Você está na página 1de 15

ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn.

A
DENGAN DERMATITIS DI RUANG EDELWEIS
RSUD DR. R GOETENG TAROENADIBRATA PURBALINGGA

DISUSUN OLEH
NAMA : Rini Lastyaningsih
NIM : P1337420216072
2B

KEMENTRIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA


POLTEKKES KEMENKES SEMARANG
PRODI DIII KEPERAWATAN PURWOKERTO
2018
ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn. A DENGAN DERMATITIS
DI RUANG EDELWEIS
RSUD DR. R GOETENG TAROENADIBRATA PURBALINGGA

A. PENGKAJIAN
Identitas Pengkaji
Nama : Rini Lastyaningsih
NIM : P1337420216072
Tanggal : Rabu, 11 Juli 2018
Tempat : Ruang Edelwish, RSUD dr. R Goeteng Taroenadibrata
Jam : 08.00 WIB

1. Identitas Pasien
No RM : 00487689
Nama : Tn. A
Umur : 74 Tahun
Jenis Kelamin : Laki - Laki
Tanggal lahir : 10 - 05 - 1944
Status : Kawin
Pekerjaan : Tidak Bekerja
Agama : Islam
Alamat : Purbasari, karang Jambu, Purbalingga
Suku bangsa : Indonesia
Tanggal masuk : Selasa, 10 juli 2018
Diagnosa medis : Ulkus DM
2. Identitas Penanggung Jawab
Nama : Tn. J
Hubungan : Anak
Alamat : Purbasari, karang Jambu, Purbalingga
Umur : 34 Tahun
Suku bangsa : Indonesia
Agama : Islam
3. Riwayat Kesehatan
a. Keluhan utama
Pasien mengatakan gatal di sekujur tubuhnya.
b. Keluhan tambahan
Pasien mengatakan punggungnya lecet karena selalu berbaring.
c. Riwayat Penyakit Sekarang
Pasien datang ke rumah sakit melalui IGD RSUD dr. R Goeteng
Taroenadibrata dengan keluhan kaki luka dan badan gatal
d. Riwayat Penyakit Dahulu
Pasien sebelumnya pernah dirawat di dr. R Goeteng
Taroenadibrata dengan keluhan saraf kejepit
e. Riwayat Penyakit Keluarga
Sebelumnya keluarga tidak ada yang mengalami sakit seperti yang
dialami pasien.
4. Pola Fungsional Gordon
a. Pola Persepsi Kesehatan
DS : Pasien mengatakan kesehatan merupakan hal yang sangat
penting
DO: Pasien datang ke rumah sakit untuk mendapatkan pelayanan
kesehatan dan berharap bisa sembuh dari penyakitnya.
b. Pola Nutrisi
DS : Sebelum masuk ke rumah sakit pasien makan 3 kali sehari,
setelah masuk rumah sakit pasien makan 3 kali sehari tetapi tidak
habis.
DO: Pasien tidak mengahbiskan makanan, di piring masih tersisa
setengah porsi yang disediakan rumah sakit
c. Pola Eliminasi
DS : Sebelum masuk RS pasien BAK 7-8 kali sehari BAB 1 kali
sehari setelah sakit pasien BAK 7-8 kali sehari dan BAB 2 kali
sehari.
DO: Pasien BAK dan BAB di bantu oleh keluarga menggunakan
pispot.
d. Pola latihan dan aktivitas
DS : Pasien mengatakan sudah tidak bisa berjalan.
DO: Seluruh aktivitas pasien dibantu oleh keluarga.
Kemampuan Perawatan Diri 0 1 2 3 4
Mandi √
Minum √
Toileting √
Ambulasi √
Berpindah √
Mobilisasi di tempat tidur √

