Você está na página 1de 1

ANALISA Pada praktek Karakteristik Penghantar Koaksial Resistansi (Konduktor Dalam-Luar), kita menggunakan alat bantu praktek, yaitu

function generator, osiloskop, modul Universal Measuring Bridge, modul Coaxial Transmission Line dan multimeter. Dalam praktek ini kita mengukur nilai minimum dari Uy1 dan keluaran sinyal pada osiloskop. Pada osiloskop kita menggunakan 2 channel, yaitu channel 1 sebagai output dan channel 2 sebagai input. Pada pengukuran ini terdapat dua titik pengukuran yaitu UY1 dengan Rx dan output kedua dengan menggunakan Rx dan tanpa Rx. Dengan inputny 1KHz dan 4Vpp untuk titik pengukuran UY1, Dengan input dari trafo, resistor variabelnya R2=1K,2W; R3=100 dan Rx=330. Masukkan input function generator ke titik A, pasang Rx penyeimbang dan titik UY 1 dipasang ke osiloskop. Potensiometer diatur (diputar) hingga diperoleh tegangan minimum (V) pada osiloskop. Lepaskan Rx, hubungkan ke coaxial lalu ukur keluaran pada titik output berikutnya. Lakukan dengan frekuensi 1-10 KHz. Untuk mengukur nilai minimumnya kita menggunakan multimeter. Pada titik pengukuran 1 (TP1) dengan frekuensi 1 KHz, output dari osiloskop berupa sinusoidal dengan Vpp = 4Vpp dan nilai minimum = 0,9 V. Pada titik pengukuran 2 (TP2) dengan frekuensi 2 KHz, outputnya dari osiloskop berupa sinusoidal dengan Vpp = 4Vpp dan nilai minimum = 0,11 V. demikian pula pada titik pengukuran berikutnya output dari osiloskop berupa sinusoidal dengan Vpp = 4Vpp, hanya berbeda frekuensi input dan nilai minimumnya, dimana range nilai minimum yang dihasilkan berkisar 0,9-0,12 V. Pada input frekuensi 1-5KHz dari osiloskop untuk titik UY1 yang menggunakan Rx sinyal keluarannya kecil berupa gelombang sinusoidal dan untuk output kedua sinyal keluarannya lebih besar dan tinggi dari titik UY1 yang menggunakan Rx. Pada input frekuensi 6 KHz ouput UY1 gelombangnya membesar dan lebih besar dari titik output UY1 yang lainnya dan bentuk gelombangnya lebih rapat. Sedangkan ouput kedua tanpa Rx bentuk gelombangnya juga lebih membesar dan lebih rapat. Pada input frekuensi 7-10 KHz output untuk UY1 sinyal keluarannya kembali mengecil dan semakin rapat, dan output kedua tanpa Rx tinggi sinyal keluarannya sama tapi lebih merapat.