Você está na página 1de 9

PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

PENGGUNAAN METODE WIRELESS SEBAGAI INOVASI PENGISI


DAYA TELEPON GENGGAM MENGGUNAKAN TEKNOLOGI
SMARTWATCH

BIDANG KEGIATAN :
PKM ARTIKEL ILMIAH

Diusulkan oleh :
Ashrorry Aulia Buana Negara 1101170127 / 2017
Mohamad Iqbal 1101174406 / 2017
Mochammad Fauzan Firdaus 1101170433 / 2017

UNIVERSITAS TELKOM
BANDUNG
2018
1

PENGGUNAAN METODE WIRELESS SEBAGAI INOVASI PENGISI


DAYA TELEPON GENGGAM MENGGUNAKAN TEKNOLOGI
SMARTWATCH
Ashrorry Aulia Buana Negara, Mohamad Iqbal, Mochammad Fauzan Firdaus
Universitas Telkom Bandung
ABSTRAK
Pada era globalisasi saat ini, manusia sebagai konsumen menginginkan
segala hal yang praktis. Kebanyakan manusia tidak menyukai hal yang berbelit-
belit. Sehingga lambat laun, mereka akan merasa bosan apabila teknologi yang telah
beredar tidak mengalami perubahan menuju teknologi yang lebih praktis. Sehingga
produsen harus mencari inovasi-inovasi baru yang dapat memuaskan para
konsumen agar mereka tidak bosan dengan produk yang baru.
Masalah baru yang muncul sekarang yaitu, pada saat pengisian daya pada
telepon genggam. Telepon genggam membutuhkan suatu alat untuk menghantarkan
listrik ke benda ini, alat ini merupakan kabel. Namun, penggunaan kabel untuk
mengisi daya dikatakan kurang efektif. Kabel disebut kurang efektif karena jika
menggunakan kabel, kita membutuhkan stop kontak dengan jumlah soket yang
terbatas. Apabila daya baterai telepon genggam kita hanya sedikit sedangkan kita
sedang berada pada tempat umum dimana hanya tersedia beberapa stop kontak yang
berisi beberapa soket, hal tersebut akan menghambat kita apalagi saat kita sedang
melakukan hal yang sangat penting. Hal ini tentu akan sangat menyusahkan bagi
para pengguna telepon genggam yang memiliki telepon genggam yang daya
baterainya lemah.
Teknologi smartwatch pengisi daya baterai menggunakan metode wireless
akan membuat para pengguna telepon genggam tidak perlu repot mencari stop
kontak apabila ingin mengisi ulang daya baterai telpon genggamnya. Mereka cukup
menempelkan telepon genggamnya pada smart watch dan daya baterai pada telepon
genggam akan terisi secara otomatis.
Kata kunci : Globalisasi, Telepon Genggam, Smartwatch

ABSTRACT
In the current era of globalization, humans as a consumer want everything
to be practical. Most of them do not like complicated things. Gradually, they will
feel bored if technology does not change towards more practical technology. So that
producers must look for a new innovations than can satisfy their consumers so they
do not get bored with the new products.
A new problem that arises now is that, when charging a mobile phone.
Mobile phones need a device to transfer electricity to this object, it is a cable.
However, the function of cable to charge is said to be less effective. This because
if we use cable, we need a socket with a limited number of sockets. If the battery
power of our cell phone got low battery while we are in public places, it will hamper
2

us especially when we are doing something very important. This will be very
troublesome for mobile phone users who have cell phones with weak battery power.
Smartwatch technology, battery chargers using the wireless method will
make mobile phone users no need to looking for a power outlet if they want to
recharge their mobile phone battery. They simply attach their mobile phone to the
smartwatch and the battery power on the mobile phone will be filled automatically.
Keyword : Globalization, Cell Phone, Smartwatch

