Você está na página 1de 2

SPO FISIOTERAPI DADA (CLAPPING)

No. Dokumen : No. Revisi : No. Halaman :


1/2

Tanggal Terbit : Ditetapkan Oleh:


DIREKTUR
MARINA PERMATA HOSPITAL
STANDAR
PROSEDUR Tanggal Revisi :
OPERASIONAL

dr. Sulaiman

Suatu tindakan yg dilakukan untuk membantu mengencerkan &


PENGERTIAN
mengeluarkan sekret.
1. Membantu klien untuk mengencerkan secret & memudahkan
untuk mengeluarkannya
TUJUAN 2. Memperbaiki status respirasi klien
3. Mencegah infeksi pada paru-paru klien yang immobilisasi
dalam waktu lama
1. Undang-undang No. 44 tentang Rumah Sakit (pasal 32).
2. Permenkes No. 69 Tahun 2014 tentang Kewajiban Rumah Sakit
KEBIJAKAN dan Kewajiban Pasien (pasal 24, ayat 2)
3. Surat Keputusan Direktur Marina Permata Hospital
Nomor………………. Tentang Hak Pasien dan Keluarga

Pelaksana :
1. Perawat
Alat dan Bahan :
2. Tissu
3. Kantong plastik
4. Bengkok
5. Masker
6. Handscoun
7. Pot Sputum (sesuai indikasi)
Prosedur :
PROSEDUR 1. Menjelaskan Prosedur dan tujuan dilakukannya fisioterapi dada.
2. Menganjurkan kepada klien untuk memberitahu seandainya
merasa mual, nyeri atau sesak nafas.
3. Mencuci tangan.
4. Menutup sampiran (apabila butuh).
5. Mengenakan masker, gaun & handscoen (apabila ada indikasi).
6. Membantu mengatur posisi klien untuk duduk atau posisi tidur
miring kiri / kanan.
7. Memberikan tissue & pot suptum kepada klien.

SPO FISIOTERAPI DADA (CLAPPING)


No. Dokumen : No. Revisi : No. Halaman :
2/2

8. Melakukan clapping dengan trik ke-2 tangan menepuk


punggung klien dengan cara bergantian hingga ada rangsangan
untuk batuk.
9. Menganjurkan klien buat batuk & mengeluarkan sekret / sputum
pada pot sputum.
PROSEDUR 10. Mengulangi teknik fisioterapi dada untuk setiap segmen paru
yang akan dilakukan.
11. Dengan perlahan mengembalikan posisi klien pada posisi
semula.
12. Merapihkan klien & peralatan.
13. Mencuci tangan.

UNIT TERKAIT