Você está na página 1de 23

LUKA BAKAR

dr. Novia R Gunawan


Etiologi
Termal :
Api, air mendidih, dsb

Elektrik :
Sumber listrik sengatan listrik

Radiasi :
Sinar matahari, x ray, dsb

Kimiawi :
Bahan / zat korosif : alkohol > 70%, H2SO4,
dsb
Derajat luka bakar
Luka bakar derajat I Luka bakar derajat III
Yg rusak hanya epidermis Yg rusak seluruh lapisan kulit
Kulit tampak kering sampai jaringan di bawanya
Bula (-) Bula (+/-)
Nyeri (+) Sakit (-)
Sembuh + 5 10 hari Dasar luka putih, pucat,, kering
dalam + 5 10 hari eschar
(+) karena koagulasi protein
Luka bakar derajat II Dalam + 10 14 hari eschar akan
Yg rusak epidermis & dermis terlepas
Bula (+)
Hiperemis bila bula pecah
Sakit (+)
IIA: dangkal sembuh dalam +
10 14 hari
IIB: dalam sembuh dalam + 1
bulan atau lebih
Luas luka bakar (RULE OF 9)
Bayi & Anak-anak:

1 Tahun 5 Tahun
Kepala 18 % 14 %
Badan 36 % 36 %
Tangan 9%9% 9%9%
Kaki 14 % 14 % 16 % 16 %
Telapak tangan seluas 1 %
Pembagian luka bakar
Luka Bakar Berat (kritis)
LB derajat II >25 % (usia 10-50th), >20% (usia <10 / >50 th)
LB pada muka, tangan, kaki, atau perineum.
LB derajat III >10%
LB yang mengenai sendi-sendi utama
LB sirkumfernsial pada ekstrimitas
Disertai trauma jalan nafas, dan fraktur.
LB akibat listrik.
LB pada bayi & orang tua
Perlu segera dirujuk ke RS / ULB
Luka Bakar Sedang
LB derajat II 15-25 % (usia 10-50 th), 10-20% (usia <10 /
>50th).
LB derajat III 2 10% .
Perlu dirawat di RS

Luka Bakar Ringan


LB derajat II < 15 % (usia 10-50 th), <10% (usia <10 /
>50th)
LB derajat III < 2 % tanpa cidera lain
biasanya tidak perlu dirawat di RS
Prinsip-prinsip penanganan pertama
luka bakar
Bersihkan dengan air mengalir.
Mengurangi rasa sakit.
Menjaga jalan nafas.
Mencegah infeksi.
Mencegah syok.
Penanganan
1. Pertolongan Pertama
Jauhkan dari sumber trauma Luka bakar luas syok
Luka bakar derajat II/III 40 %
Segera dinginkan luka dg air
4 jam kemudian syok
dingin, yg terbaik dg S:20oC
Luka bakar derajat II/III luas :
selama 15 menit
Fungsi usus terganggu
Tutup luka dengan kain bersih diberi minum kembung
Beri analgetik sulit bernapas
jangan diberi minum !!!
Bebaskan jalan napas
Luka bakar derajat II/III < 30
Cegah infeksi %:
Bula jangan dipecahkan Boleh minum
Beri antitetanus Beri elektrolit
Cegah syok Infus NaCl 0,9 % atau RL
2. Indikasi Rawat
Luka bakar derajat II > 15 %
Luka bakar mengenai muka, mata, telinga, tangan, kaki,
genitalia, perineum, dan kulit yang menutupi persendian
Luka bakar derajat III > 2 %
Ada komplikasi lain
Luka bakar derajat II > 10 % pada usia < 10 tahun dan > 50
tahun
Luka bakar listrik, petir, bahan kimia
Luka bakar akibat inhalasi panas
Terapi Cairan Luka Bakar
Formula Bexter / Parkland
8 jam pertama (4cc x KgBB x % luas luka bakar) RL
16 jam berikutnya (4cc x KgBB x % luas luka bakar) RL
ditambah 500-1000cc koloid.

