Você está na página 1de 9

TUGAS ERGONOMI

(Resume Penggunaan Komputer Sesuai Dengan Ilmu Komputer)

Oleh

Widia Inata

G41130241

Golongan A

PROGRAM STUDI REKAM MEDIS

JURUSAN KESEHATAN

POLITEKNIK NEGERI JEMBER

2016
KAIDAH PENGGUNAAN KOMPUTER DI TEMPAT KERJA SESUAI DENGAN ILMU
ERGONOMI

Di zaman digital ini perkembangan komputer sangatlah pesat, ini semua di


buktikan dengan pemanfaatan komputer oleh semua lapisan masyarakat, dari anak
sampai orang dewasa menggunakan komputer. Semakin berkembangnya teknologi
komputer dan semakin tinggi kebutuhan manusia akan komputer, komputer pun menjadi
bagian dari gaya hidup oleh masyarakat. Di dalam dunia kerja pula, kita di tuntut untuk
bias menggunakan computer untuk menunjang kegiatan bekerja.

Berdasarkan suatu survey di Amerika baru-baru ini mendapatkan fakta bahwa


rata-rata waktu kerja yang digunakan untuk bekerja dengan komputer adalah 5,8 jam per
hari atau 69% dari total jam kerja mereka. Semakin meningkatnya interaksi dengan
perangkat komputer di semakin baik pula nilai-nilai efisiensi dan efektivitas yang akan
kita peroleh, tetapi di sisi lain ada aspek yang membahayakan yang juga akan meningkat
dan perlu segera antisipasi yaitu : kesehatan kerja. Walaupun kesehatan kerja dipengaruhi
oleh banyak faktor, tetapi bagi orang yang memiliki intensitas pemakaian komputer
tinggi, komputer menjadi faktor penyebab gangguan kesehatan yang paling tinggi. Dan
pemakaian komputer tidak harus ketika anda bekerja di kantor, tetapi ketika anda
bermain game, browsing internet, memutar film, dll termasuk di dalamnya, sama-sama
berpotensi mendapatkan gangguan kesehatan. Karena pentingnya penggunaan computer
di saat kerja yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan kerja maka perlu disesuaikan
dengan ilmu ergonomi untuk mencegah terjadinya gangguan kesehatan pada pekerja.

Ergonomi merupakan ilmu yang mempelajari perilkau manusia dalam kaitanya


dengan pekerjaan mereka(pusat departemen kesehatan kerja Departemen Kesehatan
Republik Indonesia). Ergonomi berkenaan pula dengan optimasi, efisiensi, kesehatan,
keselamatan dan kenyamanan manusia di tempat kerja, di rumah dan tempat rekreasi.
Tujuan dari ergonomi ini adalah untuk menciptakan suatu kombinasi yang paling serasi
antara sub sistem peralatan kerja dengan manusia sebagai tenaga kerja.Tujuan utama
ergonomi ada empat (Santoso, 2004; Notoatmodjo, 2003) yaitu :
1. Memaksimalkan efisiensi karyawan.
2. Memperbaiki kesehatan dan keselamatan kerja.
3. Menganjurkan agar bekerja dengan aman, nyaman dan bersemangat.
4. Memaksimalkan bentuk kerja.
Berkomputer dengan menerapkan prinsip-prinsip ergonomis merupakan cara yang
bail dalam menghindari ketidaknyamanan yang pada akhirnya akan menimbulkan
gangguan kesehatan. Berikut beberapa panduan cara kerja dan pengaturan tempat
maupun perangkat kerja yang akan mampu menghindarkan dari ketidaknyamanan
berkomputer.

1. Tempat kerja

Bagaimana mengatur elemen atau komponen tempat kerja sehingga sesuai dengan
kebutuhan merupakan faktor paling penting untuk mendapatkan kondisi kerja yang
nyaman dan agar di manfaatkan secara efektif . Langkah ini akan dapat menghemat
waktu dan tenaga anda dalam menyelesaikan pekerjaan

