Você está na página 1de 3

MANAGEMENT RESIKO

No Management resiko Dampak Probability Score Keterangan


DxP
1. Tercecer urine di lantai 4 4 16 Resiko terjadinya
kecelakaan pada petugas
dan keluarga pasien
yang mengunjungi
2. Kepatuhan perawat dalam pemberian 4 5 20 Salah satu upaya
edukasi cuci tangan terhadap keluarga pencegahan infeksi
nasokomial yang paling
penting adalah perilaku
cuci tangan karena
tangan merupakan
sumber penularan utama
yang paling efisen untuk
penularan infeksi
nasokomial.
3. Petugas tidak cuci tangan 4 3 12 Rentan untuk terjadinya
penularan khusus nya
bila tersentuh di area
ruang ICU
4. Ketidaksesuaian diet pada pasien ICU 3 2 6 Resiko mungkin sudah
dalam keadaan
malnutrisi atau berisiko
malnutrisi, akan tetapi
pasien yang masuk ICU
dengan status gizi yang
baik pun dapat
berkembang dengan
cepat menjadi malnutrisi
akut
5. Perintah lisan yang tidak diverifikasi DPJP 5 2 10 Komunikasi yang hanya
disampikan akan mudah
terjadinya kesalahan
No Proses Failure Mode Effect Saverity Occurant Deteksi RPN POA
1 Tercecer 1. Tempat khusus 1. Keluarga 1. Membuat SPO
urine di untuk membuang ataupun 2. Menggunakan
lantai urin agar tidak di petugas bisa APD
wc yang untuk terjadi
pasien ataupun kecelakaan
perawat 2. Tidak enak bau
2. Tempat urin yang ruangan
tertutup
3. Tempat urin yang 3. Resiko
ada ukurannya kemungkinan
kontaminasi
pada pakaian
petugas saat
menuangkan
cairan
terkontaminasi
kedalam lubang
pembuangan
atau WC
2 Kepatuhan 1. Perawat yang 1. Pencegahan 1. Health education
perawat kurang edukasi infeksi 2. Membuat SPO
dalam 2. Tempat cuci nasokomial 3. Perilaku cuci
pemberian tangan yang pada pasien tangan
edukasi cuci khusus harus yang dirawat 4. Media leflet
tangan berada diluar 5. Wastafel cuci
terhadap ruang icu tangan khusus
keluarga 3. Sabun yang harus untuk pasien
tersedia 6. Sabun yang
4. Petugas yang berstandar PPNI
menjaga harus 10 7. Tersediannya
menit sebelum hand crub di
jam kunjungan setiap ruangan
keluarga berada di ICU
depan tempat cuci
tangan agar
meedukasi cuci
tangan sebelum
masuk ruangan
icu
FMEA