Keterangan :
0 : Mandiri
1 : Dibantu alat
2 : Dibantu orang lain
3 : Dibantu alat dan orang lain
4 : Tergantung total
e. Pola Istirahat Tidur
DS : Sebelum sakit pasien tidur 7-8 jam sehari saat sakit pasien
tidur 6-7 jam sehari dan kadang saat malam tidak bisa tidur.
DO: Pasien terlihat lesu di pagi hari dan tidur di siang hari
f. Pola Perspektif Kognitif
DS : Pasien mengatakan pandangan matanya kabur, indera
pendengaran perabaan pengecap dan penciuman normal.
DO: Pasien memegangi matanya karena pegal dan aktivitasnya
dibantu oleh keluarga
g. Pola Persepsi dan Konsep Diri
DS : Pasien mengatakan yakin bahwa ia bisa sembuh dari
penyakitnya.
DO: pasien kooperatif dengan tindakan yang dilakukan
h. Pola Sex dan Reproduksi
DS : Pasien mengatakan sudah berkeluarga dan memiliki 7 anak
DO: Pasien adalah seorang laki laki dan datang ke rumah sakit
bersama istrinya
i. Pola Koping dan Toleransi Stress
DS : Pasien mengatakan setiap ada masalah selalu bercerita dengan
keluarga
DO: Pasien dirawat di rumah sakit atas inisiatif dan dukungan
keluarga.
j. Pola Peran dan Hubungan
DS : Pasien mengatakan berhubungan baik dengan keluarga dan
saudaranya
DO: Pasmenjengukien ditunggui oleh keluarganya dan sesekali
saudaranya ada yang
k. Pola Nilai dan Keyakinan
DS : Pasien mengatakan beragama islam
DO: Pasien selalu berdoa untuk kesembuhannya

5. Pemeriksaan Fisik
a. Kesadaran Umum : cukup
b. Kesadaran : composmentis
c. Tanda Tanda Vital TD : 120/80 mmHg RR : 20 x/mnt
Suhu : 36,8 0c Nadi : 86 x/mnt
d. Pemeriksaan Kepala
Bentu kepala : mesochepal
Mata : simetris, mata merah, terasa gatal, pandangan kabur
Telinga : simetris bersih tidak ada serumen
Mulut dan gigi : lembab, ada caries gigi
e. Pemeriksaan Leher :
Tidak ada pembesaran kelenjar tiroid dan limfe
f. Pemeriksaan dada :
Paru : vesikuler dan simetris
Jantung : tidak ada kelainan
g. Pemeriksaan Abdomen :
Inspeksi : tidak ada kelainan, simetris
Palpasi : tidak ada pembesaran
Auskultasi : bising usus 16 x/menit (normal)
Perkusi : tidak ada suara tambahan
h. Pemeriksaan kulit
Warna kulit coklat, kulit gatal dan mengelupas
i. Ekstremitas
Ekstremitas atas : ada lesi, kemerahan, panas, bengkak, nyeri, luka
kotor, luka akibat ulkus DM, tangan terpasang infus.
Ekstremitas bawah:
Terdapat ulkus pedis dm di kaki kiri
6. Pemeriksaan Penunjang
Nama : Tn. A No RM : 00706618
Alamat : Bulakan Rt 01 Rw 07 Tanggal : 11-07-2018
Pemeriksaan Hasil Nilai Normal
Hemoglobin L 7.9 g/dL 13.2 – 17.2
Leukosit 10.1 3.8 – 10.6
Hematokrit L 27 % 40-52
Eritrosit L 3.8 4.4-5.9
Trombosit L54 150-440
Mch L21 pg 26-34
McHc L30 g/dL 32-36
McV L70 fL 80-100

Eosinofil H 11 % 1-3
Basofil 0% 0-1
Netrofil Segmen H 76 % 60-70
Limfosit L6% 25-40
Monosit 5% 2-5

7. Program Terapi
- infus RL 20 tpm : mengganti cairan
- injeksi ceftriaxone 2x1 : antibiotik
- injeksi ranitidine 2x1 : untuk mual muntah
- injeksi ketorolax 2x1 : anti nyeri
- hidrokortison 2x50 mg
B. ANALISA DATA
No Data Fokus Etiologi Problem
1. DS : Pasien mengatakan gatal Gangguan sensasi Kerusakan
di sekujur tubuhnya akibat diabetes integritas kulit
DO : Pasien tampak melitus (00046)
menggaruk lengan tangan
kanan dan bagian tubuh
lainnya, kulit kering dan ada
yang mengelupas. TTV :
TD : 120/80 mmHg
RR : 20 x/mnt
Suhu : 36,8 0c
Nadi : 86 x/mnt