PENDAHULUAN
Zaman dan teknologi memiliki perbandingan yang berbandin lurus. Berarti,
semakin majunya zaman, maka teknologi yang bermunculan pun semakin maju.
Masyarakat pun semakin lama semakin menginginkan suatu terobosan baru yang
dapat membantu pekerjaan sehari-harinya. Mereka meskipun hal tersebut
merupakan hal yang kecil. Namun hal sekecil apapun tidak bias diremehkan.
Smartwatch akan memudahkan para pengguna telepon genggam dalam
aspek pengisian baterai telepon genggam mereka. Dengan menggunakan
smartwatch, para pengguna telepon genggam tidak perlu bingung apabila telepon
genggamnya sedang dalam keadaan low bat. Mereka cukup menempelkan telepon
genggamnya pada smartwatch dan telepon genggam mereka akan otomatis terisi
daya. Alat ini sangat efektif apabila para pengguna telepon genggam sedang dalam
keadaan yang mendesak dan tidak ada satupun stop kontak maupun soket
didekatnya, misalnya di taman, kendaraan umum, dan lain-lain. Smartwatch juga
akan sangat efektif apabila soket pada stop kontak terisi penuh. Tanpa perlu
menunggu, kita akan dimudahkan dengan menggunakan Smart watch sehingga kita
tidak perlu mengantri untuk menunggu soket yang kosong.

TUJUAN
Gagasan ini diharapkan dapat mempermudah para pengguna telepon
genggam yang ingin mengisi daya baterainya dengan praktis menggunakan
teknologi smartwatch. Teknologi ini akan mengisi daya baterai pengguna telepon
genggam tanpa membutuhkan kabel atau wireless.

METODE
Penulisan artikel menggunakan metode library research yang
mengumpulkan data-data dari buku-buku, artikel-artikel dan internet.
3

HASIL DAN PEMBAHASAN


Sebuah laporan baru dari Emarketer menyatakan bahwa akan terdapat
dua miliar pengguna smartphone aktif di seluruh dunia pada tahun 2016. Dan
Indonesia merupakan salah satu negara yang mempunyai pertumbuhan terbesar,
di bawah China dan India. Tiga negara ini secara kolektif akan menambah lebih
dari 400 juta pengguna smartphone baru dari 2014 hingga 2018. Menurut
laporan ini, Indonesia akan melampaui 100 juta pengguna smartphone aktif pada
tahun 2018, menjadikannya negara dengan populasi pengguna smartphone
terbesar keempat di dunia (di belakang China, India, dan Amerika Serikat).
Penetrasi smartphone yang kuat di Indonesia menjadi pertanda baik untuk
pertumbuhan e-commerce, yang sebagian besar diakses melalui gadget.
Berdasarkan laporan, Indonesia akan melampaui Brazil – negara berkembang
lainnya yang juga memiliki demografi penduduk di usia muda yang cukup besar
– dalam hal smartphone dalam beberapa tahun ke depan. Kedua negara ini
memiliki angka yang mirip untuk saat ini, namun Indonesia berakselerasi
melampaui Brazil mulai tahun depan dan seterusnya.
Bagi generasi sekarang, teknologi sudah sangat lekat dengan kehidupan
sehari-hari dan menjadi kebutuhan primer. Apalagi penggunaan smartphone
yang seiring waktu mengalami peningkatan di dunia. Namun keakraban dengan
smartphone tersebut memiliki dampak buruk bagi kesehatan mental yakni stres
yang diakibatkan dari habisnya daya baterai. Bahkan Indonesia tercatat paling
rentan terkena serangan ini bagi penggunanya.Inilah yang melatari inovasi alat
charging dari suhu tubuh manusia. Inovasi yang dinamai Hand Charging,
Charge The World , Charge The Society tersebut tidak memiliki batas daya
seperti power bank yang kerap digunakan untuk portable charging. Pasalnya,
produk besutannya tersebut memanfaatkan suhu tubuh manusia sehingga ketika
tidak ada listrik pun tetap bisa digunakan.
karena semakin majunya teknologi, serta kebutuhan masyarakat akan
smartphone terus meningkat. Perlu adanya sebuah inovasi yang dapat
memudahkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan tersebut. Salah satunya
charger telepon genggam, dulu jika kita ingin mencharge telepon genggam, kita
harus membawa kabel dan menyambungkannya pada stop kontak barulah hp
tersebut dapat mengecas. Seiring berjalannya waktu banyak inovasi-inovasi
yang bermunculan seperti powerbank. Pada PKM ini penulis menawarkan
inovasi yaitu teknologi smart watch pengisi daya baterai dengan metode
wireless. Inovasi tersebut diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat
yang semakin hari semakin meningkat.
Teknologi yang digunakan oleh wireless charging pada dasarnya bukanlah
sebuahtemuan yang baru. Teknologi tersebut sama dengan yang digunakan pada
dinamo pembangkitlistrik atau transformator penaik/penurun pada tegangan.Semua
perangkat yang menggunakan teknologi wireless charging pada dasarnya sama-
sama menggunakan hukum Fisika, yaitu bila suatu kumparan kawat dialiri listrik
4

