Você está na página 1de 4

PEMERINTAH KABUPATEN KOLAKA

DINAS KESEHATAN KABUPATEN KOLAKA


PUSKESMAS WOLO
Jl. Trans Sulawesi, KM 60, Kode Pos 93557
Email.puskesmaswolo64@gmail.com

KERANGKA ACUAN PROGRAM P2P TB

A. PENDAHULUAN

Tuberkulosis paru adalah penyakit menular yang disebabkan oleh kuman


Mycobacterium Tuberkulosis. Sebagian kuman Tuberkulosis menyerang paru dan dapat
juga menyerang organ tubuh lainnya. Oleh karna itu perlu diupayakan Program
Penanggulangan dan Pemberantasan Penyakit Paru.
Sejak tahun 1995, Program pemberantasan penyakit Tuberkulosis paru telah
dilaksanakan dengan strategi DOTS (Directhy Observed Treatment Short Course) yang
direkomendasikan oleh WHO.
Penanggulangan TB dengan strategi DOTS dapat memberikan angka kesembuhan
yang tinggi, menurut BANK Dunia strategi DOTS merupakan strategi kesehatan yang
paling Cost Efektif.
Semakin meningkatnya penderita TB di wilayah puskesmas Wolo masyarakat
mulai menuntut pelayanan yang lebih baik, lebih ramah dan lebih bermutu. Dengan
semakin meningkatnya tuntutan masyarakat akan mutu pelayanan kesehatan, maka
fungsi PUSKESMAS sebagai pemberi pelayanan kesehatan secara bertahap terus
ditingkatkan agar menjadi efektif dan efisien serta memberi kepuasan terhadap pasien,
keluarga dan masyarakat. Berdasarkan hal itu maka peningkatan mutu pelayanan
kesehatan PUSKESMAS perlu dilakukan di semua kalangan masyarakat

B. LATAR BELAKANG
Penyakit TB merupakan masalah utama kesehatan, tahun 1995 menunjukkan
bahwa penyakit TB merupakan penyebab kematian nomor 3 dan nomor 1 dari golongan
penyakit infeksi.
Diperkirakan setiap 100.000 penduduk Indonesia terdapat 130 penderita paru TB
BTA Positif. Penderita Penyakit TB sebagian besar kelompok usia kerja produktif,
kelompok ekonomi lemah dan berpendidikan rendah.
Pada tahun 2017, jumlah penduduk di wilayah kerja Puskesmas Wolo20.739
jiwa, dari jumlah tersebut diperkirakan suspek sebanyak 399 orang di kabupaten kolaka.
Target pencapaian program TB paru di Puskesmas Wolo20% atau 82 orang BTA Positif.
Penemuan BTA positif dari Bulan Januari sampai dengan Juni Tahun 2015 ditemukan
BTA positif 12 orang, berdasarkan data tersebut maka dapat diperincikan sebagai
berikut :
1. Penemuan suspek belum mencapai target berdasarkan data estimasi dari Dinas
Kesehatan.
2. Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang TB paru.
3. Penemuan penderita BTA positif belum mencapai target.

C. TUJUAN
1. Tujuan Umum
Menurunkan angka kesakitan dan angka kematian dengan cara memutuskan mata
rantai penularan sehingga penyakit TB tidak lagi merupakan masalah kesehatan
masyarakat, agar pasien berobat secara tuntas sesuai dengan kategori pasien TB

2. Tujuan Khusus
a. Tercapainya angka kesembuhan minimal 85% dari semua penderita baru BTA
positif yang ditemukan,Mengurangi angka kesakitan penderita TB
b. Tercapainya cakupan penemuan penderita secara bertahap, Memutus sumber
penularan

D. RENCANA KEGIATAN
Upaya untuk mensukseskan Program DOTS di Puskesmas Wolo, direncanakan akan
diadakan kegiatan sebagai berikut :
1. Pemeriksaan specimen dahak dari setiap suspek
2. Pengamatan dan pelacakan penderita TB paru yang mangkir
3. Pemeriksaan kontak serumah pasien TB positif
4. Penyuluhan kepada masyarakat melalui nilai loka karya dan Posyandu
.
E. MANFAAT
a. Menyebuhkan pasien TB
b. Memutus rantai penularan penyakit TB

F. EVALUASI PELAKSANAAN
Evaluasi merupakan salah satu fungsi manajemen untuk menilai keberhasilan
pelaksanaan program. Pemantauan dilaksanakan secara berkala dan terus menerus, untuk
dapat segera mendeteksi bila ada masalah dalam melaksanakan kegiatan yang telah
direncanakan supaya dapat dilakukan tindakan perbaikan.
Hasil evaluasi sangat berguna untuk kepentingan perencanaan program,
pemantauan dengan mengolah laporan, pengamatan dan wawancara dengan petugas
pelaksana maupun dengan masyarakat .
Evaluasi berguna untuk menilai sejauh mana tujuan dan target yang telah ditetapkan
evaluasi dilakukan satu priode waktu tertentu dan biasanya setiap 6 bulan hingga 1 tahun

G. JADWAL PELAKSANAAN
1. Waktu dan tempat
Tempat : 14 Desa di wilayah puskesmas wolo
Waktu pelaksanaan : selama 14 hari,
Sasaran : Pasien, keluarga
2. Tim pelaksana
Tim teknis terdiri dari :
a. Penanggung jawab program
b. Anggota 1 orang

H. PENCATATAN DAN PELAPORAN


Sistem pencatatan dan pelaporan digunakan untuk sistematika evaluasi kemajuan pasien
dan hasil pengobatan.
Sistem pencatatan dan pelaporan terdiri dari :
1. Daftar Leb yang berisi catatan dari semua pasien yang diperiksa sputumnya
2. Kartu pengobatan pasien yang sering pengguaan obat
3. Pemeriksaan sputum lanjutan.
I. METODE
Metode yang digunakan wawancara

Mengetahui
Kepala Puskesmas Wolo Penanggung Jawab P2P TB

Abd.Rauf,SKM Haslim
Nip. 19640910 198703 1 016 Nip. 19650626 198603 1 021