Você está na página 1de 16

TUGAS KLIPPING

PENJASORKES

Nama : Fisal Anugerah P.D

Kelas : XII IPS 2

No. Absen : 13

SMA NEGERI 1 LAMONGAN


TAHUN PELAJARAN 2018 - 2019
ASIAN GAMES 2018
Asian Games tahun 2018 ini dilaksanakan di Indonesia tepatnya di Jakarta-Palembang.
Asian Games dimulai pada tanggal 18 Agustus 2018 sampai tanggal 2 September 2018. Negara-
negara yang mengikuti Asian Games ini sangatlah antusias. Pembukaan Asian Games
berlangsung di Staadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta pada tanggal 18 Agustus 2018.
Indonesia memenangkan 31 medali emas, 24 medali perak dan 43 medali perunggu, Indonesia
mendapatkan urutan ke 4 dari 37 negara.

Perenggut medali dari cabang olahraga


Taekwondo. Cabor ini mendapatkan 1 medali emas. Defia
Rosmaniar ini adalah penyumbang medali emas untuk
Indonesia di ajang Asian Games 2018. Ia lahir pada tanggal
25 Mei 1995. Ia mulai belajar taekwondo pada tahun 2007.
Ia sekarang menjadi mahasiswi semester 5 fakultas ilmu
olahraga Universitas Negeri Jakarta.

Perenggut medali selanjutnya ialah dari cabang


olahraga Karate. Cabor ini mendapatkan 1 medali emas
dan 3 medali perunggu. Medali emas di renggut oleh Rifqi
Ardiansyah Arrosyid . Ia lahir pada tanggal 24 Desember
1997 di Surabaya. Ia dikenalkan pada olahraga ini di tahun
pertama Sekolah Dasar dan akhirnya mulai berpartisipasi
dalam kompetisi lokal.

Yang memperoleh medali perunggu ialah, yang


pertama Ahmad Zigi Zaresta Yuda. Ia lahir di Lombok pada
tanggal 14 Januari 1998. Ia menyukai ilmu bela diri sejak
kecil, begitu masuk SD Zigi sudah ikut latihan karate.

Yang kedua ialah Cokorda Istri Agung Sanistyarani. Ia


meraih medali perunggu di kumite 55 kg putri.
Yang ketiga ialah Jintar Simanjuntak. Jintar Simanjuntak meraih
medali perunggu di kumite 67 kg..

Perenggut medali selanjutnya adalah dari cabang olahraga


pencak silat. Cabor silat ini mendapatkan medali paling banyak
dari cabor lainnya. Cabor ini mendapat 14 medali emas dan 1
medali perunggu.

Yang memperoleh medali emas pertama ialah Puspa


Arumsari. Puspa meraih medali emas dari nomor seni tunggal
putri. Ia lahir tanggal 10 Maret 1993. Ia biasanya dipanggil Dara.

Medali emas kedua diraih oleh Yola Primadona Jampil dan


Hendy di nomor seni ganda putra.

Medali emas berikutnya diraih oleh tim putra yang terdiri dari
Nunu Nugraha , Asep Y sani, dan Anggi F.Mubarok di nomor seni
tim putra.

Medali emas berikutnya oleh Aji Bangkit Pamungkas di


nomor 85-90 kg putra. Ia lahir pada tanggal 20 Mei 1999. Ia
memulai karier pada umur 13 tahun. Alasannya
mengikutipencak silat adalah ingin mengikuti karir sang ayah
dan sang kakak.
Medali emas berikutnya oleh Komang Harik Adi
Putra di Kelas E:65-70 kg. ia lahir pada tanggal 14
Oktober 1994. Ia memulai karirnya pada umur 12 tahun.
Alas an ia menekunipencak silat karena memang pencak
silat adalah hobinya sejak kecil.

Medali berikutnya oleh Iqbal Chandra Pratama.