Pastikan bahwa :
 Cukup tempat di meja untuk menata posisi yang paling nyaman untuk cpu,
monitor, keyboard, mouse, printer, penyangga buku, dan piranti lainnya
seperti telpon, dll
 Atur meja dengan mempertimbangkan bagaimana perangkat itu akan
digunakan. Perangkat yang paling sering digunakan seperti mouse dan
telepon, tempatkan di posisi yang paling mudah dijangkau.
 Atur pencahayaan ruang kerja anda secara optimal, cahaya yang terlalu kuat
mengakibatkan tampilan monitor tidak tajam, cahaya rendah potensi
menyebabkan gangguan pada mata . Hindari lampu yang menyorot langsung
ke monitor karena akan memunculkan pantulan di layar. Usahakan posisi
sejajar terhadap jendela, jangan berhadapan atau membelakangi.
 Buku, laporan, atau bahan cetakan lain yang dibutuhkan dalam bekerja dengan
komputer sebaiknya diletakkan di dekat monitor. Bisa di bawah atau
disampingnya.
2. Kursi
Kursi salah satu komponen penting di tempat kerja anda. Kursi yang baik akan
mampu memberikan postur dan sirkulasi yang baik dan akan membantu menghindari
ketidaknyamanan. Pilih kursi yang nyaman, dapat diatur, dan memiliki penyangga
punggung.

Yang perlu di pastikan dalam mengatur kursi pada saat bekerja :


 Paha dalam posisi horisontal dan punggung bagian bawah atau pinggang
anda terdukung. Tanpa ini,punggung dan pinggang anda berpotensi
mendapatkan gangguan.
 Bila kursi kurang dapat diatur, bagian bawah punggung dapat dibantu dengan
diberi bantal.
 Telapak kaki harus dapat menumpu secara rata di lantai ketika duduk dan
ketika menggunakan keyboard.
 Apabila tidak dapat maka kursi anda mungkin terlalu tinggi dan dapat
manfaatkan penyangga kaki.
 Kadang-kadang ubahlah posisi duduk selama bekerja karena duduk dalam
posisi tetap dalam jangka lama akan mempercepat ketidak nyamanan.
3. Keyboard
Keyboard adalah peralatan untuk input. Data atau perintah dapat dimasukkan ke
dalam komputer melalui keyboard. Jadi, keyboard merupakan penghubung antara
manusia dan komputer.

Untuk pemakaian yang nyaman usahakan dalam posisi sebagai berikut:


 Posisikan keyboard sehingga lengan dalam posisi relaks dan nyaman,
dan lengan bagian depan dalam posisi horizontal
 Pundak dalam posisi relaks tidak tegang dan terangkat ke atas.
 Pergelangan tangan harus lurus, tidak menekuk ke atas atau kebawah.
 Ketika mengetik tangan harus ikut bergeser kekiri kanan sehingga jari
tidak dipaksa meraih tombol-tombol yang dimaksud.
 Jangan memukul tombol, tekan tombol secara halussehingga tangan dan
jari tetap relaks.
 Perimbangkan untuk memanfaatkan keyboard ergonomik yang
dirancang untuk dapat diatur sesuai ukuran jari dan posisi lengan.
 Manfaatkan fitur shortcut dan macro untuk melakukan suatu aktivitas di
komputer. Misal ; Ctrl+C untuk menyimpan. Shortcut / macro akan
mampu mengurangi aktivitas penekanan tombol.
 Seperti penjelasan di atas, postur dan posisi yang salah dalam
pemakaian keyboard maupun mouse potensi menyebabkan gangguan
Carpal Tunnel Syndrome.
4. Mouse
Mouse ini merupakan alat untuk menggerakkan kursor. Mouse harus pada ketinggian
di mana lengan, pergelangan tangan, dan tangan sejajar. Tempatkan mouse
sedemikian rupa sehingga tidak perlu menggapai terlalu jauh dari jangkauan tangan
(dekat ke keyboard adalah yang terbaik)

Hal yang harus di perhatikan dalam penggunaan mouse.


