Você está na página 1de 10

PELUANG USAHA

BABY CARE AND SPA

Oleh Kelompok 1 :

Anastasius Renda (1608.14201.465)

Annesha Sasqia E P (1608.14201.466)

Candra Aprilia Kartika (1608.14201.476)

Erna Yasin (1608.14201.480)

Luchy Lospalos B (1608.14201.496)

Margareta Pati Kaka (1608.14201.495)

PROGAM S1 ILMU KEPERAWATAN

STIKES WIDYAGAMA HUSADA

MALANG

2018
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Rangsangan tumbuh kembang pada bayi diberikan seawal mungkin


setelah bayi lahir. Otak, otot, kemampuan sensorik, kemampuan bahasa, dan
kemampuan psikomotor akan berkembang pesat bila dilakukan sedini
mungkin/masa emas tumbuh kembang. Banyak cara untuk melatih
rangsangan tumbuh kembang bayi. Dalam hal ini dapat dilakukan dengan
baby gym and spa.
Baby Gym (senam bayi) merupakan bentuk permainan gerakan pada
bayi, yang bertujuan untuk merangsang pertumbuhan dan perkembangan,
serta kemampuan pergerakan bayi secara optimal. Selain itu, untuk
mengetahui jika terjadi perkembangan yang salah secara dini. Ini merupakan
tindakan antisipasi yang tepat untuk penanganan agar bayi tumbuh normal.
Baby gym atau senam bayi sehat adalah salah satu cara stimulasi yang
efektif. Ketika melatih senam bayi, dapat juga sekaligus dapat melakukan
pengamatan atau deteksi dini adanya indikasi-indikasi penyimpangan
perkembangan bayi, khususnya perkembangan motorik.
Secara umum, perkembangan motorik dibedakan menjadi dua, yakni
motorik kasar dan motorik halus. Motorik kasar adalah bagian dari aktivitas
motorik yang mencakup keterampilan otot-otot besar, misalnya merangkak
dan berjalan. Sementara motorik halus melibatkan gerak otot-otot kecil,
seperti mengambil benda kecil dengan ibu jari dan telunjuk. SPA atau Solus
Per Aqua, yang berarti perawatan secara tradisional menggunakan media air.
SPA adalah suatu upaya kesehatan tradisional dengan pendekatan holistik,
berupa perawatan menyeluruh menggunakan kombinasi keterampilan
hidroterapi, pijat, aromaterapi, dan di tambahkan pelayanan makanan,
minuman sehat serta olah aktivitas fisik.
Disamping itu therapy SPA (Solus per Aquos) merupakan salah satu
tekhnik untuk menstimulasi perkembangan motorik dan sensorik bagi bayi.
Di Malang, usaha jasa baby gym dan baby spa masih jarang ditemukan dan
belum berkembang secara baik. Sedangkan baby gym dan baby spa sendiri
mempunyai banyak manfaat bagi bayi maupun orang tua. Diperlukan tenaga
yang terampil dalam pelaksanaan usaha jasa baby gym dan baby spa.
Oleh karena itu peluang untuk mengembangkan usaha ini di Malang
sangatlah besar dan cukup menjanjikan untuk perkembangan selanjutnya.

B. Tujuan
Pendirian usaha jasa baby gym dan baby spa ini bertujuan untuk :
1. Mengembangkan usaha jasa di bidang kesehatan.
2. Berperan aktif dalam pembentukan lapangan kerja baru.
3. Melatih mental para anggota agar siap menghadapi dunia usaha.
4. Menciptakan suatu konsep baru tempat perawatan yang ditujukan bayi
dan anak dengan suasana, dengan fasilitas – fasilitas yang mendukung.

C. Visi
Mengaplikasikan keterampilan untuk mengembangkan usaha

D. Misi
1. Memberi pelayanan yang terbaik kepada konsumen.
2. Memperhatikan kualitas pelayanan yang diberikan.
3. Memberikan rangsangan untuk mengoptimalkan perkembangan sensorik
dan motorik anak.
4. Menciptakan berbagai inovasi-inovasi baru sesuai perkembangan dunia
usaha.
BAB II
RENCANA PEMASARAN

A. Ruang Lingkup Rencana Pemasaran


1. Jasa yang akan ditawarkan merupakan jasa baby gym dan baby spa.
2. Kegiatan usaha ini akan dilaksanakan setelah mahasiswa lulus dari
Pendidikan Kesehatan.
3. Kegiatan usaha ini akan dilaksanakan di daerah sekitar Malang.

