tekan
Leopold I : 3 jrbpx (34cm)
Leopold II : PU-KI
Leopold III : kepala
Leopold IV : BDP
Auskultasi DJJ : 139x/i
i) Ekstremitas atas
Inspeksi : Simetris kiri dan kanan, tidak ada oedema
Palpasi : ada nyeri tekan.
j) Ekstremitas bawah
Inspeksi : Simetris kiri dan kanan, ada oedema, pada kedua
tungkai kaki tidak ada varises
Palpasi : tidak ada nyeri tekan.
6. Pemeriksaan penunjang
a) HB : 11,0 gr %
b) Red : (+)
c) Alb :-
STANDAR II. IDENTIFIKASI DIAGNOSA
Diagnosa : GI P0 A0, gestasi 39 minggu 6 hari, PU – KI, presentase
kepala, intra uterine, tunggal, hidup, keadaan janin baik, ibu dengan pre
eklamsia ringan.
1. GI P0 A0
a. Data subjektif
Ibu mengatakan ini kehamilan pertama dan tidak pernah
keguguran.
b. Data objektif
1) Tonus otot perut tegang
2) Tampak linea nigra
Analisis dan interprestasi data
Pada primigravida, tonus otot tegang karena tidak pernah
mengalami peregangan sebelumnya, tampak linea nigra karena
hiperpigmentasi kulit akibat pengaruh hormon MSH
(Melanophore stimulating Hormon) yang meningkat dan tidak
jarang dijumpai pada kulit perut seolah-olah retak, warnanya
berubah agak hiperemik dan kebiru-biruan yang disebut striae
livide (wiknjosastro, H. 2006, hal 97-98).
2. Gestasi 39 minggu 6 hari
a. Data subjektif
1) HPHT : 15 september 2013
2) Umur kehamilan 9 bulan
b. Data objektif
1) Tanggal pengkajian 16 juni 2014
2) Pembesaran perut sesuai umur kehamilan
3) TFU : 3 jrbpx (34cm)
Analisis dan interprestasi data
Menurut rumus naegle dari HPHT 15 september 2013 sampai
dengan tanggal 16 juni 2014, umur kehamilan 39 minggu 6 hari
(Kusmiyati Y, 2009.halm 51).
3. PU – KI
a. Data subjektif
Ibu merasakan pergerakan janinnya disebelah kanan
b. Data objektif
Leopold II : PUKI
Analisis dan interprestasi data
Palpasi leopold II teraba tahanan yang keras, lebar, datar
seperti papan yang merupakan punggung janin disisi kiri ibu
sedangkan pada sisi kanan teraba bagian terkecil janin yaitu
tangan dan tungkai (manuaba IBG, 2006).
4. Presentasi kepala
a. Data subjektif :-
b. Data objektif
Pada leopold III teraba kepala pada bagian terendah
Analisis dan interprestasi data
Pada pemeriksaan leopold III teraba bagian yang bulat, keras
dan melinting, kedua tangan tidak bisa bersentuhan (divergen)
ini menandakan sudah masuk pintu atas panggul.(Manuaba,
1.A. 2010, hal. 117).
5. Intra uterin
a. Data subjektif
1) Ibu mengatakan tidak pernah mengalami nyeri perut hebat
selama kehamilan
2) Janinnya bergerak kuat
b. Data objektif
1) Pembesaran perut sesuai umur kehamilan
2) TFU : 3 jrbpx (34cm)
3) Pada saat dilakukan pemeriksaan palpasi, ibu tidak merasa
