Você está na página 1de 25

DIMENSI RISET SOSIAL

Yanti Puji Astutie


Research???
• Riset didefinisikan Sekaran (2003, p. 5)
sebagai:

– Suatu investigasi atau keingintahuan ilmiah yang


terorganisir, sistematik, berbasis data, kritikal
terhadap suatu masalah dengan tujuan
menemukan jawaban

Yanti FE-UPS 2
Riset Sosial
• Proses menghasilkan pengetahuan
• Mempelajari sesuatu yang baru dalam kehidupan sosial
– Berpikir logis, mengikuti aturan & berulang-ulang
– Menggabungkan teori/ide dengan fakta secara sistematis
• Kumpulan metode yang digunakan secara sistematis
untuk menghasilkan pengetahuan (knowledge):
– Proses pencarian yang tidak pernah berhenti
– Proses yang sifatnya subyektif

Yanti FE-UPS 3
Pencarian Pengetahuan
• Bagaimana pengetahuan dihasilkan?
• Alternatif pencarian:
1. Authority  Melalui otoritas yang dimiliki
seseorang
2. Tradition  Menerima sesuatu karena hal tsb
sebagai kebiasaan
3. Common Sense  Didasarkan pada
Argumen logis biasa (it makes sense)
4. Media Myths  Melalui media massa
5. Personal Experience  Seeing is believing
6. Research
Yanti FE-UPS 4
Norma Penelitian
• Universalism
– Riset dinilai berdasarkan keunggulan ilmiahnya;
bukan “oleh siapa” atau “dimana”
• Organized Skepticism
– Peneliti tidak boleh menerima ide atau bukti begitu
saja (tantang dan tanyakan!)
• Disinterestedness
– Peneliti harus netral dan terbuka atas ide-ide baru
• Communalism
– Scientific knowledge harus dibagi dengan pihak
lain, milik semua orang (Pelit tanda tak mampu!)
• Honesty
Yanti FE-UPS 5
Proses Penelitian
1.
Pemilihan Topik

7.
Publikasi/Pelapo 2.
Pertanyaan Inti
ran

6.
Teori 3.

Interpretasi Desain
Data Penelitian

5. 4.
Analisis Data Pencarian Data
Yanti FE-UPS 6
Proses Penelitian
Pertanyaan
penelitian/tema Paradigma penelitian:
- Positifis
- Interpretatif
- Kritis
Desain
Desain penelitian
penelitian

Tujuan penelitian:
- Pembentukan teori
Pendekatan - Pengujian teori
penelitian
- Perbaikan teori

Metode
penelitian Yanti FE-UPS 7
Dimensi Riset Sosial
• Bagaimana kegunaan penelitian (Basic
vs Applied)
• Tujuan penelitian (Exploratory,
descriptive, explanatory)
• Cara memasuki waktu (Cross-sectional,
longitudinal, case study)
• Teknik pengumpulan data (Qualitative
vs Quantitative approach)
Yanti FE-UPS 8
1. Kegunaan penelitian
BASIC RESEARCH:
1. Tujuan dasar = Theoretical knowledge
2. Dinilai oleh peneliti lain
3. Research problem dan subyek ditentukan dgn
bebas
4. Penelitian dinilai berdasarkan norms of
scientific rigor
5. Fokus pada internal logic dan rigor of
research design
6. Sukses dicapai jika dimuat dalam jurnal
ternama
Yanti FE-UPS 9
APPLIED RESEARCH:
1. Tujuan: hasilnya dapat dipraktikkan
2. Riset = bagian dari pekerjaan dan dinilai oleh
sponsor
3. Research problem dibatasi sesuai keinginan
sponsor
4. Rigor of research dinilai menurut pemakaian
hasil penelitian
5. Fokus = kemampuan mengeneralisasi temuan
pada area yg diinginkan sponsor
6. Sukses= dipakai utk pengambilan keputusan
Yanti FE-UPS 10
2. Tujuan penelitian
EXPLORATORY:
• Penelitian untuk mengexplore isu atau topik
baru:
1. Untuk lebih mengenal fakta atau setting dasar
2. Menciptakan gambaran mental atas suatu
kondisi
3. Memformulasikan dan menghasilkan pertanyaan
utk riset berikutnya
4. Menghasilkan ide baru atau hipotesis
5. Menentukan feasibility dalam riset
6. Mengembangkan teknik utk pengukuran data
penelitian berikutnya.
Yanti FE-UPS 11
DESCRIPTIVE
1. Menggambarkan situasi atau setting tertentu
secara rinci
2. Menempatkan data baru yg bertentangan
dengan data lama
3. Menciptakan seperangkat katageri atau
mengklasifikasikan tipe tertentu
4. Mengklarifikasi urutan tahapan
5. Mendokumentasikan proses atau mekanismen
sebab akibat
6. Melaporkan latar belakang atau konteks situasi

Yanti FE-UPS 12
EXPLANATORY
• Isu sudah ada dan sudah ada gambaran tentang
isu tersebut sehingga muncul pertanyaan “why”
1. Menguji prediksi teori atau prinsip-prinsip tertentu
2. Melakukan elaborasi penjelasan teori
3. Memperluas teori kearah isu atau baru
4. Mendukung atau menolak penjelasan (explanation)
atau prediksi
5. Menghubungkan isu atau topik dengan prinsip-prinsip
umum
6. Menentukan penjelasan (explanation) mana yang
dianggap terbaik

