Você está na página 1de 13

ANALISIS DATA

MENGGUNAKAN SPSS

Dimas Adhi Pradana, M.Sc., Apt.


Ani Agustina, S.Farm., Apt.
Siti Nurul Badriyah, S.Farm., Apt.
Siti Chalista Sabilla, S.Farm.
Uji Pendahuluan dilakukan dengan Kolmogorov-Smirnov Test
Jika data terdistribusi normal (data pada satu waktu dengan kelompok
yang lain tidak berbeda signifikan), p>0,05 lanjutkan dengan:
One Way ANOVA ketika akan membandingkan > 2 variabel
Dilanjutkan dengan Post Hoc Test
Two Way ANOVA
ANCOVA
T-test
Independent T-test jika hanya ada 2 variabel (2 kelompok yang
dibandingkan)
Contoh: ibuprofen dibandingkan dengan PCT (setelah diberi perlakuan)
post test
Paired T-test
Contoh: subjek uji belum sakit diberi ibuprofen dibandingkan dengan
kelompok yang mendapat PCT setelah sakit? Apakah ada perbedaan?
Jika data tidak terdistribusi normal (p<0.05),
lanjutkan dengan:
Kruskal-Walls
Mann Whitney
Uji Normalitas
Untuk menentukan jenis uji statistik yang akan
digunakan, perlu diketahui apakah data
terdistribusi normal atau tidak.
Contoh metode uji normalitas :
Analisis Kolmogorov-Smirnov
Jika Asymp Sig (2-tailed) > (0,05) maka
sampel berdistribusi normal
Jika Asymp Sig (2-tailed) < (0,05) maka
sampel tidak berdistribusi normal
Input Data
Analisis Kolmogorov-Smirnov

Nilai Asymp Sig (2-tailed) = 0,189 berarti > (0,05)


Jadi, sampel berdistribusi normal
One-Way ANOVA
Merupakan analisis varian untuk satu variabel
independent.
Digunakan untuk menentukan apakah rata-
rata dua atau lebih kelompok berbeda secara
nyata.
Pengamatan lebih lanjut mengenai perbedaan
nilai rata-rata beberapa kelompok dapat
dilakukan dengan analisis Post Hoc.
Jika Sig > (0,05) nilai varian sama
Jika Sig < (0,05) nilai varian berbeda
Hasil : nilai Sig (0,008) < (0,05), berarti keempat
kelompok memiliki nilai varian yang berbeda.
Uji One-Way ANOVA

Jika Sig > (0,05) rerata onset yang sama


Jika Sig < (0,05) rerata onset yang berbeda
Hasil : nilai Sig (0,000) < (0,05), berarti keempat
kelompok memiliki nilai rata-rata onset yang berbeda
Post Hoc Test

Perhatikan nilai perbedaan rata-rata onset pada


kolom 2 (Mean Difference). Rute pemberian
berpengaruh terhadap onset secara signifikan
karena nilai Sig <
Independent-Sample T Test
Digunakan untuk menguji signifikansi beda
rata-rata dua kelompok
Biasanya menguji pengaruh satu variabel
independent terhadap satu atau lebih variabel
dependent
Input data
Uji T

Jika Sig > (0,05) perbedaan daya analgetika PCT dan Ibuprofen tidak
signifikan
Jika Sig < (0,05) perbedaan daya analgetika PCT dan Ibuprofen
signifikan
Hasil : nilai Sig (0,960) > (0,05), berarti kedua kelompok memiliki varian
yang sama. Dilanjutkan dengan tabel bagian atas (varian sama) sig =0,001
< 0,05 artinya terdapat perbedaan bermakna antara 2 kelompok tersebut.