Iqbal adalah suami dari Sarah Tria Monata. Ia
menyumbangkan medali emas dari kelas D:60-65 kg
putra. Ia lahir pada tanggal 12 Mei 1996. Ia mulai
menekuni pencak silat pada umur 10 tahun.

Medali emas berikutnya oleh Sarah Tria Monita di


kelas C:55-60 kg putri. Sarah adalah istri dari Iqbal
Chandra Pratama. Sarah lahir pada tangal 13 Mei 1995. Ia
memulai karirnya pada tahun 2010.

Medali emas berikutnya oleh Abdul Malik pada


nomor kelas B:50-55 kg putra. Ia terinspirasi dari Eka
Yulianto.

Medali emas berikutnya oleh Sugianto di nomor seni


perorangan putra. Emas dari sugianto adalah emas ke 25 bagi
Indonesia.

Medali emas berikutnya oleh Ayu Sidan Wilantari / Ni


Made Dwiyanti nomor seni ganda putri. Mereka sudah berduet
dari tahun 2015.
Medali emas berikutnya oleh tim putri yang
beranggotakan Pramudita Yuristya, Lutfi Nurhasanah, dan
Gina Tri Lestari. Mereka mendapatkan medali emas dari
nomor seni tim putri.

Medali emas berikutnya oleh Pipiet Kamelia kelas 60-65


kg putri. Ia lahir pada tanggal 6 Januari 1995. Ia memulai karir
pada tahun 2007 saat berusia 12 tahun.

Medali emas berikutnya oleh Hanifan Yudani


Kusumah. Ia meraih medali emas pada kelas C putra. Ia lahir
pada tanggal 25 Oktober 1997. Ia menekuni pencak silat saat
berusia 6 tahun.

Medali emas yang terakhir dari pencak silat oleh Wewey


Wita kelas B:50-55 putri. Ia lahir pada tanggal 5 Februari 1993.
Pada Asian Games tahun 2013 Ia mendapatkan medali perak.

Pencak silat juga meraih medali perunggu oleh Rusdana


Amri.
Perenggut medali selanjutnya oleh cabang olahraga
Wushu. Cabor wushu ini mendapatkan 1 medali emas, 1 medali
perak dan 3 medali perunggu. Medali emas di renggut oleh
Lindswell kwok cabang wushu nomor Taijijian dan Taijiquan.
Lindswell lahir pada tanggal 24 September 1991 di Sumatera Utara.
Ia pernah menjadi mahasiswi Universitas Sumatera Utara tetapi
tidak tamat

Medali perak dari cabang wushu di renggut oleh Edgar


Xavier Marvelo cabang Wushu kelas Cangquan putra . ia lahir di
Jakarta pada tanggal 16 Desember 1998. Ia berlatih wushu sejak
berumur 6 tahun, Ia menekuni wushu sampai berusia 13 tahun
yang bisa menyabet medali emas di ajang kejuaraan Wushu Dunia
tingkat junior.

Medali perunggu yang pertama diperoleh Achmad Hualefi


nomor gunshu putra. Ia sekarang berusia 28 tahun.

Medali perunggu yang kedua oleh Yusuf Widiyanto pada nomor


Sanda 56 kg putra.

Medali perunggu yang terahir di renggut oleh Puja Riyaya pada nomor
Sanda 70 kg putra.

Cabang olahraga yang mendapat medali selanjutnya


adalah cabor Balap sepeda gunung. Cabor ini mendapat 2 medali
emas, 1 medali perak dan 2 medali perunggu. Perenggut medali
emas yang cabor ini yang pertama ialah Tiara Andini Prastika.
Tiara lahir pada tanggal 22 Maret 1996 di Semarang. Ia mengawali
karier profesionalnya saat berusia 16 tahun.
Perenggut medali emas yang kedua ialah Khoiful
Mukhib pada nomor downhill putra. Ia menorehkan waktu 2
menit 16,687 detik.

Perenggut medali perak di cabor ini ialah I Gusti Bagus Saputra di


nomor downhill putra.

