Você está na página 1de 14

ANGGARAN DASAR

HIMPUNAN MAHASISWA PENDIDIKAN TEKNOLOGI INFORMASI


KOMUNIKASI (HIMADIKTIKOM)
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNOLOGI INFORMASI
STKIP GARUT

MUKADDIMAH

BAB I
NAMA, WAKTU, TEMPAT DAN KEDUDUKAN

Pasal 1
Nama

1. Organisasi ini adalah merupakan Lembaga Kemahasiswaan.


2. Himpunan ini diberi Nama Himpunan Mahasiswa Pendidikan Teknologi Informasi dan
Komunikasi STKIP Garut, yang disingkat HIMADIKTIKOM.

Pasal 2
Waktu

Organisasi ini didirikan pada tanggal 31 Desember 2013 dengan nama Nama
Himpunan Mahasiswa Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi STKIP Garut atau
disingkat dengan HIMADIKTIKOM.

Pasal 3
Tempat

Lembaga ini bertempat di Gedung G lantai 2 Kampus STKIP Garut, Sukagalih,


Tarogong Kidul, Garut.

Pasal 4
Kedudukan

Lembaga ini berkedudukan ditingkat program studi yang merupakan kelengkapan non
Struktural Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi.

BAB II
AZAS, TUJUAN DAN SIFAT

Pasal 5
Azas

Lembaga ini berdasarkan Azas Pancasila

Pasal 6
Tujuan

Tujuan lembaga ini adalah terbinanya mahasiswa yang akademis, religius, berkualitas
dan bertanggung jawab terhadap Bangsa dan Negara.
Pasal 7
Sifat

Lembaga ini bersifat Independen dalam melaksanakan tugas, fungsi, wewenang dan
tanggung jawab.

BAB III
TUGAS, FUNGSI, WEWENANG DAN TANGGUNG JAWAB

Pasal 8
Dewan Pendamping Organisasi

1. Dewan Pendamping Organisasi mempunyai tugas :


a. Mendampingi pengurus HIMADIKTIKOM dalam merumuskan program kerja dan
pelaksanaannya.
b. Memberikan saran dan masukan kepada pengurus HIMADIKTIKOM dalam pengembangan
lembaga.
2. Dewan Pendamping Organisasi mempunyai fungsi :
a. Mengevaluasi program kerja HIMADIKTIKOM
b. Mengawasi AD/ART dan aturan kelembagaan lainnya.
c. Mendengarkan pertanggung jawaban hasil kerja pengurus HIMADIKTIKOM setiap
semester.
d. Mendengarkan pertanggung jawaban hasil kerja pengurus HIMADIKTIKOM pada akhir
kepengurusan.
3. Dewan Pendamping Organisasi mempunyai wewenang memberi teguran tentang
kepengurusan HIMADIKTIKOM apabila melakukan pelanggaran terhadap AD/ART,
JUKLAK, REKOMENDASI, GBHO, PROGRAM KERJA dan kebijakan lembaga serta
aturan Organisasi lainnya.
4. Pendamping HIMADIKTIKOM mempunyai tanggung jawab :
a. Menyampaikan hasil pendampingannya selama kepengurusan.
b. Mendampingi pengurus dalam melaporkan pertanggung jawaban di hadapan Forum yang
berwenang untuk itu.

Pasal 9
Pengurus HIMADIKTIKOM

1. HIMADIKTIKOM mempunyai tugas:


a. Sebagai mandataris Mahasiswa Pendidikan Teknologi Informasi.
b. Menjabarkan dan melaksanakan GBHO dalam bentuk program kerja, dan amanah MUBES
HIMADIKTIKOM lainnya.
2. HIMADIKTIKOM mempunyai fungsi:
a. Menjalankan serta membuat kebijakan organisasi yang berkenaan dengan GBHO atas
persetujuan penasehat dan pendamping
b. Memberikan saran dan usulan kepada pimpinan program studi, pimpinan STKIP Garut, dan
pihak lain sepanjang tidak bertentangan dengan AD/ART.
3. HIMADIKTIKOM berwenang membuat keputusan dan kebijakan organisasi yang
berhubungan dengan GBHO dan amanah MUBES lainnya.
4. HIMADIKTIKOM bertanggungjawab kepada mahasiswa pendidikan Teknologi Informasi,
dengan menyampaikan laporan tertulis dihadapan forum yang berwenang untuk itu.
BAB IV
KEPENGURUSAN

