Você está na página 1de 5

1) Praktik keperawatan professional mempunyai ciri-ciri

sebagai berikut, KECUALI :

a) Otonomi dalam pekerjaan

b) Bertanggung jawab, dan bertanggung gugat

c) Pengambilan keputusan tergantung dokter

d) Kolaborasi dengan disiplin lain

e) Pemberian pembelaan (advocacy),

2) Berikut ini yang tidak termasuk Criteria kualitas asuhan

keperawatan adalah:

a) Aman

b) Efektif biaya

c) Manusiawi

d) Memberikan harapan yang sama tentang apa yang

baik bagi perawat dan pasien

e) Memberikan keuntungan yang sebesar besarnya

bagi perawat

3) Kewenangan Praktek Keperawatan diatur dalam

a) UU kesehatan RI No.23 tahun 1992, Bab V Pasal 34

ayat 2 dan 3

b) UU kesehatan RI No.23 tahun 1992, Bab V Pasal 32

ayat 2 dan 3

c) UU kesehatan RI No.25 tahun 1992, Bab V Pasal 32

ayat 2 dan 3
d) UU kesehatan RI No.26 tahun 1992, Bab V Pasal 32

ayat 2 dan 3

e) UU kesehatan RI No.23 tahun 1992, Bab V Pasal 33

ayat 2 dan 3

4) Menurut Persatuan Perawat Nasional Indonesia, praktik

keperawatan adalah :

a) Tindakan pemberian asuhan perawat professional

baik secara kolaborasi, yang disesuaikan dengan

perintah dokter

b) Tindakan pemberian asuhan perawat professional

baik secara mandiri maupun kolaborasi, yang

disesuaikan dengan lingkup wewenang dan tanggung

jawabnya berdasarkan ilmu kedokteran

c) Tindakan pemberian asuhan perawat yang dilakukan

mandiri dirumah dan di rs.

d) Tindakan pemberian asuhan perawat professional

baik secara mandiri maupun kolaborasi, yang

disesuaikan dengan lingkup wewenang dan tanggung

jawabnya berdasarkan ilmu keperawatan

e) Tindakan pemberian pengobatan kepada pasien

sesuai dengan diagnosa penyakitnya


5) Standar praktek keperawatan adalah

a) suatu pernyataan yang menguraikan suatu kualitas

yang diinginkan terhadap pelayanan keperawatan yang

diberikan untuk pasien

b) standar untuk menentukan pengobatan pasien

c) standar untuk mecapai paraktik keperawatan yang

menguntungkan

d) standar praktik yang dibuat berdasarkan kolaborasi

dengan tim medis

e) alat ukur kualitas pelayanan praktik di rumah sakit

6) Yang bukan merupakan Tujuan utama standar praktek

keperawatan adalah :

a) Memberikan kejelasan dan pedoman asuhan

keperawatan

b) mengidentifikasi ukuran dan penilaian hasil akhir

asuhan keperawatan

c) Meningkatkan kualitas asuhan keperawatan

d) Memfasilitasi perbaikan asuhan keperawatan

e) Mencapai kualitas asuhan keperawatan yang

menguntungkan bagi perawat


7) Standart Perawatan dari ANA meliputi

a) Pengkajian, Diagnosa , Identifikasi hasil,

Implementasi, Evaluasi, Pemeliharaan,.

b) Pengkajian, Perencanaan, Diagnosa, Identifikasi

proses, Implementasi, Evaluasi.

c) Pengkajian, Perencanaan, Diagnosa, Identifikasi

hasil, Evaluasi.

d) Pengkajian, Perencanaan, Diagnosa, Identifikasi

hasil, Implementasi, Evaluasi.

e) Pengkajian, Perencanaan, Diagnosa, Identifikasi

hasil, Implementasi,

8) Standart Kinerja Profesional dari ANA meliputi berikut ini,

kecuali :

a) Kualitas perawatan,

b) Penilaian kinerja,

c) Pendidikan, Kesejawatan,

d) Pengakuan diri

e) Kolaborasi

9) Apa yang dimaksud dengan Legislasi keperawatan ?

a) Ketetapan hukum yang mengatur hak dan kewajiban

seseorang yang berhubungan erat dengan tindakan

keperawatan

b) merupakan proses untuk menentukan dan


mempertahankan kompetensi keperawatan.

c) kebijakan atau ketentuan yang mengatur profesi

keperawatan dalam melaksanakan tugas profesinya dan

terkait dengan kewajiban dan hak

d) pemberian izin kepada seseorang yang memenuhi

persyaratan oleh badan pemerintah yang berwenang

e) pencantuman nama seseorang dan informasi lain

pada badan resmi baik milik pemerintah maupun non

pemerintah

10) Apa yang dimaksud dengan Kredentialing?

a) Ketetapan hukum yang mengatur hak dan kewajiban

seseorang yang berhubungan erat dengan tindakan

keperawatan

b) kebijakan atau ketentuan yang mengatur profesi

keperawatan dalam melaksanakan tugas profesinya dan

terkait dengan kewajiban dan hak

c) pemberian izin kepada seseorang yang memenuhi

persyaratan oleh badan pemerintah yang berwenang

d) merupakan proses untuk menentukan dan

mempertahankan kompetensi keperawatan.

e) pencantuman nama seseorang dan informasi lain

pada badan resmi baik milik pemerintah maupun non

pemerintah