Você está na página 1de 7

Memahami Assurance

Berdasarkan definisi IFAC dapat disimpulkan:


 Assurance adalah tingkat keyakinan
 Assurance engagement adalaah penugasan yang
meningkatkan keyakinan
 Dalam assurance engagement terdapat : evaluasi
atau pengukuran; subject matter atau hal yang
dievaluasi; kriteria; outcome atau hasil evaluasi
 Subject matter bisa bermacam-macam
bentuknya
 Perbedaan antara reasonable assurance
engegement dan limited assurance engagement
 Selain reasonable assurance engagement dan
limited assurance engagement, terdapat istilah
moderate assurance yang dapat di gunakan
misalnya untuk penugasan review.
 Tingkat kepercayaan yang moderate mengacu
pada keadaan dimana informasi bebas dari salah
saji material yang dinyatakan dalam bentuk
assurance yang negatif
 Dengan demikian akuntan publik sulit untuk
mengatakan dan tidak pernah menggunakan
angka-angka absolut, maka dari itu dapat
dikatakan bawah assurance adalah konsep yang
relatif.
 Terdapat empat cara yang dapat digunakan
untuk menanggapi risiko
 Dalam penugasan audit, intended user
membutuhkan jasa auditor untuk
meningkatkan keyakinan atas mutu laporan
yang dibuat oleh auditee dan menekan risiko
yang dihadapinya.
 Risiko itu adalah bahwa laporan keuangan
yang dibuat oleh auditee tidak menyajikan
secara wajar keadaan keuangan, hasil usaha,
dan arus kas dari perusahaan itu.
 PCAOB memaknai reasonable assurance
sebagai “a high level of assurance”, setidak-
tidaknya dalam kaitan dengan penugasan
atestasi dari section 404 Sarbanes-Oxley Act.
Hal ini juga dapat ditafsirkan bahwa assurance
terhadap laporan audit standar, harus high level
 Saat ini reasonable assurance dimaknai sebagai berikut:
1. Dalam kaitannya dengan laporan audit: Auditor bekerja dalam
batas-batas ekonomis. Agar bermanfaat secara ekonomis,
perumusan audit opinion harus dilakukan dalam waktu yang
layak dan dengan biaya yang layak. Auditor harus membuat
keputusan, apakah bukti yang tersedia dalam batas waktu dan
biaya tersebut sudah cukup untuk memberikan opini
2. Dalam kaitannya dengan pengendalian intern: Bagaimana pun
baiknya pengendalian intern dirancang dan dioperasikan, ia
tidak akan dapat menjamin sepenuhnya bahwa tujuan entitas
tersebut dipenuhi karena adanya kelemahan bawaan (inhernt
limitation) dalam semua sistem pengendalian intern
 Penugasan audit adalah salah satu bentuk
assurance engagement. KAP dan kantor akuntan
publik dapat memberikan berbagai jasa assurance
 Jasa atau penugasan assurance memberikan tingkat
keyakinan tertentu kepada klien. Penugasan
assurance terdiri dari penugasan atau jasa atestasi
dan jasa non atestasi
 Manfaat yang didapatkan oleh KAP dan akuntan
publik dari adanya pembahasan tentang assurance,
non assurance dan atestasi adalah mereka tidak
harus terekspos kepada risiko yang tidak perlu
karena mereka memilih penugasan yang tepat