Você está na página 1de 38

ANALISIS REVIEW

INDIKATOR KINERJA SEKSI UKLW


BULAN JANUARI 2018

Pendahuluan
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Bandung berkedudukan di Provinsi Jawa
Barat tepatnya di Bandara Husein Sastranegara Bandung dan merupakan Unit Pelaksana
Teknis (UPT) di lingkungan Kementerian Kesehatan yang berada di bawah dan bertanggung
jawab kepada Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian
Kesehatan Republik Indonesia.
Dalam Permenkes Nomor 356/ Menkes/ Per/ IV/ 2008 Tentang Organisasi dan Tata
Kerja Kantor Kesehatan Pelabuhan ( KKP ) bahwa salah satu seksi Upaya Kesehatan dan
Lintas Wilayah (UKLW) mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan perencanaan,
pemantauan, evaluasi, penyusulan laporan dan koordinasi pelayanan kesehatan terbatas ,
kesehatan kerja , kesehatan matra, kesehatan haji, perpindahan penduduk,
penanggulangan bencana, vaksinasi internasional, pengembangan jejaring kerja, kemitraan,
kajian dan teknologi, serta pelatihan teknis bidang upaya kesehatan di wilayah kerja
bandara, pelabuhan dan lintas batas darat Negara.
KKP Kelas II Bandung mempunyai 7 wilayah kerja ( dalam Permenkes No. 2348
Tahun 2011) yaitu : Pelabuhan Laut Cirebon, Pelabuhan Khusus Balongan, Pelabuhan Laut
Indramayu, Pelabuhan Pamanukan- Subang , Palabuhan Ratu – Sukabumi, Pelabuhan
Kejawanan – Kota Cirebon dan Pelabuhan Brebes. Akan tetapi dari 7 wilker yanga ada
baru 4 ( empat ) wilker yang aktif atau ada penyelanggaraan CIQ (Customs, Imigration and
Quarantine). Demikian pula di keempat wilker tersebut telah melakukan kegiatan Upaya
Kesehatan dan Lintas Wilayah yang tiap bulan memberikan laporan secara rutin dalam
rangka pencapaian indikator kinerja yang harus tercapai di tahun 2018, antara lain :
pelayanan kesehatan situasi khusus dan skrining penyakit menular langsung.
ANALISIS CAPAIAN KINERJA
Target Realisasi
BULAN JANUARI
No. Sasaran Strategis Indikator Kinerja JUMLAH SATUAN SATUAN
JUMLAH
1 Menurunnya angka 1 Jumlah pelayanan 0 layanan 0 Layanan
kesakitan akibat kesehatan pada
penyakit yang dapat situasi khusus
dicegah dengan
imunisasi,
peningkatan
surveilans, karantina
kesehatan dan
kesehatan matra
2 Menurunnya angka 2 Jumlah orang yang 109 orang 0 Orang
kesakitan dan melakukan skrining
kematian akibat penyakit menular
penyakit Menular langsung
langsung

Berdasarkan data di atas capaian kinerja belum dapat terealisasi di bulan Januari
Sedangkan untuk Pelayanan Kesehatan Situasi Khusus pada bulan ini belum di targetkan
untuk dapat terealisasi.

Perbandingan Capaian
Untuk perbandingan capaian kinerja di bulan Januari 2018 dan Desember 2017,
jumlah orang yang melakukan skrining penyakit menular langsung mengalami penurunan
0 % dari bulan sebelumnya.
Permasalahan
Adapun permasalah yang di temukan dalam pencapaian kinerja di bulan ini, antara lain :
 Dikarenakan keterbatasan anggaran KKP Kelas II Bandung tidak bisa menyediakan
bahan habis pakai (rapid test) untuk pelaksanaan kegiatan VCT Mobile.

RTL (Rencana Tindak Lanjut)


Adapun rencana tindak lanjut untuk menangani permasalahan tersebut di atas,
antara lain :
 Meningkatkan kerjasama lintas sektor, lintas program dan khususnya tim KPA kota
Cirebon untuk membantu menyediakan bahan kesehatan habis pakai yang diperlukan
dalam pemeriksaan VCT Mobile.
 Melakukan pendidikan kesehatan melalui penyuluhan kesehatan untuk meningkatkan
pengetahuan sasaran VCT Mobile dan penyebarluasan media KIE untuk menghilangkan
stigma yang buruk untuk HIV/AIDS.

Kasie UKLW,

dr. Medi Nursasih


NIP. 196605072009121001
ANALISIS REVIEW
INDIKATOR KINERJA SEKSI UKLW
BULAN FEBRUARI 2018

Pendahuluan
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Bandung berkedudukan di Provinsi Jawa
Barat tepatnya di Bandara Husein Sastranegara Bandung dan merupakan Unit Pelaksana
Teknis (UPT) di lingkungan Kementerian Kesehatan yang berada di bawah dan bertanggung
jawab kepada Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian
Kesehatan Republik Indonesia.
Dalam Permenkes Nomor 356/ Menkes/ Per/ IV/ 2008 Tentang Organisasi dan Tata
Kerja Kantor Kesehatan Pelabuhan ( KKP ) bahwa salah satu seksi Upaya Kesehatan dan
Lintas Wilayah (UKLW) mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan perencanaan,
pemantauan, evaluasi, penyusulan laporan dan koordinasi pelayanan kesehatan terbatas ,
kesehatan kerja , kesehatan matra, kesehatan haji, perpindahan penduduk,
penanggulangan bencana, vaksinasi internasional, pengembangan jejaring kerja, kemitraan,
kajian dan teknologi, serta pelatihan teknis bidang upaya kesehatan di wilayah kerja
bandara, pelabuhan dan lintas batas darat Negara.
KKP Kelas II Bandung mempunyai 7 wilayah kerja ( dalam Permenkes No. 2348
Tahun 2011) yaitu : Pelabuhan Laut Cirebon, Pelabuhan Khusus Balongan, Pelabuhan Laut
Indramayu, Pelabuhan Pamanukan- Subang , Palabuhan Ratu – Sukabumi, Pelabuhan
Kejawanan – Kota Cirebon dan Pelabuhan Brebes. Akan tetapi dari 7 wilker yanga ada
baru 4 ( empat ) wilker yang aktif atau ada penyelanggaraan CIQ (Customs, Imigration and
Quarantine). Demikian pula di keempat wilker tersebut telah melakukan kegiatan Upaya
Kesehatan dan Lintas Wilayah yang tiap bulan memberikan laporan secara rutin dalam
rangka pencapaian indikator kinerja yang harus tercapai di tahun 2018, antara lain :
pelayanan kesehatan situasi khusus dan skrining penyakit menular langsung.
ANALISIS CAPAIAN KINERJA
Target Realisasi
BULAN FEBRUARI
No. Sasaran Strategis Indikator Kinerja JUMLAH SATUAN SATUAN
JUMLAH
1 Menurunnya angka 1 Jumlah pelayanan 0 layanan 0 Layanan
kesakitan akibat kesehatan pada
penyakit yang dapat situasi khusus
dicegah dengan
imunisasi,
peningkatan
surveilans, karantina
kesehatan dan
kesehatan matra
2 Menurunnya angka 2 Jumlah orang yang 0 orang 0 Orang
kesakitan dan melakukan skrining
kematian akibat penyakit menular
penyakit Menular langsung
langsung

Berdasarkan data di atas capaian kinerja belum dapat terealisasi di bulan Januari
Sedangkan untuk Pelayanan Kesehatan Situasi Khusus pada bulan ini belum di targetkan
untuk dapat terealisasi.

