Você está na página 1de 7

Oleh :

Retno Puji Lestari


(1250603011110
Laila Roudhotul Karimah
(125060301111023)
Nur Rahma Dona
(125060301111024)
Theory Examination
Introduction
Principle Method

Analysis Conclusion
Biometric system iris-based is once of
system that very reliable, because iris has
unique features that its characteristic has
different on everybody.
Penggunaan Ordinal Measure dari
koefisien Descrete Cosine Transform (DCT)
untuk pengenalan iris mata adalah metode
baru.
Pada metode ini , citra asli iris mata akan
dibandingkan dengan citra yang ada pada
database .
The Iris of an Eye Iris Collaret

Pupil

Sclera
Pembentukan pola unik dari iris mata adalah acak dan tidak
berhubungan dengan faktor genetik apapun.
Pengenalan iris mata dianggap sebagai bentuk yang paling dapat
dipercaya dari teknologi biometrik.
No Kelebihan teknologi No Kekurangan teknologi
pengenalan iris pengenalan iris mata
mata
1 Memiliki tingkat 1 Untuk mendapatkan pola
penerimaan iris dibutuhkan kerja sama
2 kesalahan yang dan pengertian pengguna.
sangat kecil. 2 Penggunaan kacamata dan
Proses dilakukan lensa kontak
tanpa adanya kontak mempengaruhhi hasil
fisik. 3 identifikasi.
Sebagian orang memiliki
tingkat kontrol motorik
yang rendah padahal ini
sangat dibutuhkan dalam
proses identifikasi.
Normalisasi Iris
Proses normalisasi akan menghasilkan daerah iris yang
memiliki dimensi iris yang tetap.
Untuk normalisasi daerah iris digunakan suatu teknik berdasarkan
model Daugmans rubber sheet, yaitu sebagai berikut :
Image-Matching
Untuk menghubungkan titik dengan titik
pada dua citra antara objek atau benda
yang sama.