Você está na página 1de 15

Prosesus Hiatus

Ursinatus semilunaris

Infundibulum
Bula etmoid
etmoid

Resessus
Agger nasi frontalis
Air
conditioning

Reducer of Thermal
air pressure insulator

Mucus Head
production equilibrium

Sound
resonance
Peradangan mukosa hidung dan
sinus paranasal
Virus
Rhinosinusitis bisa terjadi setelah suatu
infeksi virus pada saluran pernafasan
bagian atas

Bakteri
Didalam tubuh manusia terdapat beberapa
jenis bactery yang dalam keadaan normal
tidak menimbulkan penyakit

Jamur
Aspergillus merupakan jamur yang bisa
menyebabkan Rhinosinusitis pada orang orang
tertentu
Peradangan menahun pada saluran hidung, (rhinitis
alergi)

Penyakit tertentu (penderita gangguan sistem


kekebalan, penderita kelainan sekresi lendir)
Patensi
ostium
sinus

Patensi
bersihan
mukosa
Edem
Gangguan
ventilasi Mukus dan
benda asing
Gangguan KOM terperangkap
Gangguan
bersihan
mukosa
Pertautan
antarmukosa

Pergerakan Ostium Rinosinusitis


silia berkurang tersumbat kronis

Tekanan Rinosinusitis
negatif akut

Rinosinusitis Transudasi Tumbang


Menetap
non bakterial cairan (serosa) Bakteri
Demam, lesu, gejala fokal
Gejala (hidung tersumbat, rinorea
kental berbau, PND, halitosis,
Subjektif sakit kepala berat, nyeri di
sinus, nyeri alih)

Tanda peradangan
Gejala RA: muosa konka hiperemis,
Objektif edem, pus
RP: PND
OBTRUKSI HIDUNG
POST NASAL DRIP (PND)
SAKIT KEPALA
GEJALA MAYOR NYERI / RASA TERTEKAN WAJAH
HIPOSMIA/ANOSMIA
SEKRET PURULEN

DEMAM
HALITOSIS
BATUK DAN IRITABILITAS
GEJALA MINOR NYERI KEPALA
DEMAM
NYERI GIGI
OTALGIA
1 Mayor
2 Mayor
2 Minor
PEMERIKSAAN TRANLUMINASI

PEMERIKSAAN RADIOLOGIK

PEMERIKSAAN MIKROBIOLOGIK
Golongan betalaktam
Antibiotika Klavulanat
Sefalosporin generasi ke 2

Dekongestan,Analgetik,
Terapi mukolitik, steroid oral/topikal,
simtomatis pencucian rongga hidung dengan
NaCl,anti histamin generasi ke 2

Tindakan Bedah Sinus Endoskopi Fungsional


operasi (BSEF/FESS)