Você está na página 1de 38

AUTOMATIC

TRANSMISSION
(A/T)
TRANSMISI OTOMATIS KENDARAAN TIPE FR
BAGIAN UTAMA A/T
1. Torque Converter ( bagian depan)

2. Planetary Gear Unit (bagian tengah)

3. Hydraulic Control Unit (bagian bawah)


KOMPONEN UTAMA A/T
Torque Converter (TC) :
adalah kopling otomatis (fluida) yang dilengkapi dengan stator.
Oil Pump :
berfungsi utk.:- mengisi oli TC
- mengerjakan kopling maju & mundur
- melepas pita rem
- mengalirkan oli utk.pelumasan & pendinginan
Planetary gear control :
berfungsi utk.:- memperbesar torque
- memundurkan kendaraan
- posisi netral
Reverse clutch : kopling untuk mundur
Valve body : berfungsi utk. Mengalirkan oli ke kopling,pita dsb.
Governor : berfungsi mengatur tek,oli sesuai put.mesin.
TRANSMISI OTOMATIS KENDARAAN TIPE FF
GAMBAR SKEMA AUTOMATIC TRANSAXLE

COUN
TER 3 SPEED PLANETARY GEAR
DRI INTERMD UNIT
INPUT TQ
VE

COUN
TER COUNTER 4th SPEED PLANETARY GEAR OUTPUT PIN
DRIV ION
UNIT
EN

DIFF.
UNIT
TORQUE CONVERTER
Torque Converter
1. Cover
Diikat dengan roda gila dan meneruskan
putaran motor ke impeller pump.
2. Input Shaft.
Meneruskan putaran dari Turbin Runner ke
transmisi.
3. One Way Clutch
Menghindari stator berputar berlawanan
dengan putaran turbine Runner.
4. Impeller Pump
Membangkitkan aliran minyak ATF.
5. Stator
Mengarahkan aliran minyak dari Turbin
Runner ke Impeller Pump.
6. Turbine Runner
Meneruskan putaran Impeller Pump
melalui aliran minyak ke Output Shaft.
7. Lock Up Clutch
Melalui bidang gesek (Friction Material)
menghubungkan langsung putaran
motor ke Output Shaft.
POSISI TIDAK
TERHUBUNG
Pada saat kendaraan
berjalan dengan
kecepatan rendah minyak
yang bertekanan mengalir
ke bagian depan lock up
clutch. Oleh karena itu
tekanan pada bagian
depan dan belakang lock
up clutch menjadi sama.
Dengan demikian lock up
clutch tidak terhubung
dengan front cover.
POSISI TERHUBUNG
Pada saat kendaraan
berjalan dengan
kecepatan tinggi 50
km/jam atau lebih,
minyak yang bertekanan
mengalir ke bagian
belakang lock up clutch.
Oleh karena itu, lock up
clutch tertekan ke arah
converter case.
Aliran Minyak

ARAH ALIRAN
Impeller berputar ke arah bawah
maka aliran minyak akan searah
putaran impeller. Aliran minyak
menerpa turbin, maka turbine
juga berputar ke bawah.
Minyak terus mengalir ke bagian
belakang dan aliran tersebut
berlawanan arah dengan arah
aliran minyak dari impeller.
Kemudian aliran tersebut
ditangkap oleh Stator untuk
disearahkan dengan aliran minyak
dari impeller.
PRINSIP KERJA TORQUE CONVERTER
PLANETARY GEAR
Prinsip Kerja
Sabuk
pengereman Jika sun gear sebagai
pemutar, ring gear ditahan,
Poros ring gear Planetary gear maka planetary gear
berputar pada porosnya
juga bergerak mengelilingi
ring gear. Sehingga putaran
Poros planetary gear output lambat.
Jika ring gear sebagai
pemutar, Sun gear ditahan,
maka planetary gear
berputar pada porosnya
Poros sun gear
sambil mengelilingi sun
gear. Putaran output lebih
Carrier cepat.
Sun gear Jika poros pembawa
Ring gear planetary gear ditahan, sun
gear sebagai pemutar maka
planetary gear berputar
pada porosnya, dan
menggerakan ring gear.
Maka putaran output
menjadi terbalik.
PRINSIP KERJA PLANETARY GEAR CONTROL
REDUKSI :
- terjadi bila dilakukan pengereman pada sun
gear atau
ring gearnya.
- bila sun gear direm maka reduksinya < ring
gear direm
DIRECT :
Bila sun gear, ring gear dan planetary carrier
tidak direm.