nyeri.
Analisis dan interprestasi data
Kehamilan intra uterin sejak hamil muda dapat dipastikan,
yaitu perkembangan rahim sesuai dengan usia
kehamilanjanin teraba intra uterin saat palpasi terjadi
kontraksi braxton hicks dan janin didalam rahim (Manuaba 1.
A, 2010 halm 131).
6. Tunggal
a. Data subjektif
Ibu mengatakan janinnya bergerak kuat terutama didaerah perut
kanan
b. Data objektif
1) Pada palpasi teraba dua bagian besar yaitu kepala dan
bokong
2) DJJ : 139x/i terdengar jelas pada satu sisi yaitu sebelah kiri
ibu
Analisis dan interprestasi data
Pembesaran perut sesuai dengan umur kehamilan, terba
dua bagian besar janin pada lokasi yang berbeda, bagian
kepala pada kuadran bawah perut, bagian bokong pada
kuadran atas , pada kehamilan tunggal hanya terdengar satu
bunyi jantung janin dengan perbedaan sekitar 10 denyutan
permenit ( sarwono prawirohardjo , 2012 , halm 90 ).
7. Hidup
a. Data subjektif
Ibu mengatakan janinnya bergerak kuat terutama di daerah
perut sebelah kanan
b. Data objektif
Auskultasi DJJ terdengar jelas, terutama pada kuadran kanan
bawah pusat dengan frekuensi : 139 x / i
Analisa dan interpretasi data
Janin yang hidup di tandai dengan adanya pergerakan janin
yang dapat di rasakan oleh ibunya dan pada auskultasi DJJ
terdengar jelas. ( wiknjosastro H. 2006. Hal 129 ).
8. Keadaan janin baik
a. Data subjektif
Ibu merasakan pergerakan janin kuat di sebelah kanan
b. Data objektif
Bunyi jantung janin teratur dengan frekuensi antara 139 x/i yaitu
pada sisi sebelah kiri
Analisa dan interprestasi data
Bunyi jantung janin teratur dengan frekuensi antara 120x/i –
160x/i, apalagi kurang dari 120x/i dan lebih dari 160x/i, wapada
adanya gawat janin. Dengan terdengarnya DJJ menandakan
keadaan janin baik dan didukung adanya pergerakan janin.
(Kusmiayati Y. 2009. Hal 145 )
9. Ibu dengan pre eklamsia ringan
a. Data subjektif
Ibu mengalami kedua tungkai kakinya bengkak dan sering sakit
kepala
b. Data objektif
Tekanan darah 150/90 mmhg
Analisa dan interpretasi data
1. Kenaikan berat badan dan oedema yang menyebabkan oleh
penumbungan iar yang berlebihan dalam ruangan interstitial,
belum diketahui sebabnya mungkin karena retensi air dan
garam. ( Yulaikha Y, 2008 ).
2. Pada pre eklamsia terjadi spasme pembuluh darah di sertai
dengan retensi garam dan air pada bopsy ginjal ditemukan
spasme hebat arteriola glomerulus. Jika semua arteriola
dalam tubuh mengalami spasme, maka tekanan darah naik
sebagai usaha untuk mengatasi kenaikan tekanan perifer
agar oksigenasi jaringan dapat di cukupi.

