Você está na página 1de 2

Apakah signifikansi dari Organisasi Nirlaba/ Not-For-Profit terhadap sektor

perhotelan, pariwisata, dan acara?


Dampak dari sektor nirlaba/ non profit terhadap perhotelan, pariwisata, dan
acara dipisahkan menjadi dua kelompok utama, yakni:
 Organisasi yang bekerja dalam menyediakan layanan perhotelan,
pariwisata dan acara
 Organisasi yang menggunakan sektor perhotelan, pariwisata dan acara
sebagai peluang penggalangan dana

Lalu apakah hubungangannya Organisasi Nirlaba dengan sektor Perhotelan,


Pariwisata, dan Acara? Sebelumnya Apasih Sektor Hospitality atau
Perhotelan itu sendiri? Hospitality atau perhotelan adalah industri yang
melibatkan kegiatan keramah tamahan, layanan, hiburan dan ada hubungan
antara tamu dengan tuan rumah. Seperti yang sudah dibahas diatas, ditinjau
dari bidang kerjanya, dua belas jenis organisasi yang tergolong dalam
organisasi nirlaba/ non profit dari ICNPO, jika dihubungkan dengan pelayanaan
perhotelan banyak sejumlah organisasi yang menggunakan nilai-nilai dari
sektor perhotelan sebagai peluang penggalangan dana. Contohnya, setiap
Organisasi Nirlaba pasti memiliki visi dan misi. Untuk mencapai dan
menjalankan visi dan misi tersebut pastinya sebuah Organisasi Nirlaba
memerlukan dana. Lalu dari mana dana tersebut didapat sedangkan tujuan
utama organisasi nirlaba itu bukan untuk mencari profit? Dana tersebut
sebagian besar datang melalui acara penggalangan dana dari donatur. Untuk
melancarkan acara penggalangan dana tersebut, pihak organisasi nirlaba perlu
mempersiapkan berbagai hal. Seperti tempat acara, menyewakan ruang
pertumuan atau hall merupakan salah satu fasilats yang bisa didapat pihak
organisasi nirlaba dari sektor perhotelan. Selain tempat, sektor perhotelan juga
dapat menawarkan katering yang dapat digunakan pihak organisasi nirlaba
untuk menjamu para tamu.

Bagaimana dengan Sektor Pariwisata? Apa itu sektor tourism atau


pariwisata? Sektor pariwisata merupakan sektor yang melibatkan kegiatan
perjalanan yang jauh dari rumah (perjalanan untuk bisnis ataupun rekreasi).
Dan berkaitan dengan penyediaan barang/ jasa kepada wisatawan. Nah apa
hubungannya dengan Organisasi Nirlaba?
Adanya kerjasama antara suatu organisasi nirlaba yang berada disuatu negara
degan organisasi lain yang berada dinegara lain mengakibatkan adanya banyak
perusahaan pariwisata komersial bekerjasama dengan badan amal untuk
mengatur sebuah acara. Organisasi Nirlaba dapat bekerjasama dengan sektor
pariwisata komersil untuk melancarkan kegiatannya seperti salah satu
organisasi nirlaba di Indonesia yakni KALOLA. KALOLA berdiri sejak tahun 1999,
organisasi ini memiliki visi membudidayakan budaya Indonesia dikanca negara
agar tidak kalah dengan budaya lain dan tetap hidup dikalangan kita. Misi
mereka yakni projek pertukaran program budaya, memperkenalkan budaya
dengan memberikan pembelajaran, pendanaan dalam melestrarikan budaya
serta memberikan informasi. KALOLA bekerjasama dengan organisasi nirlaba
luar negri Our Culture International yang selanjutnya organisasi nirlaba
tersebut menggunakan sektor pariwisata komersial di negaranya tersebut
untuk mengurus segala keperluan yang dibutuhkan perwakilan yang diunjuk
dari pihak KALOLA untuk pertukaran program budaya di negara mulai dari
mempersiapkan penerbangan, akomodasi, pemandu lokal, dan makanan,
disiapkan untuk para peserta acara amal.

Lalu bagaimana dengan Sektor Acara? Apa hubungan anatara Organisasi


Nirlaba dan Sektor Acara? Seperti yang telah disinggung sebagian besar dana
organisasi datang melalui acara penggalangan dana dari donatur. Contohnya
Organisasi Nirlaba yang bekerja dibidang kemanusiaan, Music For Relief.
Organisasi nirlaba Music For Relief menggelar acara bertajuk “Concert For
Philiphines”. Konser tersebut digelar dengan tujuan menggalang dana untuk
para korban Badai Haiyan di Filipin.