Perbandingan Capaian
Untuk perbandingan capaian kinerja di bulan Januari 2018 dibandingkan bulan
Februari 2018, jumlah orang yang melakukan skrining penyakit menular langsung masih
beum terlaksana realisasi 0 % dari bulan sebelumnya.

Permasalahan
Adapun permasalah yang di temukan dalam pencapaian kinerja di bulan ini, antara lain :
 Proses revisi anggaran yang lama sehingga pembelian BHP (rapid test) belum dapat
dilaksanakan .
 Target tidak tercapai di bulan ini
RTL (Rencana Tindak Lanjut)
Adapun rencana tindak lanjut untuk menangani permasalahan tersebut di atas,
antara lain :
 Meningkatkan kerjasama dan koordinasi dengan lintas sektor, lintas program dan
khususnya tim KPA kota Cirebon untuk membantu pemeriksaan VCT Mobile.
 Koordinasi dengan Instansi/perusahaan yang ada di area Pelabuhan Cirebon terkait
rencana kegiatan Mobile VCT yang akan diadakan di lingkungan kerja masing-masing
Instansi/perusahaan di area PelabuhanCirebon.

Kasie UKLW,

dr. Medi Nursasih


NIP. 196605072009121001
ANALISIS REVIEW
INDIKATOR KINERJA SEKSI UKLW
BULAN MARET 2018

Pendahuluan
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Bandung berkedudukan di Provinsi Jawa
Barat tepatnya di Bandara Husein Sastranegara Bandung dan merupakan Unit Pelaksana
Teknis (UPT) di lingkungan Kementerian Kesehatan yang berada di bawah dan bertanggung
jawab kepada Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian
Kesehatan Republik Indonesia.
Dalam Permenkes Nomor 356/ Menkes/ Per/ IV/ 2008 Tentang Organisasi dan Tata
Kerja Kantor Kesehatan Pelabuhan ( KKP ) bahwa salah satu seksi Upaya Kesehatan dan
Lintas Wilayah (UKLW) mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan perencanaan,
pemantauan, evaluasi, penyusulan laporan dan koordinasi pelayanan kesehatan terbatas ,
kesehatan kerja , kesehatan matra, kesehatan haji, perpindahan penduduk,
penanggulangan bencana, vaksinasi internasional, pengembangan jejaring kerja, kemitraan,
kajian dan teknologi, serta pelatihan teknis bidang upaya kesehatan di wilayah kerja
bandara, pelabuhan dan lintas batas darat Negara.
KKP Kelas II Bandung mempunyai 7 wilayah kerja ( dalam Permenkes No. 2348
Tahun 2011) yaitu : Pelabuhan Laut Cirebon, Pelabuhan Khusus Balongan, Pelabuhan Laut
Indramayu, Pelabuhan Pamanukan- Subang , Palabuhan Ratu – Sukabumi, Pelabuhan
Kejawanan – Kota Cirebon dan Pelabuhan Brebes. Akan tetapi dari 7 wilker yanga ada
baru 4 ( empat ) wilker yang aktif atau ada penyelanggaraan CIQ (Customs, Imigration and
Quarantine). Demikian pula di keempat wilker tersebut telah melakukan kegiatan Upaya
Kesehatan dan Lintas Wilayah yang tiap bulan memberikan laporan secara rutin dalam
rangka pencapaian indikator kinerja yang harus tercapai di tahun 2018, antara lain :
pelayanan kesehatan situasi khusus dan skrining penyakit menular langsung
ANALISIS CAPAIAN KINERJA
Target Realisasi
BULAN MARET
No. Sasaran Strategis Indikator Kinerja JUMLAH SATUAN SATUAN
JUMLAH
1 Menurunnya angka 1 Jumlah pelayanan 0 layanan 0 Layanan
kesakitan akibat kesehatan pada
penyakit yang dapat situasi khusus
dicegah dengan
imunisasi,
peningkatan
surveilans, karantina
kesehatan dan
kesehatan matra
2 Menurunnya angka 2 Jumlah orang yang 109 orang 73 Orang
kesakitan dan melakukan skrining
kematian akibat penyakit menular
penyakit Menular langsung
langsung

Berdasarkan data di atas capaian kinerja yang dapat terealisasi di bulan Maret
adalah jumlah orang yang melakukan skrining penyakit menular langsung di wilker
Pelabuhan Cirebon dengan melaksanakan kegiatan VCT Mobile di wilayah pelabuhan
Cirebon.
Indikator Jumlah Orang yang Melakukan Skrining Penyakit Menular Langsung
realisasi pencapaian kinerja sebanyak 73 orang dari target 109 orang dengan persentase
pencapaian 5,6 % dari target yang di tetapkan. Kegiatan VCT HIV AIDS berlangsung di Pos
Muara Jati Cirebon pada tanggal 7,6 dan 14 Maret.

Perbandingan Capaian
Untuk perbandingan capaian kinerja di bulan Februari 2018 dibandingkan bulan
Maret, jumlah orang yang melakukan skrining penyakit menular langsung tercapai target 5,6
% terjadi peningkatan dari bulan sebelumnya
Permasalahan
Adapun permasalah yang di temukan dalam pencapaian kinerja di bulan ini, antara lain :
 Dari hasil wawancara dengan petugas kesehatan, diketahui bahwa masih banyak
ABK yang belum menerapkan gaya hidup yang sehat dalam melakukan hubungan
seksual (berganti pasangan) tanpa pengaman kondom.
 Masih muncul ego sektoral dari masyarakat sekitar dan pekerja. Perusahaan kurang
aware dengan isu HIV AIDS.

RTL (Rencana Tindak Lanjut)


Adapun rencana tindak lanjut untuk menangani permasalahan tersebut di atas,
antara lain :
 Meningkatkan kerjasama dan koordinasi dengan lintas sektor, lintas program dan
khususnya tim KPA kota Cirebon untuk membantu pemeriksaan VCT Mobile.
 Koordinasi dengan Instansi/perusahaan yang ada di area Pelabuhan Cirebon terkait
rencana kegiatan Mobile VCT yang akan diadakan di lingkungan kerja masing-masing
Instansi/perusahaan di area PelabuhanCirebon.
 Melakukan pendidikan kesehatan melalui penyuluhan kesehatan untuk meningkatkan
pengetahuan sasaran VCT Mobile dan penyebarluasan media KIE untuk menghilangkan
stigma yang buruk untuk HIV/AIDS.

