Você está na página 1de 12

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA

PADA Ny. M KELUARGA Ny. M


DENGAN PENYAKIT OSTEOARTRITIS

Tanggal pengkajian : Selasa, 26 Maret 2019


A. Data Identitas
1. Nama kepala keluarga : Ny. M
2. Alamat : Kalibokor, Surabaya
3. Komposisi keluarga :

No Nama Jenis Hub Umur Pekerjaan Pendidikan


kelamin
1. Ny. M P KK 74 tahun Tidak bekerja SMA
2. Ny. A P Anak 38 tahun Usaha toko SMA
kelontong
3. P P Cucu 18 tahun Pelajar SMP

Genogram:

4. Tipe keluarga : Extended family (keluarga besar)

5. Latar belakang budaya


Latar belakang budaya keluarga adalah suku Jawa, bahasa yang dipakai
adalah bahasa Indonesia dan bahasa Jawa.

6. Identifikasi agama
Seluruh anggota keluarga beragama Islam. Keluarga sering mengikuti kegiatan
pengajian rutin yang ada di lingkungannya.
7. Status sosial ekonomi keluarga :
Mulai tahun 1989, Ny. M membuka toko kelontong di rumahnya dikelola oleh
anaknya, Ny. Adengan penghasilan ±Rp.8.000.000.,/bulan. Ditambah lagi
penghasilan dari Taspen sebesar Rp.1.300.000. Penghasilan tersebut digunakan
untuk makan, biaya listrik dan biaya sekolah.

8. Aktivitas rekreasi keluarga :


Kegiatan yang dilakukan keluarga untuk rekreasi adalah nonton TV bersama di
rumah. Keluarga ini jarang berekreasi ke tempat hiburan di luar rumah karena
keterbatasan biaya dan kemampuan Ny. M.

B. Riwayat Perkembangan Keluarga


9. Tahap perkembangan keluarga saat ini adalah keluarga yang memiliki anak
usia remaja. Tugas perkembangan saat ini yaitu melonggarkan ikatan yang
memungkinkan tanggung jawab dan kebebasan yang lebih optimal bagi
remaja untuk menjadi dewasa muda, menyeimbangkan kebebasan dengan
tanggung jawab ketika remaja menjadi dewasa dan semakin mandiri,
memfokuskan hubungan perkawinan dan berkomunikasi secara terbuka antara
orang tua dengan anak-anak.

10.Tahap perkembangan yang belum terpenuhi adalah tidak ada karena tahap
perkembangan telah terpenuhi, keluarga dapat menata peran dan kegiatan
rumah tangga.

11. Riwayat keluarga inti :


Alm. Tn. D dan Ny. M menikah berdasarkan rasa saling mencintai, menikah
pada tahun 1967. Alm. Tn. D menikah pada umur 23 tahun dan Ny. M umur
22 tahun. Saat ini, mereka dikarunia 7 orang anak, 6 orang laki-laki, dan 1
orang perempuan.

12. Riwayat keluarga sebelumnya


Tidak ada riwayat penyakit keturunan pada keluarga Ny. M.
C. Data Lingkungan
13. Karakteristik Rumah
Status kepemilikan rumah yang ditempati sekarang adalah milik Ny. M. Luas
rumah yang ditempati 160m2 yang terdiri dari 2 lantai dengan 1 ruang untuk
toko, 1 ruang tamu, 2 ruang keluarga, 8 kamar tidur, 1 dapur dan 1 kamar
mandi. Bangunan rumah berbentuk rumah permanen. Lantai rumah terbuat
dari tekel dengan keadaan bersih. Penataan alat/perabot rumah tangga tertata,
pencahayaan dan ventilasi cukup. Sumber air minum keluarga adalah air
galon dan untuk keperluan cuci dan mandi menggunakan air sumur.
Lingkungan sekitar rumah tampak bersih.
Denah rumah sebagai berikut:

14. Karakteristik tetangga dan komunitas RW


Jarak rumah keluarga Ny. M berdekatan dengan tetangga. Hubungan dengan
tetangga terjalin baik. Keluarga Ny. M hidup dilingkungan tempat tinggal
yang sebagian besar adalah penduduk asli. Tipe penduduk adalah penduduk
urban. Tipe hunian adalah daerah padat penduduk. Kelas sosial ekonomi
masyarakat adalah rata rata kebawah. Fasilitas yang ada di komunitas adalah
masjid, mushola dan sekolah. Jarak antara rumah ke puskesmas adalah ±3km.
Trasnportasi yang biasa dipakai masyarakat adalah motor. Kebersihan
lingkungan masyarakat cukup baik.

