Você está na página 1de 2

1.1.2.

Tahap Pelaksanaan Proyek


Untuk mewujudkan proyek dengan skala kecil kemungkinan pengadaannya bisa langsung
dilakukan oleh pihak penggagas atau owner proyek tanpa membutuhkan bantuan pihak lain
(Konsultan). Akan tetapi apabila yang akan diwujudkan merupakan proyek dengan skala besar
dengan tingkat kesukaran yang cukup rumit dan komplexs maka untuk mewujudkan proyek
dimaksud akan diperlukan bantuan Konsultan dengan tahapan pelaksanaan proyek berupa
SIDLaCOM sebagaimana disebutkan diatas.
- Survey
Survey merupakan perencanaan yang bersifat umum dengan tujuan untuk mengetahui hal-hal
yang berkaitan dengan maksud akan dibangunnya proyek dimaksud. Survey akan menjawab hal-
hal bersifat teknis maupun non-teknis tentang apa; dimana; kapan; mengapa serta bagaimana:
proyek dimaksud yang akan dibuat, sehingga data hasil survey yang diperlukan adalah data
tentang hal-hal yang terkait dengan bangunan proyek/tujuan proyek, tapak/lokasi proyek,
pengaruh proyek terhadap manusia dan lingkungannya. Survey yang akan dilakukan antara lain
tentang tapak dimana proyek akan dibangun akan dilakukan dengan maksud untuk mengetahui
keadaan topografi, hidro-meteorologi, demografi, sosial budaya, ekonomi, dan lain-lainya pada
wilayah atau areal yang akan terpengaruh oleh keberadaan proyek. Dengan survey yang
dilakukan akan diperoleh hasil survey yang dapat dipakai untuk dasar-dasar perencanaan umum
atas proyek yang akan dibangun. Terkait dengan analisis ekonomi teknik yang akan dilakukan
maka kegiatan survey yang tentu membutuhkan biaya yang cukup besar akan diperhitungkan
sebagai bagian dari Investasi Proyek.
- Investigation / Investigasi
Langkah selanjutnya setelah survey adalah pengambilan data (investigasi) atas survey yang
diperlukan dalam perencanaan umum (survey) untuk kemudian dilakukan pengambilan data
teknis. Data teknis yang akan diambil adalah data yang dibutuhkan guna proses perencanaan
teknis (design) atau data teknis yang dibutuhkan dalam rangka pembangunan struktur bangunan
sipil /non sipil lainnya, antara lain adalah berupa data geologi teknik, mekanika tanah, hidrologi,
seismologi, oceanologi, humidity dan data teknis /standart lainnya. Terkait dengan analisis
ekonomi teknik yang akan dilakukan maka kegiatan investigasi yang tentu membutuhkan biaya
yang cukup besar akan diperhitungkan sebagai bagian dari Investasi Proyek.
- Design
Tahapan (detail) Design akan dilaksanakan setelah Rencana Proyek dinyatakan Feasibel.Tahapan
sebelumnya akan diawali dengan langkah Survey dan Investigasi sebagaimana diuraikan diatas.
Detail Design akan mempertimbangkan aspek Teknis secara utuh, artinya Proyek yang akan
dibangun harus cukup stabil sebagai bangunan dan mampu berfungsi sesuai dengan
peruntukannya.
- Land Acquisation (Pembebasan Lahan)
Pembebasan Lahan untuk keperluan tapak bangunan perlu disediakan dengan proses yang cukup
rumit, oleh sebab itu proses Pembebasan Lahan sejatinya memerlukan Teknis, Strategi dan Cara
/ Perlakuan yang tepat. Hal ini mengingat bahwa pada era setelah reformasi, terbukanya
kebebasan berpendapat dalam menyampaikan hak-hak warga masyarakat, terkadang maksud
baik proyek bisa terkendala oleh kurang jelasnya misi proyek untuk bisa diterima warga, atau
malah sebaliknya bisa juga ada orang yang sengaja menggunakan kesempatan pembebasan lahan
sebagai ajang untuk memanipulasi harga ganti rugi lahan-demi keuntungan pribadi ybs. Oleh
sebab itu maka proses pembebasan lahan perlu diantisipasi dengan strategi, teknis dan
perlakuan,sbb:
- Warga Masyarakat merupakan bagian dari Stake Holder yang akan ikut menikmati keuntungan
(bukan menderita kerugian), sehingga pada bagian mana warga akan menikmati keuntungan, hal
ini harus dirumuskan terlebih dulu.

- Sosialisasi Proyek dengan sebaik-baiknya sehingga warga (sebagai bagian dari salah satu Stake
Holder) bisa menerima kehadiran proyek dan akan bermanfaat bagi semuanya.

- Negosiasi Harga harus berdasarkan saling menguntungkan. Terutama untuk proyek yang akan
difungsikan sebagai proyek komersial.

- Negosiasi akan dilakukan hanya diantara mereka yang berkepentingan. Dll.

- Construction
Pelaksanaan Konstruksi akan menjadi domain Kontraktor dan akan dilaksanakan dengan
memperhatikan hasil studi Amdal. Memenuhi Ketentuan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Proyek
dengan Gambar Teknis, Metode Kerja, Menjaga Kualitas dan Kuantitas agar sesuai persyaratan
teknis / spesifikasi yang telah ditentukan, harus dilaksankan oleh Kontraktor.
Pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi sebagai bagian dari kegiatan Proyek dengan semua kebutuhan
dananya perlu dijelaskan kepada mahasiswa.

- Operation & Maintenance (O&M)


Pembiayaan O & M proyek dalam analisa Ekonomi Teknik akan diperhitungkan sebagai bagian
dari Annual Cost, yang bersifat rutin. Berapa dan apa saja yang akan masuk sebagai biaya
Operasi dan Pemeliharaan Proyek akan dirumuskan dan ditentukan oleh Management Proyek.