Você está na página 1de 35

Pembuatan dan Analisis

Grafik Barber Johnson


Grafik Barber Johnson
Adalah suatu alat penyajian visual
yang dapat menyajikan dengan
jelas tingkat efisiensi pengelolaan
Rumah Sakit

Grafik ini ditemukan oleh Barry


Barber dan David Johnson pada
tahun 1973
Pengertian Efisiensi
Efisiensi dalam ilmu teknik adalah
ratio/perbandingan antar efek yang tercapai
secara riil dan efek yang secara teoritis (harus)
dapat dicapai

Efisiensi dalam ilmu ekonomi adalah


keseimbangan yang paling baik antara output
dan input, antara hasil dan biaya (ongkos dan
sebagainya)

Efisiensi dalam ilmu sosial keseimbangan yang


sebaik-baiknya antara tingkat kepuasan atau
hasil dan derita derita serta jerih payah yang
harus dialami guna memperoleh hasil tersebut
Efisiensi pengelolaan RS dapat
ditinjau dari dua segi yaitu :

1. Segi medis, meninjau efisiensi


dari sudut mutu pelayanan medis

2. Segi ekonomi, meninjau efisiensi


dari sudut pendayagunaan
sarana yang ada
Tujuan
Mendayagunakan statistik RS
dalam rangka memenuhi kebutuhan
manajemen akan indikator efisiensi
pengelolaan RS
Memudahkan penilaian terhadap
tingkat efisiensi pengelolaan dari
RS
Dasar perencanaan dalam upaya
meningkatkan efisiensi
Parameter/Indikator
1. Lamanya rata-rata pasien dirawat atau
length of stay atau mean duration of
stay (LOS) 3-10hr.

2. Lamanya rata- rata tempat tidur tidak


terisi (kosong) atau Turnover interval
(TOI)1-3 hr.

3. Persentase tempat tidur yang terisi atau


percentage bed occupancy (BOR)75%-
85%.
4. Pasien dirawat yang keluar dalam
keadaan hidup dan yang
meningggal (discharges) per
tempat tidur (yang siap pakai)
selama setahun atau bed turnover
rate atau throughput (BTO)
30 pasien / tahun.
Langkah Pembuatan Grafik
Barber Johnson
1. Menggambar Dasar Grafik
a. Grafik I
Gambarlah sumbu horizontal X absis
dan sumbu vertikal Y ordinat
X absis adalah TOI
Y ordinat adalah LOS
Skala pada absis tidak harus sama
dengan skala di sumbu ordinat
Skala pada suatu sumbu harus
konsisten
30
28 Grafik I
26
24
22
20
18
16
14
12
10
8
6
4
2

0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Turnover Interval (hari)
b. Grafik II
Langkah pertama ; buat seperti
grafik I
Langkah Kedua ; Buat grafik
dengan garis-garis dari BOR 50 %,
70 %, 80%, 90%
Untuk menentukan BOR harus
dihitung/dicari titik LOS dan TOI,
dengan menggunakan rumus
Rumus

LOS = (O x 365) / D
TOI = [( A - O) x 365] / D

Ket:
LOS = Length of stay
TOI = Turnover Interval
365 = hari dalam setahun
O = Rata-rata tempat tidur yg terisi
D = pasien yang keluar H+M
A = Tempat tidur yang tersedia
Contoh :
Gambarlah grafik BOR = 70 %,
dengan menghubungkan titik (x,0)
(y,0) dan (x,3) (y,7).
Dapat dihitung dengan cara :
LOS = (O x 365) / D
TOI = [( A- O) x 365] / D
Jika BOR = 70 %,maka O = (70/100)A
Lanjutan contoh hitungan

LOS = O x 365/D TOI =(A-O) x 365/D


= 70/100 A x 365/D ={[A-(70/100)A]x365}/D
LOS x D = 70/100 A x 365 TOI x D = 30/100 A x 365
100/70 LOS x D= A x 365 100/30 TOI x D = A x 365

100/70 LOS x D = 100/30 TOI x D


3 LOS = 7 TOI
Jadi jika BOR (O) = 70 %, maka
tiga kali lipat LOS (L) sama
dengan Tujuh kali TOI (T)

Jadi jika BOR = 70 % adalah garis


penghubung antara titik (x,0) (y,0)
dan (x,3) (y,7).
Dengan cara yang sama maka
dihasilkan sbb :

1. BOR 50 % = garis penghubung antara


titik (x,0) (y,0) dan (x,1)
(y,1).

2. BOR 80 % = garis penghubung antara


titik (x,0) (y,0) dan (x,2)
(y,8).

3. BOR 90 % = garis penghubung antara


titik (x,0) (y,0) dan (x,1)
(y,9).
30
Grafik II
28
26
24
22
20
18
16
14
12
10
8
6
4
2

0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Turnover Interval (hari)
3. GRAFIK III

a. Langkah pertama ; Buat grafik I


b. Langkah Kedua :
Gambar grafik througput (BTO)
untuk
30 Pasien
20 Pasien
15 Pasien
12 Pasien
Dapat dihitung BTO 30 Pasien dengan cara :

LOS = O x 365/D TOI = (A-O) x 365/D


Karena O = 1 tempat tidur Karena A - O = 1 tempat tidur
Karena BTO adalah Karena BTO adalah
jumlah pasien yang Jumlah pasien yang
keluar per tempat tidur keluar per tempat tidur
selama setahun selama setahun
D = 30 Pasien D = 30 Pasien
Maka : Maka :
LOS = 1 x 365/30 TOI = 1 x 365/30
= 12 1/6 = 12 1/6