Kasie UKLW,

dr. Medi Nursasih


NIP. 196605072009121001
ANALISIS REVIEW
INDIKATOR KINERJA SEKSI UKLW
BULAN APRIL 2018

Pendahuluan
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Bandung berkedudukan di Provinsi Jawa
Barat tepatnya di Bandara Husein Sastranegara Bandung dan merupakan Unit Pelaksana
Teknis (UPT) di lingkungan Kementerian Kesehatan yang berada di bawah dan bertanggung
jawab kepada Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian
Kesehatan Republik Indonesia.
Dalam Permenkes Nomor 356/ Menkes/ Per/ IV/ 2008 Tentang Organisasi dan Tata
Kerja Kantor Kesehatan Pelabuhan ( KKP ) bahwa salah satu seksi Upaya Kesehatan dan
Lintas Wilayah (UKLW) mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan perencanaan,
pemantauan, evaluasi, penyusulan laporan dan koordinasi pelayanan kesehatan terbatas ,
kesehatan kerja , kesehatan matra, kesehatan haji, perpindahan penduduk,
penanggulangan bencana, vaksinasi internasional, pengembangan jejaring kerja, kemitraan,
kajian dan teknologi, serta pelatihan teknis bidang upaya kesehatan di wilayah kerja
bandara, pelabuhan dan lintas batas darat Negara.
KKP Kelas II Bandung mempunyai 7 wilayah kerja ( dalam Permenkes No. 2348
Tahun 2011) yaitu : Pelabuhan Laut Cirebon, Pelabuhan Khusus Balongan, Pelabuhan Laut
Indramayu, Pelabuhan Pamanukan- Subang , Palabuhan Ratu – Sukabumi, Pelabuhan
Kejawanan – Kota Cirebon dan Pelabuhan Brebes. Akan tetapi dari 7 wilker yanga ada
baru 4 ( empat ) wilker yang aktif atau ada penyelanggaraan CIQ (Customs, Imigration and
Quarantine). Demikian pula di keempat wilker tersebut telah melakukan kegiatan Upaya
Kesehatan dan Lintas Wilayah yang tiap bulan memberikan laporan secara rutin dalam
rangka pencapaian indikator kinerja yang harus tercapai di tahun 2018, antara lain :
pelayanan kesehatan situasi khusus dan skrining penyakit menular langsung.
ANALISIS CAPAIAN KINERJA
Target Realisasi
BULAN APRIL
No. Sasaran Strategis Indikator Kinerja JUMLAH SATUAN SATUAN
JUMLAH
1 Menurunnya angka 1 Jumlah pelayanan 0 layanan 0 Layanan
kesakitan akibat kesehatan pada
penyakit yang dapat situasi khusus
dicegah dengan
imunisasi,
peningkatan
surveilans, karantina
kesehatan dan
kesehatan matra
2 Menurunnya angka 2 Jumlah orang yang 109 orang 2161 Orang
kesakitan dan melakukan skrining
kematian akibat penyakit menular
penyakit Menular langsung
langsung

Berdasarkan data di atas capaian kinerja yang dapat terealisasi di bulan April adalah
jumlah orang yang melakukan skrining penyakit menular langsungdi wilker Pelabuhan
Cirebon dengan melaksanakan kegiatan VCT Mobile dan screening penyakit TB Paru.
Indikator Jumlah Orang yang Melakukan Skrining Penyakit Menular Langsung
realisasi pencapaian kinerja sebanyak 2161 orang dari target 109 orang dengan persentase
pencapaian 198 % dari target yang di tetapkan. . Kegiatan screening penyakit menular
HIV/AIDS dilaksanakan di wilker pelabuhan Cirebon tanggal 3 dan 27 April 2018. Kegiatan
screening penyakit menular langsung di Bandara dengan melakukan screening TB pada
pelaku perjalanan internasional dengan menggunakan metode wawancara pada tanggal
3-11 April 2018.
Perbandingan Capaian
Untuk perbandingan capaian kinerja di bulan Maret 2018 dibandingkan bulan April,
jumlah orang yang melakukan skrining penyakit menular langsung terjadi peningkatan
sebesar 296 %

Permasalahan
Adapun permasalahan yang ditemukan dalam pencapaian kinerja di bulan ini antara lain;
- Kurangnya media informasi yang memadai di Bandara Husein Sastranagara Bandung
tentang penularan penyakit menular langsung TB Paru bagi pelaku perjalanan.
- Medical check up bagi pekerja di wilayah bandara tidak dilakukan berkala khususnya
yang berhubungan dengan penyakit menular langsung.

RTL (Rencana Tindak Lanjut)


Adapun rencana tindak lanjut untuk menangani permasalahan tersebut di atas,
antara lain :
 Pihak KPA mendorong KKP untuk giat lagi melakukan sosialisasi layanan VCT ke wilker
lainnya. Hal ini dimaksudkan agar target yang sudah ditetapkan dapat tercapai sampai
bulan Juni mendatang.
 Meningkatkan koordinasi dengan pihak instansi terkait di wilayah bandara tentang
pentingnya medical chek up bagi pekerja terutama yang berkaitan dengan skrining
penyakit menular langsung.

Kasie UKLW,

dr. Medi Nursasih


NIP. 196605072009121001
ANALISIS REVIEW
INDIKATOR KINERJA SEKSI UKLW
BULAN MEI 2018

Pendahuluan
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Bandung berkedudukan di Provinsi Jawa
Barat tepatnya di Bandara Husein Sastranegara Bandung dan merupakan Unit Pelaksana
Teknis (UPT) di lingkungan Kementerian Kesehatan yang berada di bawah dan bertanggung
jawab kepada Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian
Kesehatan Republik Indonesia.
Dalam Permenkes Nomor 356/ Menkes/ Per/ IV/ 2008 Tentang Organisasi dan Tata
Kerja Kantor Kesehatan Pelabuhan ( KKP ) bahwa salah satu seksi Upaya Kesehatan dan
Lintas Wilayah (UKLW) mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan perencanaan,
pemantauan, evaluasi, penyusulan laporan dan koordinasi pelayanan kesehatan terbatas ,
kesehatan kerja , kesehatan matra, kesehatan haji, perpindahan penduduk,
penanggulangan bencana, vaksinasi internasional, pengembangan jejaring kerja, kemitraan,
kajian dan teknologi, serta pelatihan teknis bidang upaya kesehatan di wilayah kerja
bandara, pelabuhan dan lintas batas darat Negara.
KKP Kelas II Bandung mempunyai 7 wilayah kerja ( dalam Permenkes No. 2348
Tahun 2011) yaitu : Pelabuhan Laut Cirebon, Pelabuhan Khusus Balongan, Pelabuhan Laut
Indramayu, Pelabuhan Pamanukan- Subang , Palabuhan Ratu – Sukabumi, Pelabuhan
Kejawanan – Kota Cirebon dan Pelabuhan Brebes. Akan tetapi dari 7 wilker yanga ada
baru 4 ( empat ) wilker yang aktif atau ada penyelanggaraan CIQ (Customs, Imigration and
Quarantine). Demikian pula di keempat wilker tersebut telah melakukan kegiatan Upaya
Kesehatan dan Lintas Wilayah yang tiap bulan memberikan laporan secara rutin dalam
rangka pencapaian indikator kinerja yang harus tercapai di tahun 2018, antara lain :
pelayanan kesehatan situasi khusus dan skrining penyakit menular langsung.
ANALISIS CAPAIAN KINERJA
Target Realisasi
BULAN MEI
No. Sasaran Strategis Indikator Kinerja JUMLAH SATUAN SATUAN
JUMLAH
1 Menurunnya angka 1 Jumlah pelayanan 0 layanan 0 Layanan
kesakitan akibat kesehatan pada
penyakit yang dapat situasi khusus
dicegah dengan
imunisasi,
peningkatan
surveilans, karantina
kesehatan dan
kesehatan matra
2 Menurunnya angka 2 Jumlah orang yang 109 orang 0 Orang
kesakitan dan melakukan skrining
kematian akibat penyakit menular
penyakit Menular langsung
langsung

Berdasarkan data di atas capaian kinerja belum dapat terealisasi di bulan Mei
dikarenakan memasuki bulan ramadahan sehingga pekerja khususnya ABK yang datang ke
wilayah Pelabuhan Cirebon berkurang dan rata-rata mereka menolak untuk dilakukan
pemeriksaan saat sedang puasa

