Você está na página 1de 7

ANALISAH PETA INDUSTRI

JURUSAN BDP SMKN 1 KOTA BIMA

TAHUN 2017-2018

NO NAMA INDUSTRTI BIDANG INDUSTRI KEKUATAN KELEMAHAN PELUANG


1.  ALFA MART PEMASARAN barang  Adanya MOU  Belum ada toko Alfa  Di bukanya alfa mart
JAKARTA konsumsi dengan ALFA MART Mart yang didirikan di Kota Bima
 ALFA MART sebagai di Kota Bima  Anak – anak
tempat pkl siswa  Masih ada tamatan sudah
 Adanya barang masyarakat yang mendapatkan
barang yang dijual kurang paham keterampian yang
secara on line tentang kelas dibutuhkan sesusai
 Adanya indusrtri seperti dengan model
ketersediaan kerja ALFA MART budaya kerja
sama dengan pihak  Adanya persaingan industri
industri alfa mart antara riter kecil  Banyaknya peluang
 Pihak ALFA MART dengan riter besar kerja bagi tamatan
sudah dapat atau pasar moderen SMK sehingga
memberikan modal dan pasar ketersediaan
dan sarana dalam tradisional angkatan kerja jauh
mendukung pola  Masih adanya lebih banyak
pembelajaran anggapan dibandingkan
 Adanya budaya masyarakat lapangan kerja
kerja yang harus terhadap bisnis riteL  Masyarakat sudah
diterapkan sebagai seperti ALFA MART mulai berbelanja di
syarat dan kriteria yang dapat toko mederen karna
sebagai tenaga kerja mematika usaha palayanan baik dan
 ALFA MART sudah kecil tempatnya nyaman
siap membantu  Pemerintah belum  Masyarakat
terlaksananya kelas resposn terhadap konsumen yang
industri dan dapat keberadaan ALFA berbelanja dapat
dipakai sebagai guru MART memilih barang-
tamu serta penguji  Sebagian barang dengan
Ujian kopentensi masyarakat mudah sesuai
SMK menganggap harga dengan
 Banyaknya toko alfa barang di ALFA keinginannya
mart yang dibuka di MART MASIH mahal  Alfa mart sebagai
luar Kota Bima temapt magang
 ALFA MART dapat guru
dijadikan magang
kerja sama pihak
sekolah

2  HOKY MART PEMASARAN RITEL  Adanya MOU  Belum optimalnya  Sebagai tempat PKL
Kota Bima  Barang konsumsi tempat PKL siwa pemahaman DU/DI siswa SMk
 Barang baby shop jurusan pemasaran terhadap kelas  Sebagai tempat
 Adanya penerimaan industri pekerjaan bagi
tenaga kerja dari  Masih adanya tamatan SMK /
alumni jurusan lain yang jurusan BDP
 Terjalinnya kerja atau kompetensi  Sebagai tim penguji
sama dengan pihak lain yang mengisi eksternal ujian
DU/DI formasi jurusan kopetensi SMK
 Pihak DU/DI masi pemasaran /BDP  Masyarakat
digunakan sebagi  Masih kurang konsumen dapat
tim penguji ujian paham DU/DI memilih barang
Kompetensi mengenai ujian denga mudah secara
 Banyak barang yang kopetensi leluasa sesuai
dapat dipili  Barang yang jual keinginannya
konsumen masil mahal  Tempat usahanya
dibandingkan lebih nyaman dari
dengan barang di pada pasar
pasar tradisional tradisional