B. Konsep AIDA+S
1. Attention
Dalam attention ini seorang pemasar haruslah mampu membuat
sebuah media informasi agar mengandung daya tarik bagi konsumen.
Membuat suatu pernyataan yang mengungkap perhatian orang, membuat
kata atau gambar yang powerful yang bisa menarik perhatian hingga
orang berhenti dan memperhatikan isi pesan berikutnya.
Dalam usaha untuk menerapkan attention yaitu dengan membuka
griya dimana konsep griya tersebut terlihat menarik seperti istana bayi
yang didalamnya tersedia berbagai jasa yang ditawarkan untuk membuat
bayi menjadi selayaknya seorang ratu / raja. Jasa yang ditawarkan antara
lain baby spa dan baby gym.
Memberi nama griya tersebut dengan nama yang unik, yaitu “MOM
AND ME” yang berarti ibu dan bayi akan mendapatkan beribu
kesenangan tanpa meninggalkan manfaat yang akan didapatkan. Dengan
nama tersebut diharapkan dapat menarik perhatian orang.
Logo yang akan digunakan adalah karikatur raja dan ratu bayi yang
memegang balon bertuliskan MM. Griya ini disimbolkan dengan huruf
“MM”, sehingga orang akan penasaran dengan kepanjangan dari symbol
tersebut dan ingin mengetahui lebih lanjut mengenai “MM” tersebut.

2. Interest
Interest adalah langkah setelah seorang pemasar mampu untuk
membuat sebuah media informasi tersebut agar dapat mengandung daya
tarik bagi konsumen, seorang pemasar haruslah memikirkan sebuah
media informasi agar dapat mengandung minat bagi calon pelanggan
atau konsumennya tersebut. Media informasi yang buruk melalaikan
dalam melakukan tahapan ini, ditahap inilah sebenarnya target atau
konsumen bersedia memberikan waktunya untuk membaca pesan dari
pemasar lebih detail. Bangun minat pembaca dengan memberikan janji
solusi atas masalah atau harapan mereka.
Cara yang baik adalah dengan menjelaskan dengan sejelasnya
manfaat tersebut untuk meningkatkan interest. (Assael,2002)
menjelaskan mengenai Interest yaitu munculnya minat beli konsumen
tertarik terhadap objek yang dikenalkan oleh suatu pemasar. Dari rasa
ketertarikan itu akan membuat orang yang melewati akan berkunjung.
Dalam MM ini tersedia berbagai macam paket yang dapat dipilih yaitu:
1) Happy MM
Paket Happy MM ini meliputi baby spa pada bayi berumur
2) Hot MM
Paket Extra Hore menyediakan jasa baby gym
3) Mom and me
Menyediakan jasa baby spa dan baby gym

Selama threatment berlangsung, akan difasilitasi dengan


dokumentasi berupa foto ataupun video yang dapat dibawa pulang sesuai
dengan kategori yang dipilih saat sesi pemotretan. Foto dan video
terserbut dapat dibawa pulang sebagai kenang-kenangan, dengan
demikian orang akan lebih tertarik untuk berkunjung ke griya tersebut.
Adapaun macam-macam tema kartun yang ditawarkan yaitu :
a. Kategori laki-laki :
- Spiderman.
- Batman.
- Power ranger.
- Spongebob.
- Upin-ipin.