15. Mobilitas Geografis Keluarga


Keluarga Ny. M menetap dan menempati rumah tersebut sejak tahun 1967
sampai sekarang.
16. Perkumpulan kelurga dan interaksi dengan masyarakat
Ny. M tinggal bersama anak dan cucunya. Ny. M aktif berinteraksi dengan
tetangganya meskipun sedang sakit.

17. Sistem Pendukung Keluarga


Keluarga Ny. M termasuk pemerhati kesehatan. Ny. A selalu memperhatikan
kesehatan Ny. M. Ny. A sekaligus menjadi PMO pada Ny. M.

D. Struktur Keluarga
18. Pola dan proses komunikasi keluarga
Di keluarga Ny. M pengambilan keputusan dilakukan dengan
bermusyawarah dengan Ny. A selaku anak yang sekaligus menjadi tulang
pungung keluarga.

19. Struktur Kekuatan Keluarga


Pengambil keputusan di keluarga ini lebih cenderung pada Ny. A

20. Struktur Peran Keluarga


a. Ny. M sebagai kepala keluarga, orang tertua dan paling dihormati,
membimbing dan mendidik anak, kadang-kadang ikut membantu
pekerjaan rumah tangga.
b. Ny. A adalah kepala rumah tangga, mencari nafkah dan ikut dalam
membimbing serta mendidik anak.
c. P adalah anak ke 1 Ny. A, masih bersekolah SMK, kadang-kadang ikut
membantu pekerjaan rumah tangga

21. Nilai nilai dan norma keluarga


Nilai yang dianut keluarga adalah kerukunan berorientasi hanya dalam
keluarga. Menurut keluarga yang bisa menolong keluarganya adalah
keluarganya sendiri, tidak mungkin orang lain

E. Fungsi Keluarga
1. Fungsi Afektif
Semua anggota kelurga saling menyayangi dan keluarga merasa
bangga apabila salah satu anggota keluarga berhasil.keluarga mengatakan
bahwa selama ini jarang ada konflik. Apabila ada konflik biasanya karena
pembedaan pendapat antar anggota kurang memperhatikan kesehatan satu
sama lain.
2. Fungsi Sosial
Semua anggota keluarga dapat bersosialisasi dengan baik dalam
lingkungan rumah Ny. M, sering bersosialisasi dengan masyarakat dan
gemar mengikuti kegiatan masyarakat

3. Fungsi Perawatan Kesehatan (5 tugas kesehatan keluarga)


1. kemampuan dalam mengenal masalah kesehatan
Keluarga Ny. M mengerti dan paham pengertian osteoartritis dan tahu
penyebab, tanda gejala osteoartritis.
2. kemampuan keluarga dalam mengambil keputusan yang tepat
Keluarga Ny. M segera melakukan pengobatan ke tenaga medis ketika
salah satu anggotanya menderita penyakit
3. kemampuan kelurga dalam merawat anggota kelurga yang sakit
Keluarga Ny. M belum mengetahui tentang kompres hangat, dan senam
osteoarthritis.
4. kemampuan kelurga dalam memodifikasi lingkungan yang sehat
Keluara Ny. M sudah mampu mengatur ruangan dan memodifikasi rumah
yang baik untuk penderita osteoartritis
5. kemampuan keluarga dalam memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan
yang ada
Keluarga Ny. M sudah mampu dan mau memanfatkan fasilitas kesehatan
dengan maksimal.

