Você está na página 1de 31

SOSIALISASI PP NO 33 TAHUN 2012, DOI ASIEK DAN

MANAJEMEN LAKTASI

Oleh : dr. Kerinadi Pinem,MM


PERATURAN PEMERINTAH NO 33 TAHUN 2012
TENTANG
PEMBERIAN AIR SUSU IBU EKSKLUSIF

DASAR HUKUM
PASAL 129 AYAT (2)
UU NO. 36 TAHUN 2009 TENTANG KESEHATAN
PASAL 129

(1) Pemerintah bertanggung jawab menetapkan kebijakan dalam


rangka menjamin hak bayi untuk mendapatkan air susu ibu
secara eksklusif
(2) Ketentuan lebih lanjut sebagaimana dimaksud pada ayat (1)
diatur dengan Peraturan Pemerintah
KEHARUSAN IBU MEMBERIKAN ASI EKSKLUSIF

 KEHARUSAN BAGI SETIAP IBU YANG MELAHIRKAN UNTUK


MEMBERIKAN ASI EKSKLUSIF KEPADA BAYI YANG
DILAHIRKANNYA KECUALI DALAM HAL TERDAPAT : (i) indikasi
medis; (ii) ibu tidak ada; (iii) ibu terpisah dari bayi.

 PENENTUAN INDIKASI MEDIS OLEH DOKTER ATAU DALAM


HAL DI DAERAH TERTENTU YG TIDAK ADA DOKTER MAKA
OLEH BIDAN / PERAWAT SESUAI KETENTUAN PERATURAN.

(Pasal 6, 7, dan 8)
KEWAJIBAN INISIASI MENYUSU DINI

KEWAJIBAN BAGI NAKES DAN


PENYELENGGARA FASYANKES UNTUK
MELAKUKAN INISIASI MENYUSU DINI
(IMD) TERHADAP BAYI BARU LAHIR
KEPADA IBUNYA PALING SINGKAT
SELAMA 1 (SATU) JAM.
(Pasal 9)
KEWAJIBAN RAWAT
GABUNG
KEWAJIBAN BAGI NAKES DAN
PENYELENG GARA FASYANKES UNTUK
MENEMPATKAN IBU DAN BAYI DALAM
SATU RUANGAN ATAU RAWAT GABUNG.

(Pasal 10)
KEBOLEHAN PENDONOR ASI

 KEBOLEHAN BAGI PENDONOR ASI BILA IBU KANDUNG TIDAK


DAPAT MEMBERIKAN ASI EKSKLUSIF, dengan persyaratan:
- DIMINTA IBU KANDUNG ATAU KELUARGA BAYI
YANG BERSANGKUTAN;
- JELAS IDENTITAS, AGAMA, DAN ALAMAT PENDONOR;
- PERSETUJUAN PENDONOR SETELAH MENGETAHUI
IDENTITAS BAYI;
- PENDONOR SEHAT DAN TIDAK MEMPUNYAI INDIKASI MEDIS;
- ASI TIDAK DIPERJUALBELIKAN;
- BERDASARKAN NORMA AGAMA;
- MEMPERTIMBANGKAN ASPEK SOSIAL BUDAYA, MUTU, DAN
KEAMANAN ASI
 Ketentuan lebih lanjut diatur dengan Permenkes

(Pasal 11)
KEHARUSAN MENOLAK PEMBERIAN SUSU FORMULA BAYI & PRODUK
BAYI LAINNYA

 KEHARUSAN BAGI IBU YANG MELAHIRKAN UNTUK MENOLAK


PEMBERIAN SUSU FORMULA BAYI DAN PRODUK BAYI LAINNYA.
 DALAM HAL IBU YANG MELAHIRKAN MENINGGAL KELUARGA BAYI
YANG DILAHIRKAN DAPAT MELAKUKAN PENOLAKAN PEMBERIAN
SUSU FORMULA BAYI .