Modifikasi untuk anak:


Replacement : 2cc/ KgBB/ % luas luka bakar
PENANGANAN GIGITAN ULAR
BERBISA
Lokal:
perdarahan di bekas gigitan. rasa sakit yang menyengat.
ekhimosis, edem masif. vesikula, bulla sampai gangren.

Sistemik:
lesu, berkeringat. haus, mual sampai muntah. kadang2 diare.
rasa gatal dan bebas sekitar mulut dan kulit kepala. febris,
hipotensi.

Manifestasi hemorragis:
Klinis: hemoptisis dan perdarahan gusi. gross hematuria,
hematemesis, melena, dan perdarahan vagina.
Laboratoris: bleeding time & clothing time memanjang. kadar
fibrinogen menurun.
Pertolongan Pertama Tindakan Pengobatan
Menghambat dan menghalangi bisa ular kalau dapat identifikasi jenis ular
masuk ke sistemik insisi Full Thickness sepanjang 5-7 cm
menetralisir dengan anti bias ular (SABU) sebanyak 2-3 buah melalui bekas
mengatasi efek local dan sistemik gigitan. Lakukan pengisapan secara
mekanik. Hati-hati jenis bisa ular
hematotoksin (KI)
Tindakan Berupa pemberian SABU
proximal gigitan dibalut dengan tekanan analgetik, sedative
60 mmHg
fasiotomi bila ada kompartemen
istirahat total bagian yang digigit sindrom
dinginkan lokasi gigitan dengan suhu resusitasi pernafasan
15C
neostigmin sulfat 50100 Ugt tiap 30
mencegah nyeri dan shock min sampai 5 kali pemberian kemudian
tap off
pasang infuse
anti koagulan
hemodialisis bila terjadi gagal ginjal
transfuse
antibiotic
ATS dan toksoid
Indikasi Pemberian SABU
Gejala awal keracunan
sistemik (+)
Segera setelah gigitan terjadi
pembengkakan hebat

Cara pemberian :
Drip intravena
PENANGANAN RABIES
Harus ditangani secepat mungkin
Cuci dg air mengalir & sabun / detergent selama 10-15 menit, walaupun
sebelum dirujuk sudah dicuci.
Beri antiseptic alcohol 70% / betadin / obat merah / dll.
Luka gigitan tidak dijahit, kecuali jahit situasi
Berikan vaksin Anti Rabies (VAR) sesuai dosis, yg disuntikkan IM, di daerah
deltoideus (dewasa), di daerah paha (anak).
Pertimbangkan pemberian serum/vaksin anti tetanus
Berikan AB & analgetik untuk penahan sakit

DOSIS
VAKSINASI WAKTU PEMBERIAN
ANAK DEWASA
4 x pemberian , hari ke-0, 2x
Dasar
0.5 ml 0.5 ml pemberian sekaligus (deltoid
(VERORAB)
kanan&kiri), hari ke 7 dan 21
TERSENGAT LISTRIK
Matikan arus listrik, putuskan kontak kabelnya, atau matikan dari
pusat listrik. Jauhkan korban dari arus listrik.
Panggil bantuan.
Jika arus listrik tidak dapat diputuskanm gunakan benda
nonkonduksi seperti kayu, keset karet, dll utk menjauhkan korban
dari sumber arus listrik. Jangan gunakan benda basah.
Setelah korban aman, segera lakukan resusitasi BHD.
Jika korban terdapat luka bakar maka lepaskan pakaian, cuci dg air
mengalir, & berikan pertolongan pertama untuk luka bakar.
Jika korban terlihat pucat / pingsan / terdapat tanda2 shock,
baringkan dg kepala lebih rendah dari pada badan, & selimuti
korban.
Temani korban sampai bantuan datang.
Jangan gerakkan leher & kepala korban, karena kemungkinan
terdapat trauma tulang belakang.