Pasal 10
Dewan Pendamping Organisasi adalah BEM, DPM STKIP Garut, staf pengajar,
alumni dan mahasiswa pendidikan Teknologi Informasi yang dianggap kapabel dalam
kelembagaan yang kemudian di SK-kan.

Pasal 11
HIMADIKTIKOM

1. Pengurus HIMADIKTIKOM adalah Mahasiswa Pendidikan Teknologi Informasi yang


mengikuti seluruh rangkaian MUBES, atau forum yang berwenang untuk itu.
2. Pengurus HIMADIKTIKOM terdiri dari ketua umum, sekretaris umum, bendahara umum,
ketua Departemen, sekretaris Departemen dan Divisi-divisinya.
3. Masa kepengurusan HIMADIKTIKOM selama 1 tahun periode kepengurusan.

BAB V
KEANGGOTAAN

Pasal 12
Keanggotaan lembaga ini terdiri dari anggota biasa dan anggota istimewa

BAB VI
STRUKTUR ORGANISASI

Pasal 13

Struktur organisasi ini meliputi :


a. Pelindung
b. Penanggung jawab
c. Penasehat
d. Dewan Pendamping Organisasi
e. Pengurus HIMADIKTIKOM

BAB VII
SANKSI

Pasal 14

Sanksi Kepengurusan HIMADIKTIKOM berupa :


1. Teguran
2. Pencabutan Hak Kepengurusan

BAB VIII
LEMBAGA KEKARYAAN/KHUSUS

Pasal 15

Untuk membantu pimpinan dalam melaksanakan amanah kekuasaan dalam fungsi


mewadahi peningkatan keahlian dan profesional kader dalam konteks keorganisasian yang
bersifat khusus maka pimpinan dapat membentuk lembaga kekaryaan.
BAB IX
MUSYAWARAH DAN RAPAT

Pasal 16
Musyawarah

Musyawarah dalam HIMADIKTIKOM terdiri dari :


a. Musyawarah Besar HIMADIKTIKOM (MUBES)
b. Musyawarah Luar Biasa (MUSLUB)

Pasal 17
Rapat

Rapat dalam HIMADIKTIKOM terdiri dari :


a. Rapat Kerja
b. Rapat Pleno
c. Rapat Luar Biasa
d. Rapat Pimpinan
e. Rapat Bidang
f. Rapat Pengurus
g. Rapat Panitia

BAB X
PERUBAHAN ANGGARAN DASAR

Pasal 18

1. Perubahan anggaran dasar/anggaran rumah tangga (AD/ART) organisasi, hanya dapat


dilakukan dalam forum tertinggi yang berwenang untuk itu
2. Hal-hal yang dianggap mendesak, akan diatur pada aturan yang lain

BAB XI
PERUBAHAN ORGANISASI

Pasal 19

Perubahaan organisasi hanya dapat dilakukan melalui forum yang berwenang untuk
itu.

BAB XII
ATURAN TAMBAHAN

Pasal 20

Hal-hal yang belum diatur dalam anggaran dasar (AD), akan diatur dan dijabarkan
pada anggaran rumah tangga (ART) organisasi dan penjelasannya
BAB XIII
PENUTUP

Pasal 21

Anggaran dasar ini berlaku setelah disahkan dalam Musyawarah Besar (MUBES)
HIMADIKTIKOM.

