Você está na página 1de 2

Negriku Rindu Toleransi…..

Oleh : Nia Patuhrohmah (182121002)


IAIN Surakarta

Di dunia ini tidak ada yang mengalahkan keberagaman bahasa daerah,kesenian dan
budaya yang ada Indonesia, Indonesia merupakan Negara dengan bahasa daerah terbanyak di
dunia, sekitar 726 bahasa daerah yang tersebar di seluruh Nusantara ini berdasarkan dari laporan
penelitian the Summer Institute of Linguistic seperti yang di kutip dalam buku Pesona
Indonesia (2006). Di Indonesia terdapat enam Agama berbeda yang di anut oleh warganya,
berdasarkan hasil pencatatan data oleh Badan Pusat Statistik Sensus Penduduk 2010 tentang
penganut agama ada 87.2% sebagai penganut Agama Islam, 6.7% Protestan, 2.9% Khatolik, 1,7
% Hindu, 0.7% Budha dan 0.05% Konghucu dari 265 juta jiwa . Di Indonesia terdapat 300 Sub
Grup Suku ysng tersebar di seluruh wilayah dari Sabang sampai Merauke seperti Suku Baduy,
Suku Sasak, Suku Minahasa dan masih banyak yang lainnya.

Dengan berbagai keragaman inilah perlu di pupuk nya rasa toleransi guna terjalin nya
harmonisasi kehidupan bangsa, Isu-su yang belakangan ini mengenai gerakan-gerakan intoleran
terutama di bidang agama dan politik memang santer terdengar, seperti peristiwa bom bunuh diri
di Surabaya,hal ini merupaka bagian dari upaya mengganggu stabilitas keamanan nasional
ditengah kontestasi elit ditahun politik 2018 dan 2019,

Tantangan ke toleransian bangsa di era digital ini juga sangat tidak mudah,dengan
kemajuan teknologi seperti sekarang ini,jika di gunakan secara tidak tanggung jawab oleh para
oknum yang menggunakan kemajuan tekologi untuk menyebarkan ujaran kebencian atau hate
speech yang menyinggung SARA di Media Sosial , yang di gunakan untuk memecah belah ke
kebhinekaan bangsa.selain itu, para oknum intoleran juga mengunakan kemajuan teknologi
untuk menyebarkan informasi hoax,informasi bergerak bakh arus yang begitu deras bergerak dari
satusumber satu ke sumber lainya hingga sampai kepada penerima informasi tanpa melalui filter
logika yang baik,yang sebenarnnya informasi tersebut bersifat netral namun jika melalui tahap
kepentingan media yang mengubah benang merah informasi,hal ini bisa menimbulkan
kegaduhan.apalagi di perparah dengan kebiasaan masyarakat kita yang sangat mudah menekan
tombol share tanpa menbaca,mengetahui,memahami isi informasi yang diterima.

Dengan berbagai isu-isu yang mengancam toleransi bangsa dan stabilitas nasional di
perlukan langkah kongkret pemerintah dalam mengembalikan toleransi di tengah masyarakat
kita, termasuk melalui revolusi mental,selain dari pemerintahnya dari masyarakatnya sendiri
harus menumbuhkan kembali kesadaran akan penting nya toleransi.

Dengan inilah di perlukannya sebuah ideologi bangsa yang mampu merangkul semua
perbedaan yang ada di dalamnya ,dengan pancasila semua dapat terbingkai dengan indahnya
bakh pelangi di langit. Begitu banyak Negara di dunia ini sangat mengidam-idamkan
pancasila.karena pancasila merupakan ideology bangsa yang mampu membingkai segala
perbedaan dan keberagaman yang ada di dalam tanpa membedakan apapun,

Sebagai warga Negara yang cinta tanah air, kita harus terus memupuk rasa persatuan
dengan tetap tolerasi kepada semua golongan,agama,,ras,suku, jika semua elemen bangsa ini
bersatu,maka Indonesia menjadi Negara yang di segani dan di takuti oleh dunia karena
kekompakan nya.