 Tempatkan mouse dekat dan di permukaan yang sama dengan keyboard
sehingga dapat meraih dan menggunakannya tanpa harus meregangkan tangan
ke posisi yang berbeda
 Pegang mouse secara ringan dan klik dengan tegas. Gerakkan mouse dengan
lengan, jangan hanya dengan pergelangan. Jangan tumpukan pergelangan atau
lengan bagian depan di meja ketika anda menggerakkan mouse
 Untuk jenis rolling-ball mouse ,bersihkan mouse secara periodik karena
mouse yang kotor akan mengganggu pergerakan kursor dan menyebabkan
pergelangan menjadi tegang.
 Pertimbangkan untuk menggunakan scroll-point mouse, sehingga gerakan
scrolling di layar dapat lebih mudah dilakukan.
 Gunakan optical mouse untuk memperoleh gerakan kursor yang lebih presisi.
Pekerjaan di bidang Cad/grafis sebaiknya menggunakan mouse jenis ini.
Usaha untuk mengarahkan kursor secara presisi akan cenderung
meningkatkan ketegangan di otot lengan dan bahu
5. Monitor
Monitor harus sejangkauan lengan atau lebih jauh dari mata. Kebijakan ergonomi
konvensional umumnya menyarankan bahwa pusat layar monitor seharusnya pada
titik di mana tatapan mata jatuh secara alamiah dan monitor harus agak miring untuk
menyesuaikan dengan sudut pandang seseorang.

Berikut adalah hal – hal yang perlu di perhatian pada saat penggunaan monitor.
 Posisi layar monitor sedemikian rupa sehingga dapat meminimalisir pantulan
cahaya dari lampu, jendela atau sumber cahaya lainnya. Apabila tidak
memungkinkan untuk mengatur posisi layar monitor, pertimbangkan untuk
memasang filter di depan layar monitor
 Untuk kenyamanan, atur monitor sehingga mata sama tingginya dengan tepi
atas layar, sekitar 5-6cm di bawah bagian atas casing monitor. Monitor yang
terlalu rendah akan menyebabkan leher dan pundak anda nyeri.
 Atur posisi sehingga jarak anda dan monitor berkisar 45cm – 70 cm. Monitor
yang terlalu dekat mengakibatkan
6. Printer
Printer sebagai alat pencetak hasil kerja dengan computer ternyata dapat pula
menimbulkan kelelahan menimbulkan kebisingan, sedangkan printer yang tidak baik
memiliki kebisingan yang cukup tinggi. Kebisingan yang tinggi dapat memepngaruhi
syaraf manusia yang dapat mengakibatkan kelelahan dan rasa nyeri.
7. Lingkungan Sekitar
a. Pencahayaan
Pencahayaan ruang kerja dapat mempengaruhi beban mata. Pantulan cahaya
pada layer monitor yang berasal dari sumber lain seperti jendela, lampu
peneranagn dan sebagainya akan menambah beban mata. Pilih warna cahaya
lampu yang netral serta cat tembok dan peralatan yang memiliki refleksi
dalam cakupan yang rendah. Seta hindari waran yang gelap pada langit –langit
ruangan.
b. Temperature dan Ventilasi
Temperatur yang nyaman bagi pengguna adalah yang di sesuaikan efek
temperatur terhadap komputer. Komponen komputer yang terkena temperatur
yang tinggi akan cepat rusak.
Ventilasi diperlukan sehingga selalu terjadi pertukaran udara yang bersih.
Pastikan ruang yang di gunakan memiliki ventilassi yang udara yang cuup dan
memilii pemana atau pendingin yang sesuai, sehingga menimbulkan
kenyamanan saat bekerja.
c. Kebisingan
Kebisingan dapat dapat ditimbulan oleh leta ruangan kerja yang dekat
keramaian ataupun suara dari peralatan kantor yang di gunakan. Batas
kebisingan yang untu bekerja selama kurang dari 8 jam/hari adalah 80 dB.
Sedangkan ruang kerja yang ideal adalah dengan kebisingana antara 40 – 50
dB. Kebisingan dapat menimbulan stress dan terkena cedera. Pilih tempat
kerja yang tenang ataupun suara yang timbul akibat sumber ebisingan lainnya.
d. Aspek pengguna
Aspek pengguna dapat berupa kebiasaan ataupun perilaku pengguna yang
dapat mebahayakan kesehatan dan keselamatan.
 Bekerja terus menerus
Duduk yang lama dan dalam waktu terus menerus di depan computer
akan beresiko pada kesehatan punggung , bahu dan leher. Karena itu
disrankan untuk beristirahat secara singkat selama bekerja dengan
menggunakan computer, dengan berdiri sambil membaca sebelum
kembali duduk di depan computer. Hal ini akan membantu sirkulasi
darah dan membebaskan tekanan pada punggung bagian bawah.
 Sikap tubuh yang salah
Saat bekerja dengan computer tulang belakang harus lurus tegak dan
tangan lebih rendah atau sama di banding siku.