Você está na página 1de 11

ALKALOID

Kelompok 5:
Fisky Amelia Tesami
Kartika Tri Purnama
Sarima Ester Manulang
Rizka Utami
Dosen Pengampu: Siti Fatonah, MP
Struktur Kimia Alkaloid

Pyrrolizidine
Quinoline
Alkaloid

Alkaloid adalah golongan senyawa basa bernitrogen


yang biasanya dalam bentuk cincin heterosiklik atau
aromatik.
Merupakan metabolit sekunder yang ditemukan
hampir pada 20% spesies tanaman berpembuluh.
Alkaloid Alkaline. Umumnya ditemukan di sitosol
(pH 7,2) atau di vakuola (pH 5-6).
Alkaloid biasanya disintesis dari beberapa asam
amino, ex: lisin, triptophan, tirosin.
Sifat Fisika dan Kimia
Sifat Fisika: Sifat kimia alkaloid :
1. Isolasi alkaloid dapat membentuk 1. Umumnya bersifat basa
Kristal, sehingga sedikit yang tergantung adanya PEB pada
berbentuk amorf dan beberapa cairan nitrogen
seperti nikotin dan kaniin 2. Alkaloid mudah terdekomposisi
2.Kebanyakan alkaloid tidak oleh panas dan sinar dengan
berwarna kecuali, berberin (kuning) adanya oksigen
dan betanin ( merah) 3. Pembentukan garamnya dengan
3. Alkaloid dalam bentuk bebasnya senyawa organic maupun non
mudah larut dalam pelarut organic, dapat mencegah proses
sedang dalam bentuk garamnya terdekomposisi
mudah larut dalam air
Biosintesis Alkaloid
Dari segi biogenetik, alkaloid diketahui berasal dari sejumlah kecil asam
amino yaitu ornitin dan lisin yang menurunkan alkaloid alisiklik, fenilalanin dan
tirosin yang menurunkan alkaloid jenis isokuinolin, dan triftopan yang
menurunkan alkaloid indol. Reaksi utama yang mendasari biosintesis senyawa
alkaloid adalah reaksi mannich antara suatu aldehida dan suatu amina primer
dan sekunder, dan suatu senyawa enol atau fenol. Biosintesis alkaloid juga
melibatkan reaksi rangkap oksidatif fenol dan metilasi. Jalur poliketida dan jalur
mevalonat juga ditemukan dalam biosintesis alkaloid.
Tirosin merupakan produk awal dari sebagian besar golongan alkaloid.
Produk pertama yang penting adalah antara dopamin yang merupakan
produk awal dari pembentukan senyawa dari berberine, papaverine dan juga
morfin.
Contoh senyawa Alkaloid
Contoh senyawa alkaloid
Contoh tanaman penghasil alkaloid

Nicotiana tabacum (tembakau) Theobroma cacao (coklat) Coffea sp. (kopi)

Papaver somniferum Erythroxy coca (kokaina) Capsicum annum (cabe)


(heroin/putau)
Kegunaan Alkaloid bagi Tumbuhan
Kegunaan alkaloid bagi tumbuhan:
1. Pertahanan diri (serangan hama, serangga,
pemangsa).
2. Pengatur tumbuh dan berkembang tumbuhan
3. Mampu mengganti basa mineral untuk menjaga
keseimbangan ion.
4. Hasil pembuangan nitrogen seperti asam urat dan urea
Nilai Ekonomi
Heroin (opioid alkaloid) sebagai zat depressan.
Kokain (kristal tropane alkaloid) sebagai anastetik lokal khususnya untuk
pembedahan mata, hidung dan tenggorokan, karena efek
vasokonstriksif-nya juga membantu.
Kafein merupakan stimulan sistem saraf pusat dan memiliki sifat diuretik.
Nikotina berfungsi sebagai insektisida dan bahan baku rokok.
Piperin, senyawa berasa pedas. Memiliki efek farmakologi seperti
antimikroba, antiinflamasi, dan anti kanker.