F. Stress dan koping


Stress yang dihadapi keluarga Ny. M : penyakit Ny. M yang memerlukan
penyambuhan yang cukup lama
Mekanisme koping : keluarga tetap mendukung Ny. M untuk sembuh,
seluruh keluarga memberikan support
G. Pemeriksaan Fisik
Melakukan pemeriksaan fisik pada setiap anggota keluarga terutama yang
diidentifikasi sebagai klien atau sasaran pelayanan asuhan keperawatan keluarga.
No Pemeriksaan Ny. M Ny. A P
yang dilakukan
Tekanan
1 darah 130/80 120/80 110/70
1 mmHg mmHg mmHg
1
1

78x/mnt 100x/mnt 98x/mnt


Nadi
16 x/mnt 20x/mnt 20 x/mnt
Respirasi

Kepala & Leher:


-Rambut & Kulit Bersih, Bersih, hitam Bersih, hitam
kepala beruban
- Mata
Konjunctiva Tidak anemis Tidak anemis Tidak anemis
Sklera Tidak ikterik Tidak ikterik Tidak ikterik
Fungsi Menggunaka Dapat Dapat melihat
Penglihatan n kacamata melihat tanpa tanpa bantuan
plus bantuan

Dapat Dapat Dapat


-Hidung+fungsi membedakan membedakan membeda
penciuman bau kayu bau kayu kan bau kayu
putih+ putih+ putih+
minyak minyak minyak wangi
wangi wangi

Bersih, dapat Bersih, dapat Bersih, dapat


-Telinga+fungsi
menjawab menjawab menjawab
Pendengaran
pertanyaan pertanyaan pertanyaan
yang yang yang diajukan
diajukan diajukan dengan suara
dengan suara dengan suara yang tidak
yang tidak yang tidak terlalu keras
terlalu keras terlalu keras

-Mulut dan gigi Simetris, Simetris, Simetris,gigi


terdapat terdapat bersih
karang gigi karang gigi

-Leher Tidak ada Tidak ada Tidak ada


pembesaran pembesaran pembesaran
kelenjar, kelenjar kelenjar,

-Dada Bunyi nafas Bunyi nafas Bunyi nafas


vesikuler, S1 vesikuler, S1 vesikuler, S1
lebih jelas di lebih jelas di lebih jelas di
dengar di dengar di dengar di
daerah katup daerah katup daerah katup
tricus dan tricus dan tricus dan
mitral, S2 mitral, S2 mitral, S2
lebih jelas lebih jelas lebih jelas
terdengar terdengar terdengar
pada katup pada katup pada katup
aorta aorta aorta
pulmonal pulmonal pulmonal

Pemeriksaan Tidak ada Tidak ada Tidak ada


Fisik Abdomen distensi BU distensi BU distensi BU
14x/mnt 16x/mnt 16x/mnt

Pemeriksaan 4 5 5 5 5 5
ektremitas atas
dan ekstremitas 4 5 5 5 5 5
Bawah Bebas Bebas Bebas

Genetalia BAB 1 x/hr BAB 1x/hr BAB 1x/hr


BAB + BAK BAK lancar BAK lancar BAK lancar

H. Harapan Keluarga

Keluarga Ny. M berharap agar Ny. M segera pulih dari sakitnya dan dapat
beraktivitas seperti sedia kala.

I. Pemeriksaan penunjang

Hasil bacaan foto genu dekstra AP/Lat pada 21 Desember 2017:


- Alignment antar tulang baik
- Trabekulasi tulang normal
- Subchondral bone layer baik
- Celah dan permukaan sendi femorotibialdan femoropatellar tampak
normal
- Tak tampak soft tissue swelling
- Tampak lipping pada:
 Condylus lateralis dan medialis os tibia
 Condylus lateralis dan medialis os femur
 Eminensia intercondylare tibia
 Margo posterior patella
 Tampak kalsifikasi fossa popliteal
Kesimpulan : osteoarthritis genu dekstra
Hasil pemeriksaan laboratorium tanggal 24 Oktober 2018:
GDP 89 mg/dl
Cholesterol 292 mg/dl
Asam urat 9 mg/dl