. DRAF ANGGARAN RUMAH TANGGA


HIMPUNAN MAHASISWA PENDIDIKAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN
KOMUNIKASI (HIMADIKTIKOM)
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNOLOGI INFORMASI
STKIP GARUT

BAB I
KEANGGOTAAN

Pasal 1
1. Anggota biasa adalah Mahasiswa Pendidikan Teknologi Informasi yang telah memenuhi
syarat dan ketentuan yang berlaku.
2. Anggota Istimewa adalah Pengurus HIMADIKTIKOM.

BAB II
STRUKTUR ORGANISASI

Pasal 2
Pelindung
1. Pelindung adalah Ketua STKIP Garut
2. Tugas dan fungsi Pelindung adalah memberikan saran, dukungan baik moril maupun materil.

Pasal 3
Penanggung Jawab

1. Penanggung Jawab adalah Pembantu Ketua Bidang Kemahasiswaan, dan Ketua Program
Studi Pendidikan Teknologi Informasi STKIP Garut.
2. Tugas dan Fungsi Penanggung Jawab adalah memberikan saran, bimbingan, dan dukungan
baik moril maupun materil.

Pasal 4
Penasehat

1. Penasehat adalah Pendiri HIMADIKTIKOM STKIP Garut.


2. Tugas dan Fungsi Penasehat adalah memberikan saran, bimbingan, dan dukungan baik moril
maupun materil.

Pasal 5
Dewan Pendamping Organisasi
1. Pendamping adalah BEM, DPM STKIP Garut, staf pengajar, alumni dan mahasiswa
Pendidikan Teknologi Informasi yang dianggap kapabel dalam kelembagaan yang kemudian
di SK-kan.
2. Tugas dan fungsi pendamping, yaitu:
 Memberikan saran dan mendampingi pengurus dalam menjalankan organisasi dan program
kerja.
 Memberikan contoh teladan kepada pengurus dalam menjalankan roda organisasi.
Pasal 6
Pengurus

Pengurus adalah mahasiswa Pendidikan Teknologi Informasi yang dipilih pada saat
Musyawarah Besar HIMADIKTIKOM dan berdasarkan Hak Preoregatif Ketua Umum
Terpilih.

BAB III
KEPENGURUSAN

Pasal 7
Ketentuan Pengurus

Dewan Pendamping Organisasi HIMADIKTIKOM STKIP Garut :


a. Mengikuti MONITOR dan LKM.
b. Mengikuti serangkaian Musyawarah Besar.
c. Menjabat kepengurusan satu periode.
Pengurus HIMADIKTIKOM :
a. Mengikuti MONITOR dan LKM
b. Mengikuti serangkaian Musyawarah Besar

BAB IV
PENGURUS

Pasal 8

Dewan Pendamping Organisasi beranggotakan 10 orang.

Pasal 9

Komposisi Pengurus HIMADIKTIKOM FE UNM

Pengurus HIMADIKTIKOM STKIP Garut sekurang-kurangnya 25 orang dan sebanyak-


sebanyaknya 40 orang yang terdiri dari :
a. 1 orang Ketua umum dan 1 Orang Wakil Ketua umum
b. 1 orang sekretaris umum
c. 1 orang Bendahara Umum
d. 8 orang Ketua Departemen yakni :
- Departemen Keagamaan
- Departemen Pengembangan Bakat dan Minat
- Departemen Pengembangan Aparatur Organisasi
- Departemen Kesekretariatan
- Departemen Advokasi , Informasi dan Komunikasi
- Departemen Kewirausahaan
- Departemen Pengembangan Nalar Intelektual
- Departemen Penelitian, Pengembangan dan Pengabdian Pada Masyarakat
e. 8 orang sekretaris bidang
f. Minimal 5 orang dan maksimal 10 orang dalam tiap Divisi

BAB V
MEKANISME PEKERJAAN PENGURUS

Pasal 10

Himpunan Mahasiswa Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi


( HIMADIKTIKOM)