Perenggut medali perunggu yang pertama oleh Nining


Porwaningsih pada nomor downhill putri. Nining sekarang
menduduki ranking 48 dunia.

Perenggut medali perunggu kedua ialah Wiji Lestari. Ia lahir pada


tanggal 20 Juni 2000.

Cabang olahraga selanjutnya yang mendapat


medali ialah cabang olahraga angkat besi. Cabor angkat
besi mendapat 1 medali emas,1 medali perak dan 1 medali
perunggu. Medali emas ini diraih oleh Eko Yuli Irawan
cabang angkat besi kelas 62 kg putra. Eko melakukan
angkatan total 311 kg. Ini adalah medali emas pertama untuk
Indonesia cabang angkat besi. Ia lahir pada tanggal 24 Juli
1989.

Peraih medali perak ialah Sri Wahyuni di kelas 48 kg


putri, ia mencetak total angkatan 195 kg.
Peraih medali perunggu ialah Surahmat bin Suwoto Wijoyo dari
kelas 56 kg. Total angkatannya sebanyak 272 kg. Ia sekarang
brusia 30 tahun.

Cabang olahraga selanjutnya ialah cabang olahraga


Paralayang. Cabor ini mendapatkan 2 medali emas, 1 medali
perak, dan 1 medali perunggu. Medali emas direnggut oleh
tim paralayang Indonesia nomor ketepatan mendarat beregu
putra. Tim paralayang beranggotakan Hening Paradigma,
Thomas Widyananto, Rony Pratama, dan Jafro Megaranto.

Medali emas yang kedua di renggut oleh Jafro Megawanto cabang


paralayang nomor akurasi tunggal putra, Ia lahir di Malang pada
tanggal 18 Maret 1996.

Medali perak diperoleh dari tim paralayang yang beranggotakan


Rika Wijayanti, Ike Ayu Wulandari, dan Iis Andriana. Tim
putri ini mendapatkan medali perak pada nomor ketepatan
mendarat.

Medali perunggu diperoleh dari Rika Wijayanti. Ia sekarang


berusia 23 tahun, pada usia 16 tahun Ia mulai masuk dalam
cabang olahraga paralayang.

Cabor panjat tebing memperoleh 3 medali emas, 2 medali


perak, dan 1 medali perunggu. Medali emas diperoleh dari
Aries Susanti Rahayu cabang panjat tebing nomor kecepatan
putri. Ia lahir di Grobogan pada tanggal 21 Mei 1995. Ia mulai
terkenal pada bulan Mei 2018 karena telah mengalahkan Elena
Timofeeva dalam sebuah kejuaraan panjat dinding di Cina.
Medali emas kedua diperoleh dari tim putri pada nomor
kecepatan estafet. Tim putri beranggotakan Aries Susanti
Rahayu, Puji Lestari, Rajiah Salsabilah dan Fitriani.

Medali emas terakhir diperoleh dari tim putra pada nomor


kecepatan estafet. Tim putra beranggotakan Rindi Supriyanto ,
Muhammad Hinayah, Abudzar Yulianto, dan Leonado
Veddriq.

Medali perak pertama diraih oleh Puji lestari. Ia awalnya


memiliki hobi sebagai pecinta alam lalu tertarik pada panjat
tebing.

Medali perak kedua diraih oleh tim putra paralayang, yang


beranggotakan Aspar Jailolo, Sabri, Pangeran Septo Wibowo
Siburian, Muhammad Fajri Alfian.Sedangkan medali perunggu
diraih oleh Aspar Jailolo. Ia lahir di Sulawesi Tengah pada
tanggal 24 Januari 1988. Kemampuan panjat tebingnya dimuali
pada tahun 2007.

Cabang olahraga dayung juga merenggut medali.