(Pasal 12)
KEWAJIBAN MEMBERIKAN INFORMASI & EDUKASI
ASI EKSKLUSIF

 KEWAJIBAN BAGI NAKES DAN PENYELENGGARA


FASYANKES UNTUK MEMBERIKAN INFORMASI DAN
EDUKASI ASI EKSKLUSIF KEPADA IBU DAN/ATAU ANGGOTA
KELUARGA BAYI YANG BERSANGKUTAN SEJAK
PEMERIKSAAN KEHAMILAN S/D PERIODE PEMBERIAN ASI
EKSKLUSIF SELESAI.

 KEBOLEHAN BAGI TENAGA TERLATIH (a.l. KONSELOR


MENYUSUI) UNTUK MEMBERIKAN INFORMASI DAN EDUKASI
ASI EKSKLUSIF.

(Pasal 13)
KEBOLEHAN MEMBERIKAN SUSU FORMULA BAYI

 KEBOLEHAN MEMBERIKAN SUSU FORMULA BAYI JIKA


PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF TIDAK DIMUNGKINKAN ATAS
DASAR : (i) indikasi medis; (ii) ibu tidak ada; (iii) ibu terpisah
dari bayi.

 BILA KETENTUAN DIATAS TERPENUHI MAKA NAKES


HARUS MEMBERIKAN PERAGAAN DAN PENJELASAN
KEPADA IBU & KELUARGA YANG MEMERLUKAN
TERHADAP PENGGUNAAN DAN PENYAJIAN SUSU
FORMULA BAYI

 Ketentuan lebih lanjut diatur dg Permenkes

(Pasal 15 & 16)


LARANGAN BAGI SETIAP NAKES & PENYELENGGARA
FASYANKES MEMBERIKAN SUSU FORMULA BAYI DAN/ATAU
PRODUK BAYI LAINNYA YANG DAPAT MENGHAMBAT PROGRAM
PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF KECUALI JIKA PEMBERIAN ASI
EKSKLUSIF TIDAK DIMUNGKINKAN ATAS DASAR : (i) indikasi
medis; (ii) ibu tidak ada; (iii) ibu terpisah dari bayi.

(Pasal 17 & 18)


LARANGAN BAGI SETIAP NAKES &
PENYELENGGARA FASYANKES
MENERIMA DAN/ATAU
MEMPROMOSIKAN SUSU FORMULA
BAYI DAN/ATAU PRODUK BAYI LAINNYA
YANG DAPAT MENGHAMBAT PROGRAM
PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF.

(Pasal 17 & 18)


KEBOLEHAN MENERIMA BANTUAN
SUSU FORMULA BAYI

KEBOLEHAN BAGI FASYANKES MENERIMA BANTUAN


SUSU FORMULA BAYI DAN/ATAU PRODUK BAYI LAINNYA
UNTUK TUJUAN KEMANUSIAAN SEPANJANG TELAH
MENDAPATKAN PERSETUJUAN DARI KEPALA DINAS
KESEHATAN KAB/KOTA SETEMPAT.

(Pasal 18)
LARANGAN MENYEDIAKAN PELAYANAN KESEHATAN
YANG DIBIAYAI OLEH PRODUSEN/DISTRIBUTOR
SUSU FORMULA BAYI

LARANGAN BAGI FASYANKES


MENYEDIAKAN PELAYANAN KESEHATAN
YANG DIBIAYAI OLEH
PRODUSEN/DISTRIBUTOR SUSU FORMULA
BAYI DAN/ATAU PRODUK BAYI LAINNYA.

(Pasal 18)
LARANGAN BAGI PRODUSEN/DISTRIBUTOR SUSU
FORMULA BAYI DAN/ATAU PRODUK BAYI LAINNYA

 PEMBERIAN CONTOH PRODUK SECARA CUMA-CUMA;


