Você está na página 1de 2

Pola Aliran Sungai

Perbedaan pola aliran sungai di satu wilayah dengan wilayah lainnya sangat
ditentukan oleh perbedaan kemiringan, topografi, struktur dan litologi batuan
dasarnya. Beberapa pola aliran sungai yang sering dijumpai adalah

1. Dendritik
2. Radial Sentrifugal
3. Rectangular
4. Trellis
5. Radial Sentripetal
6. Annular
7. Pararel
8. Pinnate

Dendritik, Berbentuk seperti cabang batang pohon. Berada di daerah datar dengan
struktur batuan homogen.

Radial Sentrifugal, Pola aliran radial adalah pola aliran sungai yang arah alirannya
menyebar secara radial dari suatu titik ketinggian tertentu, seperti puncak gunung api

Rectangular, Pola aliran rectangular adalah pola aliran sungai yang dikendalikan oleh
struktur geologi, seperti struktur kekar (rekahan) dan sesar (patahan). Sungai
rectangular dicirikan oleh saluran-saluran air yang mengikuti pola dari struktur kekar
dan patahan.

Trelllis, Aliran sungai yang anak sungainya hampir sejajar dengan sungai induknya,
biasanya berada di wilayah patahan.

Sentripetal, Aliran yang berlawanan dengan pola radial, di mana aliran sungainya
mengalir ke satu tempat yang berupa cekungan (depresi).

Annular, Pola aliran annular adalah pola aliran sungai yang arah alirannya menyebar
secara radial dari suatu titik ketinggian tertentu dan ke arah hilir aliran kembali
bersatu.

Pararel, Sistem pengaliran paralel adalah suatu sistem aliran yang terbentuk oleh
lereng yang curam/terjal.

Pinnate, Pola Pinnate adalah aliran sungai yang mana muara anak sungai membentuk
sudut lancip dengan sungai induk. Sungai ini biasanya terdapat pada bukit yang
lerengnya terjal.