Você está na página 1de 7

AZAZ RUANG DALAM

A. ELEMEN-ELEMENNYA: (UNSUR)
1. Garis (Line)
Pengertian Garis menurut Leksikon Grafika adalah benda dua dimensi tipis memanjang.
Sedangkan Lillian Gareth mendefinisikan garis sebagai sekumpulan titik yang bila
dideretkan maka dimensi panjangnya akan tampak menonjol dan sosoknya disebut
dengan garis. Garis adalah idealisasi dari obyek semacam itu dan tidak punya lebar atau
tinggi dan panjangnya dianggap tak hingga.

2. Bentuk (form)

Semua hal tentu memiliki bentuk, atau bentuk fisik. Bentuknya bisa diukur dari atas ke
bawah (tinggi), sisi ke sisi (lebar) dan belakang ke depan (kedalaman). Terdapat dua jenis
bentuk: buatan manusia dan organik.
Dalam hubungan dengan lingkungan sekitar mereka, bentuk bisa membosankan atau bahkan
menarik. Penting menggunakannya secara kreatif untuk memastikan bentuk-bentuk agar
dapat melengkapi suasana dan desain sebuah ruang.

 Bentuk buatan manusia sering geometris dan lebih simetris


 Bentuk organik ditemukan secara alami dan lebih asimetris
3. Warna
Warna, terlihat pada permukaan benda atau sumber cahaya berwarna, menarik langsung
emosi dan menentukan mooddalam sebuah ruang.

“Hue” adalah nama teknis yang diberikan pada warna seperti yang tercermin. Warna netral
dan kurang visual invasif menenangkan dan nyaman. Sedangkan warna cerah dan berani
membuat ruangan menjadi menarik atau ju`ga bisa menimbulkan kegelisahan.
Warna, yang digunakan untuk membangun suasana hati, menarik perhatian ke focal
point atau menyamarkan fitur yang tidak menguntungkan bisa menjadi elemen yang kuat
dalam desain interior. Hitam, putih, dan warna abu-abu sama efektifnya dengan desain yang
bagus seperti nuansa merah, biru, ataupun hijau.
4. Tekstur ( permukaan material)
Tekstur adalaha kualitas tertentu suatu permukaan yang timbul sebagai akibat dari
struktur 3 dimensi.

5. Pola (pattern)
Pola adalah desain dekoratif yang dipergunakan secara berulang. Pola juga dapat disebut sebagai
susunan dari sebuah desain yang sering ditemukan dalam sebuah objek. Motif garis horizontal
akan memperluas kesan ruangan, sedangkan motif garis vertikal akan meninggikan kesan
ruangan.
6. Cahaya (light)

Cahaya adalah syarat mutlak bagi manusia untuk melihat dunianya. Tanpa cahaya,
maka dunia akan gelap, hitam, dan mengerikan. Keindahan tidak akan tampak dan
ternikmati. Manusia membutuhkan cahaya untuk beraktivitas dengan sehat,
nyaman, dan menyenangkan. Tanpa cahaya tidak ada arsitektur. (Satwiko,
2004).Pencahayaan di bagi menjadi dua yaitu pencahayaan alami dan pencahayaan
buatan
B. PRINSIP DESAIN
1. Keseimbangan (Balance)
Keseimbangan adalah kualitas yang terdapat dalam setiap objek dimana daya tarik visual
kedua bagian masing-masing sisi pusat keseimbangan, atau pusat perhatian adalah sama.

2. Rytm (irama)
Irama adalah pergerakan yang bercirikan pada unsur atau motif yang berulang yang
terpola dengan interval yang teratur maupun tidak teratur.Pengulangan dapat
ditunjukkan dalam wujud pengulangan ukuran, wujud atau karakteristik.
3. Unity Dan Harmoni
suatu ruangan dianggap memiliki kesatuan ketika elemen yang ada saling melengkapi
dan berkesinambungan satu dengan yang lain sehingga menghasilkan komposisi yang
seimbang.

4. Focal Point
Focal point adalah daerah tertentu di dalam ruangan yang pertama kali menarik perhatian
mata. Focal point biasanya berbentuk lukisan, back drop TV dan lain-lain.
5. Skala dan Proporsi
ruangan harus dihiasi dengan perabotan serta aksesori dan aksen yang sesuai dari
segi bentuk maupun ukuran. Serta setiap aksesori yang ditampilkan, harus dalam proporsi
yang sama satu sama lain.