 PENAWARAN / PENJUALAN LANGSUNG KE RUMAH-RUMAH;
 PEMBERIAN DISKON ATAU BONUS ATAS PEMBELIAN;
 PENGGUNAAN NAKES UNTUK MEMBERIKAN INFORMASI
TENTANG SUSU FORMULA BAYI;
 PENGIKLANAN SUSU FORMULA BAYI KECUALI PADA MEDIA
CETAK KHUSUS TTG KESEHATAN DENGAN IZIN MENTERI
SERTA MEMUAT KETERANGAN BAHWA SUSU FORMULA BAYI
BUKAN PENGGANTI ASI;
 PEMBERIAN HADIAH DAN/ATAU BANTUAN SELAIN untuk tujuan
membiayai kegiatan pelatihan, litbang, pertemuan ilmiah, dan/atau
kegiatan lain yg sejenis.
(Pasal 19, 20, & 25)
LARANGAN MENERIMA HADIAH DAN/ATAU BANTUAN
DARI PRODUSEN/DISTRIBUTOR SUSU FORMULA
BAYI DAN/ATAU PRODUK BAYI LAINNYA

LARANGAN BAGI SETIAP NAKES, PENYELENGGARA


FASYANKES, PENYELENGGARA SATUAN PENDIDIKAN
KESEHATAN, OP KESEHATAN & TERMASUK KELUARGANYA
MENERIMA HADIAH DAN/ATAU BANTUAN DARI
PRODUSEN/DISTRIBUTOR SUSU FORMULA BAYI DAN/ATAU
PRODUK BAYI LAINNYA YANG DAPAT MENGHAMBAT
KEBERHASILAN PROGRAM PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF
KECUALI HANYA UNTUK TUJUAN MEMBIAYAI KEGIATAN
PELATIHAN, LITBANG, PERTEMUAN ILMIAH, DAN/ATAU
KEGIATAN LAIN YG SEJENIS SERTA HARUS MEMENUHI
PERSYARATAN.
(Pasal 21)
PERSYARATAN PEMBERIAN BANTUAN DARI
PRODUSER/DISTRIBUTOR SUSU FORMULA BAYI UNTUK
BIAYA PELATIHAN, LITBANG, PERTEMUAN ILMIAH,
DAN/ATAU KEGIATAN LAIN YANG SEJENIS:
 DILAKUKAN SECARA TERBUKA;
 TIDAK MENGIKAT;
 HANYA MELALUI FASYANKES, SATUAN PENDIDIKAN
KESEHATAN, ORGANISASI PROFESI (OP) KESEHATAN;
 TIDAK MENAMPILKAN LOGO DAN NAMA PRODUK SUSU
FORMULA BAYI DAN/ATAU PRODUK BAYI LAINNYA PADA SAAT
DAN SELAMA KEGIATAN BERLANGSUNG
(Pasal 22)
KEWAJIBAN PENERIMA BANTUAN

 NAKES, PENYELENGGARA FASYANKES, PENYELENGGARA SATUAN


PENDIDIKAN KESEHATAN, PENGURUS OP KESEHATAN YANG
MENERIMA BANTUAN DARI PRODUSEN/DISTRIBUTOR SUSU FORMULA
BAYI DAN/ATAU PRODUK BAYI LAINNYA WAJIB MEMBERIKAN
PERNYATAAN TERTULIS KEPADA MENTERI TERKAIT BAHWA
BANTUAN TERSEBUT TIDAK MENGIKAT DAN TIDAK MENGHAMBAT
KEBERHASILAN PROGRAM PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF.

 Selain Nakes, penerima bantuan wajib memberikan laporan


penerimaan bantuan paling lambat 3 bulan sejak bantuan diterima.

 Pemerintah dan/atau Pemerintah Daerah yang menerima bantuan


untuk biaya pelatihan, litbang, pertemuan ilmiah, dan/atau kegiatan
lainnya yang sejenis maka penggunaannya harus sesuai peraturan.
(Pasal 23, 24, 26, & 27)
KEHARUSAN MENYEDIAKAN FASILITAS KHUSUS
MENYUSUI ATAU MEMERAH ASI DI TEMPAT KERJA
ATAU SARANA UMUM

 Pengurus Tempat Kerja dan penyelenggara tempat


sarana umum harus menyediakan fasilitas khusus
untuk menyusui dan/atau memerah ASI sesuai dengan
kondisi kemampuan perusahaan.
 Ketentuan lebih lanjut diatur dg Permenkes.
(Pasal 30)
KEWAJIBAN MEMBERIKAN KESEMPATAN BAGI IBU
YG BEKERJA UNTUK MENYUSUI ASI EKSKLUSIF
ATAU MEMERAH ASI SELAMA WAKTU KERJA