maka akan timbul sebuah medan magnet. Sebaliknya, bila suatu kumparan dikenai
dengan medan magnet,maka akan timbul aliran listrik pada kawat kumparan.
Dengan cara yang sama, charger yang berupa kumparan dialiri listrik. Sehingga
timbul medan magnet di sekitarnya. Medan magnet ini mengenai kumparan yang
telah dipasang di bagian belakang smartphone. Maka pada kumparan di smartphone
timbul arus listrik yang seterusnya digunakan untuk mengisi baterai.Perbedaan
jarak antara kumparan pada charger dan pada smartphone harus sedekat mungkin.
Makin jauh jaraknya, maka makin kecil aliran listrik yang ditimbulkan pada
kumparan di smartphone. Kini para peneliti di MIT pada tahun 2006 yang lalu telah
menemukan sebuah teknik resonansi sehingga jarak antara charger dan smartphone
bisa lebih jauh dibandingkan dengan induksi biasa. Mereka berhasil memisahkan
kedua kumparan tersebut sejauh beberapa meter.Untuk dapat menggunakan
teknologi wireless charging sudah barang tentu peranti-peranti yang menggunakan
teknologi ini seharusnya saling kompatibel satu sama lain, sehingga penerapannya
bisa lebih luas. Untuk itulah para vendor yang bekepentingan dengan Wireless
charging telah membentuk konsorsium yaitu WPC. Kini anggotanya sudah
mencapai 120 perusahaan. Hasilnya adalah standar Qi. Sejak tahun 2009 WPC
telah menyertifikasi produk yang memenuhi standar Qi. Produktersebut tidak
terbatas pada perangkat charger untuk smartphone.

KESIMPULAN
Masalah baru yang muncul sekarang yaitu, pada saat pengisian daya pada
telepon genggam. Telepon genggam membutuhkan suatu alat untuk menghantarkan
listrik ke benda ini, alat ini merupakan kabel. Namun, penggunaan kabel untuk
mengisi daya dikatakan kurang efektif. Kabel disebut kurang efektif karena jika
menggunakan kabel, kita membutuhkan stop kontak dengan jumlah soket yang
terbatas. Apabila daya baterai telepon genggam kita hanya sedikit sedangkan kita
sedang berada pada tempat umum dimana hanya tersedia beberapa stop kontak yang
berisi beberapa soket, hal tersebut akan menghambat kita apalagi saat kita sedang
melakukan hal yang sangat penting. Hal ini tentu akan sangat menyusahkan bagi
para pengguna telepon genggam yang memiliki telepon genggam yang daya
baterainya lemah.
karena semakin majunya teknologi, serta kebutuhan masyarakat akan
smartphone terus meningkat. Perlu adanya sebuah inovasi yang dapat memudahkan
masyarakat dalam memenuhi kebutuhan tersebut. Salah satunya charger telepon
genggam, dulu jika kita ingin mencharge telepon genggam, kita harus membawa
kabel dan menyambungkannya pada stop kontak barulah hp tersebut dapat
mengecas. Seiring berjalannya waktu banyak inovasi-inovasi yang bermunculan
seperti powerbank. Pada PKM ini penulis menawarkan inovasi yaitu teknologi
smartwatch pengisi daya baterai dengan metode wireless. Inovasi tersebut
diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat yang semakin hari semakin
meningkat.
5

Cara kerja dari sistem pendeteksi suara alarm kebakaran dan klakson
kendaraan bermotor sebagai peringatan bahaya bagi tunarungu yaitu menjadikan
smartwatch sebagai perangkatnya, dimana pada perangkat tersebut terdapat
sebuah mikrofon aktif yang selalu memantau setiap ada input suara yang masuk
dalam jangkauannya. Selama input suara bukan suara klakson kendaraan
bermotor atau alarm kebakaran, tidak akan ada peringatan teks pada layar
smartwatch. Jika input suaranya suara klakson atau suara alarm, maka sistem di
dalam smartwatch akan memproses dengan metode MFCC untuk mengolah
suara masukan dengan database suara yang tersimpan.

