Você está na página 1de 6

PENANGANAN INSIDEN

KESELAMATAN PASIEN
No. Dokumen : /PKM/SOP/UKP/I
I/2019
No. Revisi : 00
SOP
Tanggal Terbit : 17/01/2019
Halaman : 1/3
UPT dr.SITI
PUSKESMAS MULHAIDAH
NYOMPOK NIP.1978031
KECAMATAN 02010012
KOPO 010
a. Penanganan KTD adalah penanganan insiden yang
1. Pengertian
menimbulkan cedera pada pasien yang dilakukan
oleh petugas kesehatan di puskesmas untuk
menyelamatkan nyawa pasien.
b. Penanganan KTC adalah insiden yang sudah
terpapar ke pasien tetapi tidak menimbulkan
cedera.
c. Penanganan KPC adalah kondisi yang sangat
berpotensi untuk menimbulkan cedera, tetapi
belum terjadi insiden pada pasien.
d. Penanganan KNC adalah terjadinya insiden yang
belum sampai terpapar ke pasien
a. Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk
2. Tujuan
mencegah kecacatan lebih lanjut dan
menyelamatkan nyawa pasien di UPT Puskesmas
Nyompok Kecamatan Kopo.
b.Mencegah agar kejadian serupa tidak terjadi lagi.
c.Mencegah terjadinya cedera pada pasien.
d.Mencegah terjadinya cedera pada pasien
Keputusan Kepala UPT Puskesmas Nyompok
3. Kebijakan
Kecamatan Kopo Nomor 800/ 036 /PKM/I/2018
tentang Penanganan Kejadian Tidak Diharapkan
a. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia
4. Referensi
Nomor 1691/Menkes/PER/VIII/2011 Tentang
Keselamatan Pasien Rumah Sakit.
b. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia
Nomor 75 tahun 2015 tentang puskesmas.
1. Alat
5. Alat dan
ATK
Bahan
2. Bahan
a. Formulir Laporan Insiden KTD, KPC, KTC dan
KNC
b. Buku Laporan Insiden Keselamatan Pasien.
KTD:
6. Langkah-
1. Petugas yang menangani pasien melaporkan
langkah
kepada penanggung jawab klinis tentang
Kejadian Tidak Diharapkan (KTD) yang dialami
pasien.
2. Penanggung jawab layanan klinis melakukan
pemeriksaan awal terkait keadaan pasien yang
meliputi : suhu, nadi, tekanan darah, dan lokasi
cedera.
3. Petugas memberikan penjelasan kepada
keluarga dan pasien tentang kejadian yang
dialami pasien dan kronologis kejadiannya.
4. Petugas pelayanan klinis memberikan
penanganan kepada pasien sesuai cedera yang
dialami
5. Jika penanganan cedera harus dilakukan oleh
TIM maka harus dilakukan koordinasi dengan
TIM
6. Setelah melakukan penanganan kepada pasien
dilakukan evaluasi baik terhadap kejadian yang
dialami pasien maupun tindakan yang telah
dilakukan.
7. Mensosialisasikan keselamatan pasien setiap ada
pertemuan sebagai proses pembelajaran.
8. Mendokumentasikan semua kegiatan yang telah
dilakukan.
KTC :
1. Petugas yang menangani pasien melaporkan
kepada penanggung jawab klinis tentang Kejadian
Tidak Cedera (KTC) yang dialami pasien.
2. Penanggung jawab layanan klinis melakukan
pemeriksaan awal terkait keadaan pasien yang
meliputi : suhu, nadi, tekanan darah, dan lokasi
cedera.
3. Petugas memberikan penjelasan kepada keluarga
dan pasien tentang kejadian yang dialami pasien
dan kronologis kejadiannya.
4. Petugas pelayanan klinis memberikan
penanganan kepada pasien sesuai cedera yang
dialami
5. Jika penanganan cedera harus dilakukan oleh
TIM maka harus dilakukan koordinasi dengan
TIM
6. Setelah melakukan penanganan kepada pasien
dilakukan evaluasi baik terhadap kejadian yang
dialami pasien maupun tindakan yang telah
dilakukan.
7. Mensosialisasikan keselamatan pasien setiap ada
pertemuan sebagai proses pembelajaran.
8. Mendokumentasikan semua kegiatan yang telah
dilakukan.
KPC:
a. Petugas yang menangani pasien melaporkan
kepada penanggung jawab klinis tentang Kejadian
Tidak Cedera (KTC) yang dialami pasien.
b. Penanggung jawab layanan klinis melakukan
pemeriksaan awal terkait keadaan pasien yang
meliputi : suhu, nadi, tekanan darah.
c. Petugas memberikan penjelasan kepada keluarga
dan pasien tentang kejadian yang dialami pasien
dan kronologis kejadiannya.
d. Penanggung jawab layanan klinis memantau
lokasi tempat terjadinya kejadian.
e. Petugas layanan klinis menayakan kepada
penanggung jawab ruangan, kronologis kejadian
yang dialami pasien.
f. Setelah melakukan penanganan kepada pasien
dilakukan evaluasi baik terhadap kejadian yang
dialami pasien maupun tindakan yang telah
dilakukan.
g. Mensosialisasikan keselamatan pasien setiap ada
pertemuan sebagai proses pembelajaran
h. Mendokumentasikan semua kegiatan yang telah
dilakukan

KNC :
1. Petugas yang menangani pasien melaporkan
kepada penanggung jawab klinis tentang kondisi
nyaris cedera yang dialami pasien.
2. Penanggung jawab layanan klinis melakukan
pemantauan penyebab terjadinya kondisi nyaris
cedera
3. Petugas memberikan penjelasan kepada keluarga
dan pasien tentang kejadian yang dialami pasien
dan kronologis kejadiannya.
4. Penanggung jawab layanan kinis melakukan
upaya perbaikan untuk mencegah terulang
kembali kondisi nyaris cedera pada pasien.
5. Penanggung jawab layanan klinis melakukan
pertemuan dengan petugas yang menangani
pasien untuk mencari penyebab terjadinya kondisi
nyaris cedera
6. Melakukan evaluasi secara rutin setiap bulan
untuk meningkatkan upaya keselamatan pasien di
puskesmas.
7. Mensosialisasikan keselamatan pasien setiap ada
pertemuan sebagai proses pembelajaran.
8. Mendokumentasikan semua kegiatan yang telah
dilakukan.

7. Bagan Alir

8. Hal-hal
yang perlu
diperhatik
an
a. Register
9. Dokumen
terkait
a. Kepala Puskesmas Nyompok
10. Unit
b. Penanggung Jawab Mutu
Terkait
c. Tim PMKP
d. UKP
e. UKM
f. Admin
g. Unit Pelayanan

11. Rekaman
No Yang dirubah Isi Tanggal mulai
Historis
Perubahan diberlakukan
perubahan