Você está na página 1de 9

qwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwerty uiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasd fghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzx Analisa Keputusan Pemilihan Mobil Box cvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmq Dengan Metode Analitycal Hierarchy Process (AHP)

Menggunakan Software Expert Choice Studi Kasus CV. Milzam Bontang wertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyui Disusun Oleh: opasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfg Meidiansyah Saleh Hairul Huda hjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxc Herman Saputro Romdon Suryo Projo vbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmq wertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyui opasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfg hjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzxc vbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmq wertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyui opasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfg hjklzxcvbnmrtyuiopasdfghjklzxcvbn mqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwert yuiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopas

1. Judul Analisa Keputusan Pemilihan Mobil Box Dengan Metode Analitycal Hierarchy Process (AHP) Menggunakan Software Expert Choice Studi Kasus CV. Milzam Bontang. 2. Latar Belakang Dengan perkembangan yang semakin pesat dan serba instan ini, suatu sistem distribusi perlu mendapatkan perhatian yang serius. Banyak masyarakat

menginginkan suatu produk yang tidak menunggu. Semua jenis usaha baik manufaktur maupun usaha yang bergerak di bidang jasa, transportasi merupakan senjata utama dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan. Pengiriman suatu produk dengan cepat dan tepat sasaran merupakan langkah yang digunakan dalam menjaga loyalitas pelanggan. Hal ini sangat menentukan bagaimana perusahaan manufaktur maupun jasa sanggup dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi Pelanggannya.

Bagi pihak perusahaan sendiri, transportasi merupakan salah satu hal yang vital dalam menjalankan bisnis mereka. Bukan hanya transportasi yang cepat dan tepat dalam mendistribusikan produk mereka, namun juga transportasi yang efisien, efektif dan berbiaya rendah. Sistem distribusi yang efisien dan efektif merupakan salah suatu pilihan utama bagi perusahaan untuk memilih alat transportasi apa yang digunakan dalam mendistribusikan produk mereka. Selain itu, faktor biaya merupakan salah satu pertimbangan kuat bagi perusahaan dalam memilih alat transportasi apa yang mereka digunakan.

CV. Milzam merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa makanan atau catering. CV. Milzam melayani segala bentuk acara dalam bentuk prasmanan, menu box, Catering kantor, dan sebagainya. Selama ini daerah pemasarannya hanya meliputi daerah Kota Bontang saja. Untuk mendistribusikan hasil produknya, CV. Milzam memerlukan alat transportasi yang cepat dan hemat biaya. Selama ini CV. Milzam melakukan pengiriman produknya hanya menggunakan mobil pribadi tipe keluarga sehingga cenderung tidak efisien dan banyak mengeluarkan biaya.

Seiring dengan berkembangnya perusahaan, untuk mengatasi masalah tersebut perusahaan ingin melakukan pengadaan alat transportasi berupa mobil box. Dalam menentukan hal itu, CV. Milzam memerlukan beberapa pertimbangan yaitu CV. Milzam Mulya harus memilih mobil box yang cocok dan sesuai dengan kebutuhan dari CV. Milzam sendiri. Dari beberapa pilihan merk mobil box, CV. Milzam perlu lebih teliti dan cermat dalam menentukan pilihan apa yang akan diambil.

Melihat kondisi yang demikian, penulis berniat melakukan penelitian tentang bagaimana mengevaluasi dan menentukan prioritas mobil box yang tepat bagi CV. Milzam. Oleh karena itu dalam penelitian ini penulis mengambil judul Analisa Keputusan Pemilihan Mobil Box Dengan Metode Analitycal Hierarchy Process (AHP) Menggunakan Software Expert Choice Studi Kasus CV. Milzam Bontang. 3. Perumusan Masalah Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: a. Bagaimana mengetahui kriteria-kriteria yang nantinya dapat digunakan untuk menilai Mobil Box yang digunakan pada CV. Milzam? b. Bagaimana mengetahui pemilihan Mobil Box yang sesuai dengan kriteria yang diinginkan oleh CV. Milzam? c. Bagaimana hasil dari nilai pada pembobotan kriteria penilaian Mobil Box pada CV. Milzam?

4. Batasan Masalah Adapun batasan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: a. Kriteria kriteria dalam pemilihan mobil box sepenuhnya ditentukan oleh CV.Milzam. b. Pemilihan alternatif dalam penelitian ini sepenuhnya ditentukan oleh peneliti berdasarkan data data yang dimiliki oleh peneliti.