Perbandingan Capaian
Untuk perbandingan capaian kinerja di bulan April dibandingkan bulan Mei, jumlah
orang yang melakukan skrining penyakit menular langsung terjadi penurunan

Permasalahan
Target tidak tercapai di bulan ini
RTL (Rencana Tindak Lanjut)
Adapun rencana tindak lanjut untuk menangani permasalahan tersebut di atas,
antara lain :
 Pihak KPA mendorong KKP untuk giat lagi melakukan sosialisasi layanan VCT ke wilker
lainnya. Hal ini dimaksudkan agar target yang sudah ditetapkan dapat tercapai sampai
bulan Juni mendatang

Kasie UKLW,

dr. Medi Nursasih


NIP. 196605072009121001
ANALISIS REVIEW
INDIKATOR KINERJA SEKSI UKLW
BULAN JUNI 2018

Pendahuluan
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Bandung berkedudukan di Provinsi Jawa
Barat tepatnya di Bandara Husein Sastranegara Bandung dan merupakan Unit Pelaksana
Teknis (UPT) di lingkungan Kementerian Kesehatan yang berada di bawah dan bertanggung
jawab kepada Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian
Kesehatan Republik Indonesia.
Dalam Permenkes Nomor 356/ Menkes/ Per/ IV/ 2008 Tentang Organisasi dan Tata
Kerja Kantor Kesehatan Pelabuhan ( KKP ) bahwa salah satu seksi Upaya Kesehatan dan
Lintas Wilayah (UKLW) mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan perencanaan,
pemantauan, evaluasi, penyusulan laporan dan koordinasi pelayanan kesehatan terbatas ,
kesehatan kerja , kesehatan matra, kesehatan haji, perpindahan penduduk,
penanggulangan bencana, vaksinasi internasional, pengembangan jejaring kerja, kemitraan,
kajian dan teknologi, serta pelatihan teknis bidang upaya kesehatan di wilayah kerja
bandara, pelabuhan dan lintas batas darat Negara.
KKP Kelas II Bandung mempunyai 7 wilayah kerja ( dalam Permenkes No. 2348
Tahun 2011) yaitu : Pelabuhan Laut Cirebon, Pelabuhan Khusus Balongan, Pelabuhan Laut
Indramayu, Pelabuhan Pamanukan- Subang , Palabuhan Ratu – Sukabumi, Pelabuhan
Kejawanan – Kota Cirebon dan Pelabuhan Brebes. Akan tetapi dari 7 wilker yanga ada
baru 4 ( empat ) wilker yang aktif atau ada penyelanggaraan CIQ (Customs, Imigration and
Quarantine). Demikian pula di keempat wilker tersebut telah melakukan kegiatan Upaya
Kesehatan dan Lintas Wilayah yang tiap bulan memberikan laporan secara rutin dalam
rangka pencapaian indikator kinerja yang harus tercapai di tahun 2017, antara lain :
pelayanan kesehatan situasi khusus, skrining penyakit menular langsung , posbindu PTM
dan Implementasi KTR.
ANALISIS CAPAIAN KINERJA
Target Realisasi
BULAN JUNI
No. Sasaran Strategis Indikator Kinerja JUMLAH SATUAN SATUAN
JUMLAH
1 Menurunnya angka 1 Jumlah pelayanan 2 layanan 2 Layanan
kesakitan akibat kesehatan pada
penyakit yang dapat situasi khusus
dicegah dengan
imunisasi,
peningkatan
surveilans, karantina
kesehatan dan
kesehatan matra
2 Menurunnya angka 2 Jumlah orang yang 109 orang 107 Orang
kesakitan dan melakukan skrining
kematian akibat penyakit menular
penyakit Menular langsung
langsung

Berdasarkan data di atas capaian kinerja yang dapat terealisasi di bulan Juni adalah
jumlah orang yang melakukan skrining penyakit menular langsung di wilker Pelabuhan
Cirebon dengan melaksanakan kegiatan VCT Mobile dan Pelayanan Kesehatan Situasi
Khusus.
Indikator Jumlah Orang yang Melakukan Skrining Penyakit Menular Langsung
realisasi pencapaian kinerja sebanyak 107 orang dari target 109 orang dengan persentase
pencapaian 98 % dari target yang di tetapkan. Pelaksanaan kegiatan skrining penyakit
menular langsung dilaksanakan di tanggal 29 Juni, yang dilaksanakan oleh staf UKLW
wilker Pelabuhan Cirebon. Sedangkan pelayanan kesehatan situasi khusus arus mudik
lebaran tercapai 2 layanan di Bandara Kertajati Majalengka dan bandara Husein
sastranagara Bandung.

Perbandingan Capaian
Untuk perbandingan capaian kinerja di bulan Mei dibandingkan bulan Juni, jumlah
orang yang melakukan skrining penyakit menular langsung terjadi penuingkatan 98 % dan
pelayanan kesehatan pada situasi khusus arus mudik terealisasi 100 %
Permasalahan
Adapun permasalah yang di temukan dalam pencapaian kinerja di bulan ini, antara lain :
 Kegiatan VCT yang dilaksanakan oleh petugas wilker mendapat penggantian
transport dan konsumsi, yang sampai laporan ini dibuat sudah dilakukan dan
dicairkan untuk laporan Januari sd Mei 2018.
 Pelayanan kesehatan arus mudik lebaran di Bandara Husein Sastranagara tidak
optimal karena penempatan posko yang tidak memadai di lantai 2.

RTL (Rencana Tindak Lanjut)


Adapun rencana tindak lanjut untuk menangani permasalahan tersebut di atas,
antara lain :
 Diharapkan dalam mengkalim kegiatan rutin jangan sampai melewati bulan berikutnya,
dan yang di klaim tersebut adalah 1 hari 1 layanan saja setiap bulannya.
 Koordinasi dengan pihak AP dalam penempatan posko arus mudik sehingga
memudahkan pemudik untuk mendapatkan pelayanan kesehatan terutama bagi
pengunjung yang memerlukan bantuan khusus.

Kasie UKLW,

dr. Medi Nursasih


NIP. 196605072009121001
ANALISIS REVIEW
INDIKATOR KINERJA SEKSI UKLW
BULAN JULI 2018

Pendahuluan
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Bandung berkedudukan di Provinsi Jawa
Barat tepatnya di Bandara Husein Sastranegara Bandung dan merupakan Unit Pelaksana
Teknis (UPT) di lingkungan Kementerian Kesehatan yang berada di bawah dan bertanggung
jawab kepada Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian
Kesehatan Republik Indonesia.
Dalam Permenkes Nomor 356/ Menkes/ Per/ IV/ 2008 Tentang Organisasi dan Tata
Kerja Kantor Kesehatan Pelabuhan ( KKP ) bahwa salah satu seksi Upaya Kesehatan dan
Lintas Wilayah (UKLW) mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan perencanaan,
pemantauan, evaluasi, penyusulan laporan dan koordinasi pelayanan kesehatan terbatas ,
kesehatan kerja , kesehatan matra, kesehatan haji, perpindahan penduduk,
penanggulangan bencana, vaksinasi internasional, pengembangan jejaring kerja, kemitraan,
kajian dan teknologi, serta pelatihan teknis bidang upaya kesehatan di wilayah kerja
bandara, pelabuhan dan lintas batas darat Negara.
KKP Kelas II Bandung mempunyai 7 wilayah kerja ( dalam Permenkes No. 2348
Tahun 2011) yaitu : Pelabuhan Laut Cirebon, Pelabuhan Khusus Balongan, Pelabuhan Laut
Indramayu, Pelabuhan Pamanukan- Subang , Palabuhan Ratu – Sukabumi, Pelabuhan
Kejawanan – Kota Cirebon dan Pelabuhan Brebes. Akan tetapi dari 7 wilker yanga ada
baru 4 ( empat ) wilker yang aktif atau ada penyelanggaraan CIQ (Customs, Imigration and
Quarantine). Demikian pula di keempat wilker tersebut telah melakukan kegiatan Upaya
Kesehatan dan Lintas Wilayah yang tiap bulan memberikan laporan secara rutin dalam
rangka pencapaian indikator kinerja yang harus tercapai di tahun 2017, antara lain :
pelayanan kesehatan situasi khusus, skrining penyakit menular langsung , posbindu PTM
dan Implementasi KTR.