UCAPAN TERIMAKASIH
Kami ucapkan terima kasih kepada teman-teman kelompok yang telah
membantu dan membimbing kami dalam pembuatan PKM Artikel Ilmiah ini.

DAFTAR PUSTAKA

Samudra, Jaka. (2014, 18 Maret).Tak Dengar Klakson, Bocah Tunarungu


Tewas Tertabrak Kereta [Online]. Tersedia: http://news.okezone.com.[20 April
2016].

Abe.(2015, 21 Desember).Andika Putra Penderita Tuna Runggu Tewas


Telindas Kereta Api [Online]. Tersedia: http://www.nusantaranews.net/.[20
April 2016].

Pusat Data dan Informasi Kementrian Kesehatan RI. 2014. Penyandang


Disabilitas Pada Anak. Jakarta : Kemenkes.

Darma Putra, Adi Resmawan (2011, 1 Juni). Verifikasi Biometrika Suara


Menggunakan Metode MFCC dan DDTW.[17 April 2016].
Lampiran 1
Biodata Ketua Pelaksana
A. Identitas Diri
1 Nama Lengkap Ashrorry Aulia Buana Negara
2 Jenis Kelamin Laki - laki
3 Program Studi Teknik Telekomunikasi
4 NIM 1101170127
5 Tempat dan Tanggal Lahir Lumajang, 21 Oktober 1999
6 E-mail ashrorybuana@gmail.com
7 Nomor Telepon/HP 083872480913

B. Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA
Nama Institusi MI Muhammadiyah SMPN 1 SMAN 2
Wonorejo Lumajang Lumajang
Jurusan IPA
Tahun Masuk-Lulus 2005-2011 2011-2014 2014-2017

C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)


Nama Pertemuan Ilmiah / Judul Artikel Waktu dan
No.
Seminar Ilmiah Tempat
1
2

D. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau


institusi lainnya)
Institusi Pemberi
No. Jenis Penghargaan Tahun
Penghargaan
1
2
Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan
dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata
dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan PKM-AI.

Bandung, 17 Agustus 2018


Pengusul,

Ashrorry Aulia Buana Negara


Biodata Anggota Pelaksana
A. Identitas Diri
1 Nama Lengkap Mochamad Iqbal
2 Jenis Kelamin Laki-laki
3 Program Studi Teknik Telekomunikasi
4 NIM
5 Tempat dan Tanggal Lahir
6 E-mail
7 Nomor Telepon/HP

B. Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA
Nama Institusi SDN Lempeh SMP Negeri 1 SMA Negeri 2
Sumbawa Besar Labuhan Badas Sumbawa Besar
Jurusan IPA
Tahun Masuk-Lulus 2002-2008 2008-20111 2011-2014

C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)


Nama Pertemuan Ilmiah / Judul Artikel Waktu dan
No.
Seminar Ilmiah Tempat
1
2

D. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau


institusi lainnya)
Institusi Pemberi
No. Jenis Penghargaan Tahun
Penghargaan
1
2

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan
dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata
dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan PKM-AI.

Bandung, 17 Agustus 2018


Pengusul,
Biodata Anggota Pelaksana
A. Identitas Diri
1 Nama Lengkap Mochammad Fauzan Firdaus
2 Jenis Kelamin Laki-laki
3 Program Studi Teknik Telekomunikasi
4 NIM
5 Tempat dan Tanggal Lahir
6 E-mail
7 Nomor Telepon/HP

B. Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA
SD Negeri SMP Negeri 9 SMA Negeri 3
Nama Institusi
Serua 6 Tangerang Selatan Tangerang selatan
Jurusan IPS
Tahun Masuk-Lulus 1998-2004 2004-2007 2007-2010

C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)


Nama Pertemuan Ilmiah / Judul Artikel Waktu dan
No.
Seminar Ilmiah Tempat
1
2

D. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau


institusi lainnya)
Nama Pertemuan Ilmiah / Judul Artikel Waktu dan
No.
Seminar Ilmiah Tempat
1
2

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan
dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata
dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan PKM-AI.

Bandung, 17 Agustus 2018


Pengusul,