Você está na página 1de 1

Analisa Pengaruh MLT, Tc, A, Scrap Rate terhadap Kebutuhan Jumlah Mesin dan M.H.

Manufacturing lead time mengacu pada jarak waktu mulai dari awal pemrosesan hingga
penyelesaian. Semakin kecil selisih antara due date dengan manufacturing lead time
mengindikasikan produk tersebut semakin berkualitas (Senapati, A.J. dkk. 2012). Menurut
Senapati, 90% waktu aktivitas manufaktur tersebut dapat direduksi, sehingga menghasilkan
efisiensi tinggi. Jika nilai MLT tinggi, maka diperlukan evaluasi dalam proses produksi. Dengan
melihat cycle time dan scrap time pada tiap proses atau departemen dapat diketahui mana proses
yang membuat produksi menjadi lama dan yang menghasilkan produk cacat terbanyak. Sehingga
dalam proses tersebut dapat dilakukan perbaikan. Perbaikan operasi kerja dapat dilakukan dengan
mengotomasi material handling dengan cara penambahan mesin di proses tersebut. Mekanisasi
dan/atau otomatisasi mekanik materials handling dipandang sebagai solusi untuk mereduksi waktu
antar operasi.

Maintenance dan replacement juga diperlukan untung menjaga availability mesin.


Availability adalah keadaan siap suatu mesin dalam jumlah maupun kualitas sesuai dengan
kebutuhan dalam melakukan proses operasi. Maintenance terencana dimaksudkan untuk
mengantisipasi terjadinya breakdown pada sarana proses. replacement dapat dilakukan pada mesin
yang telah habis umur ekonomisnya. Menurut Simeonovova, I. dan Simeonov, S. (2012),
replacement merupakan salah satu cara untuk memperpendek lead time melalui waktu proses.
Namun demikian, replecement mesin harus memperhatikan kelayakan ditinjau dari investasi yang
ditanamkan dengan kuantitas produk yang dibuat.

Daftar Pustaka

Senapati, A.J. Dkk. 2012. Reduction In Inventory Control. International Journal Of Engineering And
Advanced Technology (IJEAT), Volume-1, Issue6, August 2012. (Online).Diakses 20 April 2015.

Wahono, Dkk. 2015. Pencapaian Lead Time Berbasis Orientasi Penyelesaian Dalam Manufacturing
Material Di Kalangan Mahasiswa Praktikan Yang Mengikuti Praktik Matakuliah Bidang Manufaktur.
Malang: Universias Negeri Malang