ANALISIS CAPAIAN KINERJA


Target Realisasi
BULAN JULI
No. Sasaran Strategis Indikator Kinerja JUMLAH SATUAN SATUAN
JUMLAH
1 Menurunnya angka 1 Jumlah pelayanan 0 layanan 0 Layanan
kesakitan akibat kesehatan pada
penyakit yang dapat situasi khusus
dicegah dengan
imunisasi,
peningkatan
surveilans, karantina
kesehatan dan
kesehatan matra
2 Menurunnya angka 2 Jumlah orang yang 150 orang 158 Orang
kesakitan dan melakukan skrining
kematian akibat penyakit menular
penyakit Menular langsung
langsung

Berdasarkan data di atas capaian kinerja yang dapat terealisasi di bulan Juli adalah
jumlah orang yang melakukan skrining penyakit menular langsung di wilker Pelabuhan
Cirebon dengan melaksanakan kegiatan VCT Mobile, Pelayanan Kesehatan Situasi Khusus,
dan Posbindu PTM sedangkan Implementasi KTR belum terealisasi dikarenakan pada
bulan ini belum di targetkan untuk dapat terealisasi.
Indikator Jumlah Orang yang Melakukan Skrining Penyakit Menular Langsung
realisasi pencapaian kinerja sebanyak 158 orang dari target 150 orang dengan persentase
pencapaian 105 % dari target yang di tetapkan. Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan di
tanggal 8 Juli 2017, yang dilaksanakan oleh staf UKLW wilker Pelabuhan Cirebon. Kegiatan
VCT HIV AIDS dengan sasaran pemeriksaan pada ABK kapal.
Indikator Pelayanan Kesehatan Situasi Khusus kegiatan telah tercapai target dari 2
layanan tercapai 2 layanan dengan realisasi 100 %, kegiatan dilaksanakan dalam rangka
pelayanan kesehatan bagi pemudik pada saat H-7 dan H+ 7 hari lebaran, dengan
mendirikan posko mudik di wilker Cirebon dan Bandara Husein Sastranagara Bandung.
Indikator pelaksanaan Posbindu PTM terlah tercapai target 1 lokasi dengan realisasi
100 %. Pelaksanaan kegiaran di Aula Bea dan Cukai pada tanggal 12 Juli yang diawali
dengan sambutan dari KSOP dan perwakilan dari KKP Bandung. Layanan posbindu PTM
diikuti oleh 43 orang yang seluruhnya karyawan Bea dan Cukai

Perbandingan Capaian
 Jumlah orang yang melakukan skrining penyakit menular langsung
Untuk perbandingan capaian kinerja di bulan Juni dibandingkan bulan Juli, jumlah orang
yang melakukan skrining penyakit menular langsung terjadi penurunan.

Permasalahan
Adapun permasalah yang di temukan dalam pencapaian kinerja di bulan ini target belum
tercapai dikarenakan kegiatan yang bersamaan dengan kegiatan lainnya yaitu kegiatan
haji yang memerlukan petugas yang cukup banyak.

RTL (Rencana Tindak Lanjut)


Adapun rencana tindak lanjut untuk menangani permasalahan tersebut di atas,
antara lain :
 Jumlah orang yang melakukan skrining penyakit menular langsung
 Meningkatkan kerjasama dan koordinasi dengan lintas sektor, lintas program dan
khususnya tim KPA kota Cirebon untuk membantu pemeriksaan VCT Mobile.
 Koordinasi dengan Instansi/perusahaan yang ada di area Pelabuhan Cirebon terkait
rencana kegiatan Mobile VCT yang akan diadakan di lingkungan kerja masing-
masing Instansi/perusahaan di area PelabuhanCirebon.
 Melakukan pendidikan kesehatan melalui penyuluhan kesehatan untuk
meningkatkan pengetahuan sasaran VCT Mobile dan penyebarluasan media KIE
untuk menghilangkan stigma yang buruk untuk HIV/AIDS.
 Dukungan biaya penyelenggaraan pelaksanaan kegiatan pada situasi khusus yang
direncanakan dalam DIPA tahun berikut, terutama dalam mendukung honor petugas
jaga, khususnya di luar jam kerja dan pengadaan APD

Kasie UKLW,

dr. Medi Nursasih


NIP. 196605072009121001
ANALISIS REVIEW
INDIKATOR KINERJA SEKSI UKLW
BULAN AGUSTUS 2018

Pendahuluan
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Bandung berkedudukan di Provinsi Jawa
Barat tepatnya di Bandara Husein Sastranegara Bandung dan merupakan Unit Pelaksana
Teknis (UPT) di lingkungan Kementerian Kesehatan yang berada di bawah dan bertanggung
jawab kepada Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian
Kesehatan Republik Indonesia.
Dalam Permenkes Nomor 356/ Menkes/ Per/ IV/ 2008 Tentang Organisasi dan Tata
Kerja Kantor Kesehatan Pelabuhan ( KKP ) bahwa salah satu seksi Upaya Kesehatan dan
Lintas Wilayah (UKLW) mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan perencanaan,
pemantauan, evaluasi, penyusulan laporan dan koordinasi pelayanan kesehatan terbatas ,
kesehatan kerja , kesehatan matra, kesehatan haji, perpindahan penduduk,
penanggulangan bencana, vaksinasi internasional, pengembangan jejaring kerja, kemitraan,
kajian dan teknologi, serta pelatihan teknis bidang upaya kesehatan di wilayah kerja
bandara, pelabuhan dan lintas batas darat Negara.
KKP Kelas II Bandung mempunyai 7 wilayah kerja ( dalam Permenkes No. 2348
Tahun 2011) yaitu : Pelabuhan Laut Cirebon, Pelabuhan Khusus Balongan, Pelabuhan Laut
Indramayu, Pelabuhan Pamanukan- Subang , Palabuhan Ratu – Sukabumi, Pelabuhan
Kejawanan – Kota Cirebon dan Pelabuhan Brebes. Akan tetapi dari 7 wilker yanga ada
baru 4 ( empat ) wilker yang aktif atau ada penyelanggaraan CIQ (Customs, Imigration and
Quarantine). Demikian pula di keempat wilker tersebut telah melakukan kegiatan Upaya
Kesehatan dan Lintas Wilayah yang tiap bulan memberikan laporan secara rutin dalam
rangka pencapaian indikator kinerja yang harus tercapai di tahun 2018, antara lain :
pelayanan kesehatan situasi khusus dan skrining penyakit menular langsung
ANALISIS CAPAIAN KINERJA
Target Realisasi
BULAN AGUSTUS
No. Sasaran Strategis Indikator Kinerja JUMLAH SATUAN SATUAN
JUMLAH
1 Menurunnya angka 1 Jumlah pelayanan 0 layanan 0 Layanan
kesakitan akibat kesehatan pada
penyakit yang dapat situasi khusus
dicegah dengan
imunisasi,
peningkatan
surveilans, karantina
kesehatan dan
kesehatan matra
2 Menurunnya angka 2 Jumlah orang yang 109 orang 60 Orang
kesakitan dan melakukan skrining
kematian akibat penyakit menular
penyakit Menular langsung
langsung
Berdasarkan data di atas capaian kinerja yang dapat terealisasi di bulan Agustus
adalah jumlah orang yang melakukan skrining penyakit menular langsung di wilker
Pelabuhan Cirebon dengan melaksanakan kegiatan VCT Mobile.
Indikator Jumlah Orang yang Melakukan Skrining Penyakit Menular Langsung
realisasi pencapaian kinerja sebanyak 60 orang dari target 109 orang dengan persentase
pencapaian 100 % dari target yang di tetapkan. Pelaksanaan mobile VCT dilaksanakan di 2
tempat dalam 2 waktu, yaitu : tanggal 16 Agustus di TB Owen tanggal 24 Agustus di TN
Nusa. Bertempat di pangkalan kembali. Sasaran target bulan Agustus adalah para ABK dari
2 kapal, mereka datang ke tempat yang sudah di sediakan