2. DS : Pasien mengatakan Penurunan Hambatan


sudah tidak bisa berjalan Kekuatan otot Mobilitas Fisik
DO : Semua aktivitas pasien (00085)
dibantu oleh keluarganya.
TTV :
TD : 120/80 mmHg
RR : 20 x/mnt
Suhu : 36,8 0c
Nadi : 86 x/mnt
3. DS : Pasien mengatakan lecet Gangguan Resiko infeksi
di punggungnya Integritas Kulit (00004)
DO : Terdapat luka di bagian
punggung berwarana merah
tidak ada nanah dan kering.
TD : 120/80 mmHg
RR : 20 x/mnt
Suhu : 36,8 0c
Nadi : 86 x/mnt

C. DIAGNOSA KEPERAWATAN
1. Kerusakan integritas kulit berhubungan dengan Gangguan sensasi akibat
diabetes melitus
2. Hambatan Mobilitas Fisik berhubungan dengan penurunan kekuatan otot
3. Resiko infeksi berhubungan dengan gangguan integritas kulit
D. INTERVENSI
Diagnosa NOC NIC
Kerusakan Integritas jaringan : kulit dan Perawatan Tirah Baring
integritas kulit membran mukosa (1101) ( 0740)
berhubungan Setelah dilakukan tindakan - Hindari menggunakan
dengan keperawatan selama 3x24 jam kan linen kasur yang
Gangguan diharapkan gatal di sekujur teksturnya kasar.
sensasi akibat tubuhnya dan lecet di - Jaga kain linen kasur
diabetes punggungnya berkurang/hilang bersih, kering dan
melitus dengan kriteria hasil : bebas kerutan.
Indikator Awal Tujuan - Gunakan alat di tempat
Integritas kulit 2* 5* tidur yang melindungi
pasien.
Lesi pada 2 5 - Balikkan pasien sesuai
kulit dengan kondisi kulit.
Pengelupasan 2 5 - Balikkan pasien yang
kulit tidak dapat mobilisasi
Keterangan ; paling tidak setiap 2
1* : Sangat terganggu jam sekali sesuai
2* : Banyak terganggu jadwal yang spesifik.
3* : Cukup Terganggu Pengaturan posisi (0840)
4* : Sedikit terganggu - Jelaskan pada pasien
5* : Tidak terganggu bahwa badan pasien
Keterangan ; akan dibalik.
1 : Berat - Dorong latiham ROM
2 : Cukup Berat aktif dan pasif
3 : Sedang - Sokong leher pasien
4 : Ringan dengan tepat.
5 : Tidak Ada
Hambatan Setelah dilakukan tindakan Terapi latihan : mobilitas
Mobilitas keperawatan selama 3x24 jam sendi (0224)
Fisik diharapkan pasien dapat - Pakaikan baju yang
berhubungan melakukan aktivitas ringan tidak menghambat
dengan dengan kriteria hasil : pergerakan pasien
penurunan Indikator Awal Tujuan - Lindungi paien dari
kekuatan otot Gerakan otot 2 5 trauma delama latihan
- Bantu pasien
Gerakan sendi 2 5
mendapatkan
mendapatkan posisi
Keterangan ;
tubuh yang optimal
1 : Sangat terganggu
untuk pergerakan sendi
2 : Banyak terganggu
3 : Cukup Terganggu aktif maupun pasif
4 : Sedikit terganggu - Lakukan latihan ROM
5 : Tidak terganggu aktif atau ROM pasif
dengan bantuan,sesuai
indikasi

Resiko infeksi Setelah dilakukan tindakan - Monitor adanya


berhubungan keperawatan selama 3x24 jam luka
dengan diharapkan tidak terjadi infeksi - Ajarkan pasien
gangguan dengan kriteria hasil : dan keluarga
integritas kulit Indikator Awal Tujuan tentang mengatsi

