Você está na página 1de 12

COST BENEFIT

ANAYSIS
Kelompok 2

Endang Musdianti (17340227)


Yositasari (17340228)
Santi Lestari Oktavia (17340229)
Aathirah Balqis (17340230)
Surtina Hunawa (17340231)
Deni Prayoga (17340232)
Indra Donna Sipahutar (17340233)
Sari Dian Tresnowati (17340234)
Analisis Biaya
Vogenberg (2001) mendefinisikan Cost Benefit Analysis sebagai
tipe analisis yang mengukur biaya dan manfaat suatu intervensi
dengan beberapa ukuran moneter. CBA merupakan tipe
penelitian farmakoekonomi yang komprehensif dan sulit
dilakukan karena mengkonversi benefit atau manfaat ke dalam
nilai uang
Analisi Biaya Dalam
Farmakoekonomi
Dalam perencanaan kesehatan, analisis biaya bermanfaat untuk
mengetahui biaya satuan program/unit pelayanan kesehatan, agar
dapat dihitung total anggaran yang diperlukan untuk program/pelayanan
kesehatan (Gani, 1996)
Tujuan Analisis Biaya
• menetukan atau mengukur apakah kemanfaatan suatu proyek, program atau
kegiatan merupakan suatu investasi ( biaya ) yang baik atau tidak. CBA juga
betujuan untuk memberikan dasar untuk membandingkan suatu proyek.
• Untuk mengetahui besaran keuntungan dan kerugian serta kelayakan suatu
proyek.
Manfaat Analisis Biaya
Manfaat Cost Benefit Analysis adalah dapat membantu dalam proses
pengambilan keputusan baik pemerintah maupun sumber dana. Dengan adanya
CBA sumber dana dapat yakin untuk menginvestasikan dana dalam berbagai
proyek. Selain itu,
CBA dapat dilakukan untuk mengontrol perkembangan proyek yang
bersangkutan pada tahun-tahun ke depannya. CBA juga bermanfaat untuk
mengevaluasi suatu proyek yang telah selesai dikerjakan. Tujuan dilakukannya
evaluasi ini adalah untuk mengetahui kinerjasuatu proyek dan hasil analisis yang
telah dilakukan dapat digunakan untuk perbaikan program yang selanjutnya.
Prinsip Dasar Dalam Melakukan Cost Benefit Analysis

1.Mencapai keuntungan yang maksimal ( termasuk kesejahteraan


sosial ) dan biaya yang minimal.

1.Meningkatkan keuntungan dari serangkaian tindakan dan mengurangi


biaya yang terkait dengan serangkaian tindakan tersebut dalam suatu
periode tertentu ( membutuhkan ukuran khusus, biasanya adalah uang ).

1.Pareto improvement
Kelebihan Dan Kekurangan CBA
Kelebihan Kekurangan
 Dapat mengkur efisiensi ekonomi  Analisis ini membutuhkan waktu dan proses yang lama

 Sebagai dasar yang kuat guna mempengaruhi pengambilan  Tidak memiliki fleksibilitas tinggi, karena semua penghitungan
keputusan dilakukan secara kuantitatif.

 Penggunaan sumber – sumber ekonomi menjadi lebih efisien  Tidak ada standar dalam kuantifikasi biaya-manfaat.

 Dapat mengkuantifikasikan biaya dan manfaat yang bersifat  Tidak dapat mengukur aspek
kualitatif maupun intangible multidimensional

 Dapat mengontrol perkembangan dari proyek yang  CBA juga lebih berfungsi memberikan informasi kepada
bersangkutan pada tahun-tahun ke depan. pengambil keputusan, tapi tidak dengan sendirinya membuat
keputusan
LANGKAH-LANGKAH PENGUKURAN CBA

1. 1.Identifikasi Program atau Proyek yang Akan Dianalisis


Program atau proyek yang dipilih untuk dilakukan analisis dapat lebih dari dua.
Semakin banyak program atau proyek yang akan dianalisis semakin baik hasilnya
karena akan memberikan pilihan yang bervariasi dan analisis yang lebih lengkap

2. Identifikasi Biaya dari Tiap Program atau Proyek

terlebih dahulu dilakukan pengklasifikasian seluruh komponen biaya keseluruhan


dari masing-masing program. Semua komponen biaya harus diidentifikasi baik
yang bersumber dari anggaran internal program atau proyek maupun dari
anggaran lainnya. Klasifikasi biaya bisa dilakukan menurut kategori lain seperti
biaya investasi, biaya operasional dan biaya pemeliharaan, biaya risiko
kehilangan dan kerusakan.
Lanjutan
Menghitung Total Biaya dari Masing-Masing Program atau
3. Proyek
Setelah seluruh komponen biaya bisa teridentifikasi dan sudah
diklasifikasikan kemudian dilakukan penghitungan total seluruh biaya setiap
program
Identifikasi dan Mentransformasi Benefit dalam Bentuk
4. Uang
Manfaat langsung adalah nilai kepuasan yang dirasakan oleh penerima manfaat terkait baik dalam
bentuk nyata ( barang ) atau tidak nyata ( jasa ).
manfaat tidak langsung adalah manfaat yang dirasakan oleh pihak lain yang bukan penerima
manfaat utama dari aktivitas atau produk atau program tersebut

5. Menghitung Total Benefit


Mengubah manfaat dalam bentuk uang
untuk manfaat langsung kita dapat menghitung dengan menguangkan biaya keuntungannya.
Sedangkan manfaat tidak langsung dapat menguangkan biaya akibat kerugian yang ditimbulkan.
Hasil dari tahap ini adalah jumlah dari benefit langsung dan tidak langsung yang berupa Total
Benefit.
Lanjutan
6. Menghitung Discounting
Cara penyesuain nilai atau uang dengan menghitung berapa nilai uang saat ini
dikemudian hari dengan memperhitungkan bunga pada akhir setiap tahun. Untuk
ini digunakan discount rate,yg disesuaikan dg interest (suku bunga dlm
peminjaman Bank).

Melakukan Analisis Pilihan dari program


7. yang Paling Menguntungkan
Untuk menentukan kriteria investasi apakah layak atau tidak layak, maka dapat
dilakukan dengan pendekatan atau menghitung Benefit Cost Rasio untuk tiap
program atau proyek. Apabila program atau proyek yang akan dianalisis lebih
dari dari dua maka lebih mudah penghitungannya diletakkan dalam bentuk table.
Hal ini akan memudahkan proses analisis.
Tahapan Pengukuran Cost Benefit Analysis

Penetapan tujuan analisis yang tepat


Penerapan perspetif yang digunakan (identifikasi
pemangkukepentingan yang terlibat)

Mengidentifikasi biaya dan manfaat

a.Menguraikan keterbatasan dan asumsi

a.Memperhitungkan jangka waktu (discountfactor)


a.Menghitung, mengestimasi, menskalakan dan
mengkuantifikasi biaya dan manfat