Perbandingan Capaian
Untuk perbandingan capaian kinerja di bulan Juli dibandingkan bulan Agustus,
jumlah orang yang melakukan skrining penyakit menular langsung terjadi peningkatan
sebesar 100 %
Permasalahan
Adapun permasalah yang di temukan dalam pencapaian kinerja di bulan ini, antara lain :
 Kegiatan VCT yang dilaksanakan oleh petugas wilker mendapat penggantian
transport dan konsumsi, yang sampai laporan ini dibuat sudah dilakukan dan
dicairkan untuk laporan Januari sd Mei 2017.
 Masih terdapat beberapa ABK yang tidak bersedia untuk dilakukan pemeriksaan
dikarenakan stigma yang negative terhadap penyakit HIV/AIDS

RTL (Rencana Tindak Lanjut)


Adapun rencana tindak lanjut untuk menangani permasalahan tersebut di atas,
antara lain :
 Diharapkan dalam mengkalim kegiatan rutin jangan sampai melewati bulan berikutnya,
dan yang di klaim tersebut adalah 1 hari 1 layanan saja setiap bulannya.
 Meningkatkan koordinasi dengan lintas sektoral dan lintas program dalam meningkatkan
upaya Promosi Kesehatan tentang HIV/AIDS di wilayah Pelabuhan Cirebon khususnya
bagi para ABK.

Kasie UKLW,

dr. Medi Nursasih


NIP. 196605072009121001
ANALISIS REVIEW
INDIKATOR KINERJA SEKSI UKLW
BULAN SEPTEMBER 2018

Pendahuluan
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Bandung berkedudukan di Provinsi Jawa
Barat tepatnya di Bandara Husein Sastranegara Bandung dan merupakan Unit Pelaksana
Teknis (UPT) di lingkungan Kementerian Kesehatan yang berada di bawah dan bertanggung
jawab kepada Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian
Kesehatan Republik Indonesia.
Dalam Permenkes Nomor 356/ Menkes/ Per/ IV/ 2008 Tentang Organisasi dan Tata
Kerja Kantor Kesehatan Pelabuhan ( KKP ) bahwa salah satu seksi Upaya Kesehatan dan
Lintas Wilayah (UKLW) mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan perencanaan,
pemantauan, evaluasi, penyusulan laporan dan koordinasi pelayanan kesehatan terbatas ,
kesehatan kerja , kesehatan matra, kesehatan haji, perpindahan penduduk,
penanggulangan bencana, vaksinasi internasional, pengembangan jejaring kerja, kemitraan,
kajian dan teknologi, serta pelatihan teknis bidang upaya kesehatan di wilayah kerja
bandara, pelabuhan dan lintas batas darat Negara.
KKP Kelas II Bandung mempunyai 7 wilayah kerja ( dalam Permenkes No. 2348
Tahun 2011) yaitu : Pelabuhan Laut Cirebon, Pelabuhan Khusus Balongan, Pelabuhan Laut
Indramayu, Pelabuhan Pamanukan- Subang , Palabuhan Ratu – Sukabumi, Pelabuhan
Kejawanan – Kota Cirebon dan Pelabuhan Brebes. Akan tetapi dari 7 wilker yanga ada
baru 4 ( empat ) wilker yang aktif atau ada penyelanggaraan CIQ (Customs, Imigration and
Quarantine). Demikian pula di keempat wilker tersebut telah melakukan kegiatan Upaya
Kesehatan dan Lintas Wilayah yang tiap bulan memberikan laporan secara rutin dalam
rangka pencapaian indikator kinerja yang harus tercapai di tahun 2018, antara lain :
pelayanan kesehatan situasi khusus dan skrining penyakit menular langsung.
ANALISIS CAPAIAN KINERJA
Target Realisasi
BULAN SEPTEMBER
No. Sasaran Strategis Indikator Kinerja JUMLAH SATUAN SATUAN
JUMLAH
1 Menurunnya angka 1 Jumlah pelayanan 2 layanan 2 Layanan
kesakitan akibat kesehatan pada
penyakit yang dapat situasi khusus
dicegah dengan
imunisasi,
peningkatan
surveilans, karantina
kesehatan dan
kesehatan matra
2 Menurunnya angka 2 Jumlah orang yang 109 orang 0 Orang
kesakitan dan melakukan skrining
kematian akibat penyakit menular
penyakit Menular langsung
langsung
Berdasarkan data di atas capaian kinerja yang dapat terealisasi di bulan September
adalah jumlah dan pelayanan Pelayanan Kesehatan Situasi Khusus event olahraga Asian
Games
Indikator Jumlah Orang yang Melakukan Skrining Penyakit Menular Langsung
realisasi pencapaian kinerja sebanyak 0 orang dari target 109 orang dengan persentase
pencapaian 0 % dari target yang di tetapkan. Sedangkan Pelayanan kesehatan pada situasi
khusus tercapai 2 layanan dari target 2 layanan.

Perbandingan Capaian
Untuk perbandingan capaian kinerja di bulan Agustus dibandingkan bulan
September 0% dan pelayanan kesehatan situasi khusus olahraga tercapai 100 %

Permasalahan
Adapun permasalah yang di temukan dalam pencapaian kinerja di bulan ini, antara lain :
 Target skrining penyakit menular langsung tidak tercapai di bulan ini
 Untuk pelayanan kesehatan situasi khusus tidak ditemukan kendala ataupun
permasalahan.
RTL (Rencana Tindak Lanjut)
Adapun rencana tindak lanjut untuk menangani permasalahan tersebut di atas,
antara lain :
 Meningkatkan koordinasi dengan lintas sektoral dan lintas program dalam meningkatkan
upaya Promosi Kesehatan tentang HIV/AIDS di wilayah Pelabuhan Cirebon khususnya
bagi para ABK.