5. Tujuan Penelitian Adapun tujuan penelitian dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: a. Dapat mengetahui kriteria-kriteria yang nantinya dapat digunakan untuk menilai Mobil Box yang digunakan pada CV. Milzam.

b.

Dapat mengetahui pemilihan Mobil Box yang sesuai dengan kriteria yang diinginkan oleh CV. Milzam.

c.

Dapat mengetahui hasil dari nilai pada pembobotan kriteria penilaian Mobil Box pada CV. Milzam.

6. Landasan Teori AHP merupakan suatu metode yang digunakan dalam proses pengambilan keputusan suatu masalah masalah kompleks seperti permasalahan yaitu perencanaan, penentuan alternatif, penyusunan prioritas, pemilihan kebijaksanaan, alokasi sumber, penentuan kebutuhan, peramalan kebutuhan, konflik [Saaty, 1980, hlm 5]. Suatu masalah dikatakan kompleks jika struktur permasalahan tersebut tidak jelas dan tidak tersedianya data dan informasi statistik yang akurat, sehingga input yang digunakan untuk menyelesaikan masalah ini adalah intuisi manusia. Namun intuisi ini harus datang dari orang-orang yang memahami dengan benar masalah yang ingin dipecahkan (orang yang expert).

Ada beberapa keuntungan yang diperoleh dengan menggunakan AHP dalam memecahkan suatu persoalan yang kompleks, yaitu: a. Kesatuan b. Kompleksitas c. Saling Ketergantungan d. Penyusunan Hirarki e. Pengukuran f. Konsistensi g. Sintesis h. Tawar-menawar i. Penilaian dan Konsensus j. Pengulangan Proses

Langkah-langkah dan prosedur dalam menyelesaikan persoalan dengan menggunakan metode AHP adalah sebagai berikut: a. Mendefinisikan permasalahan dan menentukan tujuan.

b. Membuat hirarki. Masalah disusun dalam suatu hirarki yang diawali dengan tujuan umum, dilanjutkan dengan subtujuan-subtujuan, kriteria dan kemungkinan alternatifalternatif pada tingkatan kriteria yang paling bawah. c. Melakukan perbandingan berpasangan. Perbandingan dilakukan berdasarkan judgment dari pengambil keputusan dengan menilai tingkat kepentingan suatu elemen dibandingkan elemen lainnya. Matriks perbandingan dapat dilihat pada Tabel-1. Matriks ini menggambarkan kontribusi relative atau pengaruh setiap elemen terhadap masingmasing tujuan atau kriteria yang setingkat diatasnya. Dimana nilai perbadingan Ai terhadap elemen Aj adalah aij. Nilai a ditentukan oleh aturan: 1) Jika aij = , maka aji = 1/, 0. 2) Jika Ai mempunyai tingkat kepentingan relatif yang sama dengan Aj, maka aij = aji = 1. 3) Hal yang khusus, aii = 1, untuk semua i.
Tabel 1 Matrik perbadingan berpasangan

C A1 A2 ..... An

A1 a11 a21 ..... an1

A2 a12 a22 ..... an2

A3 a13 a23 ..... an3

..... ..... ..... ..... .....

An A1n a2n ..... ann

Nilai perbadingan ini ditentukan oleh skala kuantitatif yang dikemukakan oleh Saaty. Skala ini dimulai dari 1 hingga 9. Perbandingan dilakukan hingga diperoleh judgment seluruhnya sebanyak n x [(n-1)/2] buah, dengan n adalah banyaknya elemen yang dibandingkan. d. Menentukan prioritas. Penyusunan prioritas dilakukan untuk tiap elemen masalah pada tingkat hirarki. Proses ini akan menghasilkan bobot atau kontribusi kriteria terhadap pencapaian tujuan. Prioritas ditentukan oleh kriteria yang mempunyai bobot paling tinggi. Bobot yang dicari dinyatakan dalam vektor W = (W1, W2,, Wn). Nilai Wn menyatakan bobot relatif kriteria An terhadap keseluruhan set kriteria pada sub sistem tersebut.
5

e. Menentukan tingkat konsistensi, pada keadaan sebenarnya akan terjadi ketidakkonsistenan dalam preferensi seseorang. Pada dasarnya AHP dapat digunakan untuk mengolah data dari satu responden ahli. Namun demikian dalam aplikasinya penilaian kriteria alternatif dilakukan oleh beberapa ahli

multidisipliner (kelompok). Bobot penilaian untuk penilaian berkelompok dinyatakan dengan menemukan rata-rata geometrik (Geometric Mean) dari penilaian yang diberikan oleh seluruh anggota kelompok. Nilai geometrik ini dirumuskan dengan: GM = (
Dimana: GM = Geometric Mean x1 = Penilaian orang ke-1 xn = Penilaian orang ke-n n = Jumlah penilai

