Você está na página 1de 25

Adil! Siapa takut!!

Antek-antek BUNG SAMHO :


Petrus Damianus Kuntoro / 2014510019
Dismas Aditya / 2014510020
Bahtiar Tumanggor / 2014510021
Constantin Reynaldo / 2014510022
Setiap orang mempunyai hak
untuk mendapat perlakuan adil
karena hak asasi sebagai manusia
harus dijunjung tinggi.
setiap orang mendapat hak dan
kebutuhannya
Pasal pasal 27-34 dalam UUD
1945 dan Pancasila ada untuk
menjamin keadilan tercipta di
Indonesia
Sila ke-5 dalam Pancasila yang
berbunyi keadilan sosial bagi
seluruh rakyat Indonesia
merupakan cita-cita luhur untuk
membentuk suatu masyarakat
yang adil dan makmur dalam
kehidupan berbangsa dan
bernegara.
Adil dan makmur yang dimaksud
adalah merdeka secara politik,
teritori, sosial dan ekonomi sama
seperti yang disampaikan Bung
Karno pada 1 Juni 1945.
Pengertian Keadilan Sosial:
Tokoh-tokoh Indonesia
Soekarno

Gagasan Ratu Adil dan


Kesejahteraan Sosial inilah
yang membuat konsep Keadilan
sosial bagi seluruh rakyat
Indonesia tercipta.
Ratu Adil, mempunyai makna
rakyat yang ingin sejahtera,
rakyat yang ingin makmur
(sociale rechtvaardigheid).
Tiga makna Ratu Adil
Kesejahteraan Sosial->Suatu
kondisi ketika tidak ada
kemiskinan di dalam Indonesia
merdeka.
Keadilan Sosial->Suatu kondisi
ketika masyarakat merasakan
keadilan dan kemakmuran serta
kondisi yang membuat bahagia
untuk semua orang. Dalam arti
keadilan sosial Soekarno ingin
menggambarkan sosialisme
Marhaenisme Merupakan suatu
konsep kerakyatan. Maksudnya
adalah konsep ini berpihak pada
rakyat kebanyakan yang memiliki
alat-alat produksi tradisional.

Gagasan Ratu Adil yang diciptakan


Soekarno ternyata tidak selama
terlepas dari persoalan. Pembangunan
ekonomi selama tentang
kepemimpinan Soekarno ditandai oleh
banyak sekali sistem coba-coba.
untukmenanggulangi masalah-
masalah tersebut dengan
membuat sistem kebijakan
ekonomi terpimpin bersamaan
dengan demokrasi terpimpin.
Mohammad Hatta

Keadilan sosial baginya harus


berlandaskan demokrasi di
bidang ekonomi dan politik. Oleh
karena itu baginya demokrasi
parlementer harus berakar pada
politik demokrasi dan sama
halnya dengan politik ekonomi.
Bentuk perekonomian yang
berlandaskan koperasi menjadi
salah satu prinsip untuk
mencapai kesejahteraan.
Bagi Hatta persoalan ini bukan
berdasarkan pada prinsip
kepemilkan bersama melainkan
bagaimana mobilitas modal
dapat berakumulasi dan
berekspansi secara cepat dan
tepat.
Harapan Hatta tidak sepenuhnya
berhasil karena pada
kenyataannya yang berlaku pada
sistem perekonomian modern
Indonesia adalah kapitalistik
konglomerasi
Sutan Sjahrir

Bagi Sjahrir keadilan sosial atau kondisi


adil yaitu kondisi dimana segala
sesuatu diatur secara bersama dan
hasilnya dinikmati bersama-sama pula.
Baginya pula sosialisme adalah
penegasan kembali persoalan
kemakmuran menyangkut aspek
materiil yang menunjang dan
menjamin kehidupan masing-masing
individu dalam realitas sosialnya.
Dimensi-dimensi Keadilan sosial bagi seluruh
rakyat Indonesia

