Você está na página 1de 9

AGAMA

TATA CARA

MEMANDIKAN

JENAZAH
DISUSUN OLEH
DILLA PUSPITASARI
QOTRUNADA AMADEA
ENDAH SURYANINGTRYA
NUR RIWAYATI
ISNI INTAN P
SISTA LOKATARA
TAUFIK HIDAYAT
ANGGIT TRIPRASETYO
REZA FEBRIYANTO AJI
-MEMANDIKAN JENAZAH-
Memandikan jenazah hukumnya
adalah fardhu kifayah. Dalam artian jika
ada sebagian orang yang telah
menjalankannya, maka kewajiban untuk
melaksanakannya telah gugur bagi yang
lain. Hal ini dalam rangka melaksanakan
perintah Allah swt. Dan memenuhi hak
bagi kaum muslimin.

Mayat orang yang beragama Islam


wajib dimandikan, kecuali jika mereka
mati dalam peperangan.
SYARAT-SYARAT
YANG MEMANDIKAN
Islam
Berakal
Amanah
Alim
Merahasiakan
SYARAT TEMPAT MEMANDIKAN

Suci dan bersih (Tidak di


WC atau kamar mandi)
Tertutup atap dan
dindingnya
Tidak terdapat patung
dan gambar makhluk
bernyawa
TATA CARA MEMANDIKAN
Letakkan mayit di atas pemandian. Lepaskan
pakaiannya dengan tetap menjaga & menutup
auratnya. Dudukkan dan tekan perut mayit
dengan tangan kanan sambil diurut-urut 3 atau 5
kali untuk mengeluarkan sisa kotoran yang ada.
Gunakan sarung tangan atau kain untuk
membersihkan mayit di bawah kain penutupnya.
Pakai masker, celemek.
Mulailah dengan mewudhukan mayit seperti
wudhunya sholat.
Pemandian pertama dengan menggunakan air
yang dicampur daun bidara hingga berbusa.
Mulai dengan membasuh kepala, wajah, dada &
ketiak mayit 3x
Mulai dengan sisi kanan mayit. Membasuh
tangan mulai dari pangkal hingga
pergelangan tangan, pundak, pinggang
hingga betis kanannya. Tuangkan air dari
atas dan bawah kain penutup tanpa
membuka aurat. Hal yang serupa dilakukan
pada sisi kiri mayit.
Kemudian mayit dibalikkan dengan posisi
bertumpu pada sisi kiri hingga punggung,
pinggang, paha & betis kanannya bisa
dibersihkan. Mayit tidak boleh
ditelungkupkan.
Tuangkan air ke seluruh tubuh mulai dari
kepala hingga kaki. Mayit dalam keadaan
terlentang.
Lakukan hal tersebut untuk kedua kalinya.
Yang ketiga menggunakan air yang dicampur
dengan kapur barus. Karena kapur barus
dapat mendinginkan, menguatkan,
mengeraskan tubuh mayat, mengusir
serangga, dan mencegah tubuhnya cepat
busuk.
Setelah selesai, keringkan tubuhnya dengan
kain/handuk. Ganti kain penutupnya dengan
yang baru dan kering dengan tetap menjaga
auratnya.
Pindahkan mayit dengan hati-hati ke tempat
pengkafanan.
memandikan jenazah wanita sebagaimana
jenazah pria, hanya saja setelah dimandikan,
rambutnya digerai dan disisir kemudian
dikepang menjadi tiga bagian kemudian
dikebelakangkan.atau boleh juga disanggul