Medali emas sebanyak 1 buah, medali perak sebanyak 2 buah,
dan medali perunggu sebanyak 2 buah. Medali emas diperoleh
dari Tim dayung ini beranggotakan Tanzil H, Muhad Y, Rio R,
Darmawan, Jefri A, Ali Buton, Ferdiansyah, Ihram, Ardi I, dan
Ujang H. Tim dayung Indonesia ini menang pada nomor delapan
pedayung putra.
Medali perak direnggut oleh tim dayung yang
beranggotakan Ali Buton, Ferdiansyah,Ihram dan Ardi
Isadi.

Medali perak diperoleh dari Kakan Kusuma dkk.


Sedangkan medali perunggu pertama diraih oleh
Julianti dan Rokayah pada kelas ganda putri.

Medali perunggu kedua diperoleh dari Tim


dayung yang beranggotakan Chelsea Corputty, Wa
Ode Fitri R, Julianti, Yayah Rokayah.

Cabor selanjutnya ialah cabor Jetski. Cabor


jetski ini mendapatkan 1 medali emas, 1
medali perak dan 1 medali perunggu.
Perenggut medali emas ini adalah Aqsa Sutan
Aswar cabang olahraga jetski nomor endurance
runabout open. Ia lahir di Jakarta, 31 Desember
Medali perak diraih oleh kakak kandung Aqsa yaitu
Aero Sutan Aswar. Ia lahir di Jakarta pada tanggal 4
Desember 1994. Pada usia 16 tahun, Aero telah
tercatat sebagai pejetski termuda di dunia kelas Pro dan
Grand Prix.

Cabang yang mendapat medali selanjutnya ialah


cabang olahraga bulutangkis. Cabor ini mendapat 1
medali emas,2 medali perak dan 4 medali perunggu.
Medali emas ini diperoleh Jonatan Christie dengan
nomor tunggal putra. Jonatan Christie masuk dalam 15
besar ranking pebulutangkis dunia. Ia lahir pada
tanggal 15 september 1997. Ia biasa dipanggil Jojo,
Jojo juga pernah bermain di sebuah film bertema bulu
tangkis meskipun Ia menjadi peran figuran.

Medali perak pertama diperoleh dari Anthony


Sinisuka Ginting dan kawan-kawan.

Medali perak kedua diperoleh dari Muhammad Rian Ardianto dan


Fajar Alfian di kelas ganda putra.
Medali perunggu pertama diperoleh dari Greysia Polii
dkk. Medali perunggu kedua diperoleh dari Greysia Polii
dan Rahayu Apriyani kelas ganda putri.

Medali perunggu ketiga diperoleh dari Tontowi Ahmad


dan Liliana Natsir kelas ganda campuran. Mereka sudah
mengoleksi medali perak di Asian Games 2014 dan
perunggu di Asian Games 2010.

Medali perunggu untuk cabor bulu tangkis yang terakhir dari


Anthony Sinisuka Ginting. Ia lahir di Cimahi pada tanggal
20 Oktober 1996. Ia sekarang berada di ranking 12 di dunia.

Cabang olahraga senam mendapatkan tidak


mendapatkan medali emas tetapi masih bisa mendapatkan
medali perak dan medali perunggu. Cabor senam
mendapatkan 1 medali perak dan 1 medali perunggu.
Medali perak direnggut oleh Rifda Irfanalutfi pada nomor
senam lantai. Skor yang Ia dapatkan sebanyak 12.750.
Dan medali perunggu direnggut oleh Agus Adi
Prayoko. Ia adalah peraih medali pertama untuk
Indonesia di cabang senam artistik. Ia lahir pada
tanggal 4 Mei 1989.

Cabang selanjutnya adalah cabang olahraga


shooting. Cabang ini hanya mendapatkan 1
medali perak yang diperoleh dari Muhammad
Sejahtera Dwi Putra. Ia lahir pada tanggal 13
April 1997.

Cabang olahraga Archery atau yang disebut


panahan. Cabor ini meraih 1 medali perak dan 1
medali perunggu. Medali perak diraih oleh Diananda
Choirunisa. Pada SEA Games dia pernah membawa
medali emas.