Kasie UKLW,

dr. Medi Nursasih


NIP. 196605072009121001
ANALISIS REVIEW
INDIKATOR KINERJA SEKSI UKLW
BULAN OKTOBER 2018

Pendahuluan
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Bandung berkedudukan di Provinsi Jawa
Barat tepatnya di Bandara Husein Sastranegara Bandung dan merupakan Unit Pelaksana
Teknis (UPT) di lingkungan Kementerian Kesehatan yang berada di bawah dan bertanggung
jawab kepada Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian
Kesehatan Republik Indonesia.
Dalam Permenkes Nomor 356/ Menkes/ Per/ IV/ 2008 Tentang Organisasi dan Tata
Kerja Kantor Kesehatan Pelabuhan ( KKP ) bahwa salah satu seksi Upaya Kesehatan dan
Lintas Wilayah (UKLW) mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan perencanaan,
pemantauan, evaluasi, penyusulan laporan dan koordinasi pelayanan kesehatan terbatas ,
kesehatan kerja , kesehatan matra, kesehatan haji, perpindahan penduduk,
penanggulangan bencana, vaksinasi internasional, pengembangan jejaring kerja, kemitraan,
kajian dan teknologi, serta pelatihan teknis bidang upaya kesehatan di wilayah kerja
bandara, pelabuhan dan lintas batas darat Negara.
KKP Kelas II Bandung mempunyai 7 wilayah kerja ( dalam Permenkes No. 2348
Tahun 2011) yaitu : Pelabuhan Laut Cirebon, Pelabuhan Khusus Balongan, Pelabuhan Laut
Indramayu, Pelabuhan Pamanukan- Subang , Palabuhan Ratu – Sukabumi, Pelabuhan
Kejawanan – Kota Cirebon dan Pelabuhan Brebes. Akan tetapi dari 7 wilker yanga ada
baru 4 ( empat ) wilker yang aktif atau ada penyelanggaraan CIQ (Customs, Imigration and
Quarantine). Demikian pula di keempat wilker tersebut telah melakukan kegiatan Upaya
Kesehatan dan Lintas Wilayah yang tiap bulan memberikan laporan secara rutin dalam
rangka pencapaian indikator kinerja yang harus tercapai di tahun 2017, antara lain :
pelayanan kesehatan situasi khusus, skrining penyakit menular langsung , posbindu PTM
dan Implementasi KTR.
ANALISIS CAPAIAN KINERJA
Target Realisasi
BULAN OKTOBER
No. Sasaran Strategis Indikator Kinerja JUMLAH SATUAN SATUAN
JUMLAH
1 Menurunnya angka 1 Jumlah pelayanan 0 layanan 0 Layanan
kesakitan akibat kesehatan pada
penyakit yang dapat situasi khusus
dicegah dengan
imunisasi,
peningkatan
surveilans, karantina
kesehatan dan
kesehatan matra
2 Menurunnya angka 2 Jumlah orang yang 109 orang 31 Orang
kesakitan dan melakukan skrining
kematian akibat penyakit menular
penyakit Menular langsung
langsung

Berdasarkan data di atas capaian kinerja yang dapat terealisasi di bulan Oktober
adalah jumlah orang yang melakukan skrining penyakit menular langsung di wilker
Pelabuhan Cirebon dengan melaksanakan kegiatan VCT Mobile.
Indikator Jumlah Orang yang Melakukan Skrining Penyakit Menular Langsung
realisasi pencapaian kinerja sebanyak 31 orang dari target 109 orang dengan persentase
pencapaian 28,4 % dari target yang di tetapkan. Pelaksanaan mobile VCT dilaksanakan
pada tanggal 04 Oktober di pos pangjakalan Cirebon.

Perbandingan Capaian
Untuk perbandingan capaian kinerja di bulan September dibandingkan bulan
Oktober, jumlah orang yang melakukan skrining penyakit menular langsung terjadi
peningkatan sebesar 100 %

Permasalahan
Adapun permasalah yang di temukan dalam pencapaian kinerja di bulan ini, antara lain :
 Masih terdapat beberapa ABK yang tidak bersedia untuk dilakukan pemeriksaan
dikarenakan stigma yang negative terhadap penyakit HIV/AIDS
RTL (Rencana Tindak Lanjut)
Adapun rencana tindak lanjut untuk menangani permasalahan tersebut di atas,
antara lain :
 Meningkatkan koordinasi dengan lintas sektoral dan lintas program dalam meningkatkan
upaya Promosi Kesehatan tentang HIV/AIDS di wilayah Pelabuhan Cirebon khususnya
bagi para ABK.

Kasie UKLW,

dr. Medi Nursasih


NIP. 196605072009121001
INDIKATOR KINERJA SEKSI UKLW
BULAN NOVEMBER 2018

Pendahuluan
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Bandung berkedudukan di Provinsi Jawa
Barat tepatnya di Bandara Husein Sastranegara Bandung dan merupakan Unit Pelaksana
Teknis (UPT) di lingkungan Kementerian Kesehatan yang berada di bawah dan bertanggung
jawab kepada Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian
Kesehatan Republik Indonesia.
Dalam Permenkes Nomor 356/ Menkes/ Per/ IV/ 2008 Tentang Organisasi dan Tata
Kerja Kantor Kesehatan Pelabuhan ( KKP ) bahwa salah satu seksi Upaya Kesehatan dan
Lintas Wilayah (UKLW) mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan perencanaan,
pemantauan, evaluasi, penyusulan laporan dan koordinasi pelayanan kesehatan terbatas ,
kesehatan kerja , kesehatan matra, kesehatan haji, perpindahan penduduk,
penanggulangan bencana, vaksinasi internasional, pengembangan jejaring kerja, kemitraan,
kajian dan teknologi, serta pelatihan teknis bidang upaya kesehatan di wilayah kerja
bandara, pelabuhan dan lintas batas darat Negara.
KKP Kelas II Bandung mempunyai 7 wilayah kerja ( dalam Permenkes No. 2348
Tahun 2011) yaitu : Pelabuhan Laut Cirebon, Pelabuhan Khusus Balongan, Pelabuhan Laut
Indramayu, Pelabuhan Pamanukan- Subang , Palabuhan Ratu – Sukabumi, Pelabuhan
Kejawanan – Kota Cirebon dan Pelabuhan Brebes. Akan tetapi dari 7 wilker yanga ada
baru 4 ( empat ) wilker yang aktif atau ada penyelanggaraan CIQ (Customs, Imigration and
Quarantine). Demikian pula di keempat wilker tersebut telah melakukan kegiatan Upaya
Kesehatan dan Lintas Wilayah yang tiap bulan memberikan laporan secara rutin dalam
rangka pencapaian indikator kinerja yang harus tercapai di tahun 2018, antara lain :
pelayanan kesehatan situasi khusus dan skrining penyakit menular langsung.
ANALISIS CAPAIAN KINERJA
Target Realisasi
BULAN NOVEMBER
No. Sasaran Strategis Indikator Kinerja JUMLAH SATUAN SATUAN
JUMLAH
1 Menurunnya angka 1 Jumlah pelayanan 0 layanan 0 Layanan
kesakitan akibat kesehatan pada
penyakit yang dapat situasi khusus
dicegah dengan
imunisasi,
peningkatan
surveilans, karantina
kesehatan dan
kesehatan matra
2 Menurunnya angka 2 Jumlah orang yang 109 orang 38 Orang
kesakitan dan melakukan skrining
kematian akibat penyakit menular
penyakit Menular langsung
langsung

Berdasarkan data di atas capaian kinerja yang dapat terealisasi di bulan November
adalah jumlah orang yang melakukan skrining penyakit menular langsung di wilker
Pelabuhan Cirebon dengan melaksanakan kegiatan VCT Mobile.
Indikator Jumlah Orang yang Melakukan Skrining Penyakit Menular Langsung
realisasi pencapaian kinerja sebanyak 42 orang dari target 109 orang dengan persentase
pencapaian 38 % dari target yang di tetapkan. Kegiatan mobile VCT di bulan November
2018 di lakukan pada tanggal 12 November 2018 berturut - turut di wilker Pel. Cirebon.
Sasaran VCT di bulan November adalah para ABK.