Bebas dari 2 5 tanda dan gejala

tanda dan infeksi

gejala infeksi - Pertahankan

Menunjukan 2 5 teknik aseptif

kemampuan - Cuci tangan setiap

untuk sebelum dan

menceegah sesudah

timbulnya melakukan

infeksi tindakan
- Tingkatkan intake
cairan dan nutrisi
- Anjurkan pasien
untuk istirahat
- Kolaborasi medis
E. IMPLEMENTASI
Hari/Tanggal Dx Implementasi Catatan Perkembangan Paraf
Rabu,11/07/18 I,II, Mengkaji keadaan KU pasien
08.00 III umum pasien composmentis

08.10 I,II, Mengkaji keluhan DS : Pasien


pasien
III mengatakan gatal di
sekujur tubuhnya
DO: pasien terlihat
menggaruk-garuk
tubuhnya
08.15 I,II, Mengukur Tanda-tanda TD : 120/80 mmHg
III vital pasien RR : 20 x/mnt
Suhu : 36,8 0c
Nadi : 86 x/mnt
08.30 I,II, - injeksi ceftriaxone
Kolaborasi medis
III memberikan injeksi 1x1
- injeksi ranitidine 1x1
- injeksi ketorolax 1x1
- hidrokortison

10.00 I,II, Motivasi pasien untuk Pasien kooperatif


istirahat
III

Kamis,12/7/18 I,II, Mengkaji keluhan DS : Pasien


08.00 III pasien mengatakan masih
gatal di sekujur
tubuhnya
DO: pasien terlihat
menggaruk-garuk
tubuhnya, punggung
pasien terlihat lecet

08.15 I,II, Mengukur Tanda – TD : 130/80 mmHg


III tanda Vital RR : 21 x/mnt
Suhu : 36,5 0c
Nadi : 87 x/mnt

Anjurkan pasien untuk


09.00 II latian ROM aktif dan Pasien kooperatif
pasif

09.30 III Latih pasien dan Pasien kooperatif


keluarga cara cuci
tangan yang benar

Anjurkan pasien untuk


09.45 III Pasien kooperatif
meningkatkan intake
cairan

Kolaborasi medis
08.45 I,II, - injeksi ceftriaxone
III 1x1
- injeksi ranitidine 1x1
- injeksi ketorolax 1x1
- hidrokortison

Anjurkan pasien untuk


13.00 I,II, Pasien kooperatif
bersitirahat
III
F. EVALUASI
Hari Dx Catatan Perkembangan Paraf
/Tanggal
Kamis ,12 I S : Pasien mengatakan masih gatal disekujur tubuhnya
Juli 2018 O : Pasien terlihat menggaruk- garuk tubuhnya
TTV
TD : 130/80 mmHg Suhu : 36,5 0c
Nadi : 87 x/mnt RR : 21 x/mnt
A:
Indikator Awal Tujuan Akhir
Integritas kulit 2* 5* 4

Lesi pada kulit 2 5 3

Pengelupasan kulit 2 5 3

P : Lanjutkan intervensi
- Pengaturan posisi
- Latihan ROM aktif dan pasif
- Kolaborasi medis

II S : Pasien mengatakan belum bisa melakukan aktivitas


secara mandiri
O: Pasien terlihat dibantu oleh keluarganya apabila
melakukan aktivitas
TD : 130/80 mmHg RR : 21 x/mnt
Suhu : 36,5 0c Nadi : 87 x/mnt
A:
Indikator Awal Tujuan Akhir

Gerakan otot 2 5 3

Gerakan sendi 2 5 3

P: lanjutkan intervensi
- Latihan mobilitas sendi
- Latihan ROM aktif dan pasif
- Kolaborasi medis

III
S: Pasien mengatakan masih terdapat lecet di
pungguungnya
O: masih tampak luka di bagian punggung berwarana
merah tidak ada nanah dan kering.
TD : 130/80 mmHg RR : 21 x/mnt
Suhu : 36,5 0c Nadi : 87 x/mnt
A:
Indikator Awal Tujuan Akhir

Bebas dari tanda dan gejala 2 5 3


infeksi
Menunjukan kemampuan 2 5 4
untuk mencegah timbulnya
infeksi

P : Lanjutkan Intervensi
- Pertahankan teknik aseptif
- Kolaborasi medis