SATNDAR III. INTERVENSI / RENANA TINDAKAN


Tujuan :
1. Keadaan umum ibu dan janin baik
2. Tidak terjadi pre eklamsia berat
Kriteria :
1. Tanda-tanda vital dalam batas normal
2. Pre eklamsia ringan teratasi
3. DJJ dalam batas normal
4. Sakit kepala hilang

Rencana tindakan
Tanggal 21 juni 2014, pukul 11:00 WITA
1. Smapaikan hasil pemeriksaan pada ibu
Rasional : penyampaian dan penjelasan tentang hasil pemeriksaan
sangat penting sehingga ibu dapat mengetahui perkembangan
kehamilannya dan juga merupakan tujuan utama pelayanan
antenatal yang berkualitas.
2. Anjurkan ibu untuk istirahat yang cukup dengan posisi dorsal
recumbent
Rasionala : istirahat dan tidur yang cukup dapat melancarkan aliran
darah keseluruh organ tubuh, mengurangi kerja jantung dan
meningkatkan oksigenasi ke uterus sehingga tidak terjadi hipoksia
pada janin.
3. Anjurkan pada ibu diet dalam kehamilan yaitu diet biasa dengan
gizi seimbang
Rasiaonal : dengan gizi seimbang dapat meningkatkan status
kesehatan ibu dan janin dimana zat-zat gizi tersebut digunakan
untuk pertumbuhan janin dan perkembangan uetrus dan plasenta,
persiapan persalinan dan laktasi.
4. Ajarkan pada ibu cara menghitung gerakan janin yaitu minimal 10x
dalam 12 jam
Rasional : dngan mengetahui cara menghitung pergerakan janin
maka ibu dapat memantau sendiri kondisi kesejahteraan janinnya
secara subjektif
5. Diskusikan mengenai persiapan persalian dan persalian
Rasional : ibu dapat mempersiapkan segala kebutuhan dan
perlengkapan sebelum masuk rumah sakit dan mempersiapkan
segala yang diperlukan untuk mencari pertolongan yang cepat dan
tepat.
6. Anjurkan pada ibu untuk datang segera bila terjadi tanda-tanda
bahaya dalam kehamilan
a. Adanya nyeri perut yang hebat
b. Sakit kepala yang menetap
c. Pergerakan janin kurang
d. Kejang
7. Anjurkan untuk mengkonsumsi banyak makanan yang
mengandung vitamin c
Rasional : viatamin c berperan dalam metabolisme dan koenzim.

STANDAR IV. IMPLEMENTASI


1. Menyampaikan hasil pemeriksaan kepada ibu bahwa kehamilannya
disertai komplikasi pre eklamsia ringat ; ibu mengerti dengan
kehamilannya.
2. Menganjurkan pada ibu untuk istirahat dengan posisi kaki sedikit
lebih tinggi dari kepala ; ibu mengerti dan mau melakukannya
3. Menganjurkan pada ibu untuk mengkonsumsi sayuran berwarna
hijau, nasi,ikan, daging, dan susu.
4. Mengajarkan ada ibu cara menghitung gerakan janin minimal 10x
dalam 12 jam ; ibu mengerti.
5. Mendiskusikan tentang persiapan persalianan ; ibu sudah
mendiskusikan bersama keluarga.
6. Menganjurkan ibu datang segera bila terjadi tanda-tanda bahaya
kehamilan ; ibu bersedia datang
7. Menganjurkan ibu untuk mengkonsumsi makanan yang
mengandung vitamin c miasalnya ; toamat dan jeruk.

STANDAR V. EVALUASI
Tanggal 16 juni 2014, pukul 13:00 WITA
1. Kehamilan berlangsung normal ditandai dengan gestasi 39 minggu
6 hari.
2. Keadaan ibu dengan pre eklamsia ringan belum teratasi ditandai
dengan :
TD : 150/90 mmhg
Oedema pada kedua tungkai kaki
Red : (+)
3. Keadaan janin baik ditandai dengan DJJ 139x/i
4. Tidak terjadi pre eklamsia berat ditandai dengan TD 150/90 mmhg.
PENDOKUMENTASIAN HASIL ASUHAN KEBIDANAN
PADA NY “S” GESTASI 39 MINGGU 6 HARI
DENGAN PRE EKLAMSIA RINGAN
DI RSUD SYEKH YUSUF
TANGGAL 16 JUNI 2014

DATA SUBJEKTIF
1. Ibu mengatakan ini kehamilan pertama
2. HPHT : 15 september 2013
3. Umur kehamilan 39 minggu 6 hari
4. Ibu merasakan pergerakan janinnya disebelah kanan
5. Ibu mengeluh sering pusing
6. Kedua tungkai kaki ibu bengkak

DATA OBJEKTIF
1. Keadaan umum ibu ; cemas di tandai dengan
TD : 150/90 mmhg
N : 84X/i
P : 24x/i
S : 36,50c
2. Oedema pada kedua tungkai kaki

ANALISIS
Pre eklamsia ringan

PENATALAKSANAAN
1. Samapaikan pada ibu hasil pemeriksaan
2. menganjurkan untuk istirahat yang cukup dengan posisi kaki sedikit
lebih tinggi dari kepala
3. menganjurkan untuk mengkonsumsi gizi seimbang
4. mengajarkan ibu untuk menghitung pergerakan janin.