Você está na página 1de 1

vii

ABSTRAK

Diabetes Melitus merupakan kondisi kronis yang di tandai dengan peningkatan


konsentasi kadar glukosa darah disertai munculnya gejala utama yang khas, yaitu urin
yang manis dalam jumlah yang banyak. Diabetes merupakan penyakit yang terkenal
saat ini. Prevelensi terkait usia meningkat dari 5,9 % sampai 7,1 % (246-380) juta
jiwa) diseluruh dunia pada kelompok usia 20-79 tahun yang kejadiannya meningkat
55 %. Menurut laporan International Diabetes Federation (IDF) Indonesia termasuuk
dalam 10 negara terbesar penderita Diabetees Melitus dan berada urutan ke-7 dengan
jumlah penderita sebanyak 8,5 juta orang terbaru di tahun 2017 yang ditunjukan oleh
perkumpulan Jadi, dapat disimpulkan jumlah penderita Diabetes Melitus di indonesia
akan terus melonjak. Dari 8,4 juta penderita di tahun 2000 menjadi sekitar 21,3 juta
di tahun 2030. Diabetes Melitus yang tidak tertangani bergabung dengan baik dapat
menimbulkan dampak buruk pada penderita, yaitu berupa komplikasi kronik.
Dalam penulisan laporan ini menggunakan metode deskriptif, tipe studi kasus
dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik,
studi dokumentasi serta studi kepustakaan. Pemberian asuhan keperawatan
menggunakan langkah proses keperawatan meliputi: pengkajian, diagnosa,
perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Hal ini dilakukan agar memperoleh gambaran
dan meningkatkan kemampuan penerapan asuhan keperawatan pada kasus DM Tipe
II seperti studi kasus asuhan keperawatan pada Tn. S dengan diagnosa Diabetes
Melitus yang dirawat di Ruang Dahlia RSUD Tarakan.

Kata Kunci: Asuhan Keperawatan, Diabetes Melitus