b. Kategori perempuan :
- Cinderella.
- Jasmine.
- Snow white.
- Rapunzelle.
- Hello Kitty.
3. Desire
Selanjutnya langkah yang harus dilakukan oleh seorang pemasar ialah
memunculkan keinginan untuk mencoba atau memiliki, dimana dalam tahapan ini
pemasar haruslah jeli atau pintar membaca target atau konsumen dalam tahapan ini.
Langkah ini untuk membuktikan bahwa seorang pemasar mampu memberikan solusi
yang tepat dalam melakukan sebuah keputusan bagi konsumen.
Dalam tahap ini telah mempunyai motivasi untuk memiliki produk. Sampai
pada tahap ini, seorang pemasar telah berhasil menciptakan kebutuhan calon
pembeli. Sejumlah calon pembeli sudah mulai goyah dan emosinya mulai
tersentuh. Namun demikian timbul perlawanan dalam diri calon pembeli berupa
keraguan, benarkah produk atau jasa yang bersangkutan memberikan sesuatu
seperti yang dijanjikan iklannya. Setelah melihat produk-produk yang dijual
menarik minat, pelanggan akan membeli sesuai dengan keinginannya, terutama
dengan harga yang dipatok terjangkau.
4. Action
Dalam tahapan yang paling pusat ini seorang pemasar haruslah sudah
mengarah pada tindakan untuk membeli. Dalam tahapan action ini menjelaskan
langkah apa yang dilakukan oleh seorang pemasar dalam menginginkan untuk
pelanggan melakukan keputusan untuk membeli. Dalam MM ini, pelayanan dari
mulai konsumen datang, saat threatment berlangsung hingga pelayanan selesai
akan dilayani dengan pelayanan yang berkualitas, dengan harapan agar
konsumen merasa seperti raja yang diagungkan.
5. Satisfaction
Pelanggan akan menentukan apakah puas atau tidak dengan produk yang
dibeli, apabila puas akan kembali lagi. Pada tahap kepuasan atassatification
perusahaan harus dapat memastikan bahwa kualitas barang/jasa, dan ide yang
dibeli sesuai dengan harapan konsumen. Dalam hal ini perusahaan dapat
mengetahui pelayanan yang diberikan kepada konsumen apakah konsumen
merasa puas atau tidak, yaitu dengan cara memberikan pesan dan kesan untuk
meningkatkan pelayanan mutu yang akan diberikan selanjutnya.
Para konsumen diberikan kertas untuk menulis kesan dan pesan selama
menikmati pelayanan jasa di MM ini, kemudian kertas-kertas tersebut di tempel
disebuah tempat yang sudah disediakan. Dengan tujuan agar para pengunjung
yang lain mengetahui komentar orang yang telah berkunjung di tempat usaha ini.
Selain itu juga untuk menjadikan introspeksi dan pengembangan diri bagi pemberi
jasa.
C. Komponen Marketing Concept
Sasaran utama Marketing ialah kepuasan konsumen. Untuk
mencapai sasaran tersebut, ada tiga komponen yang penting yaitu
customerneeds and wants, organizationally integrated marketing strategy,
and Goal Achiement (Bygrave, 1994).
1. Customerneeds and wants
Untuk mencapai kepuasan konsumen maka produksi dan pengembangan
produk disesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan pelanggan,
sehingga pelanggan dapat puas dan kembali membeli produksi jasa.
2. Organizationally integrated marketing strategy
Dalam mencapai kepuasan maka perlu dilakukan strategi pemasaran
yang dapat menarik konsumen untuk datang kembali.
3. Goal Achiement
Dalam mencapai kepuasan pelanggan dibutuhkan sebuah tujuan atau
target dalam pemasaran jasa.

