Você está na página 1de 10

ANALISA KUANTITATIF

MORFOMETRI
BENGAWAN SOLO

DISUSUN OLEH :
NICO ADITAMA 410013021
M. FAJAR RAMDHAN 410013033
AHMAD RIZAL IBRAHIM 410013176
LETAK GEOGRAFIS DAS
BENGAWAN SOLO

Terletak di 110o18‘ BT - 112o45‘ BT ,6o49‘LS-8o08‘ LS di Propinsi Jawa


Tengah dan Jawa Timur dengan luas wilayah DAS 1.594.716,22 Ha.

http://sosekling.pu.go.id
Geologi
Menurut Van Bemelen (1949) formasi geologi yang terdapat pada
DAS Bengawan Solo didominasi oleh kompleks gunung api Merapi-
Merbabu dan Lawu. Jenis batuan yang mendominasi adalah batu apung
konglomerat, breksi, tufa, kuarsa yang mengandung andesit dan formasi
batuan vulkan. DAS Bengawan Solo bersumber pada daerah
pegunungan tersier yang meluas sepanjang pantai selatan pulau Jawa.
Daerah pegunungan ini terdiri dari formasi batuan induk dan batuan
gamping yang terbentuk pada zaman meosen.
Lembah solo hulu dan tengah dikelilingi oleh tiga buah gunung
berapi atau bekas gunung berapi yang lereng-lerengnya tertutup oleh
bahan-bahan lepas seperti konglomerat, pasir dan debu vulkanis.
Lembah Solo hilir merupakan dataran alluvial yang dibatasi oleh
pegunungan tersier yang terdiri dari batu pasir tufa, batu lempung dan
batu gamping yang terbentuk pada zaman meosen. Disebelah selatan
dibatasi oleh pegunungan Kendeng yang terbentuk dari batuan tersier.
DIBAGI MENJADI 3 SUB DAS
 Sub DAS Bengawan Solo Hulu
 Sub DAS Kali Madiun
 Sub DAS Bengawan Solo Hilir

Sumber Daya Air Wilayah Bengawan


Meandering DAS Bengawan Solo
POLA ALIRAN BENGAWAN SOLO
 Sungai dan anak sungai dibagian hulu membentuk pola drainase radial
dengan kelerengan yang terjal.
 Bagian tengah dan hilir membentuk pola drainase rectanguler dan
kelerengan rendah. Akibat dari dua pola ini maka di beberapa tempat
terutama pertemuan antara sungai Madiun dan Bengawan Solo selalu akan
terjadi Banjir pada bentuk sungai induk yang membentuk meander.

bencana-kesehatan.net
GRADIENT SUNGAI
BENGAWAN SOLO
Hulu Bengawan Solo terletak pada lereng sebelah timur dari gunung
Merapi-Merbabu dan sebalah utara dati lereng pegunungan kidul serta sebelah
barat dari lereng hilir bengawan solo di mana arah alirannya menuju kearah
timur (Selat Madura).
a. 0-8 % mempunyai luas wilayah yang terbesar. Sebagian besar terdapat di
sebelah timur bengawan Solo.
b. 8-15 % Terdapat disebalah utara gunung lawu dan sebagian kecil disebelah
timur gunung Merapi-Merbabu.
c. >15 % sebagian besar terdapat disekitar lereng gunung lawu dan lereng
sebelah timur gunung Merapi-Merbabu.
Fluktuasi Debit Bengawan Solo
Debit Sungai Bengawan Solo (Pengukuran di Jurug)

Rasio debit (Qmax/Qmin) sungai


140.00

Bengawan Solo berkisar antara 106 –


120.00
100.00
80.00
164 sehingga termasuk dalam kategori
60.00
Debit

fluktuasi debit yang tinggi. Curah


40.00
20.00

hujan pada daerah hulu Bengawan


-

Solo mempunyai potensi erovitas


tinggi. Sedang di tengah dan di hilir
tidak demikian.
Bulan

(Alif Noor Anna, dkk


DEM (Digital Elevation Model)

DAS Bengawan Solo memiliki kondisi topografi yang relative datar


sebagian besar daerahnya berada di dataran rendah terutama sub DAS
Bengawan Solo Hilir. Kemiringan dasar Sungai Bengawan Solo juga
bervariasi mulai landai sampai curam.

Pengelola Sumber Daya Air Wilayah Bengawan Solo


Produksi Sedimen dari Erosi Lahan di Sub DAS
Bengawan Solo Hulu dan Kali Madiun
Volume Erosi Permukaan Volume Erosi Permukaan
No Daerah Aliran Sungai Luas Km2 No Daerah Aliran Sungai Luas Km2
(m3/tahun) (m3/tahun)

1 K. Kedung 421 1.684.000 1 K. Ketonggo 477 1.908.000


2

3
Waduk Wonogiri
K. Walikan
1.006
137
4.024.000
548.000
EROSI 2 K. Gurdo 121 484.120

3 K. Winongo 155 620.000


4 Pada bendungan 107
K. Juranggempol Gadjah Mungkur
428.000 tahun4 2001 sedimen sudah106mencapai 30%
K. Muneng 424.000
5 dariK. tampungan,
Jlantah karena masuknya
190 760.000 sedimen dari Brubus
5 K. Kedung anak sungai112terdekat Intake448.000
6 (kali Kedawung)130sedimen 520.000
Hilir K.Dengkeng sudah menutup hampir separuh446 tinggi intake,
6 K. Jeroan 1.784.000
7 apabila tidak ditangani
Hulu K.Dengkeng 355 segera intake akan
1.420.000 tersumbat sehingga
7 K. Banjarsari 76 suplai air ke304.000
8 hilirK.terhenti
Gawe dan 269
air dapat melimpah
1.076.000 di atas
8 K. bendungan,
Gandong banjir 146
besr di hilir. 584.000
9 K. Brambang 263 1.052.000 9 K. Catur 186 744.000
Proses sedimentasi juga sudah dimulai berlangsung di saluran induk
10 Hilir K. Samin 63 252.000 10 K. Jati 81 324.000
irigasi (kali catur, Madiun) penanggulangan yang dapat dilkukan
11 Hulu K. Samin 275 1.100.000 11 K. Gede 156 624.000
pengerukan/penggalian sedimen, konservasi lahan dan perawatan.
12 K. Jurug 108 432.000 12 K. Gonggang 356 1.424.000

13 K. Pepe 543 2.172.000 13 K. Asin 303 1.212.000

14 K. Mungkung 549 2.196.000 14 K. Tempuran 354 1.416.000


K. Kenyang-
15 K. Pondok 232 928.000 15 Mungkungan 285 1.140.000

16 K. Sawur 1,34 5.360.000 16 K. Plapar 304 1.216.000

Pengelola Sumber Daya Air Wilayah Bengawan Solo


Pemanfaatn Ruang di DAS
Bengawan Solo
1. Pengelolaan Kawasan Lindung 2. Pengelolaan Kawasan
a. Kawasan Perlindungan Bawahan Budidaya
 Kawasan Hutan Lindung
3. Kawasan Andalan
 Kawasan Resapan Air
b. Kawasan Suaka Alam
c. Kawasan Rawan Bencana
 Kawasan rawan banjir
 Kawasan rawan bencana longsor
 Kawasan rawan bencana gunung
berapi
 Kawasan rawan bencana gempa