Ketua Umum
A. Kedudukan
1. Berkedudukan sebagai mandataris Mahasiswa Pendidikan Teknologi Informasi STKIP
Garut.
2. Bilamana Ketua Umum berhalangan tidak tetap, maka Pelaksana tugas harian Ketua Umum
adalah Wakil Ketua Umum atau Ketua Departemen yang dimandatir.
3. Bilamana Ketua Umum berhalangan tetap, maka Dewan Pendamping Organisasi
mengadakan pemilihan melalui forum yang berwenang untuk itu, untuk memilih Mandataris
yang baru.
B. Fungsi dan Tanggung Jawab
1. Berfungsi sebagai Perencana, mengkoordinir, dan Penggerak kegiatan harian lembaga.
2. Bertanggung jawab atas seluruh kegiatan lembaga.
C. Hak dan Wewenang
1. Memiliki hak bertanya, berpendapat, menjawab, menyangga Pengurus, pimpinan Program
Studi, Pimpinan BEM, Dan Pimpinan STKIP Garut .
2. Berhak mengadakan Pembelaan di depan forum organisasi.
3. Berhak memakai nama organisasi, baik dalam maupun di luar STKIP Garut sesuai dengan
AD/ART.
4. Berhak mengadakan kerja sama dengan organisasi lain, terkecuali Partai Politik, baik di
dalam maupun di luar kampus dengan Persetujuan Pengurus dan pimpinan STKIP Garut jika
dianggap Pendidikan Teknologi Informasi itu perlu.
5. Berwenang meminta Pertanggung jawaban kepada para ketua Departemen.

D. Tugas dan Wewenang


1. Bertugas sebagai Penanggung Jawab seluruh kegiatan harian lembaga
2. Berkewajiban ,melaksanakan amanah sesuai dengan AD/ART, dan amanah lembaga lainnya.

Sekretaris Umum
A. Kedudukan
1. Berkedudukan sebagai Pelaksana harian lembaga di bidang administrasi dan kesekretariatan.
2. Bilamana sekretaris umum berhalangan tidak tetap, maka Pelaksana tugas sekretaris umum
adalah sekretaris bidang yang dimandatir.
3. Bilamana sekretaris umum berhalangan tetap, maka Pengurus memilih Pelaksana tugas
sekretaris umum sesuai dengan forum yang berwenang untuk itu.

B. Fungsi dan tanggung jawab


1. Berfungsi sebagai Pelaksana kegiatan di bidang administrasi dan kesekretariatan.
2. Bertanggung jawab atas seluruh Pelaksanaan kegiatan lembaga di bidang administrasi dan
kesekretariatan.

C. Hak dan Wewenang


1. Berhak bertanya, berpendapat, menjawab, dan menyangga hal-hal yang berhubungan dengan
administrasi dan kesekretariatan.
2. Berhak memalukan Pembelaan di depan forum lembaga.
3. Berwewenang untuk merencanakan, mengelaolah, dan mengembangkan kegiatan lembaga
sesuai dengan bidang administrasi dan kesekretaritan.

D. Tugas dan Tanggung Jawab


1. Bertugas untuk melaksanakan dan mengkoordinir kegiatan administrasi dan kesekretaritan
yang bersifat umum.
2. Berkewajiban menjaga rahasia administrasi dan kesekretariatan lembaga dan
mempertanggung jawabkannya kepada ketua umum.

Bendahara Umum
A. Kedudukan
1. Berkedudukan sebagai Pelaksana harian lembaga di bidang keuangan.
2. Bilamana bendahara umum berhalangan tidak tetap, maka Pelaksana tugas bendahara umum
adalah anggota yang dimandatir.
3. Bilamana bendahara umum berhalangan tetap, maka Pengurus memilih Pelaksana tugas
bendahara umum melalui forum yang berwenang untuk itu.