3  ABM (ARTA Pemasaran Retail  Adanya MOU  Masih ada  l Sebagai tempat PKL
BIMA MART )  Barang konsumsi tempat PKL siwa masyarakat yang siswa SMk
Kota Bima  Barang shopping jurusan pemasaran kurang paham  Sebagai tempat
 Barang baby shop  Adanya penerimaan tentang kelas pekerjaan bagi
tenaga kerja dari indusrtri tamatan SMK /
alumni  Adanya persaingan jurusan BDP
 Terjalinnya kerja antara riter kecil  Sebagai tim penguji
sama dengan pihak dengan riter besar eksternal ujian
DU/DI atau pasar moderen kopetensi SMK
 Pihak DU/DI masi dan pasar  Konsumen secara
digunakan sebagi tradisional leluasa memilih
tim penguji ujian  Masih adanya barang dengan
Kompetensi anggapan mudah sesuai
 Barang-barang yang masyarakat seleranya dan lebih
ditawarkan banyak terhadap bisnis riteL nyaman
yang merupakan
persaingan bagi
uasha usaha kecil
 Masyarakat dapat
keberadaan usaha
ritel moderen dapat
mematikan usaha
kecil
 BOLY PEMASARAN RETAIL  Adanya MOU  Masih ada  Sebagai tempat PKL
DEPARTEMENT  Barang konsumsi tempat PKL siwa masyarakat yang siswa SMk
STORE Kota Bima  Barang shopping jurusan pemasaran kurang paham  Sebagai tempat
 Barang baby shop  Adanya penerimaan tentang kelas pekerjaan bagi
 Barang Fashion tenaga kerja dari indusrtri seperti tamatan SMK /
alumni  Adanya persaingan jurusan BDP
 Terjalinnya kerja antara riter kecil  seperti yang
sama dengan pihak dengan riter besar merupakan
DU/DI atau pasar moderen persaingan bagi
 Pihak DU/DI masih dan pasar uasha usaha kecil
digunakan sebagi tradisional  Konsumen secara
tim penguji ujian  Masih adanya leluasa memilih
Kompetensi anggapan barang dengan
masyarakat mudah sesuai
terhadap bisnis riteL seleranya dan lebih
seperti yang nyaman
merupakan  Pihak DU/DI
persaingan bagi dijadikan guru tamu
uasha usaha kecil
 Masih adaPihak
DU/DI belum
optimal merespon
tentang uji
kopetensi SMK
 Masyarakat
menganggap
keberadaan usaha
ritel moderen dapat
mematikan usaha
kecil

4  TOKO SMA YES PEMASARAN RITEL  Adanya MOU  Belum maksimalnya  Sebagai tempat PKL
Kota Bima  Barang konsumsi tempat PKL siwa siwa PKL di DU/DI siswa SMk
 Barang baby shop jurusan pemasaran  Masih ada  Sebagai tempat
 Barang Shopping  Adanya penerimaan masyarakat yang pekerjaan bagi
 Barang fashion tenaga kerja dari kurang paham tamatan SMK /
alumni tentang kelas jurusan BDP
 Terjalinnya kerja indusrtri seperti  Sebagai tim penguji
sama dengan pihak  Adanya persaingan eksternal ujian
DU/DI antara rite kecil kopetensi SMK
 Pihak DU/DI masi dengan ritel besar  Konsumen secara
digunakan sebagi atau pasar moderen leluasa memilih
tim penguji ujian dan pasar barang dengan
Kompetensi tradisional mudah sesuai
 Masih adanya seleranya dan lebih
anggapan nyaman
masyarakat
terhadap bisnis riteL
seperti yang
merupakan
persaingan bagi
uasha usaha kecil
 Masyarakat dapat
keberadaan usaha
ritel moderen dapat
mematikan usaha
kecil
5  PT.Teh Botol Pemasaran Retail  Adanya MOU  Masih kurangnya  Sebagai tempat PKL
Sosro Kota Bima  Barang konsumsi tempat PKL siswa siswa yang PKL di siswa SMk
jurusan DU/DI  Sebagai tempat
pemasaran/BDP  Masih ada pekerjaan bagi
 Adanya penerimaan masyarakat yang tamatan SMK /
tenaga kerja dari kurang paham jurusan BDP
alumni tentang kelas  Terserapnya
 Terjalinnya kerja indusrtri tamatan/ tenaga
sama dengan pihak  Adanya persaingan kerja
DU/DI antara riter kecil  Sebagai tim penguji
 Pihak DU/DI masi dengan riter besar eksternal ujian
digunakan sebagi atau pasar moderen kopetensi SMK
tim penguji ujian dan pasar  Konsumen dapat
Kompetensi tradisional memilih barang
sesuai
kebutuhannya
7 DINAS KOPERINDAG PEMASARAN industri kecil  Adanya MOU  Kurangnya  Adanya pemasaran
KOTA BIMA  Adanya kerja sama koordinasi anatara barang hasil
sebagai penyandang dinas dengan pihak produksi industri
modal usaha kecil sekolah kecil secara on line
 Adanya barang-  Masih kurangnya  Dijadikan mitra
barang hasil usaha pemahaman DU/DI usaha pihak sekolah
kecil terhadap pihak dengan industri kecil
 Adanya hasil institusi pendidikan dalam pemasaran
produksi usaha kecil yang ada kerajinan usahanya
yang dipsarkan  Belum optimaalnya
 Mejual barang hasil pihak DU/DI
industri keci tenun merespon institusi
bima pendidikan sebagai
 mitra usaha hasil
usaha industri kecil