Jadi jika LOS adalah 12 1/6 hari Atau Grafik BTO = 30 Pasien
dan TOI 12 1/6 hari, maka BTO = adalah garis (X,12 1/6) (Y,12 1/6)
30 pasien
Dengan cara yang sama maka
dihasilkan sbb :

1. BTO 20 Pasien = garis penghubung


antara titik (x,18 1/4)
(y, 18 1/4)

2. BTO 15 Pasien = garis penghubung


antara titik (x,24 1/3)
(y, 24 1/3)

3. BTO 12,5 Pasien = garis penghubung


antara titik (x, 29 1/5 )
(y, 29 1/5 )
30
Grafik III
28
26
24
22
20
18
16
14
12
10
8
6
4
2

0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Turnover Interval (hari)
4. Grafik IV
Gambarlah ke empat parameter :
a. LOS
b. TOI
c. BTO
d. BOR
Pada suatu grafik, hasilnya adalah
komposisi seperti pada grafik
berikut ini :
30
28 Grafik IV
26
24
22
20
18
16
14
12
10
8
6
4
2

0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Turnover Interval (hari)
Makna dari Grafik Barber
Johnson
1. Makin dekat grafik BOR dengan Y
ordinat, BOR makin tinggi
2. Makin dekat grafik BTO dengan titik
sumbu BTO menunjukan makin tinggi
jumlahnya
3. Jika rata-rata TOI tetap, tetapi LOS
berkurang, maka BOR akan menurun
4. Bilamana TOI tinggi, kemungkinan
disebabkan karena :
a. Organisasi yang kurang baik
b. Kurangnya permintaan
5. Bertambahnya LOS disebabkan karena :
a. Kelambanan organisasi
b. Kurang baiknya perencanaan dalam
memberikan pelayanan kepada
pasien (patient scheduling)
c. Kebijaksanaan di bidang medis
(medical policy)
6.Daerah efisiensi, yang dibatasi
dengan
TOI = 1 sampai 3 hari
BOR = Minimal 75 %
Apabila berada dalam daerah
efisiensi (lihat grafik V)
maka pengelolaan RS sudah
efisien tapi apabila di luar daerah
efisiensi maka pengelolaan RS
saat belum efisien
30 Grafik V
28
26
24
22
20
18
16
14
12
10
8
6
4
2

0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Turnover Interval (hari)
Penggunaan Grafik Barber Johnson
Grafik dapat digunakan untuk mengadakan perbandingan
atau dapat digunakan sebagai pembantu untuk
menganalisa, menyajikan, dan mengambil keputusan
mengenai :

1. Perbandingan dalam kurun


waktu
2. Memonitor kegiatan
3. Perbandingan antar rumah sakit
4. Meneliti akibat perubahan
kebijaksanaan
5. Mengecek kesalahan laporan
1. Perbandingan dalam kurun
waktu
Dengan grafik ini dapat
menunjukan produktifitas dari
rumah sakit dalam kurun dari
waktu ke waktu
Contoh Grafik VI
Menunjukan selama 10 tahun
terakhir pengelolaan RS semakin
baik dengan LOS yang menurun
dan BOR serta BTO meningkat
30 Grafik VI
28
26
24
A
22
20
18
C
16
14 2
4 1
12 10 8 6 3
10 7 5
9
8
6 B
4
2

0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Turnover Interval (hari)
2. Memonitor Kegiatan
Kecenderungan perkembangan
kegiatan dalam beberapa tahun
dapat dilihat pada grafik dengan
jalan membandingkan terhadap
standar yang ditetapkan, standar
efisien menurut Barber Johnson
BOR minimal 75 %, dengan TOI 1-
3 hari
3. Perbandingan antar rumah sakit
Perbandingan kegiatan antar bagian
yang sama di beberapa RS atau antar
bagian di suatu RS dapat digambarkan
padaa satu grafik.
Dengan jelas dan mudah diambil
kesimpulan, rumah sakit atau bagian
mana yang pengelolaannya efisien
Contoh pada grafik VI; Bagian A dan B
pengelolaan belum efisien karena jauh
dari daerah efisien sedangkan bagian
C sudah efisien
Dengan demikian perlua peningkatan di
bagian A dan B
4. Meneliti akibat perubahan
kebijaksanaan

Grafik dapat digunakan untuk


meneliti suatu kebijaksanaan
relokasi tempat tidur atau
keputusan untuk memperpendek
LOS
5. Mengecek Kesalahan

Hasil laporan mengenai indikator


efisiensi dapat dicek kebenarannya
dengan memasukan data tersebut
ke grafik
Latihan Aplikasi data ke Grafik
Dan Analisisnya
Diketahui :
Tabel 1 Data tempat tidur yang terpakai
bulan januari tahun 2005 RS Ingin Maju
Tabel 2 Data tempat tidur yang terpakai
selama tahun 2005 RS Ingin Maju
Tabel 3 Data Pasien Yang keluar (H+M)
Pada Januari 2005 RS Ingin Maju
Tabel 4 Data Pasien Yang keluar (H+M)
Pada tahun 2005 RS Ingin Maju
Ditanyakan
Hitunglah
a. LOS tiap bulannya dan satu tahun
b. TOI tiap bulannya dan satu tahun
c. BOR tiap bulannya dan satu tahun
d. BTO tiap bulannya dan satu tahun
Gambarkan ke grafik barber johnson
Analisa makna grafiknya