berkaitan dengan kecenderungan


manusia untuk hidup bersama
dalam rangka mempertahankan
eksistensi diri dan kontinuitas
kelompok yang bertujuan untuk
menciptakan suatu struktur yang
harmonis dan teratur dalam
masyarakat.
Tujuan dari sila ini ialah agar setiap
warga harus mengembangkan sikap adil
terhadap sesama, menjaga
keseimbangan antara hak dan
kewajibannya serta menghormati hak-
hak orang lain dalam kehidupannya
sebagai warga Negara Indonesia.
Makna dari sila ini ialah agar seluruh
rakyat Indonesia mendapatkan
perlakuan yang adil dalam bidang
hukum, politik, ekonomi, kebudayaan,
dan kebutuhan spiritual rohani sehingga
tercipta masyarakat yang adil dan
makmur.
Adil yang dimaksudkan disini
ialah suatu keadilan tanpa
memandang suku atau ras
tertentu, status sosial, keyakinan,
daerah, dan lain sebagainya.
Dimensi keadilan sosial menurut
para tokoh ialah sebagai berikut:
Sokarno: Sosialisme yang
bertujuan untuk menciptakan
masyarakat tanpa kelas.
Hatta: Penyatuan antara Politik
dengan ekonomi melalui
demokrasi ekonomi, yang mana
halini ia gambarkan melalui
koperasi yang meciptakan suatu
kepemilikan bersama antar
angotanya.
Sultan Sjahrir: Kebersamaan
dalam perumusan aturan serta
penerapannya guna
menghasilakan kemakmuran
bersama yangmana
yangdimaksudkan bukansaja
kemakmuran secara materil
semata, namun juga
kemakmuran secara mental.

John Rawls: Lebih melihat


keadilan sosial sebagai cara
lembaga sosial dalam membagi
Makna dari konsep keadilan baru
dapat dipahami ketika kebebasan
manusia sebagai subjek dalam
realitas sosialnya dilindungi,
karena ketika seorang manusia
tidak dapat terlindungi atau
ketika ia hanya menjadi objek
yang mana berarti hanya
mendapatkan tugas-tugasnya
saja tapi tidak dengan haknya.
Spiritualitas Menjalankan Sila ke-5

spiritadalah motor dari suatu


kegiatan, spiritualitas adalah
atmosfer atau perasaan umum
yang mencakup seluruh dinamika
dalam pelaksanaan suatu
kegiatan, dan spiritualitas juga
bersifat rohani.
Menjadi spiritualitas maksudnya
sila ke-5 dihayati bersama
sehingga menjadi suasana umum
yang dimiliki oleh bangsa
Indonesia dalam kehidupan
berbangsa dan bernegara

hormat terhadap kebebasan


manusia
pembebasan manusia dari
Dengan begitu di atas kedua nilai
itulah aktivasi dan aktualisasi sila
ke-5 Keadilan sosial bagi seluruh
rakyat Indonesia menjadi
kapabilitas nasional kearah
tercapainya kondisi hidup
manusia di Indonesia yang adil
dan manusiawi.
Hormat terhadap kebebasan manusia

sangat terpaut dengan kebebasan


sebagai ciri hakiki hidup manusia
karena kebebasan adalah ruang di
mana manusia menciptakan
sejarahnya.
Secara eksistensial setiap orang
mempunyai kebebasannya sendiri
namun perlu disadari pula bahwa
masih diperlukan norma / aturan yang
disepakati untuk membuat kebebasan
yang ada dapat berjalan baik
Demi Pembebasan
Manusia
Dr. William Chang, O.F.M. Cap, praksis sila ke-5
harusnya berdimensi materiil dan spirituil.
berdimensi materiil mempunyai tekanan pada
pengisian kemerdekaan dengan pembangunan
fisik(ekonomi) sehingga memberikan
kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia.
berdimensi spiritual lebih condong pada
memperjuangkan dan menjunjung nilai-nilai
impersonal yang telah disepakati bersama,
yang mempunyai peran penting dalam
memperjuangkan nilai-nilai tersebut adalah
pemerintah Indonesia.
SIMPULAN
Intidari sila ke 5 (keadilan sosial bagi seluruh
rakyat Indonesia) adalah agar kita sebagai
orang Indonesia dapat menghormati
kebebasan manusia baikitu dalam hal materil,
yang berarti setiap dari orang Indonesia
memperoleh kesetaraan dalam hal
kesejahteraan, maupun sepiritual dalam
artian solidaritas antar sesama masyarakat
sehingga tercipta suaut kerukunan dan
kerjasama yang baik antara satu dengan yang
lainnya Oleh karenanya perlu ada suatu
struktur dasar berupa prinsip-prinsip yang
harus dipegang bersama tanpa terkecuali.
Burung Irian Burung Cendrawasih
Sekian dan Terimakasih