Você está na página 1de 4

LABORATORIUM PENILAIAN FORMASI

PRODI TEKNIK PERMINYAKAN


AKADEMI MINYAK DAN GAS BALONGAN
INDRAMAYU
2018

MENGANALISA ZONA PRODUKTIF DENGAN LOG


RESISTIVITAS

Praktikum : Senin, 9 April 2018


Pengumpulan : Selasa, 10 April 2018
Asisten Praktikum : Aprillicya Andryani Sampaguita (14010061)
Praktikan : Cecep Abillah (15010099)
Kelompok : XXIII (Dua Puluh Tiga)

Abstrak
Resistivity log adalah sebagai akibat pengukuran tahanan listrik formasi dengan dua atau tiga
elektoda yang diturunkan kedalam lubang bor. Tujuan utama didalam pengukuran dengan
menggunakan resistivity log ini adalah untuk mencari harga Rt, yaitu resistivity pada daerah yang
tidak terinvasi. Resistivitas log adalah rekaman tahanan jenis formasi ketika dilewati oleh kuat arus
listrik, dinyatakan dalam ohm-m. Resistivitas ini mencerminkan batuan dan fluida yang terkandung
di dalam pori-porinya. Reservoir yang berisi hidrokarbon akan mempunyai tahanan jenis lebih tinggi
(lebih dari 10 ohmmeter), sedangkan apabila terisi oleh air formasi yang mempunyai salinitas tinggi
maka harga tahanan jenisnya hanya beberapa ohmmeter. Berdasarkan jangkauan pengukuran
alatnya, log ini dibagi menjadi tiga, yaitu dangkal (1 - 6 feet), medium (1,5 - 3 feet) dan dalam ( > 3
feet). Pengukuran resistivitas dapat melalui log-log berikut ini Normal Log Device, Lateral Log Device,
Induction Log, Lateral log, Micro Spherically Focused Log (MSFL). Untuk membedakan jenis cairan
yang terdapat di dalam formasi, apakah air, minyak atau gas, dapat ditentukan dengan melihat log
tahanan jenis dan gabungan neutron log serta density log. Zona hidrokarbon ditunjukan oleh adanya
separasi antara harga tahanan jenis zona terusir (Rxo) dengan harga tahanan jenis formasi (Rt).
Separasi tersebut dapat positif atau negatif tergantung pada harga resistivity mud filtrate atau
resistivity water > 1, harga perbandingan resistivity flussed zone dengan true resistivity akan
maksimum dan hampir sama dengan harga resistivity mud filtrate atau resistivity water di dalam
zona air. Nilai resistivity flussed zone atau true resistivity yang lebih rendah dari harga maksimum
tersebut menunjukan adanya hidrokarbon dalam formasi. Pada lubang bor dimana harga resistivity
mud filtrate lebih kecil dari pada resistivity water, zona hidrokarbon ditunjukan harga jenis formasi
lebih dari satu.

Kata kunci: resistivitas log. Lateral log, Induction log, Normal log, water, oil, gas

1. PENDAHULUAN langkah eksplorasi minyak dan gas bumi


Meningkatnya kebutuhan industri (migas) saat ini menjadi semakin
akan sumber energi dan semakin kompleks, mulai dari kajian awal geologi
berkurangnya cadangan minyak bumi dalam skala regional hingga kajian rinci
yang tersedia, telah mendorong skala mikro berdasarkan data well-log
perusahaan minyak dan gas untuk (sumur bor) dalam upaya mengungkap
menemukan cadangan baru ataupun kondisi rinci dari sebuah petroleum
mengelola sumur-sumur tua untuk system yang ditemukan. Well Logging
menjaga stok dan cadangan. Langkah- merupakan metode pengukuran dalam

1
lubang bor, yang bervariasi terhadap feet), medium (1,5 - 3 feet) dan dalam ( >
kedalaman sumur. Hasil analisis data log 3 feet). Pengukuran resistivitas dapat
sumur dapat digunakan untuk melalui log-log berikut ini Normal Log
mengetahui karakteristik reservoar (segi Device, Lateral Log Device, Induction Log,
porositas, saturasi air, dan permeabiltas)
yang digunakan antara lain untuk 2. METODOLOGI
menentukan arah eksplorasi dan Menetukan dahulu nilai resistivity
produksi selanjutnya. Tujuan dari batuan dari pembacaan ketiga log
penelitian ini adalah menganalisis Fluida resistivity tersebut lalu menetukan fluida
yang ada di zona produktif. pengisi formasi dari pembacaan ketiga log
Adapun tujuan dari praktikan resistivity tersebut pada setiap
diantaranya : kedalaman yang di tentukan lalu
menetukan jenis mud yang digunakan
 Praktikan dapat memahami chart log OBM atau WBM. Dan berikut cat log hasil
resistivitas dengan baik. praktikum analisa zona produktif dengan
 Praktikan dapat menginterpretasikan menggunakan log resitivity
produktif dan non produktif zona log
resistivitas
 Praktikan dapat menganalisa jenis
fluida yang terdapat pada chart log
 Praktikan dapat menjelaskan
produktif atau tidaknya sumur
tersebut.
 Praktikan dapat memperkirakan
keekonomisan dari chart log tersebut

