Você está na página 1de 3

SONDIR

A. Analisis
Pada percobaan dilakukan terdapat perbedaan perlawanan penetrasi konus dan jumlah
perlawanan konus pada setiap kedalaman dalam interval 9 m.

B. Kesimpulan
Berdasarkan hasil percobaan didapatkan bahwa muka air tanah berada pada
kedalaman 2 m, lalu nilai qc maksimum yang didapatkan yaitu pada kedalaman 7 m
dimana jumlah perlawanan penetrasi konus 75 kg /cm 2

BORING LOG

A. Analisis
Berdasarkan pengamatan dilapangan dapat diketahui perubahan warna ukuran butir
pelastis dan kelembapan. Perubahan warna terjadi pada interval yang berbeda-beda.
B. Kesimpulan
Berdasarkan hasil percobaan dapat disimpulkan bahwa nilai pelastis pada tanah
semakin meningkat seiring dengan dalamnya dilakukan pengeboran dan diiringi dengan
perubahan warna pada kedalaman-kedalaman tertentu. Tanah yang didapati pada saat
percobaan ialah tanah lempung berpasir.

KADAR AIR

A. Analisis
Dari percobaan didapatkan data W1, W2, dan W3. Dimana W1 merupakan berat cawan +
tanah basah, W2 merupakan berat cawan + tanah kering setelah dilakukan pengeringan
dengan cara dioven selama 24 jam, dan W3 merupakan berat cawan kosong sebelum
diisi tanah. Cawan yang digunakan dalam percobaan laboratorium ini menggunakan 2
cawan. Dari ketiga data diatas dapat dicari nilai berat air, berat tanah kering, dan juga
kadar air. Nilai kadar air dari 2 cawan tersebut didapatkan nilai kadar air rata-rata.
B. Kesimpulan
Dari percobaan yang dilakukan diketahui bahwa kadar air dari tanh contoh yang diuji
ialah 27.76 %, ini menunjukkan tanah mengandung banyak air.

BERAT SPESIFIK

A. Analisis
Pada percobaan ini menggunakan 2 piknometer yaitu I dan C. Dari percobaan tersebut
didapatkan data W1, W2, W3, dan W4. Dimana W1 adalah berat piknometer kosong, W2
adalah berat piknometer + tanah lolos saringan No 40, W3 merupakan berat tanah + air
+ tanah setelah piknometer yang mendidih didiami selama 24 jam, dan W4 berat
piknometer + air. Didalam pengujian ini didapatkan nilai berat air dan berat spesifik
tanah pada suhu T. Suhu yang digunakan adalah 25 ℃ dan masa jenis airnya 1
3
gram/cm .
B. Kesimpulan
Berdasarkan pengujian dilaboratorium didapatkan berat spesifik rata-rata dari 2
piknometer pada suhu 25 ° adalah 2,58 itu berarti tanah yang digunakan sebagai
sampel adalah tanah lempung organik.

ANALISA SARINGAN
A. Analisis
Berdasarkan pengujian didapatkan hasil data yaitu untuk persentase lolos saringan
No. 4 adalah 99,99%, No 10 adalah 99,97%, No 20 adalah 91,17%, No 40 adalah
63,37%, No 100 adalah 37,97 %, No 200 adalah 32,17%.
B. Kesimpulan
Berdasarkan data yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa semakin kecil diameter
saringan maka persentase lolos nya semakin tinggi.

ANALISA SARINGAN HIDOMETER


A. Analisis
Sama halnya dengan analisa saringan pada analisa hidrometer juga dicarai nilai
persentase lolos saringan seperti ditabel analisa saringan hidrometer. Selain data
persentase lolos