Você está na página 1de 15

Audit dan Profesi Akuntan Publik

Definisi Audit
Audit merupakan suatu proses sistematis
untuk menghimpun dan mengevaluasi bukti-
bukti secara objektif mengenai asersi-asersi
tentang berbagai tindakan dan kejadia ekonomi
untuk menentukan tingkat kesesuaian antara
asersi-asersi tersebut dengan kriteris yang telah
ditentukan dan menyampaikan hasilnya kepada
para pemakai yang berkepentingan. (ASOBAC)
Definisi tersebut...
Dapat diuraikan menjadi tujuh elemen yang harus
diperhatikan dalam melaksanakan audit, yaitu:
1. Proses yang sistematis
2. Menghimpun dan mengevaluasi secara objektif
3. Asersi-asersi tentang berbagai tindakan dan
kejadian ekonomi
4. Menentukan tingkat kesesuaian
5. Kriteria yang ditentukan
6. Menyampaikan hasil-hasilnya
7. Para pemakai yang berkepentingan
Type atau Klasifikasi Audit
Klasifikasi Berdasarkan Pelaksanaan Audit
• Auditing Eksternal
• Merupakan suatu kontrol sosial yang memberikan jasa
untuk memenuhi kebutuhkan informasi utuk pihak
luar perusahaan yang di audit
• Auditing Internal
• Merupakan suatu kontrol oganisasi yang mengukur
dan mengevaluasi efektifitas organisasi
• Audit Sektor Publik
• Merupakan suatu kontrol atas organisasi pemerintahan
yang memberikan jasanya kepada masyarakat seperti
pemerintahan pusat, maupun pemerintahan daerah.
Klasifikasi Atas Dasar Audit Oprasional
1. Operasional Audit
suatu audit yang dirancang untuk menilai
efisiensi dan efektifitas dari prosedur-prosedur
operasi manajemen
2. Financial dan Complianc Audits
yaitu audit yang memyerupai finansial statmen
audit tetapi dapat dilakukan oleh sektor publik
seperti lembaga pemerintah atau sektor audit
eksternal
3. Economy dan Efficiency Audits
yaitu audit yang menyerupai operasional audit
tetapi dilakukan oleh sektor publik atau sektor
pemerintahan
4. Program Result Audits
yaitu audit yang dilakukan untuk pemerintah
Tipe Auditor
• Auditor internal
• Auditor pemerintah
• Auditor independent (akuntan publik)
Profesi Akuntan Publik
adalah akuntan yang telah memperoleh izin dari
menteri keuangan untuk memberikan jasa akuntan publik
di Indonesia. Ketentuan mengenai akuntan publik di
Indonesia diatur dalam Undang-Undang Republik
Indonesia Nomor 5 tahun 2011 tentang Akuntan Publik dan
Peraturan Menteri Keuangan Nomor 443/KMK.01/2011
tentang Penetapan Institut Akuntan Publik Indonesia
sebagai Asosiasi Profesi Akuntan Publik Indonesia. Setiap
akuntan publik wajib menjadi anggota Institut Akuntan
Publik Indonesia (IAPI), asosiasi profesi yang diakui oleh
Pemerintah.
Hiearki Kantor Akuntan Publik
1. Patner
merupakan top legal client relationship yang
bertugas mereview pekerjaan audit,
menandatangani laporan audit, menyetujui
masalah fee dan penagihan dan
penanggungjawaban atas segala hal yang
berkaitan dengan pekerjaan audit
2. Manajer
merupakan staf yang banyak berhubungan
dengan client, mengawasi langsung
pelaksanaan tugas-tugas audit, mereview lebih
rinci terhadap pekerjaan audit dan melakukan
penagihan atas fee audit
3. Akuntan Senior
merupakan staf yang bertanggung jawab
langsung terhadap perencanaan dan pelaksanaan
pekerjaan audit, dan mereview pekerjaan para
akuntan junior
4. Akuntan Junior
merupakan staf pelaksanaan langsung dan
bertanggung jawab atas pekerjaan lapangan
Jasa yang Diberikan Kantor Akuntan Publik
1. Jasa atestasi
ada 4 jenis jasa atestasi yang dapat diberikan
yaitu:
-Audit
-Pemeriksaan
-Penelahaan (Review)
-Prosedur yang disepakati bersama
2. Jasa non atestasi
ada 3 jenis jasa non atestasi, yaitu:
-Jasa akuntansi
-Jasa perpajakan
-Jasa konsultan manajenem
Standar Profesi Akuntan Publik
Dalam standar profesional akuntan publik
(IAI,2001) disebutkan ada 6 tipe standar yang
dikodifikasikan, yaitu :
1. Standar auditing
2. Standar atestasi
3. Standar jasa akuntan dan review
4. Standar jasa konsultasi
5. Standar pengendalian mutu, dan
6. Aturan etikakompartemen akuntan publik
TERIMAKASIH