Você está na página 1de 7

Resiko, Pengendalian dan Assurance

BAB 6
Manajemen Risiko di Dunia Usaha
 Resiko adalah segala ancaman yang membatasi
kemampuan organisasi untuk mencapai tujuannya.
 Di dunia usaha ada bermacam macam bentuk
resiko
 Adanya risiko dapat di tangani atau dikendalikan
dengan berbagai cara yang disebut sebagai
Manajemen Risiko
Risiko dan Pengendalian dari
Perspektif Stakeholders
 Berbagai bentuk pengendalian bermanfaat bagi
bermacam-macam pemangku kepentingan,
sedangkan pengendalian lainnya bermanfaat bagi
pemangku kepentingan yang spesifik
 Pandangan ini sudah lazim di terima di berbagai
negara dengan dasar pemikiran bahwa pemilik
(pemegang saham) mempunyai residual claims
terhadap aset perusahaan
Risiko dan Pengendalian dari
Perspektif Auditor
Risiko Audit
 Definisi risiko audit:

Audit risk is the likelihood or probability that the auditor


will conclude that all material assertions made by
management are true when in fact at least one material
assertion is incorrect
 Dari definisi diatas terdapat unsur unsur resiko audit

 Kekeliruan dan salah saji dapat terjadi karena


bermacam macam hal
 Rumus Risiko Audit:
AR = IR x CR x DR
Risiko Bawaan
 Definisi Risiko Bawaan:

Kerentanan suatu asersi terhadap salah saji yang material,


dengan asumsi tidak adanya pengendalian intern yang
terkait dengan salah saji tersebut
 Penilaian terhadap inhernt risk meliputi salah saji yang

bisa atau mungkin terjadi karena tidak adanya


pengendalian intern
 Ada tiga hal penting dalam memaknai inhernt risk
Risiko Pengendalian
 Definisi risiko Pengendalian:

Risiko tidak tercegahnya dan atau tidak ditemukannya


kekeliruan dan salah saji yang material, dalam waktu yang
singkat oleh sistem pengendalian intern pada entitas itu.
 Seperti halnya dengan inhernt risk, auditor tidak dapat

memengaruhi risiko pengendalian.


 Tidak ada prosedur audit yang dapat mengurangi

control risk. Namun, auditor harus menilai seberapa


besarnya control risk untuk perencanaan audit yang baik.
Risiko Deteksi
 Definisi risiko deteksi

Risiko seorang auditor menemukan salah saji yang


material yang terdapat dalam suatu asersi yang dibuat
oleh manajemen
 Risiko deteksi ini seperti risiko yang dihadapi dam

sampling risk dan non sampling risk.


Risiko Penugasan
 Adalah risiko dimana auditor atau KAP menghadapi
tuntutan setelah ia menerbitkan laporan auditor
independennya, meskipun laporan itu tidak salah.
 Berhubungan dengan gagal bisnis di pihak perusahaan
(auditee) dan bukan disebabkan oleh gagal audit.