Você está na página 1de 151
RENCANA TATA RUANG WILAYAH PESISIR TELUK SALEH KABUPATEN DOMPU Oleh: SAIFULLAH SEKOLAH PASCASARJANA INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2004 ABSTRAK SAIFULLAH, Rencana Tata Ruang Wilayah Pesisir Teluk Salch Kabupaten Dompu Dibimbing oleh: Dr. Ir. JOKO PURWANTO, DEA dan Dr. Ir, AWAL SUMBANDAR, M.Sc. Meningkatnya kesadaran masyaraka,t terutama pemerintah, akan Pentingnya pengelolaan sumberdaya pesisir secara arif dan bijaksana, ‘mengharuskan adanya pengelolaan sumberdaya pesisir yang terencana, rasional, optimal, bertangungjawab dan sesuai dengan daya dukung lingkungan, dengan ‘mengutamakan sebesar-besarnya kemakmuran rakyat serta memperhatikan kelestarian fungsi dan keseimbangan lingkungan hidup. Pengelolaan tersebut dalam konteks ruang diwujudkan dalam bentuk penyusunan rencana tata ruang wilayah pesisir. Untuk merencanskan tata uang di wilayah pesisir Teluk Salch Kabupaten Dompu telah dilakukan penelitian dari bulan Januari sampai Juli 2003. Sebelum rencana tata ruang di wilayah pesisir Teluk Saleh Kabupaten ‘Dompu ditetapkan, pendugaan awal terhadap potensi kawasan yang strategis perlu dilakukan. Identifikasi potensi terscbut didekati dengan analisis kesesuaian Jahan, Berdasarkan hasit analisis kesesuaian lahan diperolch bahwa wilayah Pesisir Teluk Saleh Kabupaten Dompu memiliki potensi peruntukan lahan yang strategis untuk kegiatan, antara lain: pertanian, perkebunan, pemukiman, tambak, budidaya mutiara, budidaya rumput laut, keramba jaring apung, rumpon perairan dangkal dan rumpon lepas pantai. Tingkat pemanfaatan berbagai potensi tersebut pada wilayah studi masin berada di bawah 20% jika dikaitkan dengan hasil analsis Kesesuaian tahan. Hal inj mengindikasikan bahwa untuk masa mendatang berbagai potensi kawasan strategis tersebut masih dapat dikembangkan, Pengembangan berbagai potensi kawasan tersebut dalam jangka wakt rencana tata ruang wilayah pesisir Teluk Saleh Kabupaten Dompu (10 tahun) harustah optimal. Berdasarkan hasil optimalisasi nilai produktivitas tahan dengan skenario 75% dari luas iahan yang potensial tidak ada konflik peruntukan lahan digunakan untuk berbagai kegiatan dan dibatasi dengan 500000 tenaga kerja memberikan basil yang terbaik. Hal ini dikarenakan pengembangan Jahan tersebut_memberikan nilai produicivitas lahan yang tidak begitu cendah dan serapan tenaga kerja yang tidak begitu tinggi (Rp 0.5 biliun dan 132.358 jiwa). Adapun komposisi dan alokasi peruntukan ruang atau taia ruang di wilayah pesisir Teluk Salch Kabupaten Dompu adalah sebagai berikut: 31.185,827 ha kawasan perlindungan, 3.740,909 ha kawasan peralihan, dan 100503.1 ha kawasan budidaya. Adapun kawasan budidaya tersebut terdiri dari: 107, 2988 ha tambak tersebar di Desa Tolo Kalo, Konte dan Kwangko, 387, 2205 ha keramba jaring apung di perairan Desa Soro,Konte dan Pulau Bajo, 9837,285 ‘ha untuk budidaya mutiara di sckitar peraian Teluk Saleh dengan pusat Perkembangan di perairan Desa Beringin Jaya, 2196,128 ha untuk budidaya rumput laut dengan pusat perkembangan Desa Kwangko, 37241,461 ha rumpon perairan dangkal, 28420,557 ha rumpon lepas pantai. Pada lahan daratan terdapat 2548,16 ha kawasan pertanian dan 14716,69 ha kawasan perkebunan yang tersebar ditiga kecamatan, dan 607,64 ha pemukiman yang dipusatkan pada Desa Pekat dan Soro. SURAT PERNYATAAN ‘Dengan ini saya menyetakan bahwa Tesis yang berjudul : “Rencana Tata Ruang Wilayab Pesisir Teluk Saleh Kabupaten Dompu” Adalab benar merupakan hasil karya sendiri dan belum: pemah dipublikasikan. ‘Semua sumber data dan informasi yang digunakan jelas dan dapat diperikss kebenarannya. Bogor, Februari 2004 SAIFULLAH NRP. 225010051