Você está na página 1de 7

KELOMPOK :

ANGGOTA :
1. Rizki
2. Shadiq
3. Harry
4. Ridho
5. Faiza
Perjalanan Umar Bin Khatab
Gerakan yang di lakukan umar bin khattab selama menjadi khalifa
• Umar bin Umar bin Khattab adalah salah seorang sahabat Nabi Muhammad Saw. yang juga
adalah Khalifah kedua setelah Abu Bakar Siddiq. Umar dilahirkan di kota Mekah dari suku
Bani Adi, salah satu rumpun suku Quraisy, suku terbesar di kota Mekah saat itu. Ayahnya
bernama Umar bin Khattab bin Nufail Al-Shimh Al-Quraisy dan ibunya Hantamah binti
Hasyim. Umar memiliki julukan yang diberikan oleh Nabi, yaitu al-Faruk yang berarti orang
yang bisa memisahkan antara kebenaran dan kebatilan. Umar bin Umar bin Khattab adalah
orang yang sangat berani sehingga ia dijuluki "singa padang pasir". Sebelum masuk Islam, ia
sangat ditakuti oleh orang-orang Islam karena kebengisannya. Begitu juga ketika sudah
masuk Islam, ia sangat ditakuti oleh musuhnya, yaitu orang-orang kafir. Meskipun keras
kepala, tetapi hati beliau lembut. Ia keras terhadap orang-orang yang mengingkari ajaran
Islam atau orang-orang kafir, tetapi ia sangat lembut terhadap orang-orang yang baik. Ketika
menjadi pemimpin, ia selalu mendahulukan kepentingan orang banyak. Ia tidak pernah
mendahulukan kepentingan sendiri. Prinsipnya, lebih baik tidak makan dan tidur di lantai dari
pada makan enak dan tidur di istana sementara rakyatnya menderita.
Kesultanan yang di hadap selama masih khalifah
1. Dekat dan memerhatikan dengan seksama kondisi kehidupan umat.
Menjadi kebiasaannya keluar di malam hari hanya untuk mengetahui persis keadaan
umat. Khalifah Umar sering berkeliling tanpa diketahui orang untuk me¬ngetahui
kehidupan rakyat terutama mereka yang hidup sengsara. Dengan pundaknya sendiri ia
memikul gandum yang hendak di¬berikan sebagai bantuan kepada seorang janda yang
sedang dita¬ngisi oleh anak-anaknya yang kelaparan. Ketika mengetahui keadaan si
ibu dan anak yang sudah kelaparan, Khalifah Umar merasa bahwa kelaparan yang
dialami oleh keluarga miskin tersebut adalah disebabkan karena kelalaiannya dan
ketidakmampuannya memberikan keadilan terhadap semua lapisan masyarakat, oleh
karena itu, langkah pertama yang beliau lakukan adalah menyelesaikan masalah yang
dialami oleh sang ibu dengan memberikan makanan kepadanya.
Kualitas kepemimpinan Umar bin Khatthab adalah cermin dari kualitas pemimpin umat
yang bijak, arif, dan adil. Beliau ikut merasakan penderitaan rakyatnya.

2. Memiliki jiwa yang besar dalam menerima kritikan dari rakyat yang dipimpinnya.
Keikhlasan menerima kritikan adalah sebuah sikap yang sangat sulit untuk diwujudkan
terlepas dari posisi sosialnya. Pernah pada suatu peristiwa Salman al Farisi membuat
perhitungan dengan Khalifah Umar bin Khattab di hadapan orang banyak, yaitu ketika
ia melihat Umar mengenakan baju yang bahannya terdiri atas dua kali lipat yang
menjadi bagian satu orang rakyat biasa dari bahan yang sama. Maka, Umar meminta
kepada putranya, Abdullah agar menjelaskan hal itu. Abdullah langsung bersaksi bahwa
ia telah memberikan bagiannya itu kepada ayahandanya.
Wilayah kekuasaan
• Tahun 632 Muhammad wafat, tanpa menunjuk penggantinya. Umar dengan cepat mendukung
Abu Bakr sebagai pengganti, seorang kawan dekat Nabi dan juga mertua beliau. Langkah ini
mencegah ada kekuatan dan memungkinkan Abu Bakr secara umum diakui sebagai khalifah
pertama, semacam "pengganti" Nabi Muhammad. Abu Bakar merupakan pemimpin yang
berhasil tetapi beliau wafat sesudah jadi khalifah hanya selama dua tahun. Tetapi, Abu Bakr
menunjuk `Umar jadi khalifah tahun 634 dan memegang kekuasaan hingga tahun 644 tatkala
dia terbunuh di Madinah oleh perbuatan seorang budak Persia. Di atas tempat tidur menjelang
wafatnya, `Umar menunjuk sebuah panita terdiri dari enam orang untuk memilih
penggantinya. Dengan demikian lagi-lagi kesempatan adu kekuatan untuk kekuasaan terjauh.
Panitia enam orang itu menunjuk `Uthman selaku khalifah ke-3 yang memerintah tahun 644-
656.
• Dalam masa kepemimpinan sepuluh tahun `Umar itulah penaklukan-penaklukan penting
dilakukan orang Arab. Tak lama sesudah `Umar pegang tampuk kekuasaan sebagai khalifah,
pasukan Arab menduduki Suriah dan Palestina, yang kala itu menjadi bagian Kekaisaran
Byzantium. Dalam pertempuran Yarmuk (636), pasukan Arab berhasil memukul habis
kekuatan Byzantium. Damaskus jatuh pada tahun itu juga, dan Darussalam menyerah dua
tahun kemudian. Menjelang tahun 641, pasukan Arab telah menguasai seluruh Palestina dan
Suriah, dan terus menerjang maju ke daerah yang kini bernama Turki. Tahun 639, pasukan
Arab menyerbu Mesir yang juga saat itu di bawah kekuasaan Byzantium. Dalam tempo tiga
tahun, penaklukan Mesir diselesaikan dengan sempurna.
Biografi khalifah

• Umar bin Khattab adalah salah seorang sahabat nabi dan


khalifah kedua setelah wafatnya Abu Bakar As-Sidiq. Jasa dan
pengaruhnya terhadap penyebaran Islam sangat besar hingga
Michael H. Heart menempatkannya sebagai orang paling
berpengaruh nomor 51 sedunia sepanjang masa. Beliau lahir di
Mekah dari Bani Adi, salah satu rumpun suku Quraisy dengan
nama lengkap Umar bin Khattab bin Nafiel bin abdul Uzza.
Keluarga Umar tergolong keluarga kelas menengah, ia bisa
membaca dan menulis yang pada masa itu merupakan sesuatu
yang jarang. Umar juga dikenal karena fisiknya yang kuat
dimana ia menjadi juara gulat di Mekkah.
TERIMA KASIH
&
ASSALAMMUALAIKUM
WRB