)(

7. Lokasi/Objek Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di CV. Milzam, Jalan Mayjen D.I Panjaitan Rt. 25 No. 15 Bontang pada tanggal 5 Mei 2012, jam 10.00-12.00 WITA.

8. Diagram Alir Ada beberapa aktivitas kegiatan yang dilakukan dalam penelitian ini. Adapun

tahapan kegiatan yang dilakukan dapat dilihat pada diagram alir sebagai berikut: a. Tahapan Persiapan Penelitian Dalam tahap persiapan penelitian ini, hal yang dilakukan adalah melakukan studi pemahaman terhadap materi yang ada dalam AHP (Analitycal Hierarchy Process). Setelah studi pemahaman terhadap materi telah dilakukan maka Langkah selanjutnya adalah melakukan identifikasi masalah, identifikasi masalah dimaksudkan untuk merumuskan permasalahan dalam penelitian. Langkah ketiga berupa penetapan tujuan, hal ini dilakukan agar peneliti mengetahui apa tujuan sebenarnya dari penelitian yang akan dilaksanakan. Selain itu pada tahap ini terdapat studi literatur, menetapkan masalah, dan merumuskan suatu

permasalahan.

b. Tahapan Pengumpulan Data Pada tahapan ini, hal yang dilakukan adalah tahapan pengumpulan data. Proses pengumpulan data yang dilakukan yaitu dengan cara pengumpulan data primer atau pengambilan data secara langsung. Pengambilan data dilakukan dengan cara melakukan observasi langsung ke tempat penelitian dan interview terhadap pimpinan CV. Milzam sebagai pengambil kebijakan utama di perusahaan. Selain itu dilakukan pula pengambilan data sekunder berupa data data mobil box yang sesuai dengan kriteria yang akan dipilih oleh pihak CV. Milzam. c. Tahapan Pengolahan Data Pada tahap ini dilakukan pengolahan data secara komputerisasi dengan menggunakan software Expert Choice 11. d. Tahapan Analisa Dan Pembahasan Pada tahap analisa dan pembahasan dibahas tentang hasil perhitungan dengan perhitungan secara komputerisasi dengan software Expert Choice, hasil yang dibahas meliputi rating hasil perbandingan pilihan mobil yang akan dipilih oleh CV. Milzam. e. Tahapan Penutup Pada tahap ini, dilakukan pengambilan kesimpulan atas hasil analisa, untuk menjawab tujuan dari penelitian ini, serta pemberian saran untuk perbaikan penelitian yang diharapkan dapat menjadi referensi untuk memperbaiki penelitian yang akan datang. f. Gambar Diagram Alir Diagram alir penelitian analisa keputusan dengan Analitycal Hierarchy Process ini disajikan pada Gambar diagram 3.1 berikut ini:

Tahap persiapan

Identifikasi Masalah

Penetapan Tujuan

Tahap Pengumpulan data

Penelitian

Identifikasi Data Yang Dibutuhkan Tahap Pengumpulan data

Data Sekunder

Tahap Pengolahan data Tahap Analisa

Tahap pengolahan data:

Menghitung Analitycal Hierarchy Process dengan software Expert Choice

Analisa dan Pembahasan

Tahap Penutup

Kesimpulan & Saran

Gambar 1 Diagram Alir Tahapan Kegiatan 9. Daftar Pustaka a. Nurmianto, Eko. Ergonomi, Konsep Dasar dan aplikasinya, surabaya: Prima Printing., 2004. b. http://myshowroom.wordpress.com (diakses pada hari sabtu, tanggal 12 Mei 2012, Pukul 14.00 WITA)

c. http://republikbm.blogspot.com (diakses pada hari sabtu, tanggal 12 Mei 2012, Pukul 14.30 WITA)