Você está na página 1de 1

TELAAH JURNAL DENGAN METODE PICO

1. Uraian PICO ( Problem, Intervention, Comparison, Outcome)


Problem:
Metode dengan intubasi, pemberian surfaktan selama penggunaan ventilasi mekanik, dan
ekstubasi sebelum CPAP nasal sebelumnya masih membutuhkan sedasi, intubasi, dan
ventilasi mekanik singkat namun beberapa penelitian menunjukkan hasil serupa dengan
CPAP namun metode ini tidak dipergunakan secara luas.
Metode selanjutnya yaitu surfaktan diberikan pada bayi prematur yang bernapas spontan
dengan CPAP melalui kateter kecil yang diletakkan di trakea hanya pada saat dibutuhkan
untuk memberikan surfaktan yang dapat menurunkan kebutuhan ventilasi mekanik. Namun,
keamanan dan efikasi dari metode ini belum diteliti.

Intervention:
Sampel dibagi ke dalam dua kelompok, pertama. Kelompok standar bayi yang menggunakan
CPAP, intubasi jika diperlukan, dan terapi surfaktan jika diperlukan. Kelompok intervensi
diberikan terapi seperti pada kelompok standar, namun jika membutuhkan FiO2 lebih besar
dari 0,30; maka surfaktan diberikan ketika bayi bernapas spontan. Analisis statistik
menggunakan uji hipotesis Fisher dan Mann Whitney.

Comparison:
Empat bayi pada kelompok intervensi memiliki denyut jantung yang lebih rendah dari 100
kali per menit, (rentang 78-90) dengan SpO2 paling rendah adalah antara 67% dan 85%.
Bayi pada kelompok intervensi lebih sedikit yang diterapi dengan analgesik dan sedatif
dibandingkan pada kelompok terapi standar.

Outcome:
Pemberian surfaktan ke bayi prematur yang benapas spontan dapat dilakukan dan
menurunkan kebutuhan ventilasi mekanik. Terapi surfaktan pada pasien yang bernapas
spontan juga terbukti aman dan efektif dalam menurunkan kebutuhan ventilasi mekanik