Yanti FE-UPS 13
3. Dimensi waktu penelitian
• Penting dalam penelitian karena
pertanyaan atau isu penelitian yang
berbeda berhubungan dengan dimensi
waktu yang berbeda
• Riset melibatkan satu periode waktu, lebih
dari 1 periode, atau jangka panjang?
– Cross-Sectional Research
– Longitudinal Research
– Case Study
Yanti FE-UPS 14
Cross-Sectional Research

• Pendekatan snapshot, dimana peneliti


mengamati sekumpulan obyek penelitian
dalam satu titik waktu
• Dapat berupa exploratory, descriptive dan
explanatory
• Kelemahan:
– Meskipun sederhana dan murah, pendekatan
ini tidak mampu menangkap proses atau
perubahan sosial
Yanti FE-UPS 15
Longitudinal Research

• Mengamati obyek pada berbagai titik


waktu
• Berkaitan dengan perubahan/stabilitas
obyek
• Dapat berupa descriptive atau explanatory
• Mahal tetapi lebih powerful dalam
menjelaskan perubahan atau stabilitas
obyek yang diteliti
• Jenisnya: Time Series, Panel, Cohort

Yanti FE-UPS 16
Case Study

• Obervasi detail terhadap obyek atau orang


baik pada satu titik waktu atau beberapaa titik
waktu
• Kasus dapat berupa individu, group,
peristiwa, dll
• Data lebih detail, bervariasi dan
komprehensif
• Kebanyakan melibatkan data kualitatif
• Menguji satu atau beberapa kasus yang
melibatkan banyak faktor
• Menggunakan Logic Yanti of analytic
FE-UPS 17
4. Teknik pengumpulan data
• QUANTITATIVE DATA (Angka)
– Experiment (Explanatory research)
– Survey (Descriptive atau explanatory research)
– Existing Statistics (Laporan keuangan, Data
Statistik)
• QUALITATIVE DATA (Text, Gambar,
Symbol)
– Field Research (Case Study)
– Historical-Comparative Study (Aspek
kehidupan sosial dalam periode masa lalu atau
pada dimensi budaya yang berbeda)
Yanti FE-UPS 18
Kategorisasi Metode Penelitian Empiris

• Quantitative Qualitative
Questionnaire surveys Interviews
Objective content Subjective
content analysis (text) analysis
Experimental, e.g. Grounded theory
ANOVA models Case studies
(although there
can be quantitative
aspects to these)
Archival, e.g. regression models
MBAR methods, e.g.
event studies
Yanti FE-UPS 19
Perbandingan
Pendekatan saintifik Pendekatan naturalis
Menggunakan struktur teori Bertujuan menemukan teori
Membangun satu atau lebih Hipotesis jika ada lebih brsifat
hipotesis implisit tidak eksplisit
Melakukan setting artifisial Menggunakan dan menjaga setting
alamiah (natural)
Menolak bahwa teori membumi Konsep grounded theory yaitu
(grounded) pada data dan menjelaskan dan
berargumentasi “facts do not speak membangun teori adalah dengan
for themselves” (Blalock, 1969). menemukannya dari data.
Pendekatan saintifik membutuhkan Metode penelitian eksplorasi
pengujian secara kuantitatif dan (exploratory research)
statistik menggunakan data kualitatif

Yanti FE-UPS 20
Plus Minus Kedua Pendekatan
Pendekatan saintifik Pendekatan naturalis
(+) Menilai data lebih obyektif (-) Menilai data lebih subyektif
(-) Setting tidak natural (artifisial) (+) Setting natural tidak diubah
dapat menurunkan validitas oleh periset
penelitian.
(-) Penelitian kurang terfokus (+) Penelitian lebih terfokus dan
tetapi lebih luas, sehingga kurang mendalam
mendalam.
(-) lebih mengarah ke verifikasi (+) Penelitian lebih mendetail ke
teori. hal-hal di bawah permukaan
(+) data sekunder yang tersedia (-) Data primer harus dikumpulkan
dapat digunakan sendiri oleh periset
(+) Eksternal validitas lebih tinggi (-) Eksternal validitas rendah
karena data sekunder karena hanya melibatkan satu
Yanti FE-UPS 21
permasalahan di suatu organisasi
METHOD vs METHODOLOGY
• Apa perbedaan antara Metode dan
Metodologi?
• Apa yang melatarbelakangi penggunaan
metodologi?
• Mengapa ada penelitian kuantitatif dan
penelitian kualitatif?

Yanti FE-UPS 22
KONSEP METODOLOGI
• Metodologi merupakan logical principles yang
membantu peneliti menentukan metode
penelitian yang digunakan untuk mempelajari
realita sosial
• Metode: actual tools yang digunakan dalam
penelitian
• Metodologi:
– Metode apa yang dapat diterima (legitimate)
untuk mencari atau menghasilkan pengetahuan?
– Seberapa valid pengetahuan tersebut dihasilkan
dengan menggunakan metode yang berbeda?

Yanti FE-UPS 23
Jadi gimana dooonk???
• Agar jadi peneliti yang handal, peneliti
harus tahu metode penelitian,
• Agar jadi peneliti yang mampu memilih
“alat” yang tepat, peneliti harus tahu
metodologi penelitian
• Agar tidak kehilangan arah dalam
memilih metodologi, peneliti harus
memahami filsafat ilmu

Yanti FE-UPS 24
Don’t worry about that……
I’ll be back next week

Yanti FE-UPS 25