Você está na página 1de 15

ANALISA KIMIA DASAR

KD. 3.5. MENERAPKAN SIFAT


DAN
KARAKTERISTIK
BAHAN
UNTUK ANALISIS
KUALITATIF
(ANALISIS
JENIS) METODE
KLASIK

KIMIA ANALISA
ANALISIS

PROSES
PENENTUAN
KOMPONEN
DARI SUATU
SAMPEL

MENGENAL BERBAGAI JENIS ANALISA


DI LABORATORIUM KIMIA
ANALISA KIMIA KUANTITATIF DAN
KUALITATIF
ANALISA KLASIK DAN MODERN
ANALISA PROKSIMAT DAN PARSIAL
ANALISA MAKRO, SEMI MIKRO, MIKRO
ULTRAMIKRO DAN ULTRA-ULTRA
MIKRO
ANALISA KONSTITUEN UTAMA, MINOR
DAN RUNUTAN

1. KIMIA ANALISA KUANTITATIF DAN


KUALITATIF

KIMIA ANALISA KUANTITATIF


KIMIA ANALISA KUANTITATIF
PENENTUA
N KADAR
ZAT DARI
SUATU
SAMPEL

1. ANALISA VOLUMETRI /
TITRASI
2. ANALISA GRAVIMETRI
3. ANALISA
INSTRUMENTASI

KIMIA ANALISA
KIMIA ANALISA KUALITATIF
IDENTIFIKASI (PENGAMATAN)
(WARNA, ENDAPAN,SUHU, BAU)

1. ANALISA KATION
2. ANALISA ANION

ANALISA KUALITATIF
Suatu proses dalam mengidentifikasi
keberadaan suatu senyawa kimia
dalam suatu larutan/ sampel yang
tidak diketahui
Disebut juga ANALISIS JENIS yaitu
cara yang dilakukan untuk
menentukan macam,jenis zat atau
komponen-komponen bahan yang
dianalisisi

TUJUAN ANALISA KUALITATIF


Untuk memisahkan dan
mengidentifikasi sejumlah
unsur/senyawa
Untuk menganalisis komponen atau
jenis zat yang ada dalam suatu
larutan

PENGELOMPOKAN ANALISA
KUALITATIF
KARAKTERISASI FISIK
A. MELALUI UJI PENDAHULUAN SEPERTI :
1. Pengamatan terhadap warna, bau,
bentuk/
wujud zat
2. Tes Kelarutan
3. Tes Keasaman
B. PENENTUAN TITIK LELEH
C. PENGAMATAN BENTUK KRISTAL
D. PENGAMATAN INDEKS BIAS
(REFRAKTOMETER)

PENGELOMPOKAN ANALISA
KUALITATIF
ANALISIS BAHAN BERDASARKAN
METODE
H2S, YAITU ANALISIS KATION DAN
ANALISIS ANION

2. ANALISA KLASIK DAN


MODERN

ANALISA KLASIK (KONVENSIONAL)


Analisis kimia berdasarkan pada reaksi
kimia dengan stoikiometri yang telah
diketahui dengan pasti. Contoh :
volumetri dan gravimetri
Pada analisa kualitatif banyak pendekatan
yang digunakan secara klasik dalam
mengidentifikasi ion-ion berdasarkan sifat
fisika dan kimia melalui berbagai uji
(reaksi kering dan reaksi basah)

REAKSI YANG TERJADI PADA


ANALISA KLASIK

REAKSI KERING
Sejumlah zat uji yang berguna dapat dilakukan
dalam keadaan kering tanpa melarutkan,
seperti
Pemanasan
Uji Pipa tiup
Uji Nyala (kawat Nikrom, kawat tembaga
( nyala beilshein) , reaksi nyala untuk
borat)
Uji Manik Boraks (kawat Platina yang
dipanaskan dalam nyala bunsen dan
dibenamkan ke dalam bubuk boraks)

REAKSI YANG TERJADI PADA


ANALISA KLASIK
REAKSI BASAH
Dilakukan terhadap zat-zat dalam
larutan
dengan terbentuknya endapan,
pembebasan gas
dan perubahan warna.
Contoh reaksi basah :
1. Reaksi pengendapan
2. Reaksi asam basa
3. Reaksi redoks

ANALISA KLASIK DAN


MODERN
2. ANALISA MODERN
Analisis yang dilakukan berdasarkan
sifat fisiko kimia zat untuk keperluan
analisisnya . Sifat fisiko kimia zat
sangat spesifik dan dapat dideteksi
menggunakan peralatan khusus atau
instrument seperti Spektrofotometri,
HPLC,Gas chromatography, AAS

TUGAS
CARI 15 ZAT KIMIA YANG DILENGKAPI
DENGAN SIFAT FISIKA DAN KIMIA
IDENTIFIKASI BAHAN KIMIA PADATAN
DIBAWAH INI ( WARNA, BERSIFAT
HIGROSKOPIS ATAU TIDAK, BAU,
BERSIFAT ASAM, BASA ATAU GARAM)
HgI2 , KMnO4, FeCl3, CuCO3, Fe2O 3 ,
CoS,
K2Cr2O 7
dan PbI2