B. Fungsi dan tanggung Jawab


1. Berfungsi sebagai Pelaksana dan pengelola keuangan Himadiktikom
2. Bertanggung jawab atas Ekonomi keuangan lembaga.

C. Hak dan Wewenang


1. Berhak bertanya, berpendapat, menjawab, dan menyangga hal-hal yang berhubungan dengan
keuangan lembaga.
2. Berhak mengadakan Pembelaan didepan forum lembaga
3. Berwenang untuk merencanakan mengelolah, dan mengembangkan kegiatan lembaga dalah
hal keuangan lembaga.

D. Tugas dan Tanggung Jawab


1. Bertugas melaksanakan dan mengkoordinir keuangan lembaga.
2. Kewajiban menjaga kerahasiaan keuangan lembaga dan memPertanggung jawabannya
kepada ketua umum.

Ketua Departemen
A. Kedudukan
1. Berkedudukan sebagai Pelaksana harian lembaga sesuai dengan bidang masing-masing.
2. Bilamana ketua umum berhalangan tidak tetap, maka Pelaksana tugas harian ketua bidang
adalah anggota yang di mendatari.
3. Bilamana ketua bidang berhalangan tetap, maka Pengurus memilih Pelaksana tugas harian
ketua bidang sesuai dengan bidangnya melalui organisasi yang berwenang untuk itu.

B. Fungsi dan Tanggung Jawab


1. Berfungsi sebagai Pelaksana kegiatan harian sesuai dengan bidangnya masing---masing
2. Bertanggung jawab terhadap Pelaksanaan kegiatan harian lembaga sesuai dengan bidangnya
masing-masing.

C. Hak dan Wewenang


1. Memiliki hak untuk bertanya, berpendapat, menjawab, dan menyangga hal-hal yang
berhubungan dengan bidang masing-masing
2. Berhak mengadakan Pembelaan didepan forum yang berwenang
3. Berhak menggantikan ketua umum, jika berhalangan tetap dan diamandatir.
4. Berwenang untuk merencanakan, mengelolah, mengembangkan kegiatan lembaga sesuai
bidangnya masing-masing.

D. Tugas Dan Kewajiban


1. Bertugas melaksanakan, menyelesaikan mengkoordinir, kegiatan lembaga sesuai dengan
bidang masing-masing
2. Berkewajiban mempertanggung jawabkan kegiatan lembaga sesuai dengan bidang masing-
masing

Sekretaris Departemen
A. Kedudukan
1. Sebagai Pelaksana kegiatan di bidang administrasi dan kesekretariatan sesuai dengan bidang
masing-masing.
2. Bilamana sekertaris bidang berhalangan tidak tetap, maka Pelaksana tugas harian adalah
anggota bidang yang dimandatir
3. Bilamana sekertaris bidang berhalangan tetap, maka Pengurus memilih Pelaksana tugas
harian melalui forum lembaga yang berwenang untuk itu.

B. Fungsi dan Tanggung Jawab


1. Berfungsi sebagai Pelaksana kegiatan administrasi dan kesekretariatan bidang masing-
masing.
2. Bertanggung jawab atas Pelaksanaan kegiatan administrasi dan keskertariatan bidang
masing-masing.

C. Hak dan Wewenang


1. Memiliki hak untuk bertanya, berpendapat, menjawab, dan menyangga hal-hal yang
berhubungan dengan bidang masing-masing
2. Berhak mengadakan Pembelaan didepan forum yang berwenang
3. Berhak menggantikan ketua umum, jika berhalangan tetap dan diamandatir.
4. Berwenang untuk merencanakan, mengelolah,
5. Mengembangkan kegiatan lembaga sesuai bidangnya masing-masing.