1.1 LANDASAN TEORI


Resistivity log adalah sebagai akibat
pengukuran tahanan listrik formasi
dengan dua atau tiga elektoda yang
diturunkan kedalam lubang bor. Tujuan
utama didalam pengukuran dengan
menggunakan resistivity log ini adalah
untuk mencari harga Rt, yaitu resistivity
pada daerah yang tidak terinvasi.
Resistivitas log adalah rekaman tahanan
jenis formasi ketika dilewati oleh kuat
arus listrik, dinyatakan dalam ohm-m.
Resistivitas ini mencerminkan batuan dan
fluida yang terkandung di dalam pori- Gambar 1. Grafik Triple Chart Log pada
porinya. Reservoir yang berisi sumur Migas 6
hidrokarbon akan mempunyai tahanan
jenis lebih tinggi (lebih dari 10
ohmmeter), sedangkan apabila terisi oleh
air formasi yang mempunyai salinitas
tinggi maka harga tahanan jenisnya hanya
beberapa ohmmeter. Berdasarkan
jangkauan pengukuran alatnya, log ini
dibagi menjadi tiga, yaitu dangkal (1 - 6

2
3. DATA DAN PENGOLAHAN DATA
FLUIDA PENGISI FORMASI
NO INTERVAL ( METER ) KETERANGAN
WATER OIL GAS
1 1159 - 1165 - √ -
2 1165 - 1170 - √ -
3 1175 - 1180 - - √
4 1180 - 1185 - √ -

Tabel 1. Hasil pengamatan zona produktif

Gambar 3. Grafik pada Chart log hasil penelitian


zona interval 1165-1170 m dan 1175-1180
berdasarkan table 1

Gambar 2. Grafik pada Chart log hasil penelitian


zona interval 1159-1165m berdasarkan table 1

Gambar 4. Grafik pada Chart log hasil penelitian


zona interval 1180 – 1185 berdasarkan table 1

3
4. PEMBAHASAN
2. Resistivity log adalah alat logging yang
Berdasarkan tabel 1, pada interval 1152 – fungsinya untuk mengetahui kandungan
1154 (m) terdeteksi terdapat fluida formasi fluida didalam formasi atau batuan
dengan isi fluida minyak dengan simbol warna dengan menggunakan aliran listrik dan
hijau. mengukur tingkat resistivitas batuan
Pada interval 1159 – 1165 (m) terdeteksi suatu fluida.
terdapat fluida formasi dengan isi fluida
minyak dengan simbol warna hijau. 3. Lateral log sebuah alat yang fungsinya
Pada interval 1165 – 1170 (m) terdeteksi mengetahui si fluida batuan dan
terdapat fluida formasi dengan isi fluida memanfaatkan mud yang
minyak atau water dengan simbol warna hijau. konduktivitasnya tinggi untuk merekam
Pada interval 1175 – 1180 (m) terdeteksi LLD.
terdapat fluida formasi dengan isi fluida gas
dengan simbol warna merah. 4. Log induksi adalah log yang menggunakan
Pada interval 1180 -1185 terdeteksi terdapat
prinsip magnet. .
fluida formasi dengan isi fluida minyak dengan
keterangan symbol hijau. 5. Normal log adalah yang memancarkan
Pada percobaan Analisa zona permeable aliran listrik yang kostan dari elektroda A
berdasarkan log permeable terdapat beberapa dan B
kesalahan diantaranya :
1. Salah menginterpretasi zona minyak 6. REFERENSI
[1] Darling, Toby .2005. well logging and
5. KESIMPULAN formula evaluation oxpord : elsseulr
Setelah percobaan Analisa Zona publish company
Permeable Berdasarkan Log Lermeable [2] Firdaus, Miftah .2018. modul
adalah : praktikum penilaian formasi :
1. Jenis jenis log resistivitas yang di gunakan Akamigas Balongan
untuk mengukur resistivitas formasi yaitu [3] Aglover paul .2000. petro phisic .uk.
normal log, lateral log, induction log. Universitas of abandon