Perbandingan Capaian
Untuk perbandingan capaian kinerja di bulan Oktober dibandingkan bulan
November, jumlah orang yang melakukan skrining penyakit menular langsung terjadi
peningkatan sebesar 123 %.
Permasalahan
Adapun permasalah yang di temukan dalam pencapaian kinerja di bulan ini, antara lain :
- Rendahnya ilmu pengetahuan tentang HIV/AIDS dikalangan ABK
- Pada saat dilakukan wawancara ditemukan beberapa siswa maritime yang telah
melakukan praktek seks yang tidak aman

RTL (Rencana Tindak Lanjut)


Adapun rencana tindak lanjut untuk menangani permasalahan tersebut di atas,
antara lain :
- Menintegrasikan pendidikan pencegahan HIV/AIDS kedalam kurikulum
- Pelayanan Kesehatan Reproduksi
- Meningkatkan akses terhadap pelayanan, dukungan dan pengobatan
- Mengurangi stigma dan dikriminasi
- Capaian target di wilayah pelabuhan Cirebon telah mencapai179 % di Triwulan III
2018, diharapkan kegiatan VCT bisa dilaksanakan di wilker yang lain

Kasie UKLW,

dr. Medi Nursasih


NIP. 196605072009121001
INDIKATOR KINERJA SEKSI UKLW
BULAN DESEMBER 2018

Pendahuluan
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Bandung berkedudukan di Provinsi Jawa
Barat tepatnya di Bandara Husein Sastranegara Bandung dan merupakan Unit Pelaksana
Teknis (UPT) di lingkungan Kementerian Kesehatan yang berada di bawah dan bertanggung
jawab kepada Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian
Kesehatan Republik Indonesia.
Dalam Permenkes Nomor 356/ Menkes/ Per/ IV/ 2008 Tentang Organisasi dan Tata
Kerja Kantor Kesehatan Pelabuhan ( KKP ) bahwa salah satu seksi Upaya Kesehatan dan
Lintas Wilayah (UKLW) mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan perencanaan,
pemantauan, evaluasi, penyusulan laporan dan koordinasi pelayanan kesehatan terbatas ,
kesehatan kerja , kesehatan matra, kesehatan haji, perpindahan penduduk,
penanggulangan bencana, vaksinasi internasional, pengembangan jejaring kerja, kemitraan,
kajian dan teknologi, serta pelatihan teknis bidang upaya kesehatan di wilayah kerja
bandara, pelabuhan dan lintas batas darat Negara.
KKP Kelas II Bandung mempunyai 7 wilayah kerja ( dalam Permenkes No. 2348
Tahun 2011) yaitu : Pelabuhan Laut Cirebon, Pelabuhan Khusus Balongan, Pelabuhan Laut
Indramayu, Pelabuhan Pamanukan- Subang , Palabuhan Ratu – Sukabumi, Pelabuhan
Kejawanan – Kota Cirebon dan Pelabuhan Brebes. Akan tetapi dari 7 wilker yanga ada
baru 4 ( empat ) wilker yang aktif atau ada penyelanggaraan CIQ (Customs, Imigration and
Quarantine). Demikian pula di keempat wilker tersebut telah melakukan kegiatan Upaya
Kesehatan dan Lintas Wilayah yang tiap bulan memberikan laporan secara rutin dalam
rangka pencapaian indikator kinerja yang harus tercapai di tahun 2018, antara lain :
pelayanan kesehatan situasi khusus dan skrining penyakit menular langsung.
ANALISIS CAPAIAN KINERJA
Target Realisasi
BULAN DESEMBER
No. Sasaran Strategis Indikator Kinerja JUMLAH SATUAN SATUAN
JUMLAH
1 Menurunnya angka 1 Jumlah pelayanan 2 layanan 2 Layanan
kesakitan akibat kesehatan pada
penyakit yang dapat situasi khusus
dicegah dengan
imunisasi,
peningkatan
surveilans, karantina
kesehatan dan
kesehatan matra
2 Menurunnya angka 2 Jumlah orang yang 101 orang 40 Orang
kesakitan dan melakukan skrining
kematian akibat penyakit menular
penyakit Menular langsung
langsung

Berdasarkan data di atas capaian kinerja yang dapat terealisasi di bulan November
adalah jumlah orang yang melakukan skrining penyakit menular langsung di wilker
Pelabuhan Cirebon dan Indramayu dengan melaksanakan kegiatan VCT Mobile dan
Pelayanan Kesehatan Situasi Khusus Arus Mudik Nataru.
Indikator Jumlah Orang yang Melakukan Skrining Penyakit Menular Langsung
realisasi pencapaian kinerja sebanyak 40 orang dari target 101 orang dengan persentase
pencapaian 39,6 % dari target yang di tetapkan. Kegiatan mobile VCT di bulan Desember
2018 di pelabuhan wilker Cirebon tanggal 07 Desember dan pelabuhan wilker indramayu
pada tanggal 20 Desember.
Untuk Pelayanan kesehatan situasi khusus arus mudik Nataru dilaksanakan di
bandara kertajati dan bandara Husein Sastranagara Bandung H-7 dan H+7.

Perbandingan Capaian
 Jumlah Orang yang Melakukan Skrining Penyakit Menular Langsung
Untuk perbandingan capaian kinerja di bulan November dibandingkan bulan Desember,
jumlah orang yang melakukan skrining penyakit menular langsung terjadi penurunan
sebesar 120 %
 Pelayanan Kesehatan Situasi Khusus
Pelayanan Kesehatan situasi khusus di tahun 2018 tercapai 2 layanan dengan realisasi
100 %.

Permasalahan
Adapun permasalah yang di temukan dalam pencapaian kinerja di bulan ini, antara lain :
 Jumlah Orang yang Melakukan Skrining Penyakit Menular Langsung
- Rendahnya ilmu pengetahuan tentang HIV/AIDS dikalangan masyarakat di area
Pelabuhan dan ABK
- Praktek seks yang tidak aman dan stigma yang buruk tentang HIV/AIDS
 Pelayanan Kesehatan Situasi Khusus
- Tidak ditemukan permasalan yang berarti dalam pelayanan kesehatan situasi khusus

RTL (Rencana Tindak Lanjut)


Adapun rencana tindak lanjut untuk menangani permasalahan tersebut di atas,
antara lain :
 Jumlah Orang yang Melakukan Skrining Penyakit Menular Langsung
- Pelayanan Kesehatan Reproduksi
- Meningkatkan akses terhadap pelayanan, dukungan dan pengobatan
- Mengurangi stigma dan dikriminasi
- Target layanan skrining penyakit menular langsung di akhir tahun 2018 telah tercapai
188 % dari target yang telah ditetapkan.
- Doharapkan di tahun mendatang program P2PML melalui kegiatan P2P HIV Aids
dengan program VCTnya dapat terus berjalan dan lebih ditingkatkan

Kasie UKLW,

dr. Medi Nursasih


NIP. 196605072009121001