D. Tugas Dan Kewajiban


1. Berfungsi sebagai Pelaksana kegiatan di bidang administrasi dan kesekretariatan
2. Bertanggung jawab atas seluruh Pelaksanaan administrasi dan kesekretariatan dibidangnya
masing-masing.
3. Memiliki hak bertanya, berpendapat , menjawab, menjaga hal-hal yan berhubungan dengan
administrasi dan kesekretariatan
4. Berhak mengadakan Pembelaan di depan forum lembaga
5. Berwenang merencanakan , mengelola, dan mengembangkan kegiatan lembaga sesuai
dengan bidang administrasi dan kesekretariatan

Divisi-Divisi
A. Kedudukan
Berkedudukan sebagai Pelaksana teknis kegiatan lembaga sesuai bidang-masing-masing.
B. Fungsi dan Tanggung Jawab
1. Berfungsi sebagai Pelaksana harian lembaga sesuai bidang masing-masing.
2. Bertanggung jawab terhadap pelaksanaan kegiatan lembaga sesuai bidang masing-masing.

C. Hak dan Wewenang


1. Memiliki hak untuk bertanya, berpendapat, menjawab, dan menyangga hal-hal yang
berhubungan dengan bidang masing-masing
2. Berhak mengadakan Pembelaan didepan forum yang berwenang
3. Berwenang untuk merencanakan, mengelolah, mengembangkan kegiatan lembaga sesuai
bidangnya masing-masing.

D. Tugas Dan Kewajiban


1. Bertugas melaksanakan menyelesaikan kegiatan lembaga sesuai dengan bidang masing-
masing
2. Berkewajiban mempertanggung jawabkan kegiatan lembaga sesuai bidang masing-masing.

Pasal 11
Hak dan Kewajiban Pengurus

1. Setiap Pengurus mempunyai hak bicara dan hak suara.


2. Setiap Pengurus harus mematuhi dan melaksanakan aturan lembaga.
3. Aktif selama dalam kepengurusan.
4. Menjaga nama baik lembaga.
5. Mengutamakan kepentingan lembaga dibandingkan kepentingan pribadi.
6. Menjaga keharmonisan antar sesama Pengurus.
7. Mempertanggung jawabkan segala aktifitas kelembagaan.
8. Ikut serta dalam menyukseskan program kerja.

Pasal 12
Kehilangan Hak Pengurus

Pengurus HIMADIKTIKOM dapat kehilangan Hak Kepengurusan, apabila :


1. Meninggal dunia
2. Menyelesaikan studi
3. Mengundurkan diri atas diri sendiri secara tertulis
4. Skorsing
5. Cuti akademik
6. Melakukan pelanggaran atau pencemaran nama baik lembaga.

BAB VI
SANKSI DAN TEGURAN

Pasal 13
Sanksi dan Teguran
Dewan Pendamping Organisasi HIMADIKTIKOM:
1. Apabila anggota Dewan Pendamping Organisasi melalaikan tugas dan kewajibannya, maka
perigatan dapat diberikan melalui oleh Ketua Umum sebanyak dua kali secara tertulis
2. Apabila peringatan yang diberikan tidak diindahkan, maka tuntutan pencabutan hak
keanggotaan dilakukan oleh forum yang berwenang.

Himpunan Mahasiswa Pedidikan Ekonomi ( HIMADIKTIKOM)


1. Apabila Pengurus HIMADIKTIKOM melalaikan tugas dan kewajibannya, maka diberi
peringatan oleh Ketua Umum sebanyak tiga kali secara tertulis.
2. Apabila Ketua Umum melakukan pelanggaran maka diberi peringatan oleh Dewan
Pendamping Organisasi di depan forum lembaga yang berwenang untuk itu.
3. Apabila peringatan yang diberikan tidak diindahkan, maka tuntutan pencabutan hak
kepengurusan dilakukan oleh forum yang berwenang untuk itu.
4. Apabila Ketua Umum melakukan pencemaran nama baik lembaga, maka akan dikeluarkan
dari kepengurusan secara tidak hormat.

