Você está na página 1de 9

Indah Ria Safitri

030.12.125
Anamnesis

 Kurang dengar
 Tinnitus
 Rasa Pusing Berputar (vertigo)
 Sekret telinga
 Nyeri telinga (otalgia)
 Aurikula dan daerah sekitar
◦ Inspeksi: ukuran, bentuk, pembengkakan, ulkus, jaringan
parut
◦ Palpasi : panas, nyeri tekan, fluktuasi

 Meatus akustikus eksternus (MAE)


◦ Inspeksi : ukuran, lumen, pembengkakan,

 Membran timpani : bentuk, warna, keutuhan, refleks cahaya,


mobilitas
 Pemeriksaan audiologi
◦ Tes berbisik
◦ Tes Penala
- weber : membandingkan hantara udara telinga kiri
dan kanan
- rinne : membandingkan hantaran udara dan tulang
pada telinga pasien
- schwabach : membandingkan hantaran tulang pasien dan
pemeriksa
 Audiometri
 Keseimbangan
◦ Tes romberg : pasien berdiri tegak dengan tangan
dilipat didada dan mata tertutup
◦ Stepping test : pasien jalan ditempat dengan tetutup
◦ Past pointing test : pasien diminta merentangkan lenganya
dan telunjuknya menyentuh telunjuk pemeriksa
 Nistagmus
Anamnesis

 Sumbatan pada hidung


 Sekret di hidung
 Bersin
 Perdarahan pada hidung
 Kehilangan/perubahan dalam menghidu
(anosmia)
Pemeriksaan luar
 Inspeksi : bentuk, warna, pembengkakan

 Palpasi:

◦ Dorsum nasi : deformitas, krepitasi


◦ Sinus frontalis
◦ Sinus maksilaris
Rinoskopi anterior : dengan spekulum hidung dan lampu kepala
 Awal : bibir, sekitar lubang hidung (krusta), posisi septum nasi

 Vestibulum : krusta, sekret, bisul

 Cavum nasi : warna konka inferior, deviasi septum

 Septum nasi

 Palatum molle

Rinoskopi posterior : spatel lidah, kaca nasofaring, lampu kepala


Nasoendoskopi
Transaluminasi sinus
Fungsi hidung
X-ray sinus
Anamnesis

Mulut dan faring


nyeri tenggorokan
 nyeri menelan (odinofagi)
 dahak di tenggrokan
 sulit menelan
 rasa sumbatan di leher

Laring
 Suara serak
 batuk
Kesulitan menelan (disfagia)
 rasa penuh atau pembengkakan
 Rongga mulut
◦ Inspeksi : trismus, gerakan bibir, mukosa dan
gingiva , gigi, lidah, palatum molle dan palatum
durum
◦ Palpasi: bila terdapat ulkus atau massa
 Tonsil dan faring
◦ Tonsil : warna, derajat pembesaran, permukaan
tonsil
◦ Dinding belakang faring : warna, peradangan,
ulkus, parese atau paralisis
 Laring
◦ Laringoskopi indirek
◦ Laringoskopi direk