Catatan : Bila planetary carrier direm akibatnya putaran


sun gear berlawanan arah dengan putaran ring
gear/planetary gear.
A/T ESCUDO 2.0
1.Torque converter
2.O/D input shaft
3.Oil pump
4.O/D brake
5.O/D clutch
6.Forward clutch input
shaft
7.Forward clutch
8.Direct clutch
9.One-way clutch
10.Second coast brake
11.Second brake
12.Reverse brake
13.Front planetary
gear
14.Rear planetary gear
15.O/D planetary gear
KOMPONEN DAN FUNGSI A/T ESCUDO 2.0
O/D Clutch : Menghubungkan/memutuskan putaran O/D carrier
dan O/D sun gear.
O/D brake : Menahan supaya O/D sun gear tidak berputar.
O/D oneway clutch : Menghubung O/D carrier dan O/D sun gear
ketika diputar mesin.
Forward clutch: Menghubungkan/memutuskan input shaft dengan
intermediate shaft.
Direct clutch : Menghubungkan/memutuskan input shaft dg.front dan
rear sun gear.
2nd Coast brake:Menahan/mengunci front dan rear sun gear supaya
tidak berputar.
2nd Brake : Menahan one way clutch 1 supaya front dan rear sun
gear berputar bjj.
Reverse brake: Menahan putaran front planetary carrier.
One way clutch 1: Menahan front dan rear sun gear spy.tdk. Berputar
bjj. Ketika 2nd brake bekerja.
One way clutch 2: Menahan spy. front planetary carrier berputar bjj.
GAMBAR SKEMA A/T ESCUDO 2.0
TCC (Torque Converter Clutch) - OFF
TCC - ON
POSISI TUAS TRANSMISI
Posisi P : Posisi gigi parkir, out put shaft terkunci,
engine dapat distart.
Posisi R : Mundur
Posisi N : Posisi gigi netral, engine dapat distart.
Posisi D : Posisi O/D switch ON
-Posisi maju gigi 1>2>3>4,
perpindahan
gigi secara otomatis.
Posisi O/D switch OFF
-Posisi maju gigi 1>2>3<4,
perpindahan
gigi secara otomatis.
Posisi 2 : (Posisi Normal) Maju 1>2<3, terkunci pd.gigi 2.
(Posisi Power) Maju 2<3, terkunci pada gigi 2.
Posisi L : Maju 1<2<3, terkunci pada gigi 1
POSISI D atau 2 - GIGI 1
ALIRAN MINYAK
Posisi D atau 2, Gigi 1
POSISI D - GIGI 2
ALIRAN MINYAK
Posisi D, Gigi 2
POSISI D - GIGI 3
ALIRAN MINYAK
Posisi D, Gigi 3
POSISI D GIGI 4 (O/D)
ALIRAN MINYAK
Posisi D, Gigi 4 (O/D)
POSISI 2 GIGI 2
ALIRAN MINYAK
Posisi 2, Gigi 2
POSISI L
ALIRAN MINYAK
Posisi L
POSISI R
POSISI N atau P
ALIRAN MINYAK
Posisi N atau P
TEKNIK PEMBACAAN DTC

Dengan Scan Tool

Dengan jumper / service wire :


Caranya: - Cari monitor coupler/Dianostic Switch
Terminal
- Pasang jumper wire antara term. B D
- Kunci kontak di ON kan
- Amati kedipan lampu indikatornya
( Bila 12 berarti normal)
TABEL DTC
12 : Normal 14 : ECT rusak 15 : ECT rusak

21 : TPS rusak 22 : TPS rusak

61 : Shift solenoid A (# 1) 62 : Shift solenoid A (#


1)

63 : Shift solenoid B (# 2) 64 : Shift solenoid B (#


2)

65 : TCC solenoid 66 : TCC solenoid

72 : Trans.range sw. 75 : Output Speed


Sensor

76 : Input/Turbine Speed Sensor