Pasal 14
Teguran

Teguran dapat berupa teguran lunak dan teguran keras


 Teguran lunak diberikan kepada Pengurus apabila:
 1 kali tidak mengikuti program kerja tanpa Pemberitahuan
 2 kali tidak mengikuti rapat Pengurus tanpa Pemberitahuan
 3 kali tidak mengikuti rapat panitia dan satu Pemberitahuan
 Teguran keras diberikan kepada Pengurus apabila:
 Telah mendapat teguran lunak sebanyak 3 kali
 1 kali tidak mengikuti rapat Pleno atau rapat luas biasa tanpa ada Pemberitahuan
sebelumnya.

BAB VII
PERGANTIAN ANTAR WAKTU

Pasal 15
1. Pengurus HIMADIKTIKOM yang telah dicabut hak kepengurusannya dapat digantikan oleh
orang yang dianggap mampu, pada forum yang berwewenang.
2. Pergantian Pengurus HIMADIKTIKOM yang telah cabut hak kepengurusannya merupakan
hak Preoregatif Ketua Umum dan SK-kan kembali.

BAB VIII
FORUM ORGANISASI

Pasal 16
Forum organisasi terdiri dari :
1. Musyawarah Besar (MUBES)
2. Musyawarah Luar Biasa
3. Sidang Istimewa
4. Rapat Pleno
5. Rapat Pengurus
6. Rapat Pengurus Inti
7. Rapat Kerja
8. Rapat Konsultasi
9. Rapat Harian

Pasal 17
Musyawarah Besar HIMADIKTIKOM (MUBES)

1. Musyawarah Besar adalah forum tertinggi Lembaga


2. Musyawarah Besar dilaksanakan oleh pengurus HIMADIKTIKOM pada akhir masa
kepengurusan
3. Musyawarah Besar dianggap sah apabila dihadiri oleh Dewan Pendamping Organisasi
dan sekurang-kurangnya 2/3 Pengurus HIMADIKTIKOM.
4. Musyawarah Besar ditunda 2 x 15 menit, dan sesudah itu Musyawarah Besar dapat
dilaksanakan
5. Mekanisme Musyawarah Besar akan diatur oleh Dewan Pendamping Organisasi dalam
ketentuan lain.

Pasal 18
Musyawarah Luar Biasa

1. Musyawarah Luar Biasa dilaksanakan apabila diperlukan PERUBAHAN hasil-hasil


Musyawarah Besar.
2. Musyawarah Luar Biasa dilaksanakan atas usulan atau Persetujuan Anggota Dewan
Pendamping Organisasi dan Pengurus HIMADIKTIKOM.
3. Musyawarah Luar Biasa dinyatakan sah apabila dihadiri Anggota Dewan Pendamping
Organisasi dan Pengurus HIMADIKTIKOM dengan mengundang seluruh mahasiswa
Pedidikan Teknologi Informasi.

Pasal 19
Sidang Istimewa

1. Sidang Istimewa adalah sidang yang dilaksanakan oleh Pengurus HIMADIKTIKOM apabila
terjadi hal-hal yang dianggap mencemarkan nama baik lembaga dan atau mengganggu
mekanisme kerja lembaga.
2. Rapat Pleno dilaksanakan oleh Pengurus HIMADIKTIKOM.
3. Sidang Istimewa dinyatakan sah apabila dihadiri oleh anggota Dewan Pendamping
Organisasi dan sekurang-kurangnya 2/3 Pengurus HIMADIKTIKOM.
4. Jika forum tidak kuorum, maka sidang di skorsing selama 2 x 30 menit, dan selanjutnya
sidang dinyatakan sah.
5. Sidang istimewa berhak memutuskan segala sesuatu yang berhubungan dengan kepentingan
lembaga.