D. Strategi Pemasaran
Pemasaran yang akan dilakukan baik secara langsung maupun tidak langsung.
1. Face to face
Pada awal tahap promosi yang kami lakukan hanya mengandalkan
promosi dari mulut ke mulut ( face to face). Disini kami memanfaatkan
kemampuan untuk berinteraksi dengan orang lain agar mau berkunjung
ketempat kami. Selain itu kami juga akan meminta bantuan teman –
teman untuk menyebarkan tentang usaha yang kami jalankan.
2. Online.
Dimana media online yang dilakukan baik melalui twitter, facebook,
Instagram,Path ,dan lain-lain digunakan sebagai media promosi MM ini,
selain itu pelanggan dapat bertanya-tanya seputar baby spa dan baby
gym yang kami tawarkan.
3. Membuka Griya
Griya yang akan dibuka disekitar daerah Paciran Kabupaten Lamongan
akan melayani langsung konsumen yang berkunjung ke griya dimana
pada pelayanan ini mengutamakan keramahan, ketrampilan, dan
kenyamanan dalam melayani pelanggan agar mereka puas dengan
pelayanan yang dilakukan.
4. Brosure
Dengan mempublikasikan melalui brosure yang menampilkan gambar-
gambar serta manfaat dari baby spa and baby gym akan membuat
masyarakat tertarik untuk berkunjung dan mencoba.
5. Iklan di media cetak
Dengan menggunakan media cetak seperti Koran diharapkan masyarakat
lebih mengetahui keberadaan MM dan tertarik untuk mengunjunginya.
6. Radio daerah Paciran
Dengan menggunakan radio daerah Paciran diharapkan masyarakat
sekitar Paciran mengetahui keberadaan MM dan tertarik untuk
mengunjunginya.
E. Marketing Mix (Bauran Pasar)
1. Product (produk)
Jasa yang ditawarkan adalah baby spa and baby gym yang bermanfaat
bagi kesehatan dan perkembangan baby.
2. Price (harga)
Harga dari jasa yang ditawarkan sangat terjangkau yaitu :
Hot MM : Rp 40.000,00
Happy MM : Rp 75.000,00
Mom and Me : Rp 100.000,00
3. Place (tempat)
Pelayanan MM ini akan dilakukan di bangunan milik orang tua saya yang
terletak di daerah Paciran Lamongan. Pelayanan dibuka setiap hari pada
pukul 09.00 – 17.00 WIB.
4. Promotion (promosi)
Dalam melakukan promosi palayanan jasa ini dengan menyebarkan
brosur, iklan melalui media cetak, dan radio. Selain itu pemasangan
banner di depan Griya MM dan melalui media sosial seperti twitter
,Instagram,Path dan facebook.

F. Pengembangan Produk
Apabila dari jasa yang ditawarkan mendapat respon positif dari masyarakat
maka akan diciptakan inovasi-inovasi lain seperti jasa baby mask
menggunakan masker alami yang terbuat dari buah-buahan, coklat ataupun
susu yang mempunyai banyak manfaat bagi kulit bayi.
G. Market Inteligent
1. Membentuk staf penjualan untuk menemukan dan melaporkan
perkembangan baru di pasar.
2. Menjadi konsumen di pelayanan jasa yang sejenis agar dapat
membandingkan dengan produk jasa kita.
3. Mencari informasi pada pelayanan jasa sejenis mengenai inovasi yang
dilakukan sehingga kita dapat mengembangkannya pada usaha jasa kita
dengan cara yang berbeda dan lebih baik.
4. Mencari informasi akan minat pasar seperti hal yang diharapkan
masyarakat mengenai usaha jasa untuk bayi yang kita tawarkan.

H. ANALISA SWOT
1. STRENGTH (Kekuatan)
a. Pelayanan mudah dilakukan
b. Usaha jasa yang sejenis masih belum banyak berkembang di daerah
Lamongan
c. Harga sesuai dengan pelayanan dan fasilitas yang diberikan
d. Pelayanan jasa yang diberikan mempunyai banyak manfaat bagi
kesehatan dan perkembangan bayi
2. WEAKNESS (Kelemahan)
a. Harga belum dapat dijangkau oleh semua lapisan masyarakat
b. Fasilitas masih dalam tahap berkembang
c. Masyarakat belum familiar dengan adanya baby spa and baby gym
3. OPPORTUNITY (Peluang)
a. Saingan usaha jasa ini masih sedikit di Lamongan
b. Baby spa dan baby gym ini sedang menjadi isu terkini yang menarik
c. Masyarakat disekitar tempat usaha termasuk dalam
golongan masyarakat dengan ekonomi menengah keatas.
4. TREATMENT (Ancaman)
I. Tingkat kepuasan pelanggan yang berbeda-beda
J. Munculnya usaha jasa yang sama dan sejenis
K. Belum banyak peminat baby spa and baby gym.