J. Terapi saat ini


Dari Puskesmas Pucang Sewu, Sabtu 30 Maret 2019:
Na Diklofenak tablet 25 mg diberikan 2x1
Prednisone tablet 5 mg diberikan 2x1
Captopril tablet 25 mg diberikan 3x1
Kalk tablet diberikan 1x1
Vitamin B Kompleks tablet diberikan 1x1
ANALISA DATA
DIAGNOSA
KEMUNGKINAN
NO DATA KEPERAWATAN
PENYEBAB
KELUARGA
1. Data Subyektif : Ketidakmampuan Nyeri kronis pada
 Ny. M mengatakan nyeri seperti keluarga merawat Ny. M keluarga
ditusuk-tusuk di kedua lututnya anggota keluarga Ny.M
dengan skala 4 sejak 2 tahun lalu, dengan penyakit
nyeri bertambah apabila osteoartritis
bergerak.
 Ny. M mengatakan hanya minum
obat untuk mengatasi nyeri,
belum pernah dicoba di kompres
hangat pada bagian yang nyeri

Data Obyektif :
 Ny. M tampak meringis dan
berhati-hati bila bergerak
 TD: 130/80 mmHg
 Nadi: 78 x/menit
 RR: 16x/menit

2. Data Subyektif : Ketidakmampuan Gangguan


 Ny. M mengatakan sebagian keluarga memodifikasi mobilitas fisik
aktivitasnya dibantu dan lebih lingkungan yang sehat pada Ny. M
sering menghabiskan waktu di keluarga Ny. M
tempat tidur

Data Obyektif :
 Ny. M tampak lebih sering
berbaring diatas tempat tidur
 Ny. M tampak menggunakan
tongkat bila berjalan
 Penataan perabot yang kurang
rapi
 Pencahayaan dalam rumah yang
kurang
Rumusan Diagnosa Keperawatan Keluarga:
1. Nyeri kronis pada Ny. M keluarga Ny. M berhubungan dengan ketidakmampuan
keluarga merawat anggota keluarga yang sakit osteoartritis ditandai dengan Ny.
M tampak meringis.
2. Gangguan mobilitas fisik pada Ny. M keluarga Ny.M berhubungan dengan
ketidakmampuan keluarga memodifikasi lingkungan yang sehat untuk keluarga
dengan penyakit osteoartritis ditandai dengan aktivitas yang dibantu.
SKORING PRIOROTAS MASALAH
1. Nyeri kronis pada Ny. M keluarga Ny. M berhubungan dengan
ketidakmampuan keluarga merawat anggota keluarga yang sakit osteoartritis
ditandai dengan Ny. M tampak meringis

Kriteria Skala Bobot Skoring Pembenaran

a. Sifat masalah: aktual 3 1 3/3x1=1 Ny. M menderita penyakit


osteoarthritis sejak 2 tahun
lalu. Setelah pengobatan
selama kurang lebih 2 tahun,
masih nyeri

b. Kemungkinan untuk 1 2 1/2x2=1 Keluarga Ny. M memiliki


dirubah: sebagian keinginan untuk sembuh dan
ada perawat yang memberikan
informasi tentang perawatan
untuk penyakit osteoartritis

c. Potensial untuk 3 1 3/3x1=1 Masalah lebih lanjut belum


dicegah: tinggi terjadi, adanya keinginan
keluarga untuk sembuh serta
adanya dukungan dari keluarga

d. Menonjolnya 2 1 2/2x1=1 Masalah sangat dirasakan oleh


masalah: perlu segera keluarga dan minta segera di
ditangani atasi
Total skor 4
2. Gangguan mobilitas fisik pada Ny. M keluarga Ny.M berhubungan dengan
ketidakmampuan keluarga memodifikasi lingkungan yang sehat untuk
keluarga dengan penyakit osteoartritis ditandai dengan aktivitas yang dibantu

Kriteria Skala Bobot Skoring Pembenaran

a. Sifat masalah: aktual 3 1 3/3x1=1 Ny. M mengatakan beberapa


aktivitasnya dibantu oleh
keluarga

b. Kemungkinan untuk 1 2 1/2x2=1 Keluarga Ny. M memiliki


dirubah: sebagian keinginan untuk sembuh dan
ada perawat yang melatih
aktivitas fisik supaya sendinya
tidak kaku

c. Potensial untuk Masalah lebih lanjut belum


2 1 2/3x1=2/3
dicegah: cukup terjadi, faktor ekonomi
menjadi penghambat keluarga
dalam mengatasi masalah
d. Menonjolnya Masalah sangat dirasakan oleh
masalah: tidak perlu 1 1 1/2x1=1/2 keluarga dan minta segera di
segera ditangani atasi
Total skor 3 1/6