Você está na página 1de 2

Sebuah Kapasitor terdiri atas dua keeping konsuktor yang ruang di antaranya diisi oleh dielektrik

(penyekat), misalnya udara atau kertas. Kemampuan kapasitor untuk menyimpan muatan listrik
dinyatakan oleh besaran kapasitas (atau kapasitansi). Satuan SI dari kapasitas adalah farad(F),
namun ukuran kapasitas kapasitor yang sering digunakan dinyatakan dalam microfarad (µF),
nanofarad (nF), dan pikofarad (pf).

1 µF = 10-6 F ; 1 nF = 10-9 F ; 1 pF = 10-2 F

Kapasitansi

Kapasitansi didefenisikan sebagai kemampuan dari suatu kapasitor untuk dapat menampung
muatan elektron.

Coulombs pada abad 18 menghitung bahwa 1 coulomb = 6.25 x 1018 elektron. Kemudian
Michael Faraday membuat postulat bahwa sebuah kapasitor akan memiliki kapasitansi sebesar 1
farad jika dengan tegangan 1 volt dapat memuat muatan elektron sebanyak 1 coulombs. Dengan
rumus dapat ditulis :

q = CV …………….(1)

q : muatan elektron dalam C (coulombs)

C : nilai kapasitansi dalam F (farads)

V : besar tegangan dalam V (volt)

Formulasi Kapasitas Kapasitor Keping Sejajar

Untuk menghitung kapasitas kapasitor, kita tentukan dahulu kuat medan listrik homogen, E,
dalam ruang antara kedua keeping, kemudian kita hitung V dan E.

Kuat medan listrik, E, dalam ruang antarkeping sejajar adalah E = σ/є0, dengan rapat muatan

σ = q/A. dengan demikian,

Kapasitas Kapasitor Keping

ε0 : permitivitas vakum/udara = 8,85 x 10-12 dalam SI


A : luas tiap keeping

d : jarak pisah antarkeping

Pengaruh Dielektrikum terhadap Kapasitas Kapasitor

Dielektrik adalah suatu bahan isolasi, seperti kertas, karet, kaca, atau plastik. Ketika sebuah
dielektrik disisipkan dalam ruang antara keeping-keping sebuah kapasitor, kapasitas kapasitor
akan meningkat. Kapasitas kapasitor dalam dielektrik, CD, adalah