“PENGURUS TEMPAT KERJA WAJIB MEMBERIKAN


KESEMPATAN KEPADA IBU YANG BEKERJA UNTUK
MEMBERIKAN ASI EKSKLUSIF KEPADA BAYI ATAU
MEMERAH ASI SELAMA WAKTU KERJA DI TEMPAT KERJA.”

(Pasal 34)
SANKSI ADMINISTRATIF

Tenaga Kesehatan, penyelenggara fasilitas pelayanan


kesehatan, pengurus tempat kerja dan pengurus
tempat sarana umum yang melanggar ketentuan
sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah ini
dapat dikenakan Sanksi Administratif sesuai ketentuan
yang berlaku.

(Pasal 14, 29, & 36)


DUKUNGAN MASYARAKAT

 Masyarakat harus mendukung keberhasilan program


pemberian ASI Eksklusif baik secara perorangan,
kelompok, maupun organisasi
 Dukungan masyarakat dapat diberikan melalui :
- Pemberian sumabangan pemikiran
- Penyebarluasan informasi
- Pemantauan dan evaluasi pelaksanaan pemberian ASI
Eksklusif
(Pasal 37)
KEWAJIBAN MEMBUAT PERATURAN INTERNAL DAN
KEHARUSAN MENDUKUNG KEBERHASILAN PROGRAM
PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF

 Pengurus Tempat Kerja dan


penyelenggara sarana umum wajib
membuat peraturan yang mendukung
keberhasilan program pemberian ASI
Eksklusif

(Pasal 35 )
10 Langkah Menuju Keberhasilan Menyusui:

1. membuat kebijakan tertulis tentang menyusui dan dikomunikasikan kepada semua


staf pelayanan kesehatan;
2. melatih semua staf pelayanan dalam keterampilan menerapkan kebijakan menyusui
tersebut;
3. menginformasikan kepada semua ibu hamil tentang manfaat dan manajemen
menyusui;
4. membantu ibu menyusui dini dalam waktu 60 (enam puluh) menit pertama
persalinan;
5. membantu ibu cara menyusui dan mempertahankan menyusui meskipun ibu dipisah
dari bayinya;
6. memberikan ASI saja kepada Bayi baru lahir kecuali ada indikasi medis;
7. menerapkan rawat gabung ibu dengan bayinya sepanjang waktu 24 (dua puluh
empat) jam;
8. menganjurkan menyusui sesuai permintaan Bayi;
9. tidak memberi dot kepada Bayi; dan
10. mendorong pembentukan kelompok pendukung menyusui dan merujuk ibu kepada
kelompok tersebut setelah keluar dari Fasilitas Pelayanan Kesehatan.
Apa itu ASI
Eksklusif ??
Manfaat ASI EKSKLUSIF

Bagi
BagiBayi
Ibu ??
??
KANDUNGAN ASI

ASI Kolostrum
(Hari 0-4)

ASI Transisi
(Hari 5-14)

ASI Matur
(Hari 15-dst)
Apa yang Mempengaruhi
Terbentuknya ASI ??

• Rangsangan Otot Buah Dada

• Keteraturan Anak Menghisap

• Keadaan Ibu

• Faktor Makanan

• Faktor Istirahat

• Faktor fisiologis

• Faktor Obat
Kapan Saja
Waktunya
Memberi ASI ??
CARA MENYUSUI BAYI

Bagaimana Kalau Bayinya


Kembar ?
Maaf ya, nak ??
Bagaimana
Ibu sibuk.. jika
seperti itu ??
Berikan ASI sebelum
dan sesudah
melakukan
ASI kesibukan
JANGAN
DIPANASKAN !

Keluarkan ASI ke
dalam wadah
Segerakan pemberian
ASI setelah kesibukan
SEKIAN DAN TERIMAKASIH