Pasal 20
Rapat Pleno

1. Rapat Pleno dilaksanakan oleh Pengurus HIMADIKTIKOM setiap semester.


2. Rapat Pleno dilaksanakan untuk mendengarkan laporan kegiatan
Pengurus HIMADIKTIKOM, dan amanah lembaga lainnya, untuk satu semester.
3. Sidang Pleno tersebut harus dihadiri oleh sekurang-kurangnya 2/3
Pengurus HIMADIKTIKOM.
4. Jika poin ke tiga (3) tidak terpenuhi maka sidang di skorsing selama 2 x 15 menit dan
selanjutnya sidang dinyatakan sah.
5. Sidang Pleno tersebut harus dihadiri oleh Mahasiswa Pendidikan Teknologi Informasi.

Pasal 21
Rapat Pengurus

Rapat Pengurus adalah rapat yang dilaksanakan oleh Pengurus untuk kepentingan
Lembaga demi kelancaran mekanisme kerja, Pelaksanaan program, dan kegiatan-kegiatan
lembaga lainnya, yang ditentukan oleh rapat internal Pengurus.
Pasal 22
Rapat Pengurus Inti

Rapat Pengurus inti adalah rapat yang dilaksanakan dan dihadiri oleh Ketua Umum, Wakil
Ketua Umum, Sekretaris Umum, Bendahara Umum, Ketua Departemen dan Ketua Divisi.
Untuk membicarakan hal-hal yang bersifat urgen untuk kepentingan lembaga, demi
kelancaran mekanisme lembaga.

Pasal 23
Rapat Kerja

Rapat Kerja adalah rapat yang dilaksanakan oleh Pengurus HIMADIKTIKOM sesuai dengan
amanah Musyawarah Besar, untuk menentukan dan merencanakan Program Kerja, yang
dihadiri oleh Mahasiswa Pendidikan Teknologi Informasi.

Pasal 24
Rapat Konsultasi

Rapat Konsultasi adalah rapat yang dilaksanakan oleh Dewan Pendamping Organisasi
dan HIMADIKTIKOM, untuk membahas hal-hal kelembagaan yang sifatnya strategis, atas
usulan Dewan Pendamping Organisasi maupun Pengurus HIMADIKTIKOM.

Pasal 25
Rapat Harian

Rapat Harian adalah rapat yang dilaksanakan oleh Pengurus HIMADIKTIKOM untuk
membahas hal-hal yang sifatnya mendesak.

BAB IX
KEKAYAAN LEMBAGA

Pasal 26
Kekayaan Lembaga

Kekayaan Lembaga adalah seluruh aktiva dan potensi yang dimiliki oleh lembaga,
yaitu terdiri dari barang inventaris dan kas (dana).
Pasal 27
Sumber-sumber Kekayaan
Sumber-sumber kekayaan antara lain:
1. Iuran Pengurus.
2. Sponsor/donatur yang sifatnya tidak mengikat
3. Usaha-usaha yang dianggap halal.
4. Dana rutin dari pimpinan.

BAB X
KELENGKAPAN ORGANISASI

Pasal 28
Atribut

Atribut adalah segala sesuatu yang menjadi simbolitas pada HIMADIKTIKOM STKIP
Garut seperti logo, bendera, Pakaian Dinas Harian, dan yang lainnya.
Pasal 29
Atribut Organisasi
Atribut organisasi terdiri dari:
1. Logo
2. Stempel
3. Pakaian Dinas Harian
 Pakaian seragam adalah pakaian berupa Pakaian Dinas Harian.
 Setiap Pengurus wajib menggunakan Pakaian Dinas Harian Setiap Pelaksanaan Kegiatan
program kerja.

BAB XI
PERUBAHAN ANGGARAN RUMAH TANGGA (ART)

Pasal 30
Perubahan anggaran rumah tangga (ART) lembaga, hanya dapat dilakukan melalui
Musyawarah Besar dan musyawarah luar biasa.
BAB VII
PENUTUP

Pasal 31
Anggaran Rumah Tangga ini berlaku setelah ditetapkan dalam Musyawarah Besar
(MUBES) pada Lembaga Kemahasiswaan Pendidikan Teknologi Informasi STKIP Garut.