Sedangkan medali perunggu diperoleh dari Riau


Ega Agata Salsabilla. Perunggu yang dihasilkannya adalah
medali kedua untuk cabor panahan.
Cabang tenis mendapatkan 1 medali emas. Medali emas
diraih dari tenis ganda campuran, Christopher Rungkat
dan Aldila Sutjiadi.

Cabang soft tenis mendapatkan 1 medali perak dan 2


medali perungu. Medali perak diraih oleh Sie Alexander
Elbert. Ia adalah peraih medali yang ketiga untuk cabang
soft tenis.

.Cabang sepaktakraw mendapatkan 1 medali


emas,1 medali perak dan 2 medali perunggu. Medali perak
emas direnggut oleh tim putra yang beranggotakan
Muhammad Hardiansyah Muliang, Nofrizal, Saiful Rijal,
Husni Uba, Rizky Abdul Rahan Pago, Abdul Halim Radjiu.

Medali perak direnggut oleh Saipul HM dkk. Medali


perunggu pertama dan kedua direnggut oleh Herson
Muhammad dkk.

Cabang olahraga Kano atau Kayak juga mendapatkan medali,


yakni 2 medali perak dan 1 medali perunggu. Medali perak
pertama diraih oleh Alvonsina Monim dkk di nomor 1.000
meter.
Medali perak kedua diraih oleh Riska Andriyani pada
nomor Kano tunggal 200 meter putri. Ia mencatat waktu
49,086 detik.

Medali perunggu diraih oleh Riska Andriyani dan


Nur Meni pada nomor Kano ganda putri 500 meter .

Cabang olahraga Atletik mendapatkan 1 medali perak dan 1


medali perunggu. Medali perak direnggut oleh Emilia Nova. Ia
adalah atlet lari gawang . ia memecahka rekor nasonal lari
gawang 100 meter putri.

Medali perunggu direnggut oleh Sapwaturrahman pada


nomor lompat jauh. Hingga lompatan kelima Ia berhasil
melompat sejauh 8,09 meter.

Cabang Voli Pantai juga mendapatkan medali.


Medali yang diperoleh cabor ini ialah 1 medali perak dan 1
medali perunggu. Medali perak diperoleh Ade Candra
Rachman dan Mohammad Ashfiya. Mereka meraih medali
tertinggi di tim voli pantai.

Dan medali perunggu diperoleh dari Juliana dan Utami.


Cabang Skateboard pun mendapatkan 2 medali perak
sedangkan medali perunggu hanya 1. Medali perak yang
pertama diraih oleh Jason Dennis. Ia lahir pada tanggal 22
Oktober 2003. Ia menyukai skateboard sejak umur 9 tahun.

Medali perak kedua diraih oleh Sanggoe Darma


Tanjung. Ia sudah akrab dengan skateboard sejak umur 5 tahun.

Sedangkan medali perunggu diraih oleh Bunga


Nyimas. Ia adalah atlit termuda yakni masih berumur 12
tahun. Ia lahir pada tanggal 13 April 2006.

Cabang bridge ini hanyalah mendapatkan medali perunggu


sebanyak 4 medali. Medali pertama diperoleh Lusje Olha
Bojoh dkk. Medali kedua diperoleh Conny Eufke
Sumampauw dkk. Medali ketiga diperoleh Taufik Hasbi dan
Lusje Bojoh dikelas Mix Pair.Dan medali perunggu terakhir
di cabang ini diperoleh Hengky Lasut dan Eddy Manopo
dikelas Men’s pair.

Cabang boxing juga mendapatkan medali , tetapi hanya medali perunggu


sebanyak 2 medali. Medali pertama diraih oleh Uswatun Hasanah. Dia
biasanya disapa Atun, Ia menggunakan strategi bertarung jarak pendek.

Medali kedua diraih oleh Amoragam Sunan Agung. Ia


lahir di Maluku Utara pada tanggal 9 Oktober 1997. Pada ronde
ketiga Ia merubah strategi dengan bermain lebih terbuka